Informasi Penting Soal Terorisme

Beberapa waktu lalu MetroTV membuat berita yang menarik. Menurut investigasi tim MetroTV, semakin tidak terbantahkan bahwa teror bom JW Marriot dan Ritz Carlton didanai oleh luar negeri, yaitu pendana dari Arab Saudi. Tokoh kuncinya adalah sosok Ali Muhammad yang saat ini ditangkap polisi. Ali Muhammad terbukti secara valid berhubungan dengan Syaifuddin Jaelani, seseorang yang disebut-sebut merekrut Dani, pelaku peledakan di JW Marriott. Disana dijelaskan aliran dana dari Saudi secara bertahap, lewat rekening BCA milik Syaifuddin Jailani.

Dalam hati kecil, saya tetap tidak yakin dengan terorisme ini. Semua ini hanya palsu, buat-buatan, hanya sekedar opini untuk merusak pikiran masyarakat dengan berita-berita dusta. Itu keyakinan saya. Saya sangat setuju dengan pandangan mantan Kepala Bakin, Dr. AC Manulang. Saat beliau ditanya tentang Usamah bin Ladin dan Al Qa’idah, beliau menganggap keduanya itu tidak ada artinya. Hanya semacam pion-pion kapitalisme Barat untuk memerangi Dunia Islam yang memiliki potensi kekayaan dan energi sangat besar.

Saat mendengar paparan MetroTV, saya agak berkerut kening juga. Tapi saya tetap yakin, elit-elit Al Qa’idah itu telah melakukan kolaborasi dengan kapitalis-kapitalis Barat. Dan masya Allah, berita yang dimuat Republika, 2 September 2009, berjudul Ubah Pemberantasan Terorisme, memberi secercah titik-terang.

Singkat kata, Kapolri melakukan rapat dengar pendapat dengan anggota DPR. Dalam rapat itu ada seorang anggota DPR yang mengkritisi sosok Ali Muhammad. Katanya, dia adalah double agent (agen ganda). Satu sisi, dia disebut sebagai penghubung Al Qa’idah, tetapi di sisi lain dia adalah anggota Angkatan Darat Amerika.

Berikut ini petikan beritanya, dari Republika.co.id:

Anggota Komisi I DPR, Abdillah Toha, mempertanyakan penangkapan salah satu tersangka teroris bernama Ali Mohamed yang dilakukan oleh Polri belum lama ini. Abdillah meminta penjelasan kepada Kapolri, apakah seorang bernama Ali yang ditangkap adalah benar anggota jaringan Alqaidah.

Soalnya saya memiliki informasi Ali Mohamed adalah agen ganda,” kata Abdillah.

Berdasarkan sumber-sumber informasi yang dirangkumnya dari media massa internasional, seperti New York Times, terang Abdillah, Ali Mohammed bukanlah warga negara Arab Saudi. Duta Besar Arab Saudi di Indonesia juga telah membantah Ali yang ditangkap Polri berkewarganegaraan Arab Saudi.

Abdillah menyebutkan, Ali adalah warga negara Mesir dan kini telah menjadi warga negara Amerika Serikat (AS). “Dia bahkan telah menjadi salah satu anggota Angkatan Darat AS.”

Karena kesimpangsiuran informasi ini, Abdillah meminta penjelasan kepada Kapolri dalam rapat dengar pendapat dengan DPR. Kapolri diminta menjelaskan, apakah Ali Mohamed yang ditangkap di Garut, Jawa Barat, adalah anggota jaringan Alqaidah atau agen ganda yang dimaksud Abdillah.

Ketika dimintai konfirmasi, Kapolri kembali menyatakan belum mau menerangkan penangkapan terhadap Ali. Dia menegaskan, tidak mau bertindak gegabah dengan langsung mengaitkan Ali dengan jaringan Alqaidah. “Nanti akan kami beri penjelasan resmi,” kata Bambang.

Fakta ini diperkuat informasi yang pernah disampaikan oleh Ketua PB Muhammadiyyah, Prof. Din Syamsuddin. Beliau pernah mengatakan, bahwa beberapa lama sebelum terjadi bom di hotel JW Marriott, disana berkumpul banyak agen-agen CIA. Dan mereka telah bersih meninggalkan hotel itu, ketika teror bom terjadi.

Masalahnya, pemuda-pemuda Islam yang sangat bersemangat itu, mereka tidak tahu kalau SUDAH DITIPU mentah-mentah oleh elit-elitnya. Elit Al Qa’idah di atas permukaan seperti sangat membenci Amerika, tetapi dalam kenyataannya mereka satu kepentingan. Apalagi kalau ingat sejarah masuknya Usamah bin Ladin ke Afghanistan. Dia masuk bareng dengan infiltrasi  CIA yang sangat kuat ke barisan Mujahidin Afghan. Pertanyaannya, masak sih antara Usamah dan CIA tidak bersinggungan? Wong, mereka tadinya saling kerjasama dalam melawan Komunis Soviet di kamp-kamp pelatihan Mujahidin di Peshawar Pakistan. Istilah Al Qa’idah itu sendiri kan munculnya dari istilah kamp-kamp itu.

Saya nasehatkan, saudara-saudara pemuda Islam yang sangat semangat dengan Jihad. Janganlah Anda tertipu oleh ulah konyol dagelan-dagelan kapitalis yang nyaru menjadi “syaikh mujahid” itu. Sadarlah kawan, berjuanglah di jalur yang lurus, jangan mau ditipu orang-orang jahat itu.

Wallahu A’lam bisshawaab.

== Pengamat ==

Iklan

2 Responses to Informasi Penting Soal Terorisme

  1. jhono berkata:

    Aku bingung menanggapinya,benar-benar Dunia penuh sandiwara,lebih baik aku berharap kepada sang Pencipta Alam Semesta Alam ini yang sudah Pasti dan Nyata.Amin

  2. hulubalang berkata:

    Alhamdulillahirobbil’alamin.
    @pengamat
    Sekarang ini tahun 2011 november
    artikel diatas sangat jauh dari yang sebenarnya terjadi.Mungkin penulis artikel diatas (@pengamat)Hobinya main catur ya !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: