Bencana Situ Gintung dan Kabel TELKOM

Ada yang menarik kalau kita melihat titik jebolnya tanggul Situ Gintung. Coba perhatikan gambar di bawah ini secara seksama:

Titik Jebol Situ Gintung (Foto Kompas Images)

Titik Jebol Situ Gintung (Foto Kompas Images)

Dalam foto di atas sangat jelas terlihat ada kabel yang menggelantung dari satu titik ke titik lainnya. Dalam gambar di TV kabel itu juga terlihat. Tanggul memang jebol, tapi kabel tidak terputus. Ia menggantung “tenang”. Ia adalah kabel merah. Biasanya yang memiliki kabel seperti ini adalah Telkom, yang suka menggali-gali pinggiran jalan untuk menanam kabel sambungan telepon baru. Bisa Telkom, bisa PLN, tetapi setahuku Telkom.

Apa yang Anda pikirkan?

Coba perhatikan, bencana Situ Gintung itu terjadi karena tanggul Situ jebol. Tanggul bisa jebol karena memang rapuh, atau tanggul itu sendiri selama ini menerima perlakuan-perlakuan tidak layak. Sebagai contoh, saat tanggul lemah, seharusnya dia ditanami pohon-pohon, dikuatkan, atau dicor semen, biar semakin kuat. Tetapi sebagian orang, sekalipun itu BUMN, kok tega-teganya menggali lubang untuk menanam kabel bawah tanah di tanggul yang tipis itu? Apa sih mau mereka? Apa mereka tidak bisa bedakan, ini tanggul, ini pinggiran jalan, ini selokan?

Tidak terbayangkan, tanggul sudah tipis, tapi masih digali-gali untuk menanam kabel bawah tanah. Ini sangat keterlaluan. Meskipun tindakan menggali lubang untuk kabel itu tidak bisa dianggap sebagai satu-satunya penyebab, tetapi ia jelas telah melemahkan struktur tanah di tanggul itu sendiri.

Bagaimana nih Telkom? Bisa tidak mengambil pelajaran dari bencana mengerikan Situ Gintung ini? Atau semua itu dianggap sebagai “resiko lumrah” proses industrialisasi…

Ya sudah deh kalau begitu… Fasna’ ma syi’ta… Lakukan saja apa yang Anda sukai!

AMW.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: