Hukum Menonton Film “Kiamat 2012”

Alhamdulillah Rabbil ‘alamiin. Wasshalatu wassalamu ‘ala man laa nabiya ba’dahu Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in. Amma ba’du.

Bagaimana hukumnya menyaksikan film “2012” yang menghebohkan itu? Apakah halal, haram, atau tergantung penilaian masing-masing orang?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, tidak bisa diberi jawaban pendek, tetapi harus dirinci sesuai konteksnya, sehingga menghasilkan kesimpulan yang mantap. Di bawah ini beberapa catatan penting seputar film “2012”. Nanti pada ujungnya kita akan sampai pada kesimpulan akhir tentang film ini, insya Allah.

[01] Film “2012” dikeluarkan oleh Columbia Pictures dari Hollywood. Sebagaimana dimaklumi, Columbia Pictures adalah salah satu perusahaan film raksasa milik Yahudi. Mereka sudah puluhan tahun malang-melintang membentuk wajah budaya manusia, mengikuti garis-garis kepentingan Yahudi Internasional. Columbia Pictures, Warner Bros, Walt Disney, 20 Century, dll. sama saja. Mereka sangat pro dengan agenda westernisasi dan hedonisasi budaya manusia.

[02] Hukum asal nonton film sama dengan hukum menonton hiburan lain, yaitu pada awalnya BOLEH (mubah). Status kebolehan itu bisa berubah menjadi makruh, haram, atau afdhal, tergantung isi tontonan, cara menonton, serta akibatnya bagi kehidupan kaum Muslimin. Contoh, menyaksikan tontonan beladiri adalah boleh. Nabi Saw dan Aisyah Ra pernah menyaksikan adu beladiri di masjid, sampai Aisyah merasa bosan melihatnya. Tetapi menyaksikan tontonan beladiri di arena perjudian, campur-baur laki-laki dan wanita, disana banyak minuman-minuman keras, ada wanita pelacur berseliweran disana-sini, dll. maka tontonan seperti itu menjadi haram. Bukan karena beladirinya haram, tetapi karena kondisi arena tempat tontonan itu sendiri diadakan. Contoh lain, tontonan beladiri Smack Down. Tontonan ini penuh adegan rekayasa, penuh kekonyolan, penuh sikap hina dan menghinakan orang lain, menonjolkan kebengisan, tidak mengenal belas-kasih, hanya mengejar nafsu kesombongan. Maka tontonan Smack Down ini haram, karena isinya merusak akal-budi manusia. Jadi, hukum menonton film itu tergantung isi filmnya, cara menontonnya, serta akibatnya kemudian bagi kehidupan kaum Muslimin.

[03] Secara prinsip, film “Kiamat 2012” merupakan pelanggaran berat terhadap akidah Islamiyyah. Dalam film ini diceritakan bahwa Kiamat akan terjadi pada tahun 2012. Kalau sekarang tahun 2009, berarti Kiamat terjadi 3 tahun lagi. Memastikan waktu datangnya Kiamat pada tahun, bulan, atau tanggal tertentu (dengan kalender apapun) adalah kebathilan besar. Ini sangat tidak bisa diterima oleh akidah Islam. Dalilnya, Nabi Saw tidak pernah menyebutkan saat datangnya Kiamat dengan suatu kepastian waktu. Dalam Al Qur’an pun tidak ada petunjuk kepastian waktu itu. Dalam hadits panjang dari Umar bin Khattab Ra, tentang Islam, Iman, dan Ihsan. Ketika itu Nabi ditanya oleh Jibril As, “Kapan datangnya As Sa’ah (Hari Kiamat)?” Maka Nabi menjawab, “Tidaklah orang yang ditanya (yaitu Nabi) lebih tahu dari orang yang bertanya (Jibril). Akan tetapi akan aku sampaikan kepadamu tanda-tandanya.” (HR. Muslim). Disini jelas terlihat, bahwa momentum datangnya Kiamat tidaklah dapat dipastikan oleh manusia manapun, termasuk diri Nabi Saw sendiri. Nah, kalau Nabi saja tidak pernah memastikan momentum datangnya Kiamat, bagaimana dengan para pembuat film 2012 itu? Atas dasar apa kita akan mempercayai ucapan, pemikiran, dan bualan mereka?

[04] Kalau mencermati tanda-tanda Kiamat seperti yang dijelaskan oleh Nabi dalam hadits-hadits yang sangat banyak, disana akan kita dapati kesimpulan, bahwa saat Kiamat terjadi, tidak ada lagi orang-orang beriman. Ummat Islam ketika itu sudah wafat semua, tidak ada yang tersisa. Yang tersisa hanyalah orang-orang kafir, manusia keji, durhaka, fasid, zhalim, dan sebagainya. Sementara saat ini atau tahun 2012, masih banyak kaum Muslimin, masih banyak orang-orang beriman. Jadi, Kiamat versi 2012 bukanlah Kiamat seperti yang digambarkan oleh Islam, tetapi ia adalah Kiamat versi orang-orang kafir. Dengan sendirinya berlaku prinsip: “Lakum dinukum wa liya din” (bagi kalian agama kalian, bagiku agamaku).

[05] Tokoh-tokoh Islam angkat bicara tentang film “2012”. Seorang anggota MUI di Jakarta tidak mempermasalahkan film ini, dengan alasan sebelumnya sudah sering muncul ramalan-ramalan tentang Kiamat. Seorang ustadz dalam dialog di MetroTV mengatakan, bahwa dia tidak mendukung film itu, tetapi juga tidak melarang masyarakat menyaksikannya. Lembaga MUI di Jawa Barat tidak memandang serius munculnya film “2012”. Bantahan: Film “2012” tidak bisa diqiyaskan dengan ramalan-ramalan Kiamat sebelumnya. Ia berbeda konteksnya. Ramalan-ramalan Kiamat selama ini umumnya disampaikan oleh perorangan, atau diyakini oleh komuntas tertentu. Sementara film “2012” diedarkan ke seluruh dunia sebagai produk publik yang terbuka disaksikan siapa saja. Dalam film “2012” itu orang kafir secara sistematik ingin mendoktrinkan konsep Hari Kiamat menurut versi mereka. Hal ini adalah masalah serius. Menurut hemat saya, film 2012 ini jauh lebih berbahaya daripada film-film binatang yang dibintangi Maria Ozawa. Film 2012 ini bisa merusak pikiran, akidah, dan hati nurani kaum Muslimin. Adapun pandangan “jalan tengah”, tidak mendukung sekaligus tidak melarang, bukanlah pandangan Islami. Ia tidak memiliki landasan Syari’at apapun.

[06] Ada yang berpendapat, bahwa film “2012” bermanfaat juga, yaitu mengingatkan manusia tentang kedahsyatan Hari Kiamat. Kalau seseorang melihat film “2012”, lalu bertaubat dari dosa-dosanya, itulah yang diharapkan. Tetapi masalahnya, dalam film itu tidak ditunjukkan solusinya sebagaimana yang diajarkan dalam Islam. Para pembuat film itu tidak bermaksud mengajak manusia bertaubat, tetapi mengajak mereka ketakutan, lalu tak memberi solusi. Kecil kemungkinan seseorang akan bertaubat setelah melihat film itu, sebab disana gambaran kedahsyatan Kiamat dicampur-adukkan dengan simbol-simbol kemusyrikan (ramalan bangsa Maya atau fiksi sains hasil propaganda orang atheis).

[07] Harus dimaklumi, sebagian besar kaum Muslimin saat ini (khususnya di Indonesia) adalah orang-orang yang lemah ilmu, wawasan, dan sikap kritisnya. Klaim yang menyatakan bahwa masyarakat saat ini sudah cerdas adalah bohong belaka. Bisakah disebut cerdas kalau sampai saat ini masih banyak masyarakat yang ketakutan dengan cerita-cerita hantu? Dalam kondisi demikian, munculnya film-film yang berpotensi mengacaukan pikiran dan perasaan menjadi mushibah yang sangat merugikan Ummat. Sebagian orang berdalil, “Tapi kan film-film yang merusak itu selama ini sudah banyak, baik yang bertema horor, sihir, pornografi, kekerasan, dll. Mengapa baru sekarang peduli dengan film?” Masalahnya, film 2012 itu memakai simbol-simbol keagamaan yang diyakini oleh Ummat Islam, khususnya dalam masalah Hari Kiamat. Film itu berusaha membuat tafsiran lain yang berbeda sama sekali dengan tafsiran Islam tentang Hari Kiamat.

[08] Penentuan momentum Hari Kiamat tahun 2012 dalam film itu berdasarkan perhitungan kalender suku Maya kuno. Mereka adalah masyarakat kuno yang tinggal di Amerika Selatan. Saat ini peradaban mereka telah punah, tinggal situs-situs arkeologisnya saja. Pertanyaannya, siapakah bangsa Maya itu? Dalam pandangan Islam, mereka bukan Yahudi, bukan juga Nashrani. Mereka adalah kaum musyrik yang menyembah dewa-dewa. Jadi, ramalan apapun yang bersumber dari mereka bisa disamakan dengan ramalan orang musyrik. Dengan kata lain, mereka serupa dengan dukun-dukun, atau tukang sihir; kita semua dilarang mempercayai ucapan-ucapan mereka. Nabi Saw mengingatkan, bahwa siapa saja yang mendatangi dukun, lalu mempercayai perkataannya, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari. Dalam riwayat lain, siapa yang percaya ramalan para dukun, mereka seolah tidak percaya dengan Wahyu yang diturunkan kepada Nabi Saw.

[09] Penentuan momentum Kiamat 2012 juga berdasarkan perkiraan benturan planet bumi dengan planet Nibiru yang besarnya 20 kali planet Yupiter. Konon, menurut perhitungan astronomis, pada Desember 2012 planet Nibiru akan bertabrakan dengan bumi, lalu menimbulkan gelombang Tsunami dan gempa dahsyat yang menghancurkan dunia. Disini kita lihat ada kekacauan berpikir yang sangat parah. Bagaimana cara melihatnya? Coba perhatikan: Pertama, planet Nibiru besarnya 20 kali planet Yupiter. Kedua, planet Nibiru akan bertabrakan dengan bumi, sehingga menghasilkan Kiamat yang sangat dahsyat. Kalau Nibiru akan bertabrakan dengan bumi, berarti jaraknya sudah dekat. Setidaknya, ia berada dalam lingkungan orbit bumi saat ini. Kalau Nibiru sudah dekat dengan bumi, mengapa para ahli astronomi tidak pernah meributkannya? Jangankan hadirnya sebuah planet besar, gerhana bulan atau gerhana matahari saja cukup membuat para astronom ribut. Apalagi planet Nibiru diklaim 20 kali lebih besar dari planet Yupiter (planet terbesar dalam Tatasurya). Sebagai perbandingan, tahun 2008 lalu planet Pluto dikeluarkan dari keluarga planet dalam Tatasurya, karena bentuknya terlalu kecil untuk disebut sebagai planet. Padahal selama ratusan tahun, Pluto dianggap sebagai planet ke-9 Tatasurya kita. Untuk planet seperti Pluto saja, para ahli mendiskusikannya secara intensif, apalagi untuk planet yang besarnya 20 kali Yupiter? Ini hanya omong kosong orang-orang yang tidak berpendidikan. Kasihan.

[10] Untuk menguatkan posisi planet Nibiru, para pembuat film 2012 bersikap lebih konyol lagi. Mereka mengklaim, di planet Nibiru itu ada makhluk-makhluk luar angkasa (UFO) yang akan invasi ke bumi, lalu memperbudak manusia untuk melayani mereka. Pemikiran seperti ini sangat konyol. Ia hanya layak untuk menakut-nakuti anak-anak yang tidak mau makan. “Hayo, kalau tidak makan, nanti akan datang UFO dari planet Nibiru, lho!” Nah, inilah “manfaat nyata” dari dongeng UFO di Nibiru, yaitu untuk menakut-nakuti anak-anak kecil. Dongeng UFO ini sudah muncul sejak lama, dan buktinya sampai saat ini hanya pepesan kosong.

[11] Kalau mengikuti penjelasan Al Qur’an, Hari Kiamat terjadi karena perut bumi mengeluarkan segala material yang ada di dalamnya, gunung meletus dimana-mana, gempa bumi dimana-mana. Dalilnya, antara lain sebagai berikut: “Apabila bumi diguncang dengan guncangan dahsyat, dan bumi mengeluarkan segala beban berat yang dikandungnya (material panas yang selama ini ada dalam perut bumi). Dan manusia bertanya, ‘Ada apa (bumi) jadi begini?” (Al Zalzalah: 1-3).  Dalam ayat lain disampaikan, “Hari Kiamat, apakah Hari Kiamat itu? Tahukah kamu, apakah Hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai (serangga) yang bertebaran, dan gunung-gunung seperti bulu-bulu yang dihambur-hamburkan.” (Al Qa’riah: 1-5). Dari sini dapat dipahami, bahwa teknis terjadinya Hari Kiamat itu bersumber dari bumi sendiri. Saat itu bumi mengeluarkan seluruh isi perutnya yang amat sangat panas, seperti yang Anda ketahui tentang sifat-sifat magma selama ini. Jadi, bukan karena jatuhnya benda-benda langit, atau karena invasi makhluk asing dari luar angkasa.

Mungkin, jatuhnya benda-benda langit, apapun namanya, ikut kontribusi juga terhadap kehancuran bumi. Tetapi ia bukan yang paling dominan. Saat itu seluruh sistem Tatasurya hancur bersama hancurnya bumi. Dalam Al Qur’an disebutkan, “Ia bertanya, ‘Kapankah Hari Kiamat itu?’ Maka apabila mata terbelalak (ketakutan), dan  bulan kehilangan sinarnya, dan matahari dan bulan dikumpulkan. Pada hari itu manusia berkata, ‘Kemanakah tempat lari?’”  (Al Qiyamah: 5-10). Ayat ini menjelaskan bahwa saat Kiamat sistem Tatasurya (The Sonar System) kita ikut hancur, sehingga matahari dan bulan bertabrakan. Kehancuran sistem itu sudah terlihat sejak matahari terbit dari Barat dan terbenam di Timur (hanya dalam satu hari saja, menurut kesimpulan para ulama). Terbitnya matahari dari Barat, meskipun hanya sehari, menjadi titik awal kehancuran sistem Tatasurya. Perlu dipahami, benda-benda langit itu memiliki kekuatan potensial masing-masing. Satu sama lain terhubung dalam koneksi energi yang sangat rumit. Sains modern menyebut koneksi itu dalam wujud gaya gravitasi, kekuatan magnet, energi potensial, dll. Ketika sekali saja posisi orbit matahari berubah, sudah cukup untuk mengubah seluruh sistem keseimbangan Tatasurya kita.

[Catatan tambahan: Dalam Surat Al Qiyamah disebutkan, bulan kehilangan cahaya, lalu bertabrakan dengan matahari. Padahal selama ini, sumber cahaya bulan diyakini berasal dari matahari. Kok bisa ya? Bulan mendekati sumber cahaya, tetapi cahayanya sendiri malah hilang. Inilah hebatnya Al Qur’an. Dengan kalimat-kalimat pendek mampu menginspirasi akal manusia. Ayat-ayat ini menjelaskan tentang hancurnya sistem Tatasurya kita. Bulan selama ini terlihat terang di saat malam hari, sementara saat siang hari bulan tidak terlihat. Ahli astronomi menjelaskan, hal itu terjadi karena saat siang hari sinar bulan kalah kuat dengan sinar matahari. Ketika bulan mendekati matahari, lalu cahayanya hilang, bukan karena bulan tidak menerima cahaya dari matahari. Tetapi kejadian itu terjadi saat siang hari (ingat, matahari keluar saat siang hari). Posisi bulan yang seharusnya selalu bertolak-belakang dengan matahari, berkumpul dalam posisi yang sama. Bulan pun seperti tertelan lautan cahaya matahari yang melimpah. Wallahu A’lam bisshawaab].

[12] Film 2012 memadukan dua kenyataan berbeda, yaitu kondisi manusia di jaman modern ini dengan situasi saat Hari Kiamat terjadi. Dalam pandangan orang kafir (pembuat film itu), kondisi saat Hari Kiamat sama dengan kondisi kita saat ini. Banyak gedung-gedung pencakar langit, pesawat terbang, mobil, komputer, dan sebagainya. Padahal saat itu manusia akan menyaksikan berbagai kejadian yang tidak bisa dijelaskan dengan kondisi saat ini. Ketika itu muncul dajjal laknatullah ‘alaihi, turun Isa Al Masih, muncul Ya’juj-Ma’juj, dan berbagai kejadian yang tidak bisa dijelaskan dengan kondisi teknologi saat ini. Dengan sendirinya, kejadian Hari Kiamat itu akan muncul ketika manusia kembali kepada kekuatan-kekuatan natural seperti di masa lalu. Pedang, panah, kuda, onta, emas, perak, dll. akan kembali digemari manusia. Lalu bagaimana caranya sehingga manusia kembali ke jaman klasik lagi? Orang-orang Barat menyebutkan ada perang Armageddon yang akan menghancurkan semua teknologi modern di tangannya. Bisa saja itu terjadi, bisa juga tidak. Sebenarnya, manusia mengenal teknologi modern seperti saat ini, karena ada BBM (Bahan Bakar Minyak). BBM inilah yang menjadi awal revolusi kehidupan manusia. Kalau Anda kritis, maka seluruh piranti dan produk teknologi saat ini bertumpu dari BBM. Jika potensi BBM habis, maka habislah pula sejarah peradaban modern manusia. Sedangkan kita tahu, bahwa BBM itu lama-lama akan habis juga kan. Ada yang memperkirakan 100 atau 200 tahun lagi BBM akan habis. Manusia akan kembali ke masa-masa klasik dulu. Bahkan ketika itu kekuatan sihir akan digunakan kembali. Ingat, saat turunnya Isa As di masanya dulu, ketika itu sihir merajalela. Dajjal sendiri di akhir jaman adalah biangnya kekuatan sihir.

[Catatan tambahan: Sebenarnya, banyak isyarat-isyarat yang disampaikan oleh Yahudi kepada masyarakat dunia. Tetapi umumnya kita tidak memahami isyarat-isyarat itu. Ketika Yahudi mengekspose besar-besaran novel dan film Harry Potter, sebenarnya mereka ingin mempromosikan sihir sebagai solusi kehidupan manusia. Begitu pula ketika di TV marak acara seperti The Master, Hipnotis, ramalan paranormal, dll. semua ini bagian dari pengkondisian. Ketika terjadi krisis minyak dunia, kemudian semua sisi kehidupan manusia terguncang, itu juga isyarat bahwa posisi BBM bagi kehidupan modern itu sangat kuat. Banyak film-film yang memberi isyarat tentang pentingnya kembali kepada kekuatan alamiah, seperti pedang, panah, kuda, dll. Bahkan bukan satu dua film Hollywood yang menceritakan keadaan manusia pasca hancurnya teknologi modern. Hanya saja, seringkali kita tidak mengerti isyarat-isyarat yang mereka sampaikan. Film Hari Kiamat “2012” sendiri sebenarnya merupakan isyarat yang sangat jelas].

[13] Film “2012” mengandung banyak keburukan, antara lain: Menimbulkan efek rasa takut ke dalam hati manusia, mendorong manusia bersikap putus-asa, serta mengotori akal manusia dengan keyakinan-keyakinan salah.

[14] Dalam film “2012” itu dijelaskan bahwa seluruh agama-agama di dunia hancur. Hal itu disimbolkan dengan hancurnya rumah-rumah ibadah pemeluk agama, terutama gereja Katholik Vatikan yang terkenal itu. Hanya saja, Ka’bah tidak ikut digambarkan hancur, karena pembuatnya takut diprotes Ummat Islam. [Sebenarnya bukan takut karena itu, tetapi mereka takut akan terjadi kejadian seperti Abrahah dan pasukan bergajah dulu. Mereka percaya, Ka’bah dijaga oleh Allah, termasuk dari segala bentuk penghinaan. Patut dicatat, wartawan yang memuat kartun penghinaan Nabi di Denmark, suatu saat dia ditemukan mati terbakar]. Hancurnya agama-agama, termasuk Islam ketika Kiamat, adalah kebohongan besar. Kalau semua agama hancur, termasuk Islam, lalu agama apalagi yang benar? Begitu kan logikanya. Maka yang muncul kemudian adalah penghuni planet Nibiru menjajah bumi. Ini adalah propaganda orang-orang Freemasonry yang notabene memang atheis, anti agama, apapun bentuknya. Lagi pula harus ditegaskan kembali, bahwa saat Hari Kiamat terjadi, sudah tidak ada seorang Muslim pun. Manusia kembali jahiliyyah tanpa diterangi cahaya Wahyu dalam segala bentuknya.

[16] Lalu bagaimana dengan dugaan adanya konspirasi Yahudi di balik film “2012” itu? Jawabnya sederhana: “Namanya juga Yahudi. Apa lagi sih pekerjaan mereka, kalau bukan membuat konspirasi? Yahudi itu eksis di muka bumi bersama ilmu favorit mereka, yaitu membuat konspirasi. Jangankan dalam bentuk film, kalau Anda diberi suguhan minum oleh Yahudi, atau dia mau membawakan tas Anda, atau dia tersenyum manis kepada Anda, atau dia meminjami buku, pulpen, atau apa saja; Anda harus waspada. Jangan-jangan di balik semua itu ada konspirasinya. Mereka sudah terkenal dengan slogannya, “There is no free lunch” (tidak ada makan siang gratis). Bahkan andai Yahudi bersumpah 1000 kali dia tidak membuat konspirasi, “Sumpe deh, kite kali ini kagak bikin konspirasi!” Kita tetap harus waspada dengan konspirasi mereka. Apakah harus seekstrem itu? Jawabnya: “Yaa!” Dalilnya, Yahudi itu sendiri dulu sangat sering menyakiti hati Nabiyullah Musa As. Padahal beliau adalah Nabi resmi yang diturunkan untuk mereka. Lihatlah betapa getirnya Musa As ketika berkata kepada Bani Israil, “Wahai kaumku, mengapa engkau selalu menyakitiku, padahal kalian tahu bahwa aku ini adalah Rasul Allah untuk kalian?” (As Shaff: 5). Nabi Musa itu lho, setiap hari setiap waktu terus diganggu dengan aneka macam konspirasi oleh Bani Israil (Yahudi). Apalagi kita-kita ini? Yahudi itu sudah terkenal dengan sifat jahatnya ketika membunuhi Nabi-nabi di kalangan mereka sendiri, sehingga mereka dikutuk oleh Allah. Maka adanya konspirasi di balik film 2012 adalah perkara yang tidak perlu ditanyakan lagi. Apa saja yang bersumber dari Yahudi, dijamin 99,9 % mengandung niat jahat.

[17] Bagaimana dengan konspirasi untuk mengurangi jumlah manusia di bumi sehingga hanya tinggal 5 persen saja? Katanya, konspirasi itu dimulai sejak tahun 2012. Jawabnya: Halah, itu hanya omong kosong saja. Darimana Yahudi bisa memusnahkan miliaran manusia sehingga hanya tersisa diri mereka di muka bumi ini? Apa manusia di dunia bodo-bodo semua, yang pintar hanya Yahudi saja? Halah, semua itu hanya sebuah cara untuk menakut-nakuti manusia saja. Sama seperti film 2012 yang tujuannya menciptakan global fear. Yahudi itu lho, sejak dulu tidak pernah bisa memusnahkan bangsa Jerman yang dulu terkenal dengan Nazi Hitler-nya. Bahkan mereka juga lari ketakutan menghadapi lemparan batu bocah-bocah kecil Palestina. Halah, omong kosong Yahudi akan memusnahkan mayoritas manusia di dunia. Mungkin akan ada yang membantah, “Tapi bener lho, ini ada data-data valid tentang konspirasi The New World Order. Disana ada rencana-rencana jahat Yahudi lewat institusi PBB untuk memusnahkan mayoritas manusia, sehingga hanya tinggal mereka di muka bumi.” Ya sekarang saya balik bertanya, kalau memang itu konspirasi masak dicerita-ceritakan? [Jadi ingat guyonan sebagian orang yang berkata, “Kenalkan, nama saya Suparno. Saya seorang intel.” Dapat dipastikan bahwa orang itu bukan intel. Masak intel ngaku-ngaku?]. Justru Yahudi sengaja menceritakan semua “fakta konspirasi” itu, agar semakin merebak ketakutan global seperti yang mereka inginkan. Tentu saja, kita tidak boleh meremehkan segala macam makar Yahudi. Bukan sikap Syar’i memandang remeh makar-makar mereka. Tetapi jangan pula kita paranoid karena termakan oleh propaganda mereka. Dalam Al Qur’an, “Wa makaru wa makarallah, wallahu khairul makirin” [Mereka membuat makar dan Allah pun membuat makar (untuk mereka). Dan sesungguhnya Allah sebaik-baik pembalas makar].” (Ali Imran: 54).

[18] Lalu bagaimana dengan The New World Order sendiri? Apakah ia nyata atau mengada-ada? Tidak dipungkiri, gerakan New World Order (NOW) itu memang ada. Itu ada dan nyata. Setidaknya bisa dipahami dari tesis Samuel Huntington tentang Clash Civilization. Tesis ini diamini oleh para politisi Barat yang bermental Kapitalis-Imperialis. Tetapi memahami New World Order itu sendiri jangan seperti cara pandang para pembuatnya. Kita harus memahami dengan perspektif kita sendiri sebagai Ummat Rasulullah Saw. NOW pada dasarnya adalah sistem yang dibangun dari sifat-sifat dajjal yang diceritakan oleh Nabi Saw. Atau dengan lain kalimat, NOW itu adalah masa persiapan menyambut dajjal kabir laknatullah ‘alaih. Sebagai Ummat Islam, kita harus kembali ke dasar-dasar agama kita, yaitu Kitabullah dan Sunnah, serta komitmen kepada Syariat Islam. Di sisi lain, kita perlu terus memantau perkembangan MAKAR Yahudi internasional dari waktu ke waktu. Tentu saja, jangan hanya memantau, mengamati, atau diskusi, tetapi antar sesama elemen-elemen Islam kita perlu bekerja sama dan bersatu. Di atas kesatuan Ummat, maka makar sekeji apapun dari orang-orang kafir pasti kandas.

[19] Adakah maksud lain dari hadirnya film “2012” itu? Sasaran yang dituju oleh film 2012 itu sungguh komplek. Selain hal-hal yang sudah dijelaskan, masih ada lagi sasaran lain yang sangat penting. Sasaran apa? Yahudi internasional ingin mengukur kualitas moral manusia jaman modern. Mereka ingin mengetahui sejauhmana respon masyarakat dunia ketika disuguhi film provokatif yang melecehkan martabat-martabat agama. Kalau ternyata respon masyarakat dunia biasa-biasa saja, maka Yahudi dapat memastikan bahwa sifat keagamaan manusia di dunia sudah lumpuh. Jika demikian, maka mereka akan menyiapkan program-program konspirasi lainnya untuk mengkafirkan manusia di dunia, termasuk Ummat Islam. Jadi film “2012” itu seperti mengetes kedalaman air. Film-film Hollywood sebenarnya tidak murni entertainment, tetapi juga mengandung misi survey perilaku konsumen.

Dari semua catatan di atas, maka dapat disimpulkan, bahwa film “2012” adalah “torpedo keimanan” yang bisa merusak akidah kaum Muslimin. Masalah keyakinan Hari Kiamat adalah perkara yang sangat fundamental dalam Islam. Dalam Al Qur’an sering disebut ungkapan yang bermakna, amana billahi wal yaumil akhir (beriman kepada Allah dan Hari Akhir). Dalam hadits juga sering disebut, “Man kaana yu’minu billah wal yaumil akhir” (siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir). Jadi, ini adalah perkara yang sangat fundamental. Sementara film 2012 itu benar-benar mengacaukan konsep keimanan Islam kepada Hari Kiamat. Kacau dan campur-aduk dengan fantasi, ramalan, serta kebohongan.

Memang, produk penyesatan seperti film “2012” itu banyak, dalam segala bentuknya. Tetapi rata-rata disebarkan secara sporadis, bukan menjadi gerakan massif seperti dalam film yang dijual ke seluruh dunia. Kalau pun ada kesesatan-kesesatan dalam bentuk film, seperti film Harry Potter dan sejenisnya, rata-rata tidak menyinggung simbol-simbol keagamaan Islam secara telak. Sedangkan pada film “2012” ini, selain berbentuk produk massal, ia jelas-jelas menohok pilar penting keimanan Islam. Dari sisi ini, bahaya film “2012” lebih besar ketimbang film ML, Buruan Cium Gue, bahkan film ala binatang Maria Ozawa.

Akhirnya, saya sepakat dengan fatwa MUI Kab. Malang yang melarang masyarakat menyaksikan film “2012”. Itu adalah fatwa yang akurat dan tepat. Yakinlah, kalau Ummat Islam bersikap toleran terhadap film “2012”, mereka akan mengalami kekalahan spiritual yang lebih hebat dari sebelumnya. Bahkan, bukan mustahil nanti orang-orang kafir akan menyerang simbol-simbol keislaman lain secara lebih terang-terangan. Nas’alullah al ‘afiyah fid dunya wal akhirah.

Billahir ridha wal ‘inayah, walhamdulillah Rabbil ‘alamiin, wallahu A’lam bisshawaab.

AMW.

Iklan

9 Responses to Hukum Menonton Film “Kiamat 2012”

  1. suprememaster berkata:

    halal.

  2. aha,
    saya malah lagi berencana nonton ini.

    Film “2012” mengandung banyak keburukan, antara lain: Menimbulkan efek rasa takut ke dalam hati manusia, mendorong manusia bersikap putus-asa, serta mengotori akal manusia dengan keyakinan-keyakinan salah.

    kenapa harus dilarang juga? menimbulkan ketakutan? kenapa harus takut? tidak yakin dengan risalah agama sendiri? takut terpengaruh dengan film itu? beh… iman kok mudah goyah sama tayangan 2 jam?

    pelarangan, buat saya, malah bakal terkesan seperti menyembunyikan “fakta”. maka jika tidak terdapat fakta yang benar di situ, lalu kenapa harus dilarang? atau umat muslim di endonesa sebagian besar memang masih bodoh dan tipis imannya sehingga sampe harus diproteksi sedemikian rupa?

  3. abisyakir berkata:

    @ Joesatch….

    Apa kabar saudara? Lama tak bersua. Silakan mampir2. Moga ada yang bermanfaat. Amin.

    => Iya, memang seharusnya kita memberi dorongan optimisme kepada masyarakat. Mereka sudah sumpek dengan aneka macam masalah kehidupan. Jangan dibuat makin putus-asa. Dalam Al Qur’an, “Laa taqnathu min raihillah” (janganlah kalian putus asa dari rahmat Allah). Jadi putus asa itu dilarang/haram, sebab Allah memiliki rahmat yang besar dalam kehidupan ini. Maka semua pintu-pintu yang mengarah kepada keputus-asaan itu harus juga ditutup, tidak boleh dibuka.

    => Salahnya konsep film 2012 itu, mereka gambarkan Hari Kiamat dalam realitas saat ini. Ini salah. Kalau Anda membuka hadits2 Nabi akan sangat tampak bahwa kondisi jaman Hari Kiamat nanti sangat berbeda dengan situasi modern saat ini. Nah, hal itu bisa memicu rasa frustasi masyarakat. Mereka bisa lemas dan tanpa semangat menjalani hidup, karena ketakutan dengan gambaran Hari Kiamat seperti itu.

    => Kenapa harus takut? …mungkin untuk orang secerdas Anda, tidak ada ketakutan itu. Tetapi berapa banyak orang yang secerdas Anda? Lihatlah ABG-ABG itu, mereka hanyalah manusia yang mudah diombang-ambingkan oleh media massa (terutama TV). Mereka tidak memiliki sifat resistensi terhadap budaya-budaya Barat. Semua yang berbau Barat dimakan mentah-mentah. Orang semacam ini sangat bahaya bila menyaksikan film-film propaganda. (Mau bukti lain, saat Pilpres kemarin. Lewat propaganda intensif di TV-TV, kandidat tertentu sukses tebar pesona).

    => Menyembunyikan “fakta”? Iya, masalahnya memang kadar kecerdasan masyarakat kita masih sangat memprihatinkan. Mereka perlu perlindungan ekstra. Saya masih ingat, dulu di jaman Orde Baru, ada film Schlinder List (?). Itu film propaganda Yahudi tentang Holocaust. Oleh Pemerintah ia dilarang, karena khawatir akan meracuni pemikiran masyarakat. Film ML atau “Buruan Cium Gue” juga ditarik dari peredaran. Lagi-lagi alasannya, kadar wawasan masyarakat kita kurang.

    Memang dilematik hidup di jaman sekarang. Di satu sisi ada semangat LIBERALISASI dalam segala hal, dengan dalih, “Masyarakat toh sudah cerdas.” Tetapi di sisi lain, di balik gerakan LIBERALISASI itu sangat banyak keburukannya, sehingga ia harus dicegah. Dalam berbagai bidang berlaku tarik-menarik antara Liberal dan Anti Liberal ini, baik dalam bidang agama, ekonomi, budaya, dan lainnya.

    AMW.

  4. bram berkata:

    Saya hanya akan sedikit menanggapi yg ini :

    “[17] Bagaimana dengan konspirasi untuk mengurangi jumlah manusia di bumi sehingga hanya tinggal 5 persen saja? Katanya, konspirasi itu dimulai sejak tahun 2012. Jawabnya: Halah, itu hanya omong kosong saja. Darimana Yahudi bisa memusnahkan miliaran manusia sehingga hanya tersisa diri mereka di muka bumi ini? Apa manusia di dunia bodo-bodo semua, yang pintar hanya Yahudi saja? Halah, semua itu hanya sebuah cara untuk menakut-nakuti manusia saja. Sama seperti film 2012 yang tujuannya menciptakan global fear. Yahudi itu lho, sejak dulu tidak pernah bisa memusnahkan bangsa Jerman yang dulu terkenal dengan Nazi Hitler-nya. Bahkan mereka juga lari ketakutan menghadapi lemparan batu bocah-bocah kecil Palestina. Halah, omong kosong Yahudi akan memusnahkan mayoritas manusia di dunia. Mungkin akan ada yang membantah, “Tapi bener lho, ini ada data-data valid tentang konspirasi The New World Order. Disana ada rencana-rencana jahat Yahudi lewat institusi PBB untuk memusnahkan mayoritas manusia, sehingga hanya tinggal mereka di muka bumi.” Ya sekarang saya balik bertanya, kalau memang itu konspirasi masak dicerita-ceritakan? [Jadi ingat guyonan sebagian orang yang berkata, “Kenalkan, nama saya Suparno. Saya seorang intel.” Dapat dipastikan bahwa orang itu bukan intel. Masak intel ngaku-ngaku?]. Justru Yahudi sengaja menceritakan semua “fakta konspirasi” itu, agar semakin merebak ketakutan global seperti yang mereka inginkan. Tentu saja, kita tidak boleh meremehkan segala macam makar Yahudi. Bukan sikap Syar’i memandang remeh makar-makar mereka. Tetapi jangan pula kita paranoid karena termakan oleh propaganda mereka. Dalam Al Qur’an, “Wa makaru wa makarallah, wallahu khairul makirin” [Mereka membuat makar dan Allah pun membuat makar (untuk mereka). Dan sesungguhnya Allah sebaik-baik pembalas makar].” (Ali Imran: 54).”

    Menurut sy: why not? Mereka sekarang yg menguasai sistem, lewat sistem inilah mereka menjalankan program tsb. Coba perhatikan, mulai PBB, dengan FAO, WHO, IMF dan World Bank-nya saja mereka sudah bisa membodohi sekaligus mengatur bermiliar-miliar umat manusia, dari lembaga2 inilah aturan2 tembus melalui hampir semua pemerintahan negara di dunia terus sampailah kepada masyarakatnya. Masuk akal bukan?
    Coba Mas cari mengaenai Codex Alimentarius di google, perhatikan saja mengenai data dan faktanya, diluar itu jangan dianggap.
    Sebagian besar manusia bodoh?, dengan sangat menyesal sy mengatakan ya, contoh: berapa persen umat manusia yg mengetahui makar Yahudi di dunia ini???? pasti sangat sedikit. Dan fakta yg tdk bisa dibantah adalah sistem di dunia skrg adalah sistem bathil, dimana fitnah sedang merajalela di muka bumi ini, dan yg namanya fitnah tidak jauh dari upaya pembelokan fakta dan pembodohan.
    Bagi yg mengetahui fakta yg sebenarnya pun ada ujian lagi, sanggupkah mereka lepas dari fitnah? sanggupkah mereka melepaskan segala kenyamanan yg sudah mereka genggam? sanggupkah mereka memberontak terhadap sistem yg bathil? Hampir semua Nabi-nabi adalah pemberontak terhadap sistem yg bathil. Nabi Ibrahim memberontak thdp Namruz, Nabi Musa memberontak thdp Fir’aun, Nabi Isa memberontak thdp Kaisar2 Roma dan Pendeta2 zalim Yahudi, Nabi Muhammad memberontak thdp Abu Jahal cs dng segala sistem yg mereka anut.
    Memang salah satu tujuan mereka membuat makar adalah utk membuat takut umat manusia, namun sekali lagi disinilah ujiannya, seorang Muslim sejati hanya takut kepada Allah bukan selain-Nya, dan inilah satu diantara banyak tugas ulama2 utk menyadarkan kaum Muslimin mengenai hal ini.
    Kalau mengingat2 mengenai jaman fitnah itu sering kali teringat kepada para pemuda dalam Surat Al-Kahfi, dimana beliau2 ini mempertahankan keimanannya walau harus mengasingkan diri mereka di dalam gua….mungkin saking banyaknya fitnah.
    Wallahu’alam.
    Demikian tanggapan sy, mohon maaf mengenai segala kekurangannya.
    Wassalam.

  5. Bhikkhu Dhammaraja berkata:

    hukumnya halal.

  6. abisyakir berkata:

    @ Akhi Bram rahimakallah…

    Terimakasih Akhi atas respon Antum. Insya Allah hal itu menjadi masukan buat saya, dan buat kita semua.

    Pada intinya, saya tidak menafikan semua makar keji setan-setan Yahudi itu. Ini jelas dan sangat jelas. Sampai ada yang mengatakan, di film-film kartun untuk anak-anak pun banyak disusupi pesan-pesan keji agen Freemasonry Cs (meskipun nama organisasi itu bukan hanya Freemasonry). Ya, bagaimana kita tidak marah dengan makar mereka, wong sejak jaman Nabi mereka selalu menikam Islam, sehingga akhirnya diusir secara total dari Madinah.

    Namun yang menjadi perhatian itu adalah: Jangan terlalu takut dengan makar kita, sehingga seperti -maaf- paranoid. Ini tidak bagus. Kalau kita bersikap seperti itu, berarti kita telah masuk dalam perangkap mereka. Tetapi waspada dan terus-menerus mengungkap segala kebejatan makar Yahudi ini, harus dan harus kita lakukan. Itu juga pesan Nabi untuk mewaspadai keburukan-keburukan manusia durhaka ini. Insya Allah saya setuju dengan sikap waspada, tetapi jangan sampai paranoid. Itu saja.

    Ya, dokumen “Codex Alimentarius”. Saya belum baca, tetapi pernah dengar. Jauh hari sebelum itu sudah ada “Protocol Zionis” yang isinya juga amat sangat keji. Begitu pun “Consensus Washington” juga tak kalah kejinya. Kata teman, Consensus itu isinya penjajahan belaka. Termasuk makar seperti “Economic Hit Man”, dan lain-lain. Bahkan makar paling keji, WTC 11 September 2001.

    Tetapi menyerahkan urusan ummat manusia ke tangan mereka, seolah mereka bisa berbuat apa saja di dunia ini; nah, hal seperti ini yang salah. Allah itu Rabbul ‘alamiin, Pemelihara alam semesta. Dia tidak akan membiarkan Yahudi seenaknya sendiri merusak alam ini. Contoh, siapa tidak tahu makar Yahudi di balik WTC 911? Tetapi kemudian dunia ragu bahwa pelakunya adalah Usamah Cs. Mereka justru menuding Mossad dan CIA yang memproduksi makar mengerikan itu. Ini contoh langsung pertolongan Allah.

    Setiap negara pasti nek kalau tahu bahwa Yahudi internasional menjalankan agenda paling busuknya. Mereka pasti akan melawan. Kecuali kalau mereka sudah menjadi budak semua, atau akal mereka mati semua. Pasti ada perlawanan. Contoh perlawanan, sikap Dr. Siti Fadilah Supari terhadap monopoli peredaran virus di bawah WHO. Contoh lain, sikap sineas Amerika, Mel Gibson, yang amat sangat anti Yahudi. Banyak yang anti Yahudi, dan mereka tidak akan mendiamkan semua makar-makar Yahudi.

    Hanya memang masyarakat kita sendiri jahiliyyahnya luar biasa. Hal itu berkat perang budaya yang digelar Yahudi melalui food, fun, and fashion (3F). Perang budaya ini membuat masyarakat kita jadi bodoh, konsumtif, banyak gaya, egois, materialis, takut mati, dll. Dengan kata lain, WAHN.

    Wallahu A’lam. Mohon maafkan saya juga kalau tulisannya tidak berkenan. Salam perjuangan di jalan Islam. Allahu Akbar !!!

    AMW.

  7. wahid berkata:

    semua pasti menganggap anggapannya sendiri2, apa harus semua dikasih tahu kiamat akan kayak gini, menurut q hukum memang harus dilarang,

  8. Rahadian Info berkata:

    Kiamat sudah pasti terjadi bagi orang yang mempercayainya, apalagi bagi seorang muslim, sudah banyak keterangan dalam Alqur’an dan alhadist

  9. kolora berkata:

    Halal… toh itu tergantung pribadi masing2… boleh nonton asal jangan percaya… kenapa musti dilarang… taku?? mungkin MUI yg takut, karena gk bisa membentuk manusia2 islam yg imani, yg kuat imannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: