Awas: Adu Domba TNI dan Ummat Islam!!!

Sejak lama banyak kalangan Islam tidak yakin dengan segala isu terorisme. Dari sekian panjang proses pemberantasan terorisme, sejak 12 Oktober 2002, banyak pihak meyakini bahwa terorisme adalah fenomena yang diciptakan sendiri oleh Polri. Mereka yang menciptakan semua itu, mereka yang kerepotan, lalu urusan negara dikorbankan.

Mengapa dikatakan demikian?

Pertama, mantan Kepala BIN di jaman BJ. Habibie, Mayjend ZA. Maulani pernah diminta MUI untuk mencari fakta seputar kasus Bom Bali I di Legian Bali. Setelah melihat fakta-fakta kerusakan dahsyat yang ada, beliau tidak percaya bom sedahsyat itu dibuat oleh Imam Samudra Cs. Masalahnya, teknologi bom Pindad pun belum setaraf itu. Jadi sejak tahun 2002 isu terorisme ini sudah digugat oleh para ahli.

Kedua, sejak era tahun 80-an sampai tahun 2000, tidak pernah terjadi kasus-kasus terorisme di Indonesia. Baru sejak Bom Bali I 12 Oktober 2002, terjadi terus-menerus peristiwa teror di Indonesia. Dan terjadinya hampir setiap tahun. Sempat terhenti sejak tahun 2005, lalu terjadi lagi dengan ledakan bom di JW Marriot – Ritz Carlton tahun 2009 lalu. Pada mulanya bangsa Indonesia tidak pusing oleh kasus-kasus terorisme ini, tetapi sejak tahun 2002, kasus teror seperti menjadi rutinitas.

Otak Pemfitnah Ummat! (sumber: inilah.com).

Ketiga, hampir di semua kasus terorisme yang diungkap Polri, selalu menyisakan tanda tanya dan misteri yang semakin menggunung. Contoh, dalam kasus Aceh, ada puluhan pemuda Islam sedang latihan jihad untuk menuju Ghaza, karena tahun 2008 lalu terjadi Tragedi Ghaza yang sangat memilukan. Lalu mereka diklaim sedang latihan untuk menyerang Presiden RI saat peringatan 17 Agustus 2009. Bahkan yang terakhir, seorang remaja Yuki Wantoro dituduh terlibat perampokan Bank CIMB. Padahal ada bukti valid yang menjelaskan, bahwa saat perampokan itu terjadi Yuki sedang di Solo, nonton berita perampokan dari TV.

Keempat, Polri terus-menerus mengklaim telah melakukan pemberantasan terorisme sebaik-baiknya. Tetapi nyatanya, aksi-aksi kekerasan tidak semakin mereda, bahkan semakin berkembang. Andaikan mereka jujur dalam isu terorisme, bukan menjadikan isu itu sebagai “komoditas nafkah”, tentu masalah ini sudah bisa diselesaikan sejak lama.

Kini masalah terorisme menjadi semakin serius, dengan rencana melibatkan TNI dalam pemberantasan apa yang diklaim oleh Polri sebagai terorisme itu. Baru-baru ini Pemerintah membentuk badan yang bernama BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme). Hakikat badan ini dijelaskan oleh Bambang Hendarso Danuri, “Teman-teman dari TNI dalam momen tertentu jika dibutuhkan kita akan libatkan detasemen-detasemen khusus yang dimiliki oleh tiap angkatan di TNI seperti Denjaka, Den Bravo dalam striking force bersama.” Hal itu disampaikan Bambang Hendarso di Rupatama Mabes Polri, di Jakarta Jumat 24 September 2010 (Sumber: http://www.inilah.com, 24 September 2010).

PERHATIKAN: Satuan ini merupakan kekuatan pemukul, yaitu merupakan penggabungan Densus 88 ditambah satuan elit TNI seperti Den Jaka, Den Bravo, dan Gultor Kopasssus. Jadi, pemberantasan terorisme di negeri kita tidak pernah berubah dengan pendekatan psikologi, sosial, humanitas, tetapi selalu dengan prinsip sikat, sikat, sikat habis. Persis seperti aksi-aksi brutal Densus 88 selama ini. Hanya nanti, akan ditambah anggota dari satuan elit TNI. Istilah striking force itu bukan pendekatan manusiawi, bukan pendekatan sosial, atau kultural, tetapi pendekatan: Sikat habis!

Lalu, kira-kira apa yang nanti akan terjadi di Indonesia?

Dapat dipastikan, di negara ini eskalasi konflik antara Ummat Islam dengan pemerintah akan semakin hebat. Betapa tidak, selama ini Ummat Islam telah sedemikian rupa dalam mengkritik, mengecam, dan mengoreksi aksi-aksi oleh Densus 88. Bukan hanya Ummat Islam, tetapi juga kalangan TNI, para cendekiawan, para pengamat yang jujur, dll.

Dengan dibentuknya BNPT itu sama saja dengan mengadu-domba Ummat Islam dengan TNI. Selama ini, jika ada konflik kepentingan, hanya antara Ummat Islam dengan Polri. Tetapi kini akan diperluas lagi, dengan melibatkan TNI, khususnya satuan-satuan elit. Padahal kita tahu, fondasi keutuhan NKRI ada di tangan kalangan Islam dan TNI. Jika kemudian kedua-belah pihak dihadap-hadapkan, seperti jaman Orde Baru dulu, jelas akibatnya sangat fatal bagi NKRI.

Demi Allah, Ummat Islam tidak suka dengan cara-cara teror, Ummat Islam tidak mendukung aksi-aksi terorisme yang merusak kehidupan. Tetapi masalahnya, apakah benar terorisme yang dituduhkan itu? Atau ia hanya rekayasa belaka untuk memojokkan Ummat Islam dengan memakai fasilitas kekuasaan negara? Kalau benar-benar ada aksi terorisme yang sangat merugikan, kita pasti mendukung ia diberantas. Tetapi jangan semena-mena menyerang Ummat Islam atas alasan terorisme!

Kenyataan yang sangat menyakitkan. Begitu mudahnya Kapolri menuduh ini teroris, itu teroris, lalu membuat fakta-fakta seenaknya sendiri. Tak lupa, Polri yang memang memiliki hubungan khusus dengan Karni Ilyas, mereka akan memakai TVOne, atau akan memakai MetroTV untuk menjelek-jelekkan Ummat Islam, untuk membangun opini palsu.

Betapa tidak, dalam kasus latihan militer di Aceh, itu latihan legal yang diketahui aparat keamanan. Tujuannya, untuk persiapan Jihad di Ghaza, lalu diklaim sebagai terorisme untuk menyerang SBY di Jakarta. Video yang ditayangkan berulang-ulang di TVOne dan MetroTV itu adalah video latihan pemuda-pemuda Islam untuk persiapan ke Ghaza. Bagaimana bisa video ini lalu dibelokkan ke rencana menyerang SBY di Jakarta? Betapa tololnya pengelola media-media itu. Mereka sehari-hari makan-minum dari memfitnah Ummat Islam, menjelek-jelekkan pemuda Islam.

Yang paling parah ialah penggerebekan sebuah bengkel motor di Solo beberapa waktu lalu. Sebelum penggerebekan, aparat Polri melakukan persiapan di rumah makan, hanya sejarak 200 m dari lokasi. Ketika masuk bengkel itu, wartawan dilarang masuk dulu, aparat sedang “mempersiapkan” TKP. Begitu wartawan bisa masuk ke bengkel, disana senjata api, amunisi, peluru, dll. sudah ditata sangat rapi. Sudah digelar di lantai sangat rapi. Kalau boleh bertanya, “Itu para teroris sebenarnya lagi persiapan penyerangan, atau mereka mau jualan peluru ya? Kok cara menata peluru itu begitu rapi sekali?” Dan Kepala Dest Antiteror, Ansyad Mbai hadir dalam penggerebekan ke bengkel tersebut. Di TV ditayangkan kehadirannya.

Semua ini kan penipuan luar biasa. Polisi sendiri yang membuat-buat isu terorisme, mereka membuat kezhaliman luar biasa, atas nama pemberantasan teroris. Berapa banyak manusia yang akhirnya dirugikan, keluarga dirugikan, anak-isteri kehilangan ayah, kakak, paman mereka, akibat semua skenario itu? Yuki Wantoro yang tak tahu apa-apa tentang perampokan CIMB akhirnya menjadi korban sia-sia. Dia mati dalam keadaan tak bisa menuntut kezhaliman para polisi itu.

Wahai manusia Indonesia… Coba kalian pikir dengan akal kalian yang bersih, jika akal itu masih ada. Pernahkah akan tercipta keamanan negara, tentram, sentausa, dengan segala konspirasi penuh kezhaliman itu? Kezhaliman pasti akan menimbulkan mata rantai kerusakan sosial yang panjang. Hal ini akan menyebabkan dendam kesumat sosial secara luas di tengah masyarakat. Siapapun yang membuka pintu-pintu kezhaliman, dia tak akan bisa menutup pintu, hingga dirinya sendiri menjadi korban paling hina dari kezhaliman yang dilakukannya sendiri.

Kini masalahnya semakin serius. TNI hendak dilibatkan dalam konflik yang diciptakan oleh Kepolisian ini. Jelas akibatnya, eskalasi konflik itu akan semakin besar, semakin membara, semakin luas. Dan akibatnya kelak, jangan heran kalau NKRI akan lebih cepat hancur-lebur. Kalau Ummat Islam sudah membenci NKRI, Anda tidak akan memiliki kekuatan lagi untuk mempertahankan keutuhan negara ini.

Sekali lagi, kami bukan mendukung teroris, atau setuju dengan aksi terorisme. Tidak sama sekali. Tetapi kami sangat MENGGUGAT OPINI terorisme yang selama ini dikembangkan oleh Polri. Mereka seenaknya sendiri menuduh orang terlibat terorisme, menangkap, menembak mati, menyerbu, menggerebek, dan sebagainya. Mereka hanya bermodal opini tunggal di kepalanya sendiri, tanpa ada opini pembanding sama sekali.

Adapun Bambang Hendarso Danuri. Betapa zhalimnya orang ini, dengan segala penampilan dan retorikanya yang tampak santun. Semoga Allah melaknati dirinya, melaknati isteri dan anak-anaknya, melaknati keluarganya. Semoga Allah melaknati perwira-perwira Polisi yang berserikat dengannya dalam memfitnah Ummat Islam, dan melaknati siapa pun yang mendukung konspirasi zhalim atas kaum Muslimin di negeri ini. Semoga Allah melumpuhkan kekuatan mereka, sehingga mereka tidak mampu lagi berbuat zhalim kepada siapapun, selain menghancurkan diri mereka sendiri. Semoga Allah menyelamatkan bangsa ini dari manusia-manusia berhati syaitan. Amin Allahumma amin. Wa shallallah ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in.

Semoga kita bisa mengambil sebaik-baik pelajaran.

AMW.

Iklan

26 Responses to Awas: Adu Domba TNI dan Ummat Islam!!!

  1. […] Awas: Adu Domba TNI dan Ummat Islam!!! « LANGIT BIRU Corner […]

  2. Ferli berkata:

    Dahsyat memang Mas AMW ini. Terima kasih lagi Mas. Anda telah mengartikulasikan pikiran dan perasaan yang selama ini terpendam dalam jiwa saya bahkan lebih baik dari yang bisa saya bayangkan.

    Alhamdulillah bisa berkenalan dengan Mas AMW ini. Ya Allah, perbanyaklah hambaMu yang berhati ikhlas, berjiwa berani, berpikiran terbuka dan cerdas seperti Mas AMW. Amiin Ya Robbal Alamiin.

  3. Myungd43 berkata:

    BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme),
    inikah badan baru itu? Isunya pihak asing mendukung Indonesia dalam pemberantasan terorisme dengan membentuk badan baru selain densus88.

  4. Giok Hanafi berkata:

    Semoga Alloh segera membuka kedok Polri & menghancurkan org2 yg memerangi agamanya..Amiin..

  5. Amar Ma'ruf berkata:

    Semoga TNI dapat mengingat saat ManPres Soeharto menghijaukan pejabat-pejabatnya terkhusus menghijaukan TNI pada 5-8 thn terakhir masa jabatan yg akhirnya kaum nasrani berang dan kompas menerbitkan judul “hijau royo royo” yg bila di ucapkan oleh orang cadel menjadi “hijo loyo loyo” sedangkan hijau identik dengan Islam.

    Meski pihak TNI telah terlanjur mengatakan akan ikut berpartisipasi membantu polri dalam penanganan apa yg di dengung-dengungkan polri dengan cepat dan bijak membatalkannya.

    Amin. Amin. Amin. Allahumma Amin untuk di kabulkannya do’a kepada Allah terutama do’a permohonan pada 2 alinea terakhir agar di kemudian hari menjadi pelajaran yang nyata untuk umat saat ini betapa pendzoliman demi pendzoliman dan makar kepada Din Islam akan mendapat hukuman yg tidak terbayangkan dari-Nya.

  6. Amar Ma'ruf berkata:

    Kepada Ustadz AMW, apa setiap atau semua isi pada blog Langit Biru ini telah Ustadz back up? Baik back up di fitur WordPress sendiri maupun di komputer/laptop Pribadi Ustadz?

    Karena, kalau saya perhatikan setiap ada sdr/i kita yg jernih dan normal pikirannya yg sempat singgah dan menikmati beberapa tulisan Ustadz Alhamdulillah sebagian besar yg awam mendapat pencerahan, yg paham akan menjadi sharing yg baik sehingga wawasan kita menjadi cukup dan dapat mengambil sikap Islami yg Istiqamah dan tegas dalam bertindak.

    Tetapi ada juga kemungkinan kaum kafir, sepilis yg sempat menyimak beberapa tulisan Ustadz dan mereka yg pasti sinis dan phobia dengan Islam mencari cara agar blog ini dapat di blokir yg tujuannya sudah pasti jangan semakin banyak Islam yg awam menjadi paham gara-gara tulisan dalam blog ini dan yg sejenis.

    Karena ada beberapa web atau blog yg menjadi sumber buat saya yg di blokir, di musnahkan seperti http://www.swaramuslim.net, dll pada hal beberapa web/blog itu bersifat dakwah, kritis, kritik, dan sikap. Jauh berbeda dengan laman faithfreedom indonesia yg jelas-jelas pelecehan keji, kasar tetapi masih dapat di akses hingga kini.

    Jika memang telah di back up, sewaktu-waktu bisa di blogkan kembali meski tulisan terdahulu telah kadaluarsa tetapi menjadi pelajaran sejarah yg dapat di pelajari kembali menjadi referensi untuk masalah yg sama.

    Terima kasih.

  7. abu faiza berkata:

    terima kasih atas pencerahannya, lugas dan padat. media massa, terutama yg diboncengi oleh antek penguasa dan pihak yang membenci Islam sangat gencar membentuk opini publik. tak banyak saudara2 kita yang mendapatkan berita berimbang.

    sedikit dari berita yang tidak “diblow up” oleh media, mgk krn dinilai tidak menjual :
    http://padang-today.com/index.php?today=news&id=21235
    http://www.gatra.com/artikel.php?id=136243

  8. Okrisnaldi Putra berkata:

    setuju dengan akh Amar Ma’ruf.
    tolong di back up ya ustad…
    ane juga mau back up rencananya, lumayan untuk baca2 ulang.
    sebab, ane pikir tulisan2 ustad sangat menjernihkan daya pandang ane dalam kehidupan…

  9. Amar Ma'ruf berkata:

    Mungkin benar tidak menjual sdr Abu Faiza tetapi selain itu yang lebih penting mereka itu phobia dengan Islam, mereka takut Islam yang memang benar semakin memimpin mereka. Jadi, sebelum itu terjadi mereka mengcounternya dengan segala cara.

  10. Amar Ma'ruf berkata:

    Makhluk semacam inilah yang akan mengajak konco2nya untuk bersama-sama memblokir blog Langit Biru ini.

    Kalau memang blok sampah, coba anda cari apa yang di bahas di setiap tulisan Langit Biru ini di media-media, gogling, langsung, dll.

    Anda di sini hanya iseng untuk memberi koment pada laman ini seiseng anda mengupil telinga dan hidung anda di depan podium.

    Kabulkanlah do’a-do’a yang selalu di mohonkan oleh pengelola blog Langit biru ini yaa Allah kepada makhluk “heran” dan sejenis dengannya. Amin. Amin. Amin. Allahumma Amin.

  11. seno berkata:

    Heran saya kenapa heran ini begitu pengecutnya sehingga tidak berani memakai namanya sendiri.

  12. Ferli berkata:

    Semoga “heran” lebih dicerdaskan pikirannya, lebih dibukakan hatinya, sehingga “tidak heran” lagi bahwa realitas sesungguhnya tidak seperti yang ia pahami sekarang, bahwa kenyataan hidup seperti tergambar dalam tulisan2 di blog ini adalah lebih akurat dan benar dibandingkan ilusi yang ia alami selama ini.

  13. Kaezzar berkata:

    Sayang terakhirnya pake kata2 :

    Adapun Bambang Hendarso Danuri. Betapa zhalimnya orang ini, dengan segala penampilan dan retorikanya yang tampak santun. Semoga Allah melaknati dirinya, melaknati isteri dan anak-anaknya, melaknati keluarganya.

    Coba digeneral aja kaya berikutnya…bahkan anak, istri dan keluarganya, sangat mungkin tidak tahu apa2 kalopun BHD benar berbuat seperti itu, tapi sudah didoakan untuk dilaknat Allah…

    Silahkan tidak suka terhadap seseorang, tapi janganlah ketidaksukaan anda membuat anda menjadi tidak berlaku adil…

    Wallahualam
    Wassalam

  14. zamanbitiyor berkata:

    An informative blog

  15. wawan s. s. berkata:

    mas amw, saya amini doa panjenengan. amin amin amin…

  16. adearyazaya berkata:

    Alhamdulillah bisa berkenalan dengan Mas AMW ini. Ya Allah, perbanyaklah hambaMu yang berhati ikhlas, berjiwa berani, berpikiran terbuka dan cerdas seperti Mas AMW. Amiin Ya Robbal Alamiin.

  17. abisyakir berkata:

    @ Adearyazaya…

    Masya Allah, laa haula wa laa quwwata illa billah. Syukran jazakumullah atas doanya. Semoga Anda, orang-orang Mukmin, serta kaum Muslimin di Nusantara ini, diberikan anugerah kebaikan yang lebih besar dari anugerah yang diberikan kepada saya. Amin Allahumma amin.

    Mohon jangan terlalu over estimate. Saya banyak kekurangan, kelemahan, sangat membutuhkan rahmat dan ampunan Rabbul ‘alamiin.

    AMW.

  18. Pram berkata:

    Saya pun mempunyai pikiran yg sama. Kemungkinan besar ada rekayasa di sini. Baik dr cara penggeledahan, penangkapan, intimidasi, pembunuhan di tempat tanpa mengedepankan praduga tidak bersalah & proses keadilan, bahkan sampai publikasi di media oleh pihak polri. Sekali lagi wajib bagi kita semua umat muslim ini bersatu, untuk melindungi keluarga kita, saudara-2 kita, dari opini busuk yg di lancarkan oleh polri & media massa yg menjadi tunggangannya utk melemahkan Din Allah ini. Per-erat tali persaudaraan kita, kokohkan kekuatan kita di manapun kita berada bahwa muslim itu adalah satu, tdk boleh ada yg bagian-2nya tercecer dan di tarik oleh manusia-2 bejat yg berkedok penegak hukum.

  19. irfan berkata:

    AMW ini benar-benar mgawur, tidak bisa membedakan yang mana agama yang mana instansi, Islam itu agama, sedangkan TNI itu instansi, mengapa AMW mencampuradukkan agama dengan instansi, lagipula di TNI itu mayoritas islam artinya yang menghancurkan islam ya islam itu sendiri, dasar AMW ngawur

  20. irfan berkata:

    AMW itu siapa ya, koq tidak berani menunjukkan jati dirinya alias pengecut, oknum ini pasti ingin mengadu domba, waspadalah

  21. abisyakir berkata:

    @ Irfan…

    Ha ha ha… ya kamu itu yang tak memperlihatkan diri. Mungkin kamu baru masuk sini lalu buat komen seperti “terkaget-kaget”. Yo wis lah, silakan komen. Asal sopan ya. Kalau tak sopan nanti dihapus. Maklum ini kan forumnya manusia sehat, insya Allah.

    Admin.

  22. Irfan berkata:

    AMW diri saya sudah saya perlihatkan, saya memang baru masuk diforum ini, memang saya terkaget-kaget dan heran koq ada ya manusia seperti anda ini, bicara tentang sopan, apakah semua komen anda dijamin sopan semuanya, menghapus komen adalah perbuatan pengecut, kalau anda katakan ini forum manusia sehat, berarti anda saat ini lagi sakit ya, saya doakan supaya sehat dan tidak ngelantur, terima kasih.

  23. abisyakir berkata:

    @ Irfan…

    Kami sudah melayani diskusi sedemikian rupa. Diskusi dengan Anda, belum ada seujung kukunya panasnya diskusi di media ini. Tapi karena kami ini orang yang bermoral, insya Allah. Kami tidak suka dengan bahasa-bahasa orang jahiliyah. Kalau mau diskusi, pakai bahasa yang baik. Kali ini Anda kami maafkan, meskipun omongan Anda tidak enak didengar.

    Admin.

  24. Irfan berkata:

    Tidak perlu anda cerita moral jika moral anda juga tidak baik dan tidak perlu juga anda bicara kesopanan kalau cara anda berdebat juga tidak sopan, anda bilang kali ini memaafkan saya, emangnya salah saya apa, bilang saja anda tidak mau dan tidak
    mampu berdebat dengan saya,

  25. mukhtar amin berkata:

    mas dari dulu polisi jadi sorotan masyarakat..apalagi adanya densus 88 yang di biayai oleh amerika dn antek-anteknya…pasti akan selalu memfitnah islam dan orang-oarang yang membela Islam..tapi jangan khawatir di hati kita masih tertanam untuk membela Islam . wasalm

  26. abisyakir berkata:

    @ mukhtar amin…

    Alhamdulillah masih terpatri semangat kebajikan, alhamdulillah.

    Admin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: