Pesan Besar di Balik Film “Lord Of The Ring”

Christine Hakim mengatakan, bahwa Hollywood dalam setahun bisa memproduksi seribuan judul film. Kebanyakan film komersial. Hanya sedikit film yang benar-benar berkualitas. Begitu kurang lebih yang dikatakan Christine Hakim dalam dialog dengan MetroTV baru-baru ini.

Film yang tidak berkualitas biasanya: Menonjolkan adegan action, ada kebut-kebutan di jalan, ada tembak-tembakan, ceritanya dibuat-buat, penuh fantasi, dibumbui adegan pornografi, mempromosikan sikap amoral, tidak membawa pesan moral yang kuat, kronologi mudah ditebak, romantisme cengeng, dan lain-lain. Sebagian besar produk film Hollywood masuk kategori tidak berkualitas. Meskipun biaya pembuatannya besar, diperankan bintang-bintang top, bahkan menjadi box office film.

Film seperti Cut Nyak Dien, Laskar Pelangi, atau Fatahillah, bisa dikategorikan film berkualitas. Film itu mengandung pesan moral yang kuat, penggambarannya sangat realistik, detail estetik diperhatikan, bebas dari materi-materi amoral, acting pemain berjalan natural (alami), dan lain-lain. Adapun film seperti “AAC”, dari sisi konsep cerita saja sudah rapuh; mencerminkan impian romantisme “ala Rano Karno”, hanya setting ceritanya seorang aktivis.

Dari katalog film Hollywood, ada beberapa judul film yang dianggap sangat berkualitas, misalnya: Robin Hood (Mel Gibson), The Patriot, Saving Private Ryan, The Fugitive, US Marshall, Bond of Brothers, Cast Away, dan lain-lain. Film-film seperti ini mengandung nilai-nilai moralitas yang sangat kuat.

Adapun film seperti The Matrix, sangat kuat nuansa propaganda Zionisme-nya. Isi film itu sepenuhnya menggambarkan perjuangan bangsa Yahudi untuk memiliki kedaulatan sendiri (Israel) di tengah kehidupan dunia. Hanya saja, disamarkan dengan konsep cerita Matrix yang cukup rumit. Disana disebutkan, teritorial yang mereka perjuangankan bernama Gerbang Zion. Gerbang Zion itu akan selamat dengan datangnya tokoh “yang diramalkan”. Ini benar-benar propaganda Yahudi, hanya umumnya masyarakat tidak memahami sejauh itu.

Perlu dicatat disini. Film-film yang dibintai Mel Gibson rata-rata serius, digarap dengan sungguh-sungguh, dan berbobot. Mel Gibson dikenal sebagai pesohor Hollywood yang sangat kaya. Dia penganut Katholik fanatic. Dan satu lagi yang penting: Dia sangat anti Yahudi. Meskipun Hollywood dikenal didominasi oleh Yahudi, tetapi posisi Mel Gibson seperti “logika the matrix” di tengah rimba sistem sinema Yahudi Hollywood.

Kemudian, ada sebuah film istimewa, yaitu: Lord Of The Ring. Film ini telah diputar berkali-kali di TV. Saya tahunya juga dari sana. Pada mulanya ada rasa “takut” saat pertama melihat simbol-simbol dalam film ini. Namun lama-lama paham tentang PESAN BESAR yang disampaikan oleh film kolosal itu.

Film Lord Of The Ring (disingkat LOTR) bukanlah film bertema sejarah, sebab di dunia ini tidak ada sejarah seperti itu. Ia juga bukan film sihir seperti Harry Potter, sebab di dalamnya minim adegan-adegan sihir. Ia bukan film fantasi murni, sebab detail ceritanya mengandung makna-makna tertentu. Ia bukan film horor, sebab tidak ada eksploitasi dunia hantu-hantuan.

Film LOTR itu adalah film METAFORA FUTURISTIK. Maksudnya, film itu sarat mengandung perlambang-perlambang tentang kehidupan yang akan terjadi di masa nanti. Bukan main-main, perlambang yang digambarkan dalam film LOTR adalah materi seputar TANDA-TANDA KIAMAT. Kalau Anda teliti melihatnya, disana akan didapatkan begitu banyak kondisi-kondisi yang menggambarkan kehidupan menjelang Hari Kiamat nanti. Hanya semua itu dibuat sangat samar, dengan istilah-istilah, kronologi cerita, dan tokoh-tokoh fiktif.

Para aktivis Islam di perkotaan, banyak yang tidak percaya dengan hadits-hadits seputar Asyratus Sa’ah (Tanda-tanda Hari Kiamat). Mereka anggap hadits-hadits itu tidak realistik, tidak rasional, dan tidak sesuai dengan fakta-fakta kehidupan modern. Tetapi anehnya, kalangan non Muslim justru sangat mempercayai hal itu. Film LOTR mencerminkan keyakinan mereka terhadap episode-episode menjelang Hari Kiamat nanti. Bahkan di pusat-pusat Zionisme Internasional, mereka merancang konsep The New World Order berdasarkan khabar-khabar Tanda-tanda Kiamat itu.

Kalau seorang aktivis HMI ditanya tentang kedudukan Al Mahdi, Dajjal, turunnya Isa Al Masih di masa nanti, dll. Besar kemungkinan, mereka sulit untuk percaya. Seakan dalam benak mereka, yang namanya keyakinan itu ya RASIONALITAS. Tetapi kalau ditanya tentang film LOTR, bisa jadi mereka akan menjawab, “Oh, filmnya bagus. Asyik banget. Seru deh pokoknya!”

Sungguh sayang kalau ada pemuda Muslim yang tidak percaya dengan Tanda-tanda Hari Kiamat. Padahal kaum Yahudi sangat mempercayai hal itu. Saat ini mereka menanam banyak pohon Gharqad di Israel, sebab mereka yakin pohon itu akan menolong mereka kelak. Bahkan penanaman pohon ini menjadi gerakan internasional yang aktif mereka kampanyekan saat ini.

Di antara kesamaan isi film LOTR dengan Tanda-tanda Kiamat antara lain sebagai berikut:

[1] Inti cerita film LOTR adalah pertarungan antara golongan putih dan golongan hitam. Begitu pula saat menjelang Hari Kiamat nanti, akan ada pertarungan besar antara kaum Muslimin dengan kaum Yahudi.

[2] Dalam film LOTR, puncak kepemimpinan kejahatan digambarkan sebagai kekuatan sihir bermata satu. Hal ini adalah gambaran yang sangat jelas tentang sosok Dajjal sebagai raja kejahatan di Akhir Jaman nanti.

[3] Dalam film itu digambarkan ada koalisi antara dua kekuatan besar untuk melawan imperium kejahatan (Mordor). Dalam kehidupan di Akhir Jaman nanti juga akan terjadi koalisi antara Ummat Islam dengan kaum Nashrani, untuk menghadapi imperium kejahatan Yahudi.

[4] Dalam film itu digambarkan sosok Frodo sebagai pembawa cincin yang harus menghancurkan raja kejahatan. Begitu pula kelak peranan Isa Al Masih yang akan turun ke dunia untuk menghancurkan Dajjal.

[5] Dalam film itu digambarkan munculnya seorang kesatria pemberani, pembela kebenaran, dan sangat konsisten melindungi Frodo. Setelah imperium kejahatan Mordor hancur, kesatria itu diangkat menjadi kaisar. Posisi kesatria ini dalam Tanda-tanda Kiamat sangat mirip dengan posisi Imam Mahdi.

[6] Di akhir cerita digambarkan imperium kejahatan hancur seluruhnya, tidak ada yang tersisa. Begitu pula, di Akhir Jaman nanti imperium Dajjal juga akan hancur, kaum Yahudi akan tercerai-berai dan binasa.

[7] Sebelum imperium kejahatan (Mordor) itu hancur, mereka mengalami kamajuan-kemajuan pesat dari sisi kekuatan militer. Puncaknya, mereka mampu mengepung kekuatan kebaikan di sebuah lembah. Di Akhir Jaman nanti demikian juga kondisinya. Kaum Yahudi mendapat kekuatan yang sangat hebat, sehingga mendesak orang-orang beriman dalam situasi tersudut. Namun akhirnya kekuatan Yahudi itu hancur-lebur seiring hancurnya Dajjal.

[8] Kunci kekuatan imperium kejahatan adalah “sang mata satu” (Sauron). Semakin kuat dirinya, semakin kuat pula kerajaannya. Namun saat dia hancur, maka hancur pula seluruh imperium kejahatannya. Begitulah hubungan antara Dajjal dengan kaum Yahudi terkutuk di Akhir Jaman nanti.

[9] Hancurnya kekuatan “sang mata satu” ditandai dengan melelehnya cincin yang dibawa Frodo di sebuah kawah gunung yang membara. Begitu pula digambarkan, nanti di Akhir Jaman Dajjal ketika melihat Nabi Isa As., dia akan meleleh seperti garam yang meleleh.

[10] Dalam film itu digambarkan bahwa tokoh “sang mata satu” bukan muncul dari bangsa jin atau makhluk lain. Ia berasal dari sosok seorang raja di masa lalu. Dalam Tanda-tanda Kiamat disebutkan, bahwa Dajjal itu sejenis manusia. Lahir dari keluarga Yahudi di Isfahan, Iran saat ini.

[11] Sang pembawa cincin (Frodo) pada akhirnya meninggal juga. Dia harus berpisah dengan teman-teman setianya. Di Akhir Jaman nanti, Nabi Isa As. juga akan meninggal setelah menuntaskan tugasnya.

[12] Misi lain dari perjuangan Frodo adalah menuntaskan cerita dalam buku yang ditinggalkan oleh kakeknya. Cerita itu hampir selesai di tangan Frodo. Namun dia sisakan satu halaman lagi untuk diisi temannya, Sam. Begitu pula, wafatnya Isa Al Masih di Akhir Jaman nanti menandai berakhirnya kehidupan dunia. Kehidupan dunia kala itu tinggal tersisa sedikit lagi.

[13] Di akhir perjalanan hidupnya, Frodo dihantarkan naik perahu untuk berlayar menuju suatu tempat yang sangat indah. Dia disambut oleh makhluk-makhluk ghaib dari dunia lain (semacam Malaikat). Begitu pula balasan bagi para Nabi dan orang-orang shalih dalam kehidupan di Akhirat nanti. Mereka akan mendapatkan syurga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.

Film LOTR memiliki detail yang bagus. Disana hampir-hampir kita tidak menemukan pornografi, perilaku amoral, pemujaan terhadap berhala (syaitan), romantisme picisan, dan lain-lain. Luar biasa, film ini unggul dari segala sisi. Meskipun, namanya film Barat, pasti ada saja kesalahan atau kekurangannya.

Saya terus terang heran, mengapa Hollywood meloloskan film seperti itu? Padahal ia menggambarkan kekalahan imperium Dajjal di Akhir Jaman nanti. Sementara Hollywood CS adalah bagian dari skenario New World Order yang merupakan tahap awal sebelum munculnya imperium Dajjal.

Kondisi saat ini kalau dibaca melalui metafora Lord Of The Ring, kurang lebih bisa kita pahami:

Saat ini jaringan internasional Freemasonry dkk. terus bergerak serentak, intensif, dan tidak kenal istirahat, untuk memperbesar kerajaan kejahatan Dajjal (Mordor). Dari sisi ekonomi, informasi, politik, militer, budaya, pemikiran, ideologi, dll. mereka terus bergerak. Agen-agen Freemasonry di Indonesia bisa dianggap sebagai pion-pion anak buah Sauron yang sangat fanatik dan bekerja membi-buta. Mereka sedang mempersiapkan hadirnya “Mesiah” yaitu Dajjal di “Land Promise” (Palestina). Sementara kekuatan anti Yahudi, baik dari kalangan Islam maupun Nashrani, juga tengah bergerak menyusun kekuatan masing-masing. Suatu saat nanti akan ada kesepakatan antara kekuatan Islam dan Nashrani ini untuk menghadapi Yahudi laknatullah.

Perlu diingat, Yahudi hari ini bukanlah pengikut Taurat peninggalan Musa As. Mereka adalah pengikut keyakinan-keyakinan sihir dari jaman Fir’aun di Mesir. Yahudi saat ini mengikuti Talmud, bukan Taurat. Meskipun, katanya masih ada Yahudi yang setia mengikuti Taurat. Adapun mayoritas Yahudi yang mengikuti Talmud itu, mereka bukan Ahlul Kitab, tetapi orang musyrikin. Sebab, mereka menyembah Dajjal atau simbol-simbol paganisme Mesir Kuno. Ingat, para anak buah Dajjal itu bukan pengikut Musa, justru mereka adalah musuh sejati Musa. Nenek-moyang mereka, Bani Israil durhaka, mereka dulu telah menyia-nyiakan Musa ketika dirinya masih ada di tengah Bani Israil. Yahudi hari ini lebih tepat disebut: Pengikut SAMIRI, bukan Musa As.!

Hanya masalahnya, kalau kita menyaksikan film Lord Of The Ring, secara tidak kritis, akan sulit menangkap pesan-pesan besar di baliknya. Apalagi jika menyaksikan film itu sekedar untuk hiburan belaka. Wah, sayang sekali.

Mayoritas film Hollywood tidak berkualitas, alias murahan. Sebagian mereka malah pekat berisi propaganda-propaganda, seperti The Matrix, Chlinder List, dll. Namun ada juga yang berkualitas dan mengandung pesan-pesan moral kuat. Alangkah baik, kalau kita hanya melihat yang baik-baik saja. Alhamdulillah Rabbil ‘alamiin.

AMW.

40 Responses to Pesan Besar di Balik Film “Lord Of The Ring”

  1. Musafir Laut berkata:

    Jazaakallaah ya Ustadz.
    Terima kasih atas tulisan yang inspiratif dan mencerahkan ini. Minta izin untuk meneruskannya kepada Sahabat2 Muslim yang lain, via email.

  2. abisyakir berkata:

    @ Musafir:

    Sama-sama Akhi, wa jazkumullah aidhan.

    Hei mau tanya, masih di laut nih? Kemarin yang facebook itu Antum yang mana ya? Ana penasaran juga? Pasti bukan Yanti, Rini, atau Dina kan. He he he…becanda Akhi. Lagian tidak ada nama seperti itu yang masuk ke facebook saya.

    Maaf, saya kurang gaul di facebook. Jadi hanya sekali-kali saja ngececk. Selera saya kayaknya “kurang cocok” dengan facebook…terlalu anak muda. (Waduh, sok dewasa nih?).

    Tolong, gimana caranya lah. Antum sampaikan nama asli Antum. Jangan biarkan semua ini tetap menjadi misteri….he he he sok puitis.

    AMW.

  3. LUMs berkata:

    kasian banget yah yang dilahirin jadi yahudi…
    dilahirin cuma buat dihancurkan…
    salah tuhan apa orangnya atau yang mengkambinghitamkannya?

  4. seno berkata:

    Ustad, koreksi sedikit, filmnya Mel Gibson bukan Robin Hood, tapi Bravehart, menceritakan tentang pejuang kemerdekaan skotlandia, William Wallace.

  5. Yusuf KS berkata:

    Assalamu `alaikum,

    Langsung aja ya ustadz, saya mau komentar tentang poin nomor 3 :

    Dalam kehidupan di Akhir Jaman nanti juga akan terjadi koalisi antara Ummat Islam dengan kaum Nashrani, untuk menghadapi imperium kejahatan Yahudi.

    Kalimat tersebut berdasarkan apa? Bukankah kaum Nashrani tetap saja Nashrani, yang juga merupakan musuh Islam —walau setelah Isa turun pada saat menjelang hari Kiamat—? Koalisinya bukan terbalik, yaitu koalisi umat Nashrani dan umat Yahudi (dengan pimpinan Ad-Dajjal) melawan umat Islam?

    Syukran,

    Wassalamu `alaikum,

    YKS.

  6. LUMs` berkata:

    kalo nasrani, yahudi, budha, dll musuh islam…
    berarti allah jahat donk…
    menciptakan manusia cuma buat -perang dan musuhan…
    buat saling bunuh2an…
    secara kita ngga bisa milih lahir di komunitas islam atau nasrani, yahudi, dll…

    ana ana
    antum antum
    ancur ancur

  7. Musafir Laut berkata:

    Baiklah, Ustadz. Silakan Antum cek lagi siapa yang mengajak Antum untuk join ke dalam grup Komunitas Dinar & Emas (KDE). Nah, itulah ana orangnya. Insya Allah, mudah bukan? 🙂

    Mirip dengan pertanyaan Pak Yusuf AS, ana mau bertanya. Jadi pertarungan terakhir di Akhir Zaman itu antara kaum Muslimin dengan kekuatan Nashrani ya, sesudah berhasil menumbangkan kekuatan Yahudi yang dipimpin Dajjal? Kalau tidak salah, dalam referensi lain menyimpulkan bahwa koalisi antara kaum Muslimin dengan Nashrani untuk mengalahkan kekuatas Persia (Syiah). Setelah koalisi menang, terjadi pengkhianatan oleh tentara Nashrani sehingga pecah perang “Armageddon” antara tentara Muslim dengan tentara Muslim. Mohon dikoreksi bila ana salah. Sepertinya Antum perlu menurunkan tulisan khusus tentang tahapan-tahapan Akhir Zaman, untuk membantu memahaminya secara komprehensif. Terima kasih. Jazaakallaah.

  8. abisyakir berkata:

    @ Akh Yusuf.

    Sebenarnya itu bukan koalisi, melainkan “koalisi”. Maksudnya, kita sama-sama menghadapi musuh yang sama, yaitu Yahudi. Kaum Nashrani juga merasa sangat dirugikan oleh Yahudi, sebab yang kemudian berhasil menciptakan agama Nashrani seperti saat ini, sebenarnya adalah Yahudi.

    Sekali lagi, ia bukan koalisi seperti yang kita pahami, tetapi rasa KESEPEMAHAMAN untuk menghadapi musuh yang sama. Nanti, pasca penaklukan Yahudi, akan ada perselisihan antara Ummat Islam dengan kaum Nashrani. Karena masing-masing merasa paling berjasa mengalahkan Yahudi. Lalu pecah perang selanjutnya antara kaum Muslimin dengan Nashrani, termasuk nanti jatuhnya Konstantinopel II di Eropa ke tangan kaum Muslimin. Hal demikian pernah dibahas sangat kronologis dalam sebuah daurah tentang Asyratus Sa’ah (tanda-tanda Kiamat).

    Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakaatuh.

    AMW.

  9. abisyakir berkata:

    @ Seno.

    Ada juga Akhi yang bertema Robin Hood. Bravehart juga ada. Dalam film Robin Hood itu digambarkan, Robin Hood punya seorang teman Muslim yang pandai dengan teknik-teknik. Disana temannya yang Muslim itu diperlihatkan shalat dan lainnya. Ada itu, insya Allah. Syukran atas masukannya.

    AMW.

  10. abisyakir berkata:

    @ LUMs.

    Anda banyak banget komentarnya. Tapi tak apa. Tidak ada yang dihambat kok, hanya saya tidak selalu online. Tapi nanti kalau nadanya berlebihan, ya disortir juga. Mohon maklum!

    Ya, sebenarnya tidak ada yang dilahirkan jadi durhaka. Semua manusia dilahirkan dengan fithrah suci (tauhid), hanya orangtuanya yang mendidik dia jadi Yahudi, Nashrani, atau Majusi. Jangan menyalahkan Tuhan dong, tapi salahkan orangtuanya yang sudah mendoktrin bocah-bocah Yahudi dengan keyakinan: “Yahudi adalah manusia pilihan Tuhan, manusia yang lain diciptakan untuk diperbudak Yahudi.”

    Nah, salahkan mereka tuh, jangan salahkan kita-kita, apalagi Allah Ta’ala. Maha Suci Allah dari prasangka burukmu.

    AMW.

  11. abisyakir berkata:

    @ LUMs

    Anda: “Berarti Allah jahat dong…”

    Tidak, Allah tidak jahat. Anda saja yang jahat.

    Saudara @ Merdeka, ini kan sudah pernah kita bahas, asal usul konflik. Mengapa masih saja Anda ungkit soal itu?

    Konflik itu kan realitas kehidupan, karena manusia berbeda-beda kepentingan. Anda mau semua manusia selera, bentuk, dan kondisinya persis seperti Anda? Tolong jawab!

    Untuk solusi konflik itu, ada yang bisa diselesaikan dengan damai, ada juga yang harus kekerasan.

    Contoh, kaum Kristen ingin semua manusia masuk Kristen. Lalu kaum Muslim ingin semua manusia masuk Islam, jika Allah menghendaki. Coba pikirkan bagaimana solusinya?

    AMW.

  12. abisyakir berkata:

    @ Musafir:

    Iya Akhi, insya Allah nanti akan ana cek lagi. Afwan, maklum ana kurang gaul soal “fb” ini.

    ==> “Jadi pertarungan terakhir di Akhir Zaman itu antara kaum Muslimin dengan kekuatan Nashrani ya, sesudah berhasil menumbangkan kekuatan Yahudi yang dipimpin Dajjal?”

    Dari yang ana ikuti dalam daurah tentang Tanda-tanda Kiamat waktu itu, ya seperti itu. Nanti kaum Muslimin juga akan berhadapan dengan Nashrani juga. Ini seperti khabar Nabi yang lain, bahwa kelak kita akan menaklukkan Konstantinopel Barat (Al Albani menyebutnya kota Roma).

    ==> Kalau tidak salah, dalam referensi lain menyimpulkan bahwa koalisi antara kaum Muslimin dengan Nashrani untuk mengalahkan kekuatas Persia (Syiah). Setelah koalisi menang, terjadi pengkhianatan oleh tentara Nashrani sehingga pecah perang “Armageddon” antara tentara Muslim dengan tentara Muslim.

    Bukan Syiah, tetapi Yahudi. Hanya memang Yahudi nanti akan dipimpin Dajjal yang lahir di Isfahan, sebuah kota di Iran saat ini. Maka tidak heran jika ada hubungan-hubungan baik antara Iran-Yahudi, meskipun di atas permukaan kelihatan sangat bermusuhan.

    Tentang Armageddon. Armageddon itu kalau tidak salah banyak tafsirannya. Ada yang menyebutkan ia Perang Dunia III yang dampaknya melenyapkan senjata-senjata modern. Atau sebagai perang antara Muslim-Nashrani versus Yahudi Dajjal. Atau perang antara Muslim versus Nashrani, pasca hancurnya Dajjal dan Yahudi. Menurut saya, jangan terlalu termakan oleh isu Armageddon ini. Namun kita tetap perlu meyakini kebenaran khabar-khabar yang disampaikan Nabi Saw.

    ==> “Sepertinya Antum perlu menurunkan tulisan khusus tentang tahapan-tahapan Akhir Zaman, untuk membantu memahaminya secara komprehensif. Terima kasih. Jazaakallaah.”

    Wah, berarti “nambah dong porsinya”…he he he. Janganlah. Biar teman-teman yang lain yang membahas. Lagi pula, ana sudah dapat “Warning III” dari isteri. He he he… (Belum juga Warning III dikeluarkan disini, ana sudah dapat Warning III di rumah).

    Sudahlah, insya Allah ana memiliki sekian alasan Syar’i untuk mulai inaktif. Ana berharap teman-teman yang lain, para ilmuwan, ahli, cendekiawan, ustadz, dai, dll. bisa memberikan yang lebih baik dalam dakwah ini. Insya Allah.

    Jazakumullah khair ‘ala kulli karamatikum.

    AMW.

  13. Musafir Laut berkata:

    Alhamdulillaah, terima kasih ya Ustadz.

    Ana coba cek lagi ke perpus ana di rumah yakni beberapa serial buku Akhir Zaman yang ditulis Ust. Abu Fatiah Al-Adnany. Beliau cukup detail dalam meng-interpretasi hadits-hadits nubuwat Akhir Zaman, meskipun beliau tidak bisa menetapkan secara pasti peristiwa-peritiwanya secara runut.

    Insya Allah, sekilas ilmu dari Antum menyegarkan ingatan ana tentang apa yang dulu pernah ana baca. Payah nih, banyak baca … banyak lupa. Seharusnya perlu rajin-rajin menulis seperti Antum, biar ingat lagi. Jazaakallaah.

  14. Yusuf KS berkata:

    Assalamu `alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

    Syukran ustadz atas penjelasannya. Sekarang saya jadi lebih mengerti tentang hal ini. Jazakkallahu Khairan Jaza.

    YKS.

  15. marvrlia loestina wijayanti berkata:

    apakah sengeri itu hari kiamat?????
    apakah nantinya manusia yang menghadapi kiamat adalah orang-orang yang benar-benar sangat rusak sehingga Allah mengginginkan untuk orang itu merasakan adzap yang begitu besar walau itu masih di dunia??????????????
    kalau dunia hancur dengan cara seperti itu, lalu bagaimana dahsatnya adzap di akhirat nanti???????
    Semoga kalaupun besok dtang kiamat kita smua sudah siap dengan semua bekal yang dibutuhkan………..
    Semoga amal ibadah kita diterima disisi-NYA Amin

  16. marvrlia loestina wijayanti berkata:

    apakah sengeri itu hari kiamat?????
    apakah nantinya manusia yang menghadapi kiamat adalah orang-orang yang benar-benar sangat rusak sehingga Allah mengginginkan untuk orang itu merasakan adzap yang begitu besar walau itu masih di dunia??????????????
    kalau dunia hancur dengan cara seperti itu, lalu bagaimana dahsatnya adzap di akhirat nanti???????
    Semoga kalaupun besok dtang kiamat kita smua sudah siap dengan semua bekal yang dibutuhkan………..
    Semoga amal ibadah kita diterima disisi-NYA Amin
    TERIMAKASIH

  17. oranX berkata:

    manx bner tah???
    o y the lord of the rinx film w bgd 2
    film yg g bzen w ton”
    dah mah pemain’a trutama frodo n legolas yg ckep bgd
    hehehe

  18. abisyakir berkata:

    @ marvelia loestina wijayanti:

    Hari Kiamat lebih ngeri dari keadaan kehancuran apapun yang digambarkan manusia. Disebutkan dalam Al Qur’an, gunung2 hancur seperti bulu-bulu berterbangan. Manusia seperti anai-anai, rayap yang gak karu-karuan arahnya. Begitu dahsyatnya, sampai ibu-ibu melepaskan anak yang sedang di susuan, melarikan diri mencari selamat, tidak peduli dengan nasib anak-anaknya.

    Ketika Hari Kiamat terjadi, manusia memang rusak semua, rusak semua. Tidak ada satu pun yang beriman. Tidak ada satu pun yang mengenal Allah, istighfar, menyerukan adzan, dan lain-lain. Pokoknya semua total jahiliyah saja. Hitam kelam semua. Waktu itu, nyawa orang-orang beriman sudah diangkat semua. Na’udzubillah tsumma na’udzubillah dengan keadaan di waktu itu.

    Insya Allah, orang-orang beriman di dunia sudah wafat semua, sebelum Hari Kiamat itu terjadi. Ini rahmat Allah bagi orang-orang beriman. Selama masih ada orang beriman, Hari Kiamat belum akan terjadi.

    Terimakasih juga sudah mampir dan komentar disini. Salam hormat untuk keluarga dan sahabat-sahabat Anda.

    AMW.

  19. Supri berkata:

    sebetulnya janganlah kita lupakan yang namanya Iblis itu…
    karena yang membuat permusuhan itu mula-mula adalah Iblis lalu mengajak golongan jin dan manusia untuk menentang Allah..
    Sebetulnya kita harus bisa membedakan apakah “Yahudi” dalam arti keturunan? atau dalam arti Keyakinan dan Karakter?

    Secara keturunan Allah tidak menyebutkan “Yahudi” tapi Bani Israil (anak cucu Yaqub as.) para Nabi banyak dari Bani Israil termasuk Musa as., Sulaiman as., Isa as. (Yesus)…
    Yahudi justru adalah Karakter dan Keyakinan menyimpang ciptaan Iblis …
    Jadi bisa kita pahami hadits Nabi saw. bahwa SELURUH MANUSIA DILAHIRKAN DENGAN SUCI .. TANPA DOSA … TANPA ADA YANG DILAHIRKAN SEBAGAI YAHUDI … tapi kemudian orang tuanya (SISTEM) yang mengakibatkan dia menjadi YAHUDI, KRISTEN, MAJUSI DLL.

  20. CS Org Sunda berkata:

    Tulisannya keren banget deh, dan saya yakin jarang orang yang berpikir hingga ke arah sana, jangan-jangan si produser film ini menyimpan sesuatu syi’ar Islam yang memang kita sendiri tidak tahu rencana mereka seperti apa, mudah2an saja spt itu, krn hanya Allah yang mampu menggerakkan hati manusia dgn Rahmat dan Hidayah-Nya

  21. Andrie berkata:

    subhanaLlah…Betapa kita memang harus terus berpikir

  22. ridwan berkata:

    terima kasih tulisannya,
    semoga kedepannya ada yang lebih baik lagi…

  23. goplenger berkata:

    tadi bapak bliang “heran kenapa hollywood meloloskan film ini padahal menggambarkan kekalahan dajal dan sekutunya”

    jadi ane mau tanya apakah berarti si penulis(jj.tolkien) ada keberpihakan kpada islam dgn membuat film ini?
    atau sekedar film seru-seruan saja namun secara tidak sengaja sesuai dgn apa yg para muslim fikirkan…( atau paling tidak kemudian kita menganggap klo crita ini pas dgn kita)

    trims pak

  24. abisyakir berkata:

    @ Goplenger…

    Menurutku ya…wallahu a’lam bisshawaab… Si penulis novel itu kan profesor, bahkan dia membuat bahasa sendiri (bahasa baru). Dia mungkin terilhami karya novelnya dari kisah-kisah Hari Kiamat, menurut versi Islam. Kan inspirasi novel bisa dari mana saja.

    Tapi tampaknya Hollywood mulai menyadari “kesalahan” mereka. Terbukti, mereka buat versi film baru, Hobbit, untuk menyembunyikan pesan-pesan dalam Trilogi LOTR. Katanya mau ada lagi versi Hobbit selanjutnya.

    Tapi memang di kalangan Kristiani, sebenarnya mereka juga anti Dajjalisme. Gerakan ke arah itu mulai berkembang di Barat. Mereka tidak suka dengan konsep New World Order.

    Syukran jazakallah atas perhatiannya.

    Admin.

  25. Davi Kassandra berkata:

    pedapat saya, film LOTR terinspirasi dari Al Qur’an.
    hanya saja mereka (pembuat film) malu mengakuinya.
    Karna jika mereka megakui film itu terinpirasi dsr Al Quran maka scr otomatis agama islamlah yg terdongkrak bukan judul filmnya.

    setelah mereka tahu bahwa kita mengetahui dari mana inspirasi mereka, maka mereka akan sangat malu.

    saya yakin, orang yg non muslim takjub kepada orang muslim.

  26. abisyakir berkata:

    @ Davi Kassandra…

    Maka itu Mbak, saya menyangka munculnya sekuel barunya, Hobbit, itu semacam “untuk menutupi” Trilogi LOTR yang luar biasa itu (kronologi dan metaforanya). Terimakasih.

    Admin.

  27. yg@gmail.com berkata:

    ADUH BOS, FELEM BUAT HIBURAN DIHUBUNGKAN DENGAN AGAMA, PADA CETEK AMAT YA OTAKNYA..

  28. abisyakir berkata:

    yg@gmail…

    Justru kamu itu yang “cetek otak”. Kamu gak pernah lihat film agama ya? Kasihan banget, kasihan banget… Ada ratusan atau mungkin ribuan film agama dibuat, oleh macam-macam agama. Film Mel Gibson “Passion Christ” itu menurut kamu film agama atau bukan? Aneh…

    Sekarang ini sedang direncanakan The Hobbit seri kedua, isinya tentang “metafora” perjuangan kaum Yahudi untuk mendapatkan “Tanah yang Dijanjikan”. Jadi semacam anti tessa Lord of The Rings. Tapi yang begini ini gak akan nyambung bagi “otak cetek” yang aneh…

    Admin.

  29. Poli4 berkata:

    hanya satu yang mau saya tanggapi adalah .. ORNG KRISTEN ATAU NASRANI BUKANLAH MUSUH YAHUDI. mungkin ada individu “mislx: Mel Gbson= menurut yng menulis artikel ini”” yng agamanya kristen yang benci pada kaum Yahudi tetapi itukan bukan mewakili keseluruhan orang Kristen. yang saya percayai sebagai orang Nasrani adalah bahwa suatu saat TUHAN akan memulihkan orang ISRAEL/ dan mrk akan memiliki iman kepada TUhan Yesus/ Isa Almasih.
    dan ingat ” BEDAKAN ANTARA KRISTEN PROTESTAN DENGAN KATOLIK”. anda harus pahami bahwa kami orng Nasrani berbada banyak doktrin dengan katolik.

    satu lagi DEMI KEBAIKAN KALIAN, HARAP JANGAN PERNAH MENGUTUK ORANG ISRAEL ATAU YAHUDI. dengan alasan, 1. saya pikir orng Israel/ yahudi tidak pernah mengutuk orng muslimin, kan ga baik jika berbuat jahat pada orang/ kelompok yang tidak pernah berbuat jahat pada kalian ( mana lebih jahat yang mengutuk ato yang di kutuk???). 2. dalam kitab Taurat. PERJANJIAN LAMA (sebutan kami orng Nasrani). BAHWA SIAPA YANG MENGUTUK ORANG ISRAEL/ YAHUDI AKAN DIKUTUK OLEH SANG PENCIPTA, NAMUN SIAPA YANG MEMBERKATI AKAN DIBEKATI. perkatan ini adalah PERKATAAN/ FIRMAN TUHAN SANG PENCIPTA SENDIRI. jika SANG PENCIPTA BERFIRMAN MAKA PASTI AKAN TERJADI CEPAT ATAU LAMBAT. maaf ini bukan ancaman hanya suatu peringatan akan kebenaran. mungkin katolik dengan beberapa alasan membenci oang Israel/ Yahudi, namun kami Protestan tidak pernah membenci mereka. Yahudi kan tidk pernah mengganggu kami. dan siapapun yang membaca tulisan saya ini, pasti akan melihat kebenaran dari apa yang saya katakan , entah di dunia fana ini atau di dunia kekal. JB

  30. mujahidah berkata:

    Ada yg luput dari pmbedahan,.. Perhatikan karakter2 pemain dlm film LOTR! Yg ada di pihak Souron itu, slain monster2 berwajah jelek, adalah org2 belahan timur dunia. “Pertarungan timur (antagonis) dan barat (protagonis)”. Perhatikan tntara2 dri timur yg menyerang Gondor, mereka brkarakter dri negara yg brciri maritim sprti melayu, pasukan gajah yg jd ciri khas india atau thailand, pakain sbagian pasukannya brcorak afrika bahkan timur tengah yakni sorban. Film ini tlah memutar balik dan mengacaukan siapa di pihak souran dgn yg baik. Lgipula gandalf di pihak baik jg menggunakan sihir, tdk ada kbaikan pd sihir. Hati2 Film ini mengecoh .. Pesan mereka, justru kaum “barat” yg skrg tmpat kekuasaan Zionis brsmbunyilah yg di pihak protagoni dn akan menang.

  31. paddle pop berkata:

    kalau ngiri, mendingan bikin film sendiri aja. woke

  32. bleble berkata:

    coba deh anda perhatikan ketika kakbah akan diserang oleh pasukan abrahah bukankah yang menyerangnya adalah tentara bergajah terus ada pasukan tentara diatas gajah itu juga ,dan menurut saya di film LOTR adegan yang menggunakan sihir itu tidak banyak, coba deh anda perhatikan ketika pertempuran di minas tirith atau pertempuran lainnya di film itu, tokoh-tokohnya lebih banyak menggunakan kekuatan fisik daripada sihir contohnya seperti penggunaan pedang dan panah justru malah sihirnya gandalf kurang berpengaruh terhadap pertempuran. yah intinya balik lagi kembali ke diri masing-masing.

    oh ya, saya ingin meralat pon kesebelas yang anda katakan frodo meninggal, dalam film atau novel frodo tidak pernah diceritakan meninggal yang ada hanyalah frodo berpisah dari teman-temannya di grey havens dan kemudian diantarkan oleh gandalf kesuatu tempat. jadi kata frodo meninggal itu SALAH. btw LOTR ini memang alur dan cerita yang bagus buktinya saja tiap filmya selalu kebanjiran award terutama film ketiganya yang menyabet oscar sebagai film terbaik.

  33. RidwanM berkata:

    LOTR salah satu film favorit ane tuh.

  34. yudha berkata:

    benar itu gan…thanks gan buat informasinya

  35. abisyakir berkata:

    @ Bleble…

    Terimakasih komen dan sharingnya.

    Admin.

  36. Gandalf berkata:

    Ane suka filmnya tapi ane lebih suka sama musiknya terutama shire theme, sedih banget!!!

  37. Aragorn, King of Reunited Kingdom berkata:

    Ralat.
    Sauron itu bukan raja di masa lalu. Sauron pada masa lalu adalah seorang maiar (malaikat) sama seperti gandalf dan saruman, tetapi melkor (atau morgoth, penguasa kegelapan pertama) berhasil menghasut sauron untuk pergi dari valinor (undying land, tempat tinggal bagi para mahkluk abadi) ke middle earth untuk menguasainya. Kemudian terjadi sebuah perang besar, yang bernama war of the wrath. Dalam perang ini para valar (dewa utusan eru iluvatar atau Tuhan Yang Maha Esa) bersama kaum elf (peri) dan manusia berperang melawan pasukan melkor. Dalam perang ini, pangkat sauron hanya LETNAN. Melkor dkk. kalah dalam perang ini, kemudian melkor dikurung di timeless void (ruang hampa). Sementara sauron berhasil melarikan diri. Jadi, kesimpulannya adalah sauron pada masa lalu bukanlah RAJA tetapi seorang LETNAN.
    btw, tulisannya sudah bagus.

  38. Fajar berkata:

    Up aja

  39. Buat semua.. ada baiknya baca bukunya JRR Tolkien… di buku disebutkan hal2 yang mirip2 dengan ajaran agama.. cuma dalam buku ini disebutkan..

    Saat Elf menjadi jahat dan punya keinginan, dia berubah jadi Orc yang buruk rupa… sama seperti Iblis saat sombong dan menentang perintah Allah…

    Ada juga buku lainnya The Silmarillion dan Children of Hurin… udah diterjemahin.. Di The Silmarillion diceritakan bagaimana pencipta membuat Elf, Manusia dsb… dia berusaha membuat ini seperti fiksi.. tapi kurang lebih lah…

    Bukunya sendiri lebih detil dari film baik yang LOTR dan The Hobbit… dan sebenarnya ditujukan juga buat sastra anak2 saat menulisnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: