Mei 30, 2008
Idealisme…
Ia berasal dari kata ideal. Ideal berarti sempurna, excellent, bagus banget, mumtaz, dan sebagainya. Pokoknya mengarah pada pengertian sempurna, syamil, kamil. Singkat kata, idealisme adalah semangat untuk menghidupkan nilai-nilai kesempurnaan.
Dalam praktik, idealisme itu diterjemahkan sebagai komitmen kepada kejujuran, ketulusan hati, pembelaan kepada kebenaran, perjuangan, kepeduliaan, ketidakmunafikan, dsb. Slogan yang selalu dipegang, “Rela hidup menderita, menanggung kesulitan, demi membela kebenaran, kejujuran, keadilan, dan menolak kezhaliman.”
Idealisme ada dalam konteks perjuangan Islam maupun di luar perjuangan Islam. Kalangan sosialis, marxis, pencinta lingkungan, LSM, NGO, feminis, dst. mereka juga mengenal istilah idealisme. Bahkan di kalangan sineas perfilman juga dikenal idealisme. Orang seperti Garin Nugroho, Nia Dinata, dll. dikenal sebagai sineas idealis. Begitu pula gerakan Green Peace dikenal juga sangat idealis dalam melawan pencemaran lingkungan.
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
[02] Inspirasi | Ditandai: Idealisme |
Permalink
Ditulis oleh abisyakir
Mei 29, 2008
Leca leca…Holi holi…
Bahasa apaan tuh?
Bahasa asing…
Bahasa Robert Mughabe…
Bahasa Intel…
Bahasa kode ya…
Atau iluminasi, bahasa simbolik ksatria templar…
Atau bahasa rahasia yang “uaneh gituccchh”…
Saya kasih tahu ya…
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
[16] Selingan | Ditandai: Families |
Permalink
Ditulis oleh abisyakir
Mei 29, 2008
Maaf, meskipun saya banyak membahas topik-topik dakwah Salafiyah, tidak berarti saya tidak paham persoalan seperti BBM. Meskipun di detail tertentu saya tidak memiliki data-data yang dibutuhkan.
Mari kita mulai dari tiga asumsi:
1. Kenaikan harga BBM lokal sangat terkait dengan kenaikan harga minyak dunia.
2. Kenaikan harga BBM lokal hanyalah salah satu alternatif dari sekian alternatif lain.
3. Indonesia bukan hanya pengimpor minyak mentah, tetapi juga penghasil minyak, meskipun konon produksinya hanya sekitar 1 juta barrel. (Di tingkat OPEC, kapasitas produksi seperti ini sudah “memalukan”).
Sebenarnya, kenaikan harga BBM sampai menembus angka US$ 130 per barel adalah kejadian yang sangat ajaib. Dalam waktu kurang dari 6 bulan, kenaikan mencapai US$ 50 per barel (dengan patokan semula, sesuai angka APBN US$ 80 per barel).
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
[11] Ekonomi Bisnis | Ditandai: BBM |
Permalink
Ditulis oleh abisyakir
Mei 29, 2008
Polite Edition & Sweety…

Pandangan Mas Harry Sufehmi tentang Harun Yahya:
Setahu saya Harun Yahya memang bermasalah buku-bukunya. Ini kita belum melihat masalah hukum ybs alami di negaranya karena berbagai tindakan kriminal ybs / grupnya ya.
Kalau masalahnya mengutip data-data seperti film, gambar, statistik, dll. itu sih soal tradisi kutip-mengutip saja. Di dunia ilmiah biasa. Dalam presentasi-presentasi ESQ Ary Ginanjar juga banyak yang mengutip karya orang lain. Mungkin bisa dijelaskan sisi “bermasalahnya”.
Buku “Athlas Penciptaan” bisa mengguncang Eropa Amerika. Itu sebuah bukti kongkret bahwa karya mereka diapresiasi oleh dunia.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
[07] Sains | Ditandai: Harry Sufehmi |
Permalink
Ditulis oleh abisyakir
Mei 29, 2008
Dari sekian perbedaan pandangan dengan Hizbut Tahrir, saya melihat ada sisi-sisi tertentu yang layak diakui disana, dipuji, dan antar sesama Muslim layak saling bekerjasama di dalamnya.
Ada tiga poin dari Hizbut Tahrir yang sangat Islami, yaitu:
[1] Mendukung penegakan Syariat Islam.
[2] Mendukung tegaknya Khilafah Islamiyyah.
[3] Menentang kapitalisme global.
Ketiga hal tersebut merupakan kebaikan mereka. Hal itu harus diakui dan dipuji. Bahkan kalau mau jujur, ketiga perkara tersebut adalah Sunnah Nabi Saw.
Satu, penegakan Syariat Islam, jelas merupakan Sunnah Nabi. Beliau menegakkan Islam, membangun peradaban, berdasarkan Syariat Islam. Tidak diragukan lagi, tidak ada khilaf di dalamnya. Sebelum Nabi masuk Madinah, beliau melakukan Bai’ah Aqabah dengan duta-duta dari Madinah, hingga dua kali Bai’ah. Itu artinya, warga Madinah telah meletakkan tanggannya di bawah kepemimpinan Syariat. Padahal semula yang dominan di Madinah adalah Kabilah Auz dan Khajraj. Jika mau, mereka akan menghalangi kepemimpinan Nabi.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
[05] Harakah | Ditandai: Hizbut Tahrir |
Permalink
Ditulis oleh abisyakir
Mei 29, 2008
Bismillah walhamdulillah, was shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabih ajma’in. Amma ba’du.
Saya teringat perkataan Prof. Mansyur Suryanegara, sejarawan dari Unpad. Dalam edisi khusus Sabili No. 9/November 2003, beliau pernah mengatakan, kira-kira, “Ummat Islam Indonesia sejak lama tidak pernah mendapat cobaan yang kecil, tetapi selalu besar.” Kira-kira seperti itu.
Saya merasakan relevansi pernyataan seperti itu ketika kini berhadapan dengan sekelompok orang yang selalu mengklaim “mengikuti manhaj Salafus Shalih”. Banyak manusia tertipu dengan seruan-seruan mereka. Dikiranya, orang-orang itu mengajarkan manhaj Salafus Shalih, padahal sejatinya: mereka menghidupkan paham Khawarij, seburuk-buruk makhluk di kolong langit. Artinya, Ummat ini selalu dicoba dengan hal-hal yang berat. Jalan kesesatan bukan monopoli para pendosa, orang-orang pengajian pun akhirnya banyak yang tersesat juga. Na’udzubillah min dzalik.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
[08] Bantahan | Ditandai: Salafi |
Permalink
Ditulis oleh abisyakir
Mei 29, 2008
Antara pemikiran Liberal dan Khawarij, saya tidak membedakannya. Mereka sama buasnya terhadap Islam dan kaum Muslimin. Jika para Liberaliyun menyerang Islam dari luar, maka Khawarij modern ini menyerang Islam dari dalam. Lihatlah mereka, Khawarij Rabi’iyun itu, agenda hidupnya adalah melawan misi gerakan-gerakan Islam yang komitmen dengan Syariat Islam.
Pada dasarnya mereka tidak mengikuti manhaj Salafus Shalih, selain klaim yang penuh kepalsuan. Berikut sekian bukti-bukti bahwa Khawarij Rabi’iyun itu tidak serupa dengan Salafus Shalih:
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
[08] Bantahan | Ditandai: Khawarij, Liberal, Salafi |
Permalink
Ditulis oleh abisyakir
Mei 29, 2008
Salaf, Salafus Shalih, Salafiyah, Salafi
Salaf kadang dikaitkan dengan masa/waktu/jaman. Kadang dikaitkan dengan generasi. Kadang dikaitkan dengan keadaan. Semua itu merujuk ke masa lalu.
Masa jahiliyah sebelum Islam di Makkah juga disebut jaman ‘Salaf’. Para Nabi sebelum Rasulullah (Saw) juga Salaf. Bahkan Fir’aun pun sebenarnya Salaf, dengan arti orang yang hidup di masa lalu. Itu pemaknaan secara general (umum).
Adapun Salaf yang dimaksud dalam Islam, dalam kajian dakwah, akidah, maupun fikih, merujuk kepada hadits Nabi (Saw): “Khairun naasi qarni tsummal ladzi yalunahum tsummal ladzi yalunahum” (sebaik-baik manusia adalah jamanku, kemudian sesudahnya, kemudian sesudahnya). Ada yang menyebutkan hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari Muslim.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
[08] Bantahan | Ditandai: Salafi |
Permalink
Ditulis oleh abisyakir