Bersantai Dengan Mang Bush…

Sebuah foto menarik, saya copy dari swaramuslim.com, tentang George Bush genjot sepeda pancal. Dia jualan anak-anak babi. Jelas bukan pemandangan di Indonesia ya.

GeorgeBush

George Bush Mancal

“Baby…baby…baby…baby…

“Ada babi muda, babi tulang lunak, babi albino…

“Baby ngefet juga ada…”

“Semua ini konsekuensi krisis Amerika, Mr. Bush?”

“Maybe yes, maybe no…

Iklan

8 Responses to Bersantai Dengan Mang Bush…

  1. mulachelaa berkata:

    subhanalloh,,,,,,,,,,,,,, cintailah apa yg kamu cintai sekedarnya dan bencilah apa yg kamu benci sekedarnya pula siapa tau semua itu akan berbanding terbalik, mari kita berlembut ria biar orang luar ngga mengangap kita ini itu mari kita tunjukkan kelembutan yg dicontohkan rosulullah

  2. tempatkita berkata:

    Jelas bukan pemandangan di Indonesia ya.
    Promosi pariwisata Indonesia nih foto, mesti yg ng-edit orang Indonesia juga, hehehe.

  3. abisyakir berkata:

    @ tempatkita.

    Terimakasih sudah berkunjung. Semoga bermanfaat ya, amin.

    Iya, saya tidak tahu pasti sih Pak. Lazimnya di Indonesia kita tidak pernah menjumpai “bakul babi” seperti itu. Mungkin ia ada di sebuah negeri yang masyarakatnya terbiasa mengkonsumsi babi. Terlihat betapa familiarnya babi, sampai “dikranjangin”.

    Jangan-jangan yang ngedit Antum juga? He he he, becanda. [AMW].

  4. abisyakir berkata:

    Mulachelaa: “Subhanalloh…. cintailah apa yg kamu cintai sekedarnya dan bencilah apa yg kamu benci sekedarnya pula siapa tau semua itu akan berbanding terbalik.”

    Sikap seperti itu ditujukan kepada manusia Muslim, bukan dalam segala hal. Kalau dalam hal kekafiran, kemusyrikan, kezhaliman, dsb ya sikapnya tunggal yaitu: MENOLAK SECARA MUTLAK.

    Kalau kepada orang kafir yang bersikap memerangi Islam, kita tidak boleh memberikan kasih sayang sedikit pun. Itu sama saja dengan membantu dia untuk memerangi Islam. Anda mau mengasihi Bush, sama dengan menolong dia untuk menindas Islam dan kaum Muslimin.

    Hati-hati, nanti Anda bisa berjumpa dengan yang Anda sayangi, lho.

    Mulachelaa: “Mari kita berlembut ria biar orang luar ngga mengangap kita ini itu, mari kita tunjukkan kelembutan yg dicontohkan rosulullah.”

    Nah, ini contoh salah kaprah dalam menempatkan ajaran-ajaran Nabi Saw. Tidak begitu mas/mbak caranya. Ada koridornya. Nanti ayat/hadits kelembutan akhlak Anda terapkan kepada orang kafir, sementara ayat/hadits tentang kekerasan sikap Anda terapkan ke sesama Muslim.

    Ya Nabi memang bersikap lembut, tetapi kepada Muslim. Kalau kepada orang kafir, beliau bersikap adil, bukan menyayangi. Jangan salah menempatkan. Baca akhir surat Al Fath deh. Itu ada koridor yang tegas disana.

    Nah, bagaimana kita akan bersikap lunak kepada orang kafir, sementara mereka kemarin menghina Nabi Saw. dengan parade kartun di Jaylland Posten Denmark. Begitu pula, apa Anda tidak ingat dengan kekejaman Bush di Irak, Afghanistan, dan penjara-penjara bawah tanah itu. Masak terhadap orang seterang benderang ini mau menyayangi? Jangan-jangan akidah anda sudah rusak. Na’udzubillah.

    [AMW].

  5. Ibn berkata:

    Semoga jadi kenyataan dech (jadi tukang pigy, gara2 ekonominya terpuruk)

    Tapi ini sebenarnya kategori inspirasi atau senyum dulu? 🙄 kok ana geli ya ngeliatnya 😆

  6. mulachelaa berkata:

    Nah, bagaimana kita akan bersikap lunak kepada orang kafir, sementara mereka kemarin menghina Nabi Saw. dengan parade kartun di Jaylland Posten Denmark. Begitu pula, apa Anda tidak ingat dengan kekejaman Bush di Irak, Afghanistan, dan penjara-penjara bawah tanah itu. Masak terhadap orang seterang benderang ini mau menyayangi? Jangan-jangan akidah anda sudah rusak. Na’udzubillah.

    ehmmmmm andaikan mereka berbuat dzalim apakah anda akan seperti kedzaliman mereka?.andaikan mereka menyerang dengan kartun atau menghabisi orang2 sipil diafganistan apakah anda juga akan demikian? mungkin anda mampu membuat poster seperti penghinaan mereka atas rosululloh tapi apa bila anda juga mampu menyerang orang2 sipil diamerika ada kemungkinan anda akan melakukannya bukan? kan sudah dikatakan cinta benci sudah ada koridornya semuanya adalah sekedarnya sekadarnya jangan sampai keluar dari syariat dan tuntunan wallohua`lam

  7. abisyakir berkata:

    Mulachelaa: “ehmmmmm andaikan mereka berbuat dzalim apakah anda akan seperti kedzaliman mereka?.andaikan mereka menyerang dengan kartun atau menghabisi orang2 sipil diafganistan apakah anda juga akan demikian? mungkin anda mampu membuat poster seperti penghinaan mereka atas rosululloh tapi apa bila anda juga mampu menyerang orang2 sipil diamerika ada kemungkinan anda akan melakukannya bukan? kan sudah dikatakan cinta benci sudah ada koridornya semuanya adalah sekedarnya sekadarnya jangan sampai keluar dari syariat dan tuntunan wallohua`lam.”

    Jawab saya:

    – Lho, kan dalam Islam boleh ada pembelaan (difa’), boleh ada qishash (balas setimpal), boleh juga ‘izzah (sikap harga diri). Anda mengerti ajaran Islam tidak sih? Masak yang begini dilupakan?

    – Kalau kita balas kezhaliman mereka, itu bukan berbuat zhalim juga, tapi pembalasan sesuai kemampuan kita. Pernah ada wanita Muslimah di Madinah dilecehkan di pasar Yahudi oleh orang Yahudi. Waktu ada seorang Muslim membela Muslimah itu, dia dibunuh Yahudi. Maka Nabi pun memberi hukuman, satu kaum Yahudi itu diusir dari Madinah. Nah, cara Nabi itu menurut Anda apa? Zhalim ya? Wah, nanti setiap pengadilan di dunia akan dituduh zhalim juga oleh pera pembela penjahat.

    – Saya cuma menampilkan gambar Bush macem begitu. Itu tak sebanding dengan kartun Denmark, tidak sebanding dengan invasi Bush ke Irak dan Afghanistan, tidak sebanding dengan perang global Bush against terrorism. Payah nih pikiran orang ini. Coba kalau keluargamu dijatuhi rudal oleh pesawat Bush, semua anggota keluargamu mati semua, kecuali kamu. Lalu apa jawab kamu? Mungkin kamu akan bilang, “Kita tidak boleh membalas kezhaliman mereka dengan kezhaliman pula.” Payah nih orang, akalnya tidak dipakai lagi.

    – Sekarang saya mau tanya? Kenapa Bush serang Afghanistan? Karena Osama yang dituduh hancurkan WTC kan. Nah, dia aja ngerti, kalau negerinya diserang balik menyerang musuhnya. Lha ini ada penyembah humanisme, dia tak mau membalas kezhaliman yang menimpa dirinya. Aneh…

    – Lho, kita mau menyerang orang sipil Amerika itu salah mereka apa? Apa mereka punya kejahatan atas umat Islam? Kalau memang jahat dan kita mampu membalas, ya kita balas. Tapi yang jahat itu kan pemerintah Amerika, bukan rakyatnya. Rakyatnya kemarin protes hebat, tak setuju perang. Bush aja yang memang maniak.

    – Anda tahu apa tentang koridor syariat? Bukan menghina ya. Buktinya Anda tidak mengerti tentang qishash, tentang difa’, tentang izzah Islam.

    – Orang macam Anda tuh seperti kaum humanis yang sok suci, tidak mau berbuat kekerasan, sekalipun untuk membela diri. Anda telah menjadi humanis, sebelum betul-betul meyakini ajaran Islam. Humanis menjadi akidah terdalam, sementara Islam diletakkan di luar.

    Saya undang Anda berdiskusi lebih jauh lewat langitbiru1000@gmail.com. Mungkin disana kita bisa lebih leluasa diskusi. [AMW].

  8. abisyakir berkata:

    @ Ibn.

    Usul Antum sudah di-ACC sama “DPR” (he he he, DPR apaan ya? Itu tuh “Dia Pemerhati Rakyat”…dikena-kenain deh singkatannya, meskipun tidak enak dengernya).

    Jazakallah khair. [AMW].

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: