Apakah Allah Sadis…?

Maret 3, 2015

* Dalam sebuah video Dr. Zakir Naik ditanya oleh seorang penanya yang mengaku dirinya “antara agnostik dan atheis”. Agnostik maksudnya, percaya Tuhan; tapi tidak mengikatkan diri dengan agama apapun.

* Beliau ditanya pertanyaan kira-kira begini: “Kalau Allah Maha Tahu bahwa nanti manusia akan banyak masuk neraka, mengapa Dia tetap menjadikan kehidupan ini? Apakah Dia sadis, sehingga ujungnya nanti senang menyiksa manusia ciptaan-Nya di neraka?”

* Atas pertanyaan ini Dr. Zakir Naik menjawab dengan sekian jawaban. Bisa jadi memuaskan sebagian orang, atau kurang memuaskan. Wallahu a’lam. Di sini coba kami berikan jawaban versi kami. Semoga jawaban ini lebih mudah dipahami; amin Allahumma amin.

* JAWABAN TAUHID: Bahwa Allah SWT memiliki Sifat IRADAH dan QUDRAH. Ini Sifat sangat mendasar bagi setiap Muslim. Iradah adalah “Maha Berkehendak”; sedangkan QUDRAH adalah “Maha Kuasa”. Kalau dibahasakan secara mudah, IRADAH adalah “membuat planning”, sedangkan QUDRAH adalah “eksekusi planning” itu. Dalam dua Sifat ini, tidak ada tandingan bagi Allah Ta’ala. Tidak ada yang bisa mencampuri Kehendak-Nya, juga tidak ada yang bisa menghentikan Kuasa-Nya. Maka ketika Allah telah menciptakan kehidupan ini sebagai perlombaan bagi manusia untuk mencapai skor akhir kehidupan terbaik (Al Mulk ayat 2); maka kita atau siapapun tak bisa mencampuri-Nya. Andaikan kita ingin mencampuri-Nya sekali pun, tak ada gunanya. Iradah dan Qudrah Allah tidak bisa dihentikan siapapun.

* JAWABAN RIWAYAT: Diriwayatkan bahwa Nabi Musa As pernah menanyakan pertanyaan seperti itu kepada Allah Ta’ala. Beliau bertanya, kira-kira: “Ya Allah, mengapa Engkau ciptakan manusia dan mengapa nanti Engkau siksa juga mereka?” Atas pertanyaan ini, Allah tidak lantas menjawab pertanyaan itu; tapi Dia memerintahkan Musa untuk menanam gandum sampai panen. Setelah panen, Musa kumpulkan hasil gandum; ada yang berisi dan ada yang kosong isi. Gandum yang berisi Musa kumpulkan untuk diolah sebagai makanan; gandum yang kosong isi dia kumpulkan untuk dibakar. Setelah itu Allah bertanya: “Wahai Musa, mengapa engkau bakar gandum-gandum yang tak berisi itu?” Jawab Musa: “Ya apa gunanya dipakai, gandum ini tak berisi. Ya lebih baik dibakar saja, karena tak berguna.” Lalu Allah mengatakan: “Nah, begitulah Musa perlakuan kepada orang-orang yang tidak taat kepada-Ku dan mengikuti agama-Ku.” Demikian kira-kira isi riwayat itu. Wallahu a’lam.

* JAWABAN LOGIKA: Misalnya ada seorang guru mengajar di sebuah kelas. Guru ini sejak awal sangat menginginkan agar murid-muridnya sukses, berhasil, mendapat nilai terbaik. Karena TIDAK ADA GURU yang menginginkan anak didiknya gagal, bodoh, dan hancur dalam studi. Lalu sang guru telah memberikan banyak sekali didikan, latihan, arahan, bimbingan, agar anak didik sukses. Anak didik diajari sebaik mungkin, dengan segala cara yang memungkinkan. Dia berikan contoh-contoh soal ujian, cara mengerjakan yang efektif, dia tunjukkan jebakan-jebakan yang sering merugikan; dia berikan bimbingan tanpa henti. Hingga anak yang paling bodoh dan lambat berpikir sekalipun, dia serasa diperlakukan bagai anak sang raja. Bahkan ketika anak-anak itu salah, guru maafkan, dia beri dukungan, motivasi, dia perbaiki kesalahan; dia arahkan supaya tidak salah lagi. Guru menghabiskan waktu 24 jam sehari, 7 hari seminggu, memikirkan berbagai cara agar anak didiknya sukses. SETELAH semua usaha ini dilakukan, ee ternyata beberapa anak tertentu gagal juga. Mereka tidak hadir saat ujian; mereka ketahuan sedang main PS di warnet; mereka juga main media sosial sambil mencaci maki gurunya; mereka memfitnah sang guru. Malah mereka juga bermaksud menghancurkan sekolah tempat belajarnya. Anak-anak itu telah diberikan 99% jalan UNTUK SUKSES; tapi dia gunakan 1% JALAN KEGAGALAN. Jika demikian, siapa yang layak disalahkan? Sang guru atau beberapa murid durhaka itu?

* INTINYA, Allah SWT sangat menginginkan kebaikan bagi manusia. Seperti disebut dalam ayat: “Wa maa Allahu yuridu zhulma lil ‘alamiin” (Allah tidak menginginkan kezhaliman atas alam semesta ini). Ali Imran 108. Dalam hadits qudsi, Allah SWT lebih bersemangat atas kebaikan hamba-Nya; kalau sang hamba mendekat kepada-Nya sejengkal, Dia mendekat ke hamba itu sehasta, dan sebagainya.

* Allah SWT punya 100 rahmat, 1 rahmat diturunkan ke dunia, 99 rahmat disisakan untuk di akhirat. Dunia dan seisinya ini tak ada apa-apanya dibandingkan keindahan surga di akhirat nanti; perumpamaannya seperti setetes air dibandingkan samudra yang luas. Nah, Allah ingin anugerahkan rahmat yang 99 itu kepada manusia; tapi caranya harus berlomba dulu untuk berbuat amal sebaik-baiknya selama di dunia. INI adalah bentuk KASIH-SAYANG yang “Maha Baik” karena saking baiknya DIA.

* Maka itu benar yang dikatakan dalam ayat: “Wa maa zhalamu-humullahu wa lakin kanu anfusahum yazhlimun” (tidaklah Allah menzhalimi mereka, tetapi mereka itu menzhalimi dirinya sendiri).

Demikian, semoga bermanfaat. Amin Allahumma amin.

(WaterFlow).

Link videonya: https://www.youtube.com/watch?v=tduflvWZJIs


Nominasi 5 Buku Terbaik…

Maret 3, 2015

Alhamdulillah untuk pameran buku Islamic Book Fair 2015 ini, buku karya kami kembali mendapat nominasi 5 buku terbaik, untuk kategori karya lokal, non fiksi dewasa. Buku yang masuk nominasi ialah Pro-Kontra Maulid Nabi.

Hal ini melengkapi nominasi buku-buku sebelumnya: Bersikap Adil Kepada Wahabi dan Mendamaikan Ahlus Sunnah di Nusantara. Keduanya juga masuk nominasi 5 buku terbaik di even IBF di tahun masing-masing. Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Ketika menyusun buku ini, ada sebagian yang mengkritik bahwa kami (penulis) cenderung anti Maulid; tapi pada saat yang sama, ada juga yang menyimpulkan kami bersikap lunak terhadap even-even Maulid. Pro-kontra silakan saja; tapi jangan menilai, sebelum membaca bukunya.

Biasakan berani berbeda dan membagi visi; dengan tetap teguh pada pendirian yang dianut. Wal akhiru, alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

"Diskusi Seputar Maulid dari Beberapa Sudut Pandang"

“Diskusi Seputar Maulid dari Beberapa Sudut Pandang”


SERUAN dari Arena Pameran Buku IBF 2015 Istora Senayan Jakarta

Maret 3, 2015

* Bismillahirrahmaanirrahiim. Saya akan coba sampaikan beberapa cuplikan materi penting yang disampaikan berbagai narasumber dalam acara Islamic Book Fair ke-14 di Istora Senayan Jakarta. Di sini posisi saya lebih sebagai seorang JURNALIS.

* KHUTBAH JUMÁT. Ini disampaikan beberapa saat sebelum pembukaan IBF 2015. Khatib memberikan penekanan agar: “Kita lebih giat menyebarkan berita-berita baik, bukan melulu menyebarkan berita negatif.” Berita baik membuat optimis, berita negatif membuat pesimis. Boleh menyebarkan berita buruk, jika ada tujuan baiknya; tapi harus tepat sasaran dan cara. Khatib mengutip hadits Nabi SAW: “Yassiru wa laa tu’assiru, basy-syiruu wa laa tunaffiruu” (mudahkanlah, jangan dipersulit; berikan berita gembira, jangan buat manusia lari).

"Sebagian Risalah IBF 2015"

“Sebagian Risalah IBF 2015″

Khatib juga mengutip ayat tentang adab kepada orangtua: “Wa laa taqul lahuma úffin, wa laa tanharhuma, wa qul lahuma qaulan karima” (jangan kamu berkata kepada kedua orangtua ‘ah (mencela), jangan menghardik keduanya; tapi katakan kepada keduanya perkataan yang mulia). Surat Al Isra’. HIKMAH: Kalau bertemu orangtua, bicara dengan orangtua, yang enak-enak saja, jangan menambahi beban perasaan bagi mereka. Demikian.

* MUKJIZAT AL-QUR’AN. Disampaikan Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, pimpinan Wahdah Islamiyah, di panggung utama. Termasuk satu paket acara pembukaan IBF 2015.

Ustadz Zaitun mempresentasikan: Banyak orang paham bahwa Al Qur’an adalah Mukjizat. Tapi mereka tak paham, mengapa disebut mukjizat. Di antara alasan Al-Qur’an disebut Mukjizat ada dua: (a). Al-Qur’an sangat mudah dipelajari (dibaca dan dihafal); (b). Al-Qur’an sangat mudah dipahami.

Dalil pertama ada dalam Surat Al-Qamar: “Wa laqad yassarnal qurán lid dzikri, fa hal min muddakir” (dan sungguh Kami telah mudahkan Al-Qurán untuk dipelajari, adalah di antara -manusia- yang mau memahami?). Hal ini dibuktikan dengan fakta-fakta, ada anak usia 3 tahun sudah KHATAM baca Al-Qurán; ada juga usia 7 tahun sudah hafal Al-Qurán, seperti bocah kecil bernama Musa asal Indonesia. Pada kompetisi tahun 2014, dia ditetapkan sebagai Hafizh Qurán termuda sedunia. Subhanallah.

Dalil kedua, adalah ayat Surat Ar Rahman: “Ar Rahmaan államal qurán, khalaqal insan, államahul bayan” (Allah Ar Rahmaan yang mengajarkan Al Qur’an, menciptakan insan, mengajarkan keterangan-keterangan). Argumentasinya: Al-Qur’an diturunkan sebagai PEDOMAN kehidupan, mungkinkah ia sulit dipahami? Jika sulit dipahami, bagaimana bisa dia menjadi pedoman hidup?

Kemudian Ustadz Zaitun Rasmin menyerukan, agar digalakkan GERAKAN RELAWAN QURÁN, untuk menyebarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat seputar Al-Qur’an, baik dari sisi MEMBACA, MENGHAFAL, dan MEMAHAMI.

Semoga Allah Ta’ala menolong, mendukung, dan memberkahi gerakan mulia ini. Amin Allahumma amin.

* SECRET OF SURAH LUQMAN. Materi ini dibawakan, setelah sesi Ustadz Zaitun Rasmin; dibawakan oleh Direktur AQL Center, Al-Qur’an Learning Center, yaitu Ustadz Bahtiar Nashir. Beliau membawakan tema, 9 RAHASIA PENDIDIKAN KARAKTER dalam Surat Luqman ayat 12-19.

Di antara 9 karakter itu adalah: Tidak menserikatkan Allah dengan sesuatu apapun; berbuat baik kepada orangtua; muraqabatullah (merasa diawasi); menegakkan shalat; melakukan amar makruf nahi munkar; sabar menghadapi kesulitan. Kemudian ditambah 3 poin akhlak: ramah dan bermuka manis; rendah hati (tawadhu); sopan santun dalam perkataan.

Satu pesan HEBAT yang saya tangkap dari Ustadz Bahtiar Nashir, kira-kira begini: “Bapak-ibu, anak itu adalah amanah Allah kepada orangtua; jika begitu mengapa anak kita titipkan kepada orang lain? Orangtua hanya memberi kebutuhan fisik pada anak, sementara otak dan hatinya diserahkan kepada orang lain. Orangtua adalah KEPALA SEKOLAH bagi anak-anaknya sendiri.” Ini pernyataan hebat yang sangat menginspirasi.

Beliau juga terangkan, ada anak-anak remaja nonton video porno di kelas; lalu dapat hukuman untuk menyalin ayat-ayat Al Qurán sampai khatam; dibagi-bagi beberapa orang. Tugasnya hanya menebalkan huruf saja. Luar biasa, setelah selesai tugas itu, mereka tiba-tiba berubah karakternya; mereka merasa sangat malu dan menyesal atas perbuatan sebelumnya. Itulah mukjizat Kitabullah.

* BEDAH BUKU “KONTROVERSI IMUNISASI” di panggung utama. Dibawakan oleh Dr. Piprim dari PROKAMI (Profesi Kedokteran Muslim Indonesia) yang mendukung gerakan imunisasi; lalu Dr. Amirsyah Tambunan, wakil Sekjen MUI, yang sejak lama juga ikut terlibat dalam sosialisasi imunisasi.

Sayang sekali, upaya penerbit untuk menghadirkan kalangan “anti vaksin” tidak berhasil, sehingga diskusi cenderung bersifat searah.

Dr. Piprim menjelaskan dalam presentasinya yang cukup panjang dan marathon (gerak cepat), poin-poin sebagai berikut:

= Umat Islam jangan phobia dengan ilmu kedokteran modern, karena para pendahulu ilmu ini adalah para ilmuwan Muslim juga, seperti Ibnu Sina, Ar Razi, Ibnu Nafis, dan sebagainya.
= Upaya imunisasi pertama kali dilakukan di Turki Ustmani, dengan media nanah sapi yang terkena penyakit; lalu menginspirasi Edward Jenner melakukan penemuan di bidang itu.
= Kalangan “anti vaksinasi” seperti Jerry D. Grey dan Ummu Salamah, bukanlah pakar kedokteran. Mereka tidak melakukan prosedur medis untuk sampai pada kesimpulan yang dapat dipertanggung-jawabkan. Alasannya sering berdasar TESTIMONI penderita ini dan itu; padahal ia termasuk pseudo science (ilmu pengetahuan palsu). Juga dicontohkan, ada “tabloid bekam” tapi bahas tentang imunisasi, tidak nyambung.
= Allah menurunkan ILMU QAULIYAH, berdasarkan Wahyu dari langit; dan ilmu KAUNIYAH berdasarkan proses riset, eksperimen, dan lainnya. Ilmu Qauliyah dalam hal pengobatan rata-rata tidak detail, sampai ke tataran praktis dan teknis; sedang ilmu kauniyah dibutuhkan sebagai pendukung. Misalnya, untuk mengatasi “jantung bocor”, tidak ada petunjuk praktis cara melakukan operasi, baik dalam Al-Qurán maupun As Sunnah. Maka kita jangan menafikan pentingnya ilmu-ilmu praktis ini, karena ia juga dari Allah, bukan dari setan.
= Beliau meminta Ummat Islam untuk lebih cerdas dalam bersikap, jangan mudah terpengaruh oleh hoax (pseudo science).

Saat acara sudah bubar, saya coba bicara dengan Dr. Piprim. Saya tanyakan, apakah beliau bersedia jika suatu saat dikonfrontir dengan pihak “anti vaksin”. Secara tegas, beliau bersedia; tapi diskusi harus diadakan di forum yang netral, bukan forum yang cenderung berpihak ke salah satu.

Sedang menurut Dr. Amirsyah dari MUI, lembaga MUI sudah menerbitkan fatwa halal untuk vaksin-vaksin tertentu, dan menetapkan haram untuk vaksin lainnya; dengan dasar analisis bahan-bahan pembuatan dan prosesnya. MUI tidak melakukan deal apapun dengan badan-badan farmasi. Juga MUI mendukung vaksin dengan pertimbangan, salah satu kaidah, shaddu dzariah (menutup pintu-pintu kemudharatan).

Demikian sekilas dari bedah buku KONTROVERSI IMUNISASI yang diterbitkan oleh PUSTAKA AL KAUTSAR Jakarta.

* Bedah buku PEMERINTAH BAYANGAN & BIG BROTHER. Terbitan Pustaka Al Kautsar. Diadakan di ruang Anggrek, dibawakan oleh Pak Munarman dan Rizal Darmawan (anak pakar intelijen Soeripto). Ini adalah buku konspirasi, secret society, gerakan bawah tanah, menuju satu kepemimpinan dunia.

Temanya sangat menarik, para peserta juga antusias; tapi sayangnya waktunya sangat terbatas, segera ada sesi berikutnya bertema parenting.

Saya kemukakan sedikit pandangan dari Pak Munarman tentang data-data secret society yang beliau ketahui:

= Ketika masih menjadi Ketua LBHI, beliau pernah mengikuti sebuah acara seminar “military laws” di Brussel Belgia. Ketika datang ke sana, ternyata acara diadakan di sebuah hotel komersil milik NATO, di markas NATO. Beliau datang lebih awal, sebelum acara seminar dilakukan. Sambil menunggu, beliau tanya di mana panitia? Katanya, panitia sedang berkumpul di ruang tertentu. Dia tertarik melihat apa yang dilakukan panitia di sana. Ternyata, mereka ada ribuan orang, sedang menghadap meja hidangan; mereka berpakaian baju putih, celana hitam, memakai jas hitam, berjenggot, dan memakai topi ala pendeta. Ya, ternyata mereka adalah orang-orang Yahudi. Itulah dia “sang panitia” ribuan orang.
= Dalam seminar yang diadakan itu, ternyata hasil-hasilnya sudah disidangkan terlebih dulu oleh panitia Yahudi; nanti seminar tinggal “ketuk palu” saja. Begitulah yang sering terjadi.
= Dalam seminar itu, ada pertanyaan dari utusan negara Muslim, bagaimana menghadapi kelompok yang tidak setuju dengan isi konsep hukum yang dirumuskan itu. Jawabannya sangat enak: “Segera saja tetapkan orang yang tidak setuju itu dengan TERORIS. Mudah kan.”
= Pelaksana Pemerintah Bayangan ini: Badan-badan PBB dan komisi-komisinya, pemerintah negara-negara pro Yahudi, dan gerakan-gerakan melalui media.
= Kedutaan Inggris, Australia, Amerika sering memberi sponsor beasiswa bagi wartawan untuk disekolahkan S2. Nanti mereka dipengaruhi gaya hidupnya, sehingga mendukung kerja-kerja mereka. Biasanya ada forum yang dipantau secara kontinue oleh kedutaan-kedutaan besar itu.
= Acara Big Brother yang pernah terkenal di TransTV, atau acara “Penghuni Terakhir” di ANTV, itu adalah kloningan cara mereka untuk menanamkan budaya permissif. Di acara Big Brother di negara-negara Amerika Eropa, peserta acara sampai ada yang berzina dengan sesamanya. Di Indonesia, wallahu a’lam.

Banyak yang ingin beliau sampaikan. Tapi sayang waktu sangat terbatas.

Demikian sekilas tentang acara-acara di forum IBF 2015. Sebagian acara didukung Pustaka Al Kautsar, sebagian lain oleh panitia IBF dari IKAPI Jakarta. Semoga bermanfaat. Maaf bila ada salah-salah kata dan kurang berkenan di hati.

Alhamdulillahi Rabbil álamiin.

(AM. Waskito).


Pahami Cinta Kaum Wanita…

Maret 3, 2015

Bismillahirrahmaanirrahiim.

= Memahami karakter cinta kaum wanita, bisa mendatangkan kedamaian. Bila Anda (laki-laki) paham, tidak akan terus dilanda gelisah, insya Allah.

= Karakter cinta laki-laki sifatnya UMUM. Maksudnya, di mana dia melihat, mendengar, atau mengetahui ada wanita (terutama yang cantik-seksi); seketika itu GAIRAHnya meluap. Intinya: “Di mana ada godaan, di sana timbul kegairahan.”

Cinta Spesialis Kaum Wanita

Cinta Spesialis Kaum Wanita

= Inilah yang dikatakan dalam Kitab: “Zuiyina lin naasi hubbus syahawati minan nisaa’i” (dihiaskan dalam diri manusia -laki-laki- kecintaan syahwat pada wanita). Surat Ali Imran: 14. Ayat ini memakai kata an-Naas (manusia) sebab yg dicintai di sana banyak hal; tapi ketika bicara syahwat pada wanita, pasti yg dituju adalah laki-laki. Di sana tampak indahnya bahasa QUR’ANI.

= SEBALIKNYA, cinta kaum wanita itu bersifat KHUSUS atau SPESIAL. Ketika wanita melihat, mendengar, mengetahui sumber godaan (misalnya laki-laki gagah ganteng); tidak otomatis dia akan jatuh cinta.

= Cinta wanita akan tertambat pada PASANGAN HIDUP yang sudah dijodohkan baginya oleh Allah. Dalilnya adalah kalimat ini: “An khalaqa lakum min anfusikum azwajan” (Dia telah menjadikan bagi kalian pasangan-pasangan hidup). Surat Ar Ruum 21. Di sini, kaum wanita sejatinya diciptakan untuk menjadi pasangan hidup laki-laki. Maka cintanya akan tertambat kepada laki-laki pasangannya; bukan UMUM ke smua laki-laki.

= Bagaimana kalau wanita menyukai siapa saja yang ganteng? Itu fitrah juga. Seperti kejadian wanita-wanita Mesir yang terpesona kepada Yusuf, lalu tanpa sadar melukai tangannya sendiri. Tapi itu hanya sebatas SUKA saja, tidak sampai cinta sejati. Cinta sejatinya ke pasangan hidup dia.

= Kadang seorang wanita punya pasangan hidup “tak berkelas”, tapi dia betah. Karena itulah pasangan hidupnya.

= Bagaimana dengan wanita yang mau menjalin cinta dengan siapa saja, asal ganteng? Itu pertanda, FITHRAHnya telah rusak.

= Bagaimana dg wanita yang pada saat yang sama punya beberapa kekasih? Itu pertanda, dia telah MENGANIAYA diri sendiri.

Demikian beberapa ulasan, semoga bermanfaat. Amin.

(WeAre).


Ketika Jihad Teraniaya…

Maret 3, 2015

* Ikhwanul Muslimin berhasil menghidupkan kembali Jihad Fi Sabilillah, setelah ia terkubur sekian lama. Medan pertamanya, Jihad merebut wilayah Palestina yang dikuasai Zionis; dipimpin sendiri oleh Sang Imam, Syaikh Hasan Al Banna rahimahullah.

* Periode berikutnya, Jihad menggema di Afghanistan, sekitar tahun 80-an. Para pejuang Al Ikhwan juga yang merintisnya. Salah satu doktor termasyhur pakar Jihad ialah Dr. Abdullah Azzam. Beliau inilah yang dianggap sebagai PELETAK DASAR Jihad di era modern. Beliau kader dan ulama Al Ikhwan juga.

* Jihad era 80-an ini mulai mengenal peranan entitas SALAFI, yang kemudian dikenal sebagai “Salafi Jihadi”. Meskipun memiliki perbedaan tertentu dengan Al Ikhwan, tetapi secara umum Salafi Jihadi memiliki komitmen kuat terhadap Jihad Fi Sabilillah. Hal itu diperkuat dengan fatwa “Jihad Global” tokoh Jihad Saudi, Usamah bin Laden.

* Dalam perjalanan Jihad ini, ia telah menghasilkan karya sangat besar: “Meruntuhkan Uni Soviet dan mengguncang Amerika dalam krisis ekonomi akut.” Uni Soviet hancur di Afghanistan; Amerika mengalami krisis setelah invasi Irak-Afghanistan. Di masa awal pemerintahan Obama, Amerika menggelontorkan dana talangan bank senilai $ 700 miliar (sangat terlalu jauh dibandingkan talangan Bank Century); untuk penyelamatan ekonomi.

* Setelah itu para pakar dunia BERPIKIR KERAS, bagaimana cara merusak dan menghancurkan kekuatan Jihad Fi Sabilillah ini? Lalu mereka memutuskan membuat “kelompok jihad hitam”. Maksudnya, tampang dan seragam seperti Mujahidin; tapi missi besarnya menghancurkan Jihad Fi Sabilillah itu sendiri.

* Siapakah pasukan “black jihad” itu? Ya Anda sudah pada tahu semua…

* Cirinya jelas: memecah-belah, mengkafirkan, merusak hasil-hasil perjuangan para Mujahidin, menyerang para Mujahidin, melemahkan posisi Mujahidin; dan selalu menambah masalah dan masalah.

* Mereka telah membuat rusak Jihad di Irak, Jihad di Suriah, Jihad di Yaman, Jihad di Afrika, Jihad di Kaukasus; dan kini mulai merusak Jihad di Libanon.

* “Wa laa ta’tsau fil ardhi mufsidin…” (Janganlah kalian merajalela di muka bumi dengan berbuat kerusakan).

* UJIAN BERAT bagi kaum Muslimin. Betapa susahnya melahirkan generasi para pemberani. Sekalinya muncul kaum pemberani, ternyata EKSTRIM. Tidak ridha melihat kebaikan kepada kaum Muslimin, atau dalam kehidupan manusia.

(Mine).


Lembutnya Hati Yusuf As

Maret 3, 2015

* (Yusuf berkata): “Yang demikian itu agar dia -al Aziz- mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak berkhianat kepadanya di belakangnya; dan bahwasanya Allah tidak meridhai tipu-daya orang-orang yang berkhianat.” (Surat Yusuf: 52).

* KISAH: Nabi Yusuf As sebelum dikeluarkan dari penjara, meminta terlebih dulu masalah fitnah wanita (Zulaikha) dijernihkan dulu. Kemudian, alhamdulillah masalah itu benar-benar dijernihkan, sebagaimana permintaan Yusuf. Bahkan sang wanita mengaku secara jujur telah menggoda Yusuf, di depan Raja (Surat Yusuf 51). Dengan demikian, masalah clear.

Kelembutan Hati Seorang Nabi

Kelembutan Hati Seorang Nabi

* JALAN pembebasan sudah di depan mata; tapi Yusuf As minta masalahnya dibereskan. Alasannya, dia ingin meyakinkan mantan majikannya; seorang pejabat tinggi yang dalam Kitab disebut al-Aziz; bahwa dia tak pernah berkhianat dengan mengganggu istrinya, selama tinggal di rumahnya.

* PADAHAL ketika pecah kejadian fitnah wanita itu, sang al-Aziz sudah tahu siapa yang benar dan siapa yang salah. Bahkan dia pun menasehati istrinya. (Surat Yusuf: 28-29). Hanya karena dendam isterinya, akibat permintaan dia kepada Yusuf tak dipenuhi, maka dengan kekuatan jabatan, Yusuf pun dipenjara.

* Nabi Yusuf As menebus KEBEBASAN-nya dengan permintaan klarifikasi atas masalah “fitnah wanita” yang menimpanya. Apa artinya? Berarti selama bertahun-tahun dia dipenjara, dia selalu GELISAH; khawatir majikannya telah menuduhnya khianat.

* Apa yang Anda saksikan ini? Inilah KELEMBUTAN HATI dan SOPAN-SANTUN yang TINGGI. Subhanallah.

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

(WeAre).


Teknologi Minyak Goreng

Maret 3, 2015

Ini ilmu unik. Anda perlu tahu. Gak rugi, insya Allah.

COBA PERHATIKAN: Saat Anda menggoreng kerupuk dan merebus kerupuk, bagaimana hasilnya? Saat digoreng kerupuk mengembang; saat direbus kerupuk hancur lebur.

Padahal SAMA-SAMA memakai Zat Cair; minyak dan air; tapi hasil beda. Apa rahasianya?

Baiklah, akan profesor jelaskan… He he he ingat gaya “profesor kura-kura” seri kartun Dancow. Tapi sekarang sudah tak ada.

Sebagai Sarana Penghantar Panas

Sebagai Sarana Penghantar Panas

* Saat menggoreng pakai minyak, fungsi minyak hanya sebagai PENGHANTAR PANAS saja. Jadi ia tidak merusak bahan yang digoreng. Kecuali kalau pemanasan terlalu lama, hasilnya gosong.

* Saat merebus, air berfungsi sebagai PELARUT juga, maka obyek yang direbus kalau strukur lemah akan hancur.

* Apa semua cairan bisa dipakai sebagai PENGGORENG? Tidak. Hanya cairan yang berkarakter tertentu: a. Dia tidak LEBUR bersama makanan, hanya menghantar panas saja; b. Dia tidak beracun dan pahit; c. Dia tidak mengubah warna makanan. Itulah dia ZAT MINYAK.

* Zat minyak bisa diambil dari bahan sawit, mentega, lemak hewan, minyak kelapa, jagung, kacang, zaitun, dll. Pokoknya yg mengandung sifat-sifat minyak.

* Sejak zaman dulu manusia membuat minyak dari bahan lemak hewan (minyak samin), zaitun (olive oil), minyak kelapa (klentik), susu (mentega), dll. Jadi ini sudah dikenal lama.

* Fakta menakjubkan, ternyata PASIR HALUS juga bisa dipakai untuk menggoreng. Kerupuk bisa digoreng pakai pasir. Itu tandanya, pasir hanya penghantar panas saja. Sama seperti minyak.

Demikian sekedar wawasan. Smoga bermanfaat. Amin.

(WeAre).


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 194 pengikut lainnya.