Alhamdulillah, Idul Adha 1432 H, Kita Kompak!

Persatuan Ummat Itu Indah, Laksana Intan Permata.

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin, akhirnya Ummat Islam Indonesia bisa menyelenggarakan perayaan Idul Adha secara kompak, pada hari Ahad, 6 November 2011. Alhamdulillah, rasanya kenyataan ini seperti TETESAN SALJU yang sangat sejuk di hati. Alhamdulillah…

Masih teringat kuat di benak dan perasaan kita, betapa kerasnya suasana “eker-ekeran” ketika penentuan Idul Fithri 1432 H beberapa bulan lalu. Hah…rasanya tidak perlu diungkit lagi. Berbagai perasaan campur-aduk menyelimuti hati. Belum lagi “konflik pendapat” setelah Idul Fithri itu berlalu. Huufff…

Sekedar diketahui…ini rahasia antar kita-kita…saat di blog ini ditulis artikel yang mengajak kaum Muslimin berbuka di hari Selasa itu, masya Allah, kunjungan ke blog ini mencapai puncaknya. Dalam sehari itu mencapai sekitar 3.250 hit. Sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut Departemen Agama RI, momen Idul Adha berdasarkan HISAB dan RU’YAT memang jatuh pada tanggal 6 November 2011. Depag RI menyebar tim pemantau hilal di 46 lokasi. Tiga di antaranya berhasil melihat hilal, yaitu di Dondongdipo Gresik, Basmall Kembangan Jakarta Barat, dan Ma’had Husniyah, Cakung Jakarta Timur. Dari sisi Astronomis, menurut Prof. Dr. T. Djamaluddin, ketinggian rata-rata hilal saat itu mencapai sekitar 6 derajat. (Batas minimum hilal bisa terlihat yang berlaku di Indonesia, sekitar 2 derajat).

Keputusan Depag RI ini sangat bersesuaian dengan keputusan Pemerintah Saudi, yang menetapkan WUKUF di Arafah jatuh pada hari Sabtu, 5 November 2011. Jadi, alhamdulillah keputusan Depag RI bersesuaian dengan keputusan Kerajaan Saudi. Sebab, bila berbeda, hal itu biasanya akan menimbulkan perbedaan momen Idul Adha. Dan ormas Islam seperti Muhammadiyyah pun juga sudah menetapkan momen hari raya pada hari yang sama.

Untuk lebih jelas, silakan baca artikel ini: Pemerintah, Muhammadiyyah, dan Arab Saudi Sama Idul Adha. Faktor persatuan ini terlaksana karena: proses Rukyatul Hilal sudah positif, perhitungan hisab yang telah matang, serta bersamaan dengan momentum Wukuf di Arafah.

Alhamdulillah, Ummat Islam pada Idul Adha 1432 H tidak berselisih. Mereka bersatu dalam satu keputusan, ketetapan, dan momentum berhari raya. Allah Ta’ala menjadikan Ummat ini bersatu, sebagaimana Dia di lain waktu menguji Ummat dengan perbedaan-perbedaan. Alhamdulillah alladzi bi ni’matihi tatimmus shalihaat (segala puji bagi Allah yang atas nikmat-Nya, maka sempurnalah amal-amal kebaikan).

Tulisan  ini sekaligus sebagai bukti komitmen, bahwa: “Kita mencintai persatuan Ummat, kita mencintai persatuan di dalam negeri dan di luar negeri, dan kita tidak bersikap semena-mena terhadap setiap keputusan Pemerintah RI. Keputusan mana yang benar dan lurus, kita dukung; keputusan yang tidak lurus, kita cari pilihan lain yang lebih baik.”

Semoga Ummat Islam semakin pandai bersatu dan lapang dada untuk saling memahami. Allahumma amin.

[Abinya Syakir].

Iklan

2 Responses to Alhamdulillah, Idul Adha 1432 H, Kita Kompak!

  1. Liong berkata:

    Alhamdulillah
    Semoga Allah menjadikan ini awal untuk persatuan Ummat Islam selanjutnya
    Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah utk saya, anda, umara, ulama, mujahid, thalibul ilmi, dan masyarakat Islam semuanya. Allahuma amiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: