Kiamat 2012 dan Misteri UFO

Minggu-minggu ini kita disibukkan dengan berita seputar release film “2012”. Film ini unik, bukan hanya karena isinya kontroversial, tetapi judulnya hanya berupa angka. Hal ini mengingatkan kita kepada kode “911” sebelum kemudian muncul Tragedi WTC, 11 September 2001. Di media maupun internet, film 2012 menyita perhatian luar biasa. Secara pribadi saya sangat apresiatif dengan fatwa MUI Kab. Malang yang mengharamkan film “2012” itu. Baguslah, ada sikap determinatif ketika menghadapi masalah-masalah seperti ini.

Satu poin menarik dari film “2012” adalah tentang UFO. Singkat kata, Zaskia Mecca dan Hanung Bramantyo diwawancarai wartawan infotainment, menanyakan komentar mereka tentang film “2012” itu. Mereka ditanya tentang makhluk asing yang bernama UFO. Apakah mereka percaya? Dengan jelas dan tegas, Zaskia Mecca mempercayai adanya makhluk luar angkasa itu.

Terus terang saya tercenung mendengar komentar Zaskia Mecca itu. Terlalu lugu. Beberapa waktu lalu saat saya berkunjung ke rumah seorang teman, dia memarah-marahi anaknya yang masih SD karena percaya dengan UFO. Teman saya itu berkata tegas, “Nanti kamu musyrik kalau percaya dengan UFO!” Saya hanya terpaku menyaksikan kemarahan teman itu kepada anaknya. Dia marah besar dan sangat emosional saat bicara soal UFO.

Lalu UFO sendiri itu bagaimana? Ada atau tidak? Nyata atau hanya omong kosong?

UFO merupakan singkatan dari Unidentified Flying Object (suatu benda melayang yang tidak teridentifikasi). UFO sudah dibicarakan manusia sejak lama. Banyak orang mengklaim telah melihat UFO dengan segala macam bukti yang mereka sebutkan. Ada bukti foto, film, dan lainnya. Hingga kemarin sempat beredar rekaman video, katanya di atas lokasi Pasar Baru Jakarta ada benda UFO.

Banyak kalangan Islam terpengaruh oleh propaganda UFO ini. Salah satunya, Syaikh Muhammad Al Ghazali, salah seorang tokoh Mesir. Beliau juga percaya bahwa di luar angkasa ada kehidupan lain, seperti kehidupan kita di dunia ini. Beliau malah menampilkan dalil-dalil Al Qur’an untuk mendukung asumsinya.

Dari pembacaan yang saya lakukan selama ini dapat disimpulkan bahwa UFO ini hanya omong kosong belaka. Hanya bualan orang-orang yang tidak ada kerjaan. UFO ini hanya propaganda busuk untuk menyesatkan nalar manusia. Dengan keyakinan adanya UFO itu, nanti manusia digiring untuk memahami, bahwa agama itu tidak diperlukan. Sebab kehidupan seperti di dunia ini sifatnya umum (general), ada dimana-mana, tidak hanya di bumi saja.

Apa dalilnya untuk mengatakan bahwa UFO adalah omong kosong?

Pertama, tujuan akhir dari isu UFO adalah atheisme. Dari sini kita bisa mengetahui, bahwa isu UFO ini sesat semata. Sesuatu yang ujungnya sesat, pangkalnya pasti sesat.

Kedua, kalau UFO itu benar-benar ada, maka ia akan diceritakan manusia sejak jaman dahulu. Bukan hanya saat-saat jaman modern saja. Tentu yang menjadi saksi kehadiran UFO itu bukan hanya manusia jaman kita, tetapi juga manusia jaman Fir’aun dulu, manusia jaman Nabi Huud, dan sebagainya. Tetapi kan hebohnya baru di abad-abad modern, ketika para saintis materialis bersikap jumawa dengan ilmu yang mereka kuasai.

Ketiga, seluruh bukti-bukti yang diklaim sebagai bukti adanya UFO adalah bukti-bukti yang tidak jelas, samar, banyak diselimuti kabut ketidak-jelasan. Seluruh bukti-buktinya tidak ada yang meyakinkan. Kita tidak pernah mendapati bukti adanya UFO dengan bukti terang-benderang, seperti terangnya matahari saat siang, seperti bulan yang bercahaya di saat malam, atau seperti jatuhnya meteor ke permukaan bumi. Tidak pernah ada bukti yang meyakinkan. Selalu saja dipenuhi dengan selubung-selubung kekaburan. Masak sih, dalam waktu ribuan tahun sejak jaman Bani Israil di masa Ya’qub As, tidak ada bukti yang sangat meyakinkan?

Keempat, UFO itu kan diklaim sebagai makhluk asing di luar angkasa. Mereka diklaim sebagai masyarakat (koloni) yang memiliki kehidupan di luar angkasa, dan sebagian mereka mampu datang ke bumi. Kalau begitu, mengapa mereka tidak ada satu pun yang tertangkap tangan secara utuh di bumi? Atau tidak ada satu pun dari mereka yang melakukan kontak komunikasi, bergaul dengan manusia, dan sebagainya. Kalaupun ada, umumnya hanya di film-film fiksi. Sebagai sebuah koloni, tidak mungkin tidak ada jejak-jejaknya. Pasti ada jejaknya. Wong seekor ular yang melintas di atas lumpur meninggalkan jejak, masak sebuah koloni masyarakat tidak ada jejaknya sama sekali?

Kelima, ini yang paling konyol, sifat-sifat UFO itu ternyata diciptakan sendiri oleh pikiran manusia. Disana digambarkan UFO memiliki pesawat, bentuknya piring terbang. Pesawat bisa mendarat, berbentuk bulat, memiliki cahaya, dilengkapi alat-alat mesin canggih. UFO dipercaya lebih pintar dari manusia, bentuknya aneh, berkomunikasi dengan bahasa mesin, sangat peka dalam menginderai benda-benda, punya kemampuan listrik, punya kemampuan persenjataan, sering memakai laser, dll. Pokoknya, UFO lebih canggih dan pintar ketimbang manusia. Tetapi rata-rata mereka berpenampilan jelek (he he he).

Kalau Anda tahu, sifat-sifat yang dilekatkan kepada UFO di atas adalah hasil ciptaan manusia sendiri. Manusia terinspirasi dengan khayalan-khayalan tentang dunia yang asing, unik, dan sensasional. Lalu muncullah gambaran-gambaran tentang UFO. Ini semua hanya hasil pikiran ilmuwan-ilmuwan gendeng, tidak bermoral, dan atheis.

Lalu dimana letak inti kebohongannya?

Perlu dipahami, bahwa pesawat, kendaraan, alat komunikasi, senjata, sinar, dan apapun yang diklaim sebagai milik UFO itu, semuanya adalah alat-alat yang terikat hukum teknologi. Maksudnya, secara teknik kita harus memikirkan bagaimana alat-alat itu bisa muncul?

Misalnya, pesawat berbentuk piring terbang. Mengapa harus piring terbang? Bagaimana ia bisa melayang-layang di udara kalau bentuknya seperti piring terbang? Dimana letak bahan bakar, roket pendorong, serta alat kemudinya? Bahan bakar apa yang mereka pakai? Bahan bakar fosil, nabati, atau nuklir? Kalau nuklir, dimana mereka membuat reaktornya dan bahan radioaktif apa yang mereka pakai? Kalau mereka memakai senjata berupa sinar laser. Sinar lasernya dari bahan apa? Bagaimana cara membangkitkan sinar itu? Bagaimana cara mengisolasinya? Sejauhmana kekuatan sinarnya? Dan banyak pertanyaan-pertanyaan teknis yang tidak terjawab. Kita tahunya, semua itu tiba-tiba muncul begitu saja, misterius, membuat heboh dimana-mana. Padahal secara teknik sangat rumit perhitungannya.

Nah, setelah Anda paham bahwa alat-alat yang dipakai UFO itu harus memiliki landasan teknologi tertentu. Sekarang kita tanyakan, apakah kondisi alam dimana UFO itu tinggal sama dengan kondisi bumi? Ini pertanyaan fundamentalnya. Sebab harus Anda pahami, bahwa semua teknologi yang dikembangkan manusia selama ini, hal itu bertumpu kenyataan riil kehidupan di bumi. Semua jenis teknologi bertumpu pada kenyataan natural yang ada di bumi, meskipun itu adalah komputer super canggih, Deep Blue.

Sedangkan kita tahu, bahwa UFO selama ini digambarkan sebagai makhluk asing dari luar angkasa. Apakah kondisi di luar angkasa sama dengan kondisi di muka bumi? Jangankan di tempat-tempat yang jauh, di Mars saja sangat berbeda kondisinya dengan bumi. Kalau variable-variable lingkungannya berbeda, pasti teknologi yang dibutuhkannya juga berbeda. Itu pasti. Teknologi akan mengikuti kondisi di sekitarnya.

Maka ketika UFO digambarkan punya pesawat terbang, berbentuk piring terbang, punya alat-alat canggih, punya senjata laser, berkomunikasi dengan bahasa mesin, dll. semua ini hanyalah omong kosong belaka. Semua ini hanya bualan kosong ilmuwan-ilmuwan atheis, tak bermorasl, dan bejat.

UFO digambarkan sedemikian rupa dengan segala keanehannya, tetapi variabel-variabel yang menyertai segala hal yang bersangkutan dengan UFO itu mengacu kepada kondisi-kondisi di bumi. Makhluknya dari angkasa luar, tapi kondisi-kondisi yang mengelilinginya adalah kondisi bumi. Aneh bin ajaib!!!

Jadi, UFO dan kawan-kawan, hanyalah hasil omong kosong manusia-manusia kotor akal, manusia dungu yang suka menipu manusia dengan sensasi-sensasi. Mereka adalah manusia-manusia keji yang tidak memiliki pekerjaan apapun, selain menipu manusia dengan omong kosong.

Akhirul kalam, walhamdulillah Rabbil ‘alamiin. Tidak ada kebenaran suci dan mutlak, selain yang bersumber dari Allah dan Rasul-Nya.

AMW.

Iklan

20 Responses to Kiamat 2012 dan Misteri UFO

  1. terserah orang mau ngomong

  2. saya tidak percaya kiamat 2012 yg tahu hanya allah swt

  3. eko berkata:

    saya percaya ufo soalnya manusia tidak mungkin bisa buat pesawat yang super besar bahkan tiba tiba melaju sangat cepat menghilang

  4. KaKa berkata:

    Misterinya dibicarakan sepanjang zaman. Kemunculannya pun dipelajari, namun tak pernah ada hasil yang memuaskan.
    Unidentified Flying Object adalah misteri sepanjang zaman. Kemunculannya begitu fenomenal karena telah dicatat sejak ribuan tahun lalu.Kala itu suku Indian Asteken yang mukim di Jazirah Meksiko, misalnya, telah menggambarkannya berikut awak yang berpakaian ala astronot. Profilnya tak jauh beda dengan yang diceritakan saksi-saksi dari abad 20-an. Ribuan tahun benda terbang tak dikenal ini dipelajari, selama itu pula tak ada hasil yang memuaskan.
    Bagi para enjinir, contoh subyek yang sampai kini masih terus dikejar adalah kemampuannya menghilang dan manuverabilitasnya yang tinggi. Pakar aeronotik militer AS adalah yang paling gencar menelitinya. Terhitung sejak peristiwa jatuhnya UFO di Roswell, New Mexico, pada 1947, sejumlah proyek rahasia dibuat untuk menguak kehebatannya.

    Amerika Serikat memang satu diantara segelintir negara yang memiliki kepedulian tinggi. Ini adalah sebuah kenyataan. Pasalnya, dua presiden pun sempat terlibat dengan sebuah proyek rahasia yang berkaitan dengan kehadiran makhluk asing ini. Mereka adalah Herry S. Truman dan Dwight D. Eisenhower, yang terlibat langsung dalam komite investigasi UFO bersandi Majestic Twelve. Subyeknya adalah beberapa tubuh mahkluk asing yang jatuh bersama pesawatnya di Roswell, New Mexico, pada 1947.

    Meski dikatakan tak ada hasil, namun sesungguhnya telah bermunculan berbagai teori dan hipotesa yang berkaitan dengannya. Hipotesa tentang kemampuan menghilang dari pandangan mata dan manuverabilitasnya yang tinggi berikut ini, adalah betapa enjinir Indonesia juga tertarik untuk memperhatikannya.

    Decoy system

    Perihal kemampuannya menghilang dari pandangan mata sesungguhnya telah ditunjukkan dalam beberapa kesaksian. Dalam kaitan ini, UFO biasanya menampakkan diri pada waktu senja menjelang malam atau dinihari menjelang fajar. Menurut saya, ini adalah penampakan yang tak disengaja yang berbeda maknanya dengan penampakan di siang hari.

    Dikatakan tak sengaja karena penampakkan pada senja dan dinihari umumnya tak lama. Kenyataan ini sebenarnya patut dipertanyakan mengingat jangan-jangan mereka memang selalu kesulitan mengoperasikan peralatan pengelabu (decoy system) pada kedua tenggang waktu tersebut. Hal ini dimungkinkan karena seperti kita rasakan pada kedua waktu itu ada perubahan kepadatan frekuensi cahaya Matahari. Senja menurun, pada dinihari kepadatannya meningkat.

    Perubahan inilah yang memungkinkan peralatan pengelabu menjadi kacau untuk sementara waktu, dan akan kembali normal (pesawat kembali menghilang) setelah awaknya mencocokkan pada kepadatan frekuensi aktual. Teori atau hipotesa ini setidaknya membimbing kita pada dugaan bahwa jangan-jangan mereka sebenarnya ada di sekitar kita namun optik mata manusia tak bisa melihatnya.

    Hipotesa ini setidaknya diperkuat dengan kenyataan bahwa pada siang hari mereka juga kerap menampakkan diri namun dalam waktu yang cukup lama. Apa artinya ini? Mengingat pada siang hari frekuensi cahaya cenderung tetap, penampakkannya tiada lain adalah untuk show of existense. Sebuah penampakan yang memang disengaja.

    Di Bumi, teori pembiasan jati diri kira-kira bisa dijelaskan dengan kemampuan burung Tengkek Urang (King Fisher). Diantara burung-burung lain, hanya burung inilah yang memiliki kemampuan membaca gerak dan posisi ikan di dalam air. Ini artinya, di alam ini memang ada pengecualian dalam sistem penglihatan pada makhluk tertentu.

    Hal lain adalah manuverabilitasnya yang tinggi. Dari sekian kesaksian, banyak yang mengatakan bahwa terkadang mereka berlama-lama memberi kesempatan untuk dilihat. Namun, ketika sudah diburu (dengan pesawat tempur, misalnya), mereka bisa dengan tiba-tiba melesat dengan pola gerak yang sulit untuk diikuti pesawat terbang yang paling canggih sekalipun. Seorang penerbang tempur TNI AU bahkan pernah mengungkap, pola gerak UFO yang tertangkap di radar pesawatnya benar-benar ajaib. Lintasannya lurus dan sesekali patah-patah dengan kecepatan yang luar biasa. Sepengetahuannya, belum pernah ada pesawat buatan manusia yang bisa melakukan ini.

    Untuk itu, pesawat UFO harus memiliki WTR (Weight to Thrust Ratio) yang besar sekali. WTR bisa diartikan sebagai nisbah gaya dorong terhadap berat pesawat. Untuk manuver terkenalnya, Pugatchev Kobra, pesawat tempur Su-27 Flanker buatan Uni Soviet sekurang-kurangnya butuh WTR sebesar 2. Itu karena untuk menengadahkan hidung lalu menurunkannya dalam posisi terbang level, diperlukan gaya dorong konstran minimal dua kali berat pesawatnya.

    WTR yang dimiliki UFO haruslah jauh lebih besar dari sekadar keunggulan mesin pendorong Su-27 ini. Namun, diluar itu, yang paling mengagumkan adalah bahwa UFO tak memiliki bentuk aerodinamis sebagaimana laiknya pesawat terbang yang memiliki sayap. Tanpa sayap, bagaimana ia bisa memperoleh gaya angkat (lift force) untuk melawan gravitasi? Satu-satunya penjelasan untuk kejanggalan ini adalah teori gasing. Kita tentu pernah melihat bahwa setelah diputar, meski tanpa sayap, benda ini bisa melompat-lompat ke udara. Putaran terhadap sumbu rotasinya telah menciptakan energi diri untuk melepaskan dari dari gravitasi.

    Jika memang kemampuan gasing melekat padanya, pertanyaan selanjutnya adalah seberapa dahsyat mesin pendorong yang dimilikinya. Untuk mesin-mesin pesawat buatan manusia, biasanya berlaku persamaan bahwa besarnya gaya dorong adalah sama dengan kelipatan jumlah massa medium dengan perubahan kecepatan medium. Persamaan ini dibuat untuk menjelaskan andil udara (atmosfer) dalam proses pembakaran mesin.

    Akan tetapi bagaimana dengan pesawat-pesawat antar-galaksi seperti UFO yang umumnya bekerja di ruang hampa? Nampaknya, untuk yang satu ini memang belum ditemukan jawaban yang memuaskan selain bahwa mesin yang disandangnya mestinya sudah jauh lebih canggih dari sekadar turbin gas. Bagi mereka, mesin tercanggih yang ada di Bumi sudah terlampau kadaluwarsa

  5. KaKa berkata:

    Benda Terbang Aneh (BETA) identik dengan makna dari istilah bahasa Inggris: Unidentified Flying Object (UFO) atau sering kali disebut sebagai benda terbang tak dikenal adalah istilah yang digunakan untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang yang tidak bisa diidentikasikan oleh pengamat dan tetap tidak teridentifikasi walaupun telah diselidiki. Berikut beberapa catatan mengenai penampakan UFO dari zaman kuno, termasuk pada jaman Nabi Muhammad SAW :

    1. Sastra Hindu Kuno, Ramayana.
    Menguraikan penggunaan mesin terbang rumit, yang kemudian menjadi objek terhadap spekulasi tentang BETA.
    2. Penulis Romawi, Iulius Obsequens.
    Menulis bahwa pada tahun 99 SM, “Di Tarquinia menjelang matahari terbenam, objek bulat, seperti globe, perisai bundar atau bulat, terbang di langit dari barat menuju timur“.
    3. Pada Jaman Nabi Muhammad SAW.
    Usaid bin Hudhair melihat gumpalan awan yang menyerupai payung. Awan tersebut terlihat sangat indah dihiasi dengan benda berkedip-kedip seperti lampu bergantungan, terang bercahaya. Akhirnya awan tersebut terbang lebih tinggi kemudian menghilang.
    4. Pada Tanggal 24 September 1235.
    Jendral Yoritsune dan pasukannya mengamati bola aneh bercahaya yang terbang dengan pola tak beraturan di langit malam dekat Kyoto, Jepang. Penasihat jendral menyuruhnya agar tidak usah khawatir, itu hanyalah angin yang menyebabkan bintang kelihatan bergoyang.
    5. Pada Tanggal 14 April 1561.
    Langit di atas Nuremberg, Jerman, dilaporkan bahwa dipenuhi oleh banyak objek yang tampaknya sedang melakukan pertempuran di udara. Menurut cerita, bola-bola kecil dan cakram-cakram muncul dari tabung besar.

    Ukiran kayu pada tahun 1566 karya Hans Gleser, yang melukiskan kejadian di Nuremberg tahun 1561.

    Penampakan-penampakan UFO biasanya dihubungkan sebagai gejala supernatural, malaikat dan simbol-simbol keagamaan lainnya. Beberapa penyelidik mempercayai penampakan tersebut sebagai penampakan benda aneh di zaman kuno yang berhubungan dengan laporan piring terbang di zaman modern.

  6. KaKa berkata:

    UFO DAN ALIEN JUGA CIPTAAN ALLAH SWT!!!!!!

  7. abisyakir berkata:

    @ Kaka…

    Komentar ini saya ijinkan ditampilkan. Tapi saya beri Anda peringatan “lampu merah”. Sebab pada komentar sebelum ini Anda telah mencaci-maki saya dengan kata-kata tidak senonoh. Mohon, kalau memang merasa memiliki kebenaran, sampaikan saja. Tidak usah emosi dan bersikap seperti preman. Sementara ini tidak perlu saya tanggapi komentar Anda. Anda berdiri di atas ilusi para pengamat sains yang sering mencari hal-hal yang aneh-aneh, asing, tetapi sifatnya sangat spekulatif dan tidak bisa dipertanggung-jawabkan. Ini hanya ilusi sains belaka.

    AMW.

  8. abisyakir berkata:

    @ Kaka…

    Ini perkataan Anda:

    Berikut beberapa catatan mengenai penampakan UFO dari zaman kuno, termasuk pada jaman Nabi Muhammad SAW :

    1. Sastra Hindu Kuno, Ramayana.
    Menguraikan penggunaan mesin terbang rumit, yang kemudian menjadi objek terhadap spekulasi tentang BETA.
    2. Penulis Romawi, Iulius Obsequens.
    Menulis bahwa pada tahun 99 SM, “Di Tarquinia menjelang matahari terbenam, objek bulat, seperti globe, perisai bundar atau bulat, terbang di langit dari barat menuju timur“.
    3. Pada Jaman Nabi Muhammad SAW.
    Usaid bin Hudhair melihat gumpalan awan yang menyerupai payung. Awan tersebut terlihat sangat indah dihiasi dengan benda berkedip-kedip seperti lampu bergantungan, terang bercahaya. Akhirnya awan tersebut terbang lebih tinggi kemudian menghilang.
    4. Pada Tanggal 24 September 1235.
    Jendral Yoritsune dan pasukannya mengamati bola aneh bercahaya yang terbang dengan pola tak beraturan di langit malam dekat Kyoto, Jepang. Penasihat jendral menyuruhnya agar tidak usah khawatir, itu hanyalah angin yang menyebabkan bintang kelihatan bergoyang.
    5. Pada Tanggal 14 April 1561.
    Langit di atas Nuremberg, Jerman, dilaporkan bahwa dipenuhi oleh banyak objek yang tampaknya sedang melakukan pertempuran di udara. Menurut cerita, bola-bola kecil dan cakram-cakram muncul dari tabung besar.

    Ukiran kayu pada tahun 1566 karya Hans Gleser, yang melukiskan kejadian di Nuremberg tahun 1561.

    Penampakan-penampakan UFO biasanya dihubungkan sebagai gejala supernatural, malaikat dan simbol-simbol keagamaan lainnya. Beberapa penyelidik mempercayai penampakan tersebut sebagai penampakan benda aneh di zaman kuno yang berhubungan dengan laporan piring terbang di zaman modern.

    Jawaban dari saya:

    UFO itu dibayangkan sebagai makhluk yang cerdas, lebih cerdas dari manusia. Mereka punya pesawat, teknologi, alat komunikasi yang sangat canggih, melebihi apa yang ada di tangan manusia. Sekali waktu UFO menampakkan diri, lalu pergi lagi, menghilang. Lalu dikembangkan berbagai ilusi, bahwa di luar angkasa ada berbagai kehidupan seperti di bumi, hanya makhluknya berbeda, peradabannya berbeda, alat-alat teknologinya berbeda.

    Bantahan:

    = Kalau di angkasa ada kehidupan alien dan sebagainya, mengapa yang kelihatan sedikit sekali, hanya sekali-kali muncul, lalu lenyap lagi? Namanya kehidupan, pasti makhluknya banyak, tidak satu dua, tetapi bisa ribuan masyarakat, jutaan makhluk. Tetapi dari dulu yang segitu-segitunya?

    = Mengapa alien selalu digambarkan memiliki piring terbang, punya pesawat, punya alat-alat elektrik yang canggih? Apakah kondisi alam dimana alien itu berada sama seperti kita? Bukankah kebutuhan manusia pada pesawat, alat komunikasi, teknologi elektrik, dst. itu sangat terkait dengan kondisi kita di bumi? Coba Anda pikir! Listrik itu muncul karena kondisi-kondisi alam yang ada di bumi, khususnya karena adanya kutub utara dan selatan yang mempengaruhi magnet. Di luar angkasa, belum tentu ada kondisi yang sama. Nah, ini kan sikap simplisit, menyederhanakan masalah. Banyak ilmuwan bodoh membuat ilusi kehidupan aneh di angkasa, dengan kenyataan alam di bumi. Aneh.

    = Kalau alien itu ada, malah katanya sudah diketahui sejak jaman Romawi, mengapa dari dulu tidak pernah ada kunjungan resmi alien-alien itu ke muka bumi? Dari dulu seperti “kucing-kucingan”, seolah muncul, lalu lenyap lagi. Masak selama ribuan tahun alien masih malu-malu datang ke bumi? Ini adalah aneh suraneh, aneh sekali.

    Sudahlah, lupakan saja ilusi seputar UFO dan omong kosong sejenisnya. Saya termasuk yang tidak percaya bahwa Neil Amstrong pernah menginjakkan kakinya di bulan. Saya sepakat dengan para penganut teori konspirasi dalam soal itu. Terimakasih.

    AMW.

  9. abisyakir berkata:

    @ Kaka…

    Anda mengatakan: “UFO DAN ALIEN JUGA CIPTAAN ALLAH SWT!!!!!!”

    Komentar saya: Halah, ini hanya logika apologi, untuk mencari selamat. Setelah tidak memiliki dalil untuk dijadikan pegangan, keluarlah dalil terakhir, “Semua itu ciptaan Allah.” Mungkin Anda juga akan setuju dengan omongan orang sejenis yang mengatakan, “Evolusi Darwin pada manusia terjadi dengan ijin Allah juga. Jadi tidak ada pertentangan antara sains dan agama.”

    Laa haula wa laa quwwata illa billah. Itu adalah pemikiran-pemikiran orang picik, sempit akal, sempit dada. Mereka menjadikan sains manusia sebagai hakim atas Wahyu Allah. Laa haula wa laa quwwata illa billah. Mereka ingin tetap beriman, tetapi juga tidak mau menyalahi teori sains, maka mereka melakukan pemaksaan-pemaksaan terhadap dalil-dalil agama.

    Begini lho ya, saya beri ilustrasi sedikit. Sepandai-pandainya teknologi (sains) manusia, sifatnya hanyalah INVESTIGATIF (mengetahui sesuatu melalui serangakaian pengamatan, penelitian, uji coba, dll). Jadi ilmu manusia tidak pernah bersifat OTORITATIF (memiliki wewenang). Manusia hanya mampu MENGETAHUI, tidak pernah bisa MENCIPTAKAN. Itu pun yang diketahui sangat sedikit dibanding yang tidak diketahui.

    Jadi, jangan pernah bersikap angkuh di hadapan Dzat Yang Maha Tinggi, Allah Al A’la.

    AMW.

  10. ozon berkata:

    Saya setuju dengan tulisan di atas..,UFO adalah benda pengecut yg menampakkan diri sebentar lalu menghilang tanpa bekas.Dengan cara2 seperti itu sejauh ini fenomena UFO telah sukses mempermainkan/mempengaruhi pikiran orang2/masyarakat kalau seolah-olah UFO adalah kendaraan alien dari planet lain.Hal itu juga di dukung oleh media dan infotaiment yg membikin UFO adalah dari planet lain.Propaganda dengan cara ini sangat2 jitu mempengaruhi pikiran orang dalam waktu singkat..,jelas sekali bahwa seseorang yg membuat benda terbang itu sangat pintar dalam hal psikologi/shock terapy.Cara semacam ini biasanya diterapkan oleh agen2 rahasia/kelompok/perkumpulan/organisasi tertentu untuk mempengruhi/mengajak masyarakat supaya mengikutinya.
    Mengenai sifat2 dari UFO itu,sebenarnya mereka takut oleh kita/orang2 karena seolah-olah mereka sangat tidak mau diketahui/di sentuh oleh orang karena mungkin takut terbongkar rahasia2 nya..,jadi mereka semacam bersembunyi dan mengamati dari jauh,tidak berani mendekat pada orang2.Mereka hanya berani mendekat ketika orang2 sudah lemah dan terpengaruh olehnya.
    Jadi menurut saya,jangan terpengaruh oleh propaganda dibalik fenomena UFO yg seolah-olah dari planet lain.Kita harus menghargai diri kita sendiri sebagai manusia dari pada terpengaruh oleh barang2 yg kayak mangkok/kaleng terbang atau hal2 yg konyol lainnya.

  11. Pi2n berkata:

    Walah kok pada berpikiran sempit. Yang mengaku islam harus punya pikiran yg positif dong. Islam adalah agama yg pandai. Jadi umatnya juga harus pinter2. Knapa berpikir picik dan membatasi diri. Ufo & alien emang benar2 ada. Dan mereka nyata. Cuman wkt dan kemampuan kita yg blm sempurna untuk menerimanya. Sebagai bahan kajian & pembanding. Dahulu jaman para nabi dan rosul sudah ada yg namanya cacing didalam perut manusia. Tapi apakah manusia waktu itu bisa menerima kenyataan tsb? Tolong buka hati dan pikiran dan camkan Islam tdk boleh jadi bodoh. ISLAM HARUS PINTAR

  12. Pi2n berkata:

    Dan ingat Allah menciptakan alam semesta, apakah moderator berpikir berapa milyar galaksi dan berapa bilyun planet. Tolong sebutkan nama dan letak planet2 tsbt. Apakah anda mampu. Coba hitung rongga pori2 pada ujung jempol anda. Jadi bukalah hati dan pikiran untuk menerima kenyataan. Anda pasti punya jawaban. Apakah Allah menciptakan alam semesta hanya untuk disia siakan? Allah punya tujuan yg kita tidak ketahui. Dan saya yakin stiap planet punya mahluk yg ditugaskan menjadi khalifah Alloh diplanet itu. Suatu pengingkaran besar dan pendustaan yg amat keji jika kita tidak mengakui kekuasaan Alloh SWT.

  13. abisyakir berkata:

    @ Pipin…

    Iya, kita memahami Keagungan Allah Ta’ala. Kita paham, alhamdulillah. Tetapi kita jangan menjadi Ummat “pecundang”. Apapun yang diteorikan orang kafir, kita ikut-ikutan menerima. Kalau kafir bilang UFO, kita pun ikut yakin dengan UFO. Kafir bilang, sudah ke bulan. Kita pun percaya, mereka sudah ke bulan. Kafir bilang, WTC oleh anak buah Usamah bin Laden. Kita pun percaya saja. Ini tak boleh. Kita harus kritis. Ilmu Islam itu independen, tidak ikut-ikutan millah orang kafir.

    Anda ini ngomong nya ngawur ya. Masak kita menyanggah teori UFO, lalu disebut mengingkari Keagungan Allah. Ini pikiran konyol dan bodoh. Orang Barat sendiri banyak yang mempertanyakan kebenaran teori UFO itu. Anda itu aneh, diajak diskusi malah main vonis seenaknya. Siapa sih yang picik? Kami atau Anda?

    Anda meyakini di luar sana ada kehidupan seperti kita di bumi ini. Sebagai Muslim, Anda akan ditanya, “Atas dasar apa Anda punya keyakinan seperti itu? Apakah ada dalilnya dari Kitabullah dan Sunnah, atau dalil nazharah yang meyakinkan sehingga Anda punya dalil di sisi Allah?” Kalau dalilnya cuma duga-dugaan saja, Al Qur’an sudah menjelaskan, “Innaz zhanna laa yughni minal haqqi syai’a” (prasangka itu tidak cukup untuk mencapai kebenaran sedikit pun).

    Tolong deh, kalau terdesak jangan mudah memvonis orang lain tidak mengakui kekuasaan Allah. Itu tidak adil.

    AMW.

  14. Pi2n berkata:

    Mf pak moderator. Bkn pandangan saya untuk memvonis orang lain. Tp bknkah anda sendiri yg memvonir diri amda sendiri. Coba anda pahami Alquran punya arti dan makna tersirat bukan tersurat. Cb kaji kembali tentang kandungan Alquran yg mengacu pada kendaraan. Tlg beri saya kejelasan

  15. abisyakir berkata:

    @ Kang Pipin…

    Begini Kang. Menurut teori Barat, UFO itu ada. Sebagai teori, kan boleh diterima, boleh juga ditolak. Tidak setiap yang dari Barat, harus diterima. Kepada siapapun, selain Wahyu Allah, kita harus bersikap kritis. Jadi, bila ada yang tidak menerima teori UFO dengan alasan2 logis, jangan disalahkan. Toh, ia baru sebatas teori yang belum menjadi fakta. Apa yang disebut fakta seputar UFO, kebanyakan hanya klaim saja.

    Nah, mengapa atas sikap seperti itu Anda menyebut saya, atau yang semisal saya, sebagai tidak percaya Kekuasaan Allah? Nah, itu yang tidak kami setujui. Bagaimana bisa, dari masalah menolak teori UFO, lalu dikaitkan dengan menolak Kekuasaan Allah? Apakah dalam firman Allah disebutkan tentang UFO, sehingga bila kita tidak mempercayai UFO, kita akan masuk golongan orang yang kafir kepada firman Allah? Begitukah…

    Ini kan hanya alih-alih Anda sendiri. Anda mencari-cari dalil sebisanya, meskipun tidak memiliki relevansi yang layak. Karena seseorang tidak percaya teori UFO, Anda cari-cari alasan untuk menjatuhkan orang itu dengan dalih “Kekuasaan Allah”. Kasihan sekali deh…

    ==> Al Qur’an memiliki makna tersurat dan tersirat (atau eksplesit dan impilisit). Sebenarnya, kalau mengikuti kaidah tafsir Al Qur’an, bukan seperti itu istilah yang dipakai. Istilah semisal itu banyak menjadi dalih kaum shufi untuk membenarkan keyakinan2 mereka.

    Secara tafsir, makna ayat-ayat Al Qur’an itu ada 2, yaitu makna khusus dan makna umum. Makna khusus, ayat-ayat Al Qur’an ditafsirkan sesuai latar belakang historisnya (asbabun nuzul). Contoh, kisah seputar pengorbanan Nabi Ismail As. Kisah itu bertutur secara khusus tentang pengalaman hidup beliau. Makna umum, ayat-ayat Al Qur’an dipahami sesuai konteks lafadz bahasa Arabnya. Jadi tidak harus dibatasi sebab-sebab historisnya. Nah, inilah yang dikehendaki oleh para ahli tafsir dari kalangan Ummat ini. Contoh, dalam kisah Nabi Ismail disana ada hikmah seputar jiwa pengorbanan. Siapapun bisa berkorban di jalan kebaikan, demi mendapatkan ridha Allah. Jadi, pengorbanan itu tidak hanya milik Nabi Ismail As.

    Kemudian juga ada pembagian lain, seperti makna lafzhiyah, makna bir riwayah, makna majazi, dll. yang tentu para ahli ulumul Qur’an lebih layak menjelaskannya. Dari itu pula lalu muncul keragaman tafsir Al Qur’an dari berbagai bidang kajian ilmu.

    ==> Kandungan Al Qur’an tentang kendaraan. Saya kurang memahami apa yang Anda maksudkan. Mohon maaf, saya tidak memahaminya. Ayat-ayat Al Qur’an memang membahas tentang kendaraan, seperti onta, kuda, himar/keledai, dan perahu di lautan. Tapi saya tidak memahami, apa kaitannya kendaraan tersebut dengan pertanyaan Anda. Terimakasih.

    AMW.

  16. abisyakir berkata:

    @ Kang Pipin…

    Begini Kang. Menurut teori Barat, UFO itu ada. Sebagai teori, kan boleh diterima, boleh juga ditolak. Tidak setiap yang dari Barat, harus diterima. Kepada siapapun, selain Wahyu Allah, kita harus bersikap kritis. Jadi, bila ada yang tidak menerima teori UFO dengan alasan2 logis, jangan disalahkan. Toh, ia baru sebatas teori yang belum menjadi fakta. Apa yang disebut fakta seputar UFO, kebanyakan hanya klaim saja.

    Nah, mengapa atas sikap seperti itu Anda menyebut saya, atau yang semisal saya, sebagai tidak percaya Kekuasaan Allah? Nah, itu yang tidak kami setujui. Bagaimana bisa, dari masalah menolak teori UFO, lalu dikaitkan dengan menolak Kekuasaan Allah? Apakah dalam firman Allah disebutkan tentang UFO, sehingga bila kita tidak mempercayai UFO, kita akan masuk golongan orang yang kafir kepada firman Allah? Begitukah…

    Ini kan hanya alih-alih Anda sendiri. Anda mencari-cari dalil sebisanya, meskipun tidak memiliki relevansi yang layak. Karena seseorang tidak percaya teori UFO, Anda cari-cari alasan untuk menjatuhkan orang itu dengan dalih “Kekuasaan Allah”. Kasihan sekali deh…

    ==> Al Qur’an memiliki makna tersurat dan tersirat (atau eksplesit dan impilisit). Sebenarnya, kalau mengikuti kaidah tafsir Al Qur’an, bukan seperti itu istilah yang dipakai. Istilah semisal itu banyak menjadi dalih kaum shufi untuk membenarkan keyakinan2 mereka.

    Secara tafsir, makna ayat-ayat Al Qur’an itu ada 2, yaitu makna khusus dan makna umum. Makna khusus, ayat-ayat Al Qur’an ditafsirkan sesuai latar belakang historisnya (asbabun nuzul). Contoh, kisah seputar pengorbanan Nabi Ismail As. Kisah itu bertutur secara khusus tentang pengalaman hidup beliau. Makna umum, ayat-ayat Al Qur’an dipahami sesuai konteks lafadz bahasa Arabnya. Jadi tidak harus dibatasi sebab-sebab historisnya. Nah, inilah yang dikehendaki oleh para ahli tafsir dari kalangan Ummat ini. Contoh, dalam kisah Nabi Ismail disana ada hikmah seputar jiwa pengorbanan. Siapapun bisa berkorban di jalan kebaikan, demi mendapatkan ridha Allah. Jadi, pengorbanan itu tidak hanya milik Nabi Ismail As.

    Kemudian juga ada pembagian lain, seperti makna lafzhiyah, makna bir riwayah, makna majazi, dll. yang tentu para ahli ulumul Qur’an lebih layak menjelaskannya. Dari itu pula lalu muncul keragaman tafsir Al Qur’an dari berbagai bidang kajian ilmu.

    ==> Kandungan Al Qur’an tentang kendaraan. Saya kurang memahami apa yang Anda maksudkan. Mohon maaf, saya tidak memahaminya. Ayat-ayat Al Qur’an memang membahas tentang kendaraan, seperti onta, kuda, himar/keledai, dan perahu di lautan. Tapi saya tidak memahami, apa kaitannya kendaraan tersebut dengan pertanyaan Anda. Terimakasih.

    AMW.

  17. muhamad berkata:

    Abisyakir@ setelah saya baca koment anda saya menilai anda org keras kepala,anda tidak perna menerima pendapat org,tidak ada sifat profesionalis di diri anda.
    Anda terlalu menghafal buku2 salinan manusia,tanpa mempelajarinya.hanya menghafal.
    Bertriliyunan bintang dan planet di semesta ini,mungkinkah hanya planet bumi ini yg mendukung kehidupan?
    Banyak dan luas tanah di kampung kamu,apa hanya kamu yg bisa tggl disana?

  18. abisyakir berkata:

    @ Muhammad…

    @ Abisyakir, setelah saya baca koment anda, saya menilai anda org keras kepala. Anda tidak perna menerima pendapat org, tidak ada sifat profesionalis di diri anda. Anda terlalu menghafal buku2 salinan manusia, tanpa mempelajarinya. Hanya menghafal. Bertriliyunan bintang dan planet di semesta ini,mungkinkah hanya planet bumi ini yg mendukung kehidupan? Banyak dan luas tanah di kampung kamu,apa hanya kamu yg bisa tggl disana?

    Komentar: Bukan keras kepala Mas, tetapi kita memang berbeda pandangan. Anda setuju dan meyakini UFO, saya tidak. Dalam dunia pemikiran sains, perbedaan ini kan biasa terjadi. Tidak mungkin Anda berharap semua orang akan sama pendapatnya. Satu contoh mudah, mayoritas Fisikawan menerima teori “Relativitas” Einstein. Tetapi ada juga kalangan kritis yang terus menerus berusaha membantah teori itu. Dalam kenyataan seperti itu kan tidak bisa disebut “kalian keras kepala”. Dunia sains kan heterogen, bukan homogen; banyak perbedaan seluas perbedaan visi manusia itu sendiri.

    Saya tidak percaya dengan UFO, makhluk anatariksa, alien, dan sebagainya. Semua itu hanya propaganda semu untuk mengecilkan arti agam di muka bumi. Nanti manusia akan berkesimpulan, “Kehidupan tidak cuma di bumi saja. Maka klaim kebenaran tunggal di bumi dengan sendirinya gugur.” Maka bisa dibuktikan, bahwa banyak saintis material yang hidupnya jauh dari agama. Jiwanya resah, maka mereka gampang marah. Berbeda sedikit saja, jantungnya berdebar-debar kencang seperti membran speaker ukuran besar.

    Mohon dipahami. Terimakasih.

    AMW.

  19. Iwan berkata:

    Tidak percaya adanya kehidupan selain di bumi, tapi percaya teori konspirasi? ha ha ha… Nggak percaya kalau Amerika mendaratkan Astronout di bulan? wuakakak… Anda ingin pendapat anda dihargai oleh orang lain, tapi anda nggak menghargai pendapat orang lain? Menghargai pendapat orang lain bukan berarti menyetujui pendapat tsb…. Jika anda benar2 seorang muslim… Istighfar istighfar istighfar…. Maaf, orang2 seperti anda yang membuat orang2 muslim dan agama Islam jadi bahan tertawaan orang2 pembenci Islam… Semoga anda tdk mengatakan kalau Internet dan komputer itu ilmu dajjal dan buatan yahudi…

  20. abisyakir berkata:

    @ Iwan…

    Tidak percaya adanya kehidupan selain di bumi, tapi percaya teori konspirasi? ha ha ha…

    Respon: Gimana mau percaya, wong tidak ada buktinya. Buktinya kebanyakan hanya bersifat ASUMSI, PREDIKSI, DUGAAN, PROBABILITAS, dan sejenisnya. Tidak ada yang meyakinkan. Tidak semua teori konspirasi harus diterima; tetapi tidak semua harus ditolak; jadi kita harus memiliki tolok-ukur penguji terhadap teori konspirasi itu. Teori konspirasi seputar Amerika ke bulan, layak diterima. Buktinya, di jaman sekarang Amerika tidak pernah bisa mengulang “sukses”-nya mendaratkan manusia ke bulan. Padahal teknologi sekarang lebih canggih.

    Nggak percaya kalau Amerika mendaratkan Astronout di bulan? wuakakak… Anda ingin pendapat anda dihargai oleh orang lain, tapi anda nggak menghargai pendapat orang lain?

    Respon: Anda ini aneh. Pendapat yang menolak klaim Amerika ke bulan itu kan bukan pendapat saya, Mas. Itu banyak pengikutnya. Mereka itu yang disebut percaya teori konspirasi. Kalau itu pendapat saya pribadi, lalu saya paksakan, Anda baru boleh nuduh begitu. Lagi pula, sejak kapan Anda masuk blog ini? Apa disini ada indoktrinasi pemikiran begitu? Tidak kok, kita sharing dan diskusi.

    Menghargai pendapat orang lain bukan berarti menyetujui pendapat tsb…. Jika anda benar2 seorang muslim… Istighfar istighfar istighfar…

    Respon: Lho, apa yang mesti di istighfari. Berpendapat kan boleh ya. Boleh menerima, boleh tidak. Anda justru aneh, Anda memaksakan kehendak. Kalau kita tidak stuju dengan Anda, kita disuruh istighfar. Sebenarnya, siapa yang lebih berhak istighfar?

    Maaf, orang2 seperti anda yang membuat orang2 muslim dan agama Islam jadi bahan tertawaan orang2 pembenci Islam… Semoga anda tdk mengatakan kalau Internet dan komputer itu ilmu dajjal dan buatan yahudi…

    Respon: Ha ha ha… Anda kan akhirnya keluar konteks diskusi. Anda menjatuhkan orang lain dengan membuat asumsi-asumsi subyektif yang tidak ada dasarnya. Coba buktikan, siapa yang menertawakan Islam, karena membaca pendapat saya tentang UFO? Allahu Akbar… Saya baca di koran saat ada isu “crop circle” di Yogya kemarin. Pakar astronomi ITB mengatakan, isu seputar UFO sudah ada sejak tahun 70-an, tetapi sebagian besar tidak meyakinkan. Beliau mengutip pandangan mantan direktur CIA, bahwa isu UFO kebanyakan bohongnya.

    Anda tidak usah kekanak-kanakkan dengan pura-pura men-judge saya soal komputer, dajjal, Yahudi. Tidak usahlah. Cukup bagi Anda bersikap JUJUR ke diri sendiri. Itu sudah cukup, Mas. Sebab orang seperti Anda punya bakat menjadi OPORTUNIS, kalau kelak Anda menjadi seorang pejabat. Kaum oportunis kan begitu. Dalam dirinya ada nafsu terpendam, tetapi retorikanya selalu manis.

    Terimakasih.

    AMW.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: