Dunia Serba “Masih Diduga”

Sejak beredar video mesum orang-orang tertentu, kami jadi agak sulit memastikan obyek-obyek tertentu yang kami lihat. Sepertinya ada yang salah di “mata” kami (atau di pikiran kami ya).

Di bawah ini foto beberapa obyek yang masih meragukan kebenarannya. Mohon klarifikasi kepada yang bersangkutan untuk memastikan. Kalau perlu, lakukan test DNA.

Gambar YANG DIDUGA sebagai Presiden SBY saat kampanye.

Foto YANG MIRIP dengan Budi Anduk & Boediono.

Foto sosok YANG DIDUGA KUAT sebagai Andi Malarangeng.

Foto ini 98,3754 % MIRIP sosok Ruhut Sitompul.

Foto makanan YANG DISANGKA KUAT sebagai Nasi Uduk. Kalau di Jawa, Sego Gurih.

Foto wanita YANG MIRIP presenter TVOne.

Foto YANG DIDUGA AGAK KERAS milik komedian Si Sule.

Gambar spesies YANG DISANGKA KUAT DIKIT sebagai seekor kuda.

Foto yang DIDUGA sebagai Oriel Superporn.

Dunia semakin lama semakin aneh, sakit. Hal-hal yang tidak bermoral, dan sangat jahat, masih saja dilindungi dengan kata-kata: Masih diduga, disangka kuat, mirip, 95 % mirip, dan seterusnya. Untuk perbuatan amoral yang bisa merusak jiwa ratusan jiwa manusia, masih saja dibela dengan menutup-nutupinya.

Tapi sangat ironis. Untuk kasus-kasus “terorisme”, banyak pemuda-pemuda Islam ditembaki di jalanan, disiksa habis-habisan, keluarganya difitnah, kehormatannya dinodai. Saat itu, tidak ada manusia yang berteriak: “Masih diduga teroris. Diduga kuat terlibat terorisme. Mirip pelaku teroris.” Dan seterusnya.

Dunia semakin sakit. Hal-hal yang sudah jelas sangat amoral, dibela-bela, ditutup-tutupi dengan penuh rasa bersalah. Padahal para pelakunya layak dihukum mati, karena telah menjadi sampah, dan merusak moral masyarakat luas. Adapun hal-hal yang belum pasti, masih multi tafsir, penuh rekayasa, dll. diberikan hukuman “tembak di tempat”.

Sebaik-baik doa adalah: Allahumma inna na’udzubila min ‘adzabi jahannam, wa na’udzubika min ‘adzabil qabr, wa na’udzubila min fitnatil mahya wal mamaati, wa na’udzubika min fitnatil masihid dajjal. (Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari adzab Jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan kami berlindung kepada-Mu dari fitnah Dajjal). Amin.

Dunia semakin sakit…ilmu semakin menghilang…kebodohan dan kebingungan merebak, laksana air bah.

Nas’alullah al ‘afiyah lana wa lakum ya aiyuhal Muslimun. Amin.

AMW.

Iklan

4 Responses to Dunia Serba “Masih Diduga”

  1. Hendra berkata:

    Alhamdulillah ustad sudah hadir lagi dngan postigan2 yang unik…lain2 dripada yang lain…sangat setuju sekali ustad

  2. habsy berkata:

    unik klo boleh saya komen “ustad” ya:

    Pasal 310 ayat (1) KUHP
    Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

    Indonesia bukan negara islam itu yang pertama, indonesia tidak menggunakan hukun syariah itu yg kedua, dalam islam orang yg menuduh zina min 4 orang dan harus secara langsung menyaksikan perbuatan zina tsb(baca kitab fiqih kecil2 jga bnyak), untuk video saya berikan referensi dibawah ini:

    ===========================================
    Apakah boleh monitor video kaset dijadikan saksi penuduhan zina terhadap seseorang?

    Jika sekedar menjadi saksi pembantu, hukumnya boleh. Akan tetapi jika dijadikan saksi utama hukumnya tidak sah. Sebab dengan teknologi yang tinggi, pelaku zina dapat dipalsukan. Artinya yang melakukan zina sebenarnya si A, tetapi wajahnya bisa diganti dengan wajah si B.

    http://pesantren.or.id.42303.masterweb.net/ppssnh.malang/cgi-bin/content.cgi/masail/aula/tahun_1995/04.single
    ================================================

    seseorang yg sempurna seperti Muhammada SAW pun pernah dihadapkan kepada seseorang sahabat yang mengaku berzina beliau rasulullah hanya DIAM (bandingkan dengan kelakuan anda) sampai sahabat tsb mengaku hingga 3x bru rasulullah menanggapix. rasulullah menyuruh sahabat yg laen merajamx akan tetapi sebelum dirajam dia melarikan diri namun tertangkap dan akhirx dirajam.

    Seorang rasulullah yg makshum pun tdk berani langsung menuduh menvonis seorang yg bersalah….

    tinggal anda2 sekalian maw nyontoh siapa klo saya sih sebisa mungkin mrepet2 kanjeng nabi… wassalam

  3. azeem berkata:

    asalamualaikum, izin share ya Ustadz..

  4. abisyakir berkata:

    @ Habsyi…

    Indonesia bukan negara islam itu yang pertama, indonesia tidak menggunakan hukun syariah itu yg kedua, dalam islam orang yg menuduh zina min 4 orang dan harus secara langsung menyaksikan perbuatan zina tsb. (baca kitab fiqih kecil2 jga bnyak).

    Komentar: Terus begini Mas, misalnya suatu saat, seorang guru/ustadz Anda masuk supermarket, lalu dipukuli anak muda berkaos merah. Kejadian itu terekam oleh CCTV. Tidak ada saksi lain, selain rekaman CCTV. Lalu, bagaimana sikap Anda terhadap rekaman itu? Apakah akan ditolak?

    Lalu bagaimana kalau orang berkaos merah itu beralasan, “Halah, ini paling rekaman sudah direkayasa. Sekarang jaman modern, segalanya bisa direkayasa. Rekaman CCTV itu ditolak secara hukum, tak bisa jadi saksi.”

    Tolong, Anda jawab pertanyaan di atas dengan jujur ya. Jangan berkelat-kelit.

    Lagian kalau Indonesia tidak berhukum dengan Syariat Islam, apakah lantas nilai-nilai Syariat musnah dari kehidupan rakyat Indonesia ini? Apakah yang boleh hidup hanya prinsip2 hewani seperti yang dianut oleh Si Ariel bejat itu?

    Apakah boleh monitor video kaset dijadikan saksi penuduhan zina terhadap seseorang? Jika sekedar menjadi saksi pembantu, hukumnya boleh. Akan tetapi jika dijadikan saksi utama hukumnya tidak sah. Sebab dengan teknologi yang tinggi, pelaku zina dapat dipalsukan. Artinya yang melakukan zina sebenarnya si A, tetapi wajahnya bisa diganti dengan wajah si B.

    Komentar: Anda benar-benar ngerti teknologi tidak ya? Kalau tidak ngerti, jangan ikut-ikutan latah. Okelah, gambar video bisa direkayasa. Tapi saya mau tanya, apakah Anda pernah merekayasa film video? Pernah tidak? …demi Allah, merekayasa motion/gerakan itu lebih sulit ketimbang merekayasa gambar 2 dimensi. Sampai film2 Hollywood sekalipun, kalau itu direkayasa, bisa terlihat jejak-jejaknya.

    Meskipun film bisa direkayasa, tetap saja ada ciri2 film yang asli dan palsu. Maka itu ada studi khusus digital forensik, untuk memastikan keaslian suatu produk media. Kalau tidak tahu banyak, jangan latah lah.

    Seseorang yg sempurna seperti Muhammada SAW pun pernah dihadapkan kepada seseorang sahabat yang mengaku berzina beliau rasulullah hanya DIAM (bandingkan dengan kelakuan anda) sampai sahabat tsb mengaku hingga 3x bru rasulullah menanggapix. rasulullah menyuruh sahabat yg laen merajamx akan tetapi sebelum dirajam dia melarikan diri namun tertangkap dan akhirx dirajam. Seorang rasulullah yg makshum pun tdk berani langsung menuduh menvonis seorang yg bersalah…. tinggal anda2 sekalian maw nyontoh siapa klo saya sih sebisa mungkin mrepet2 kanjeng nabi… wassalam

    Komentar: Hei, sekarang abad informasi, media, dan telekomunikasi. Abad ini BERBEDA dengan abad kehidupan Nabi Saw dulu. Dulu orang berzina, hanya berdua, dilakukan sembunyi2. Sekarang orang berzina, direkam, digandakan, dipublikasikan, didownload, sampai menyebar ke puluhan juta tangan.

    Saudara @ Habsyi, maaf Anda bisa membedakan dua keadaan di atas tidak ya? Mohon sedikit jujur, sedikit sajalah. Apakah Anda menyamakan kondisi zina di jaman Nabi yang sangat private, dengan pornografi jaman modern dan kedegilan moral yang sudah menjadi “INDUSTRI” GLOBAL ini?

    Kalau Anda tidak bisa bedakan…ya sudah sono ke laut saja…

    AMW.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: