Klarifikasi dari Seorang Pendukung Syiah

Bismillahirrahmaaniirahiim.

E-mail dari Anggoro Winindito, tanggal 17 April 2012. Dengan subyek: “Tanya mengenai sumber/daftar pustaka tulisan: Pernahkah Syiah Melawan Zionis”.

Bacalah tanpa harus menerima begitu saja. Berpikirlah tanpa harus bersikap sombong. Yakinlah tanpa harus bersikap fanatik. Dan jika Anda memiliki pendapat, arahkanlah dunia dengan kata-kata. (Sumber: Khalid Muhammad Khalid dalam “Berdamai dengan Dunia: 10 Nasihat untuk Memenangkan Hidup”. Khalid ialah pengarang buku 60 Kisah Sahabat Nabi).
Assalammu’alaikum WrWb.

Pak Waskito yang terhormat, semoga Allah memberikan rahmatNya kepada kita berdua. Saya ingin bertanya lebih jauh mengenai sumber-sumber yang Bapak gunakan untuk menulis. Karena tuduhan Bapak itu begitu luar biasa… bahkan menjurus kepada sesuatu yang keji. Bapak tahu bahwa kita tidak boleh untuk mendiskreditkan saudara kita atau bahkan menuduh jelek saudara kita tanpa bukti dan fakta yang jelas dan tepat. Mohon Bapak kirimkan sumber-sumber dari tulisan Bapak.

Berikut adalah Tulisan Counter saya untuk menjawab mengenai tuduhan terhadap Kaum Syiah. Mohon dicermati agar Bapak menjadi tidak terlalu benci terhadap Kaum Syiah ini. Karena bila suatu tulisan dilandasi oleh kebencian yang berlebih (walau tidak disadarinya) jadilah ia kumpulan tuduhan yang sangat menyudutkan suatu kaum. Karena menurut AlQuran, Surat Al-Maidah : 8 : “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil”. Berlaku objektiflah/adil dan pahami suatu kaum itu dari sudut pandang mereka juga.

[RESPON ADMIN: Pak Anggoro, sebagian referensi yang bisa Bapak baca, antara lain: “Pengkhianatan Pengkhianatan Syiah: Dan Pengaruhnya Terhadap Kekalahan Ummat Islam”. Karya Dr. Imad Ali Abdus Sami’. Kemudian buku, “Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Turki Utsmani”, karya Prof. Ali Muhammad As Shalabi. Dalam buku pertama disebutkan pengkhianatan Daulah Fathimiyah di Mesir dan rencana mereka untuk membunuh Shalahuddin Al Ayyubi. Dalam buku kedua disebutkan berbagai makar, serangan, permusuhan Syiah Persia terhadap Khilafah Turki Utsmani].

________________________________________________________________________

 

KLARIFIKASI TULISAN “PERNAHKAH SYIAH MELAWAN ZIONIS”.

Anggoro Winindito menyebut sumber tulisan dari Arrahmah.com, publikasi 23 Januari 2012, yang berjudul: “Hakekat Ahmadinejad: Mengungkap Tabir Hitam Pemimpin Syiah Ahmadinejad”. Karena tulisan ini cukup panjang, akhirnya tidak dimuat disini. Silakan pembaca merujuk kepada tulisan tersebut di Arrahmah.com. Disini langsung disebut klarifikasi yang disampaikan oleh Anggoro Winindito:

Berita Ahmadinejad berikut adalah hoax atau tidak bisa dipertanggung-jawabkan kebenarannya: Menjudge tanpa bukti-bukti yang kuat adalah hal yang tidak pada tempatnya. Hanya karena memang Syiah itu bermusuhan karena menjelek-jelekan para Sahabat, tidak bisa begitu saja dibesar-besarkan menjadi generalisasi bahwa Syiah itu adalah musuh besar kita. Berikut adalah klarifikasi saya berdasarkan logika dan hasil penelusuran saya lewat internet.

[RESPON ADMIN: Menjelek-jelekkan para Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum bukan masalah “hanya”. Tapi ini masalah besar dalam Islam. Tidak ada Islam, tanpa Shahabat. Maka menjelek-jelekkan Shahabat sama saja dengan meruntuhkan Islam itu sendiri. Maka tidak salah jika Abu Zur’ah Ar Razi menghukumi orang yang menjelek-jelekkan Shahabat sebagai zindiq (atheis). Siapa yang diharamkan hatinya untuk mencintai, memuliakan, meneladani, dan mendoakan Shahabat Nabi; mereka diharamkan dari kebaikan Islam. Tidak ada kebaikan Islam dalam caci-maki, celaan, dan menjelek-jelekkan Shahabat].

(1). Keturunan Yahudi. Pada 2009 Telegraph.co.uk—harian berita dari Inggris—menurunkan berita yang cukup mengejutkan. Sebuah foto Presiden Iran Ahmadinejad sambil mengangkat kartu identitasnya selama pemilihan umum Maret 2008 dengan jelas menunjukkan keluarganya memiliki akar Yahudi. Dokumen close-up itu mengungkapkan dia sebelumnya dikenal sebagai Sabourjian – atau kain tenun dalam arti nama bahasa Yahudi.

KOMENTAR Anggoro: Bukankah berita ini sama dengan berita Obama yang Ayahnya adalah keturunan Islam? Bila memang Ahmadinejad dekat dengan keluarga Zionis Yahudi? Bukankah seharusnya kita tahu dari dulu, bahwa akan ada banyak perusahaan Zionis Israel di Iran sebagaimana layaknya di Amerika? Di buku-buku tentang konsiprasi Zionis Yahudi banyak dibeberkan mengenai kaum Zionis Amerika yang berkecimpung di Senat Amerika dan berpihak kepada Zionis Yahudi? Apakah di Iran Ahmadinejad dikepung oleh orang-orang Zionis Yahudi sebagaimana Obama dikepung oleh Zionis Yahudi dan Zionis Kristen? Apakah telah ada banyak buku yang mengungkapkan hal ini? Menurut saya tukilan hanya dari satu sumber yaitu Telegraph.co.uk itu tidaklah bisa dipercaya! Karena hanya ada 1 sumber dan kredibilitasnya belum bisa dipercaya.

(RESPON ADMIN: Kalau membaca data Telegraph itu, ia adalah data unik. Karena ia diperoleh secara tidak sengaja. Siapa yang menyangka, bahwa saat Ahmadinejad mengangkat kartunya, ternyata kartu itu di-scan, diperbesar, dan dibuat penafsiran. Ini bukan satu data. Tentu banyak data-data lain, misalnya di Iran banyak berdiri sinagog-sinagog, disana banyak kaum Yahudi bisa menikmati kebebasan. Data lain yang sangat menakjubkan, Israel atau Amerika seolah tidak cemas dengan persenjataan nuklir Iran. Padahal dalam kasus Irak, mereka begitu nafsu menyerang Irak, hanya karena disana diduga ada senjata pemusnah missal. Mengapa perlakuan kepada Iran dan Irak berbeda? Harusnya itu dibaca. Pasti ada sesuatu yang disembunyikan di balik sikap toleran Amerika-Israel ke Iran selama ini).

(2). Penghinaan Terhadap Para Sahabat. Dalam acara itu, Ahmadinejad dengan lugas mengatakan bahwa Talhah dan Zubair adalah dua orang pengkhianat. “Talhah dan Zubair adalah dua orang sahabat Rasul, tapi setelah kepergian Rasul, mereka berdua kembali kepada ajaran sebelumnya dan mengikuti Muawiyah!” Padahal dalam sejarah, Talhah dan Zubair, dua orang sahabat Rasul itu, tak pernah bertempur dengan Muawiyah, karena keduanya meninggal sebelum peperangan Jamal di tahun ke-36 kekhalifahan Islam di mana Muawiyah menjadi rajanya. Pernyataan Ahmadinejad ini sudah jelas kemana arahnya, yaitu membuat sebuah perbandingan atas sahabat Rasul dulu dengan kejadian politik saat ini di Iran—berkaitan dengan rivalnya Mousavi.

KOMENTAR Anggoro: Pencelaan terhadap sahabat masih bisa ditolerir. Mungkin ini adalah akibat dari taklid buta dari para pengikut Syiah kepada para Imam dan Ali bin Abi Thalib. Tapi hal ini tidak menyebabkan Syiah dengan lantangnya lantas membunuh sunni dimana pun mereka berada. Ini sebenarnya masih bisa kita mafhumi pula karena mereka mempelajari buku hadits yang berbeda dengan buku hadits kita, dimana perawi dari para  sahabat nabi yakni Umar, Abu Bakar dan Usman tidak diakui, Hanya dari Sahabat Ali lah yang diakui. Lagipula kita belum membaca buku sejarah yang Ahmadinejad baca, yang menyatakan bawah Talhah dan Zubair mengikuti ajaran lama dan ajaran Muawiyah. Tentu akan tidak tepat bila kita balik berkata bahwa Ahmadinejad itu pendendam dan membenci Sunni!

[RESPON ADMIN: Disini sangat tampak bahwa Anda kurang memahami akidah Islam, kurang kurang memahami sejarah dan realitas kontemporer. Mencela Shahabat itu tidak bisa dibenarkan, sebab ia sama artinya dengan mencela manusia yang telah dijamin DIRIDHAI oleh Allah, dan mereka RIDHA kepada-Nya (Surat At Taubah: 100). Fakta-fakta sejarah tentang kekejaman Syiah terhadap Ahlus Sunnah sangat banyak. Termasuk di zaman modern. Lihatlah bengisnya Syiah kepada Ahlus Sunnah di Iran, Irak, Afghanistan, Karachi Pakistan, Libanon, Suriah, juga di Yaman. Orang Syiah sangat antipati kalau mendengar ada anak Muslim bernama Abu Bakar, Umar, Utsman, Abdurrahman, Abdul ‘Aziz, Aisyah, Hafshah, dan lainnya].

(3). Perobohan Masjid dan Penyembelihan Para Ulama. “Bukan sebagai pejuang Islam, seperti yang selama ini diduga oleh sebagian kaum muslimin dan pendukungnya yang bodoh. Mengapa demikian? Meminjam Istilah Ustadz Hartono Ahmad Jais, tidak mungkin pejuang merobohkan masjid-masjid justru seharusnya pejuang Islam membangun masjid sebagai tempat bertaqarrub kepada Allah. Sikap Iran terhadap Islam (Sunni) lebih kejam dibanding sikap negeri-negeri kafir sekalipun. Hingga di Iran terutama ibukotanya, Teheran, tidak ada masjid Islam (Sunni). Hingga Ummat Islam (Sunni) bila berjum’atan maka ke kedutaan-kedutaan negara-negara Timur Tengah di Teheran. Tidak ada pula Madrasah Islam (Sunni). Karena semuanya sudah dihancurkan. Para ulama Sunni pun sudah disembelihi atau dibunuhi. (Lihat Ma’satu Ahlis Sunnah fi Iran, oleh Abu Sulaiman Abdul Munim bin Mahmud Al-Balusy. Diindonesiakan dengan judul Kedholiman Syi’ah terhadap Ahlus Sunnah di Iran, LPPI, Jakarta, 1420H/ 1999).”

KOMENTAR Anggoro: Ini lah yang paling aneh di antara kesemua bahasan yang sebelum maupun setelah ini. Secara logis kita bisa mencari ajaran syiah yang menganggap bahwa sunni adalah najis dan kafir, maka wajib dibunuh jika bertemu. Namun pada kenyataannya hingga sekarang ini masih berdiri negara yang bersebelahan dengan Iran: Negara Turki yang merupakan Sunni, dan Pakistan yang merupakan negara sunni. Pun secara logis Iran bisa menyerang Arab Saudi dan UEA melalui angkatan lautnya (coba lihat peta Iran di google map) atau bahkan rudalnya yang terkenal itu. Jika diselidiki lebih jauh hanya ada satu buku yang menyatakan peristiwa pembunuhan terhadap ulama sunni, yaitu buku Ma’satu Ahlis Sunnah fi Iran, oleh Abu Sulaiman Abdul Munim bin Mahmud Al-Balusy, diindonesiakan dengan judul Kedholiman Syi’ah terhadap Ahlus Sunnah di Iran, LPPI, Jakarta, 1420H/ 1999). Coba teman-teman disini cari mengenai buku lainnya yang serupa dengan itu, niscaya tidak akan ketemu. Secara logis pun bisa kita perkirakan bahwa kabar berita perobohan masjid dan pembunuhan ini merupakan kabar berita yang besar hingga masuk headline berita dunia dimana-mana. Sebagai contoh pengusiran kaum syiah di Madura oleh kaum Sunni sudah menjadi headline news berita nasional di Indonesia. Seharusnya perobohan masjid dan pembunuhan ulama itu menjadi isu yang dahsyat yang melukai hati ulama sunni di berbagai negara. Tapi nyatanya ini hanyalah berita yang sumbernya kurang bisa dipertanggungjawabkan.

[RESPON ADMIN: Meskipun Iran dekat dengan negara-negara Sunni, bukan berarti dia bisa mudah menyerang negara tersebut. Kalau menyerang, ya pasti akan dibalas serangan, sehingga terjadi perang terbuka. Itu kan logika yang mudah, Pak. Secara faktual, dulu pernah terjadi Perang Iran-Irak dengan hasil tidak jelas, siapa yang menang siapa yang kalah. Kalau Iran berani menyerang dengan persenjataan mereka, itu akan terjadi perang terbuka. Pertanyaannya, apa Iran sudah siap memikul resiko perang terbuka? Jadi bukan soal kebencian ideologi mereka kepada Sunni. Tentang korban-korban ulama Sunni dan masyarakat Sunni di Iran, ini juga sudah dikenal. Salah satu tokoh yang dibunuh oleh regim Iran bernama Sayyid Husein Al Mausawi rahimahullah yang menulis buku, “Untuk Allah Lalu Untuk Sejarah”. Beliau ini dulunya ulama panutan Syiah, teman dekatnya Khomeini. Tetapi setelah bertaubat dari Syiah, beliau dibunuh. Banyak yang serupa itu].

(4). Pemberian Hadiah Buku. “Mahmud Ahmadinejad pernah memberi hadiah kepada seorang penulis buku sekaligus seorang ulama besar Syiah abad ini, yakni Jafar Murtada Al Amili, yang telah menulis sebuah buku berjudul ”Ayna Masjid al-Aqsha?” (Di Manakah Masjid Al Aqsha?) yang intinya mengungkapkan bahwa keberadaan Masjid Al-Aqsha yang sesungguhnya bukanlah di bumi Al-Quds, melainkan di langit. Dan menganggap masjid mereka di Kuffah lebih baik dai Al-Aqsha seperti tertulis dalam kitab rujukan Syiah Biharul Anwar.Buku tersebut ditetapkan yang terbaik di Iran. Pemberian hadiah tersebut menyiratkan bahwa, Ahmadinejad menyetujui isi buku tersebut yang menolak klaim bahwa sahabat Umar bin Khottob Ra telah membebaskan Al Aqsha dari bangsa Romawi, karena dianggap Rasulullah SAW tidak melakukan perjalanan darat ke Al Aqsha tetapi pada saat perjalanan menuju ke langit (mi’raj).”

KOMENTAR Anggoro: Ingat bahwa Ahmadinejad hanya beranggapan bahwa keberadaan Masjid Al-Aqsha yang sesungguhnya bukanlah di bumi Al-Quds, melainkan di langit. Ia tidak beranggapan mengenai masjid mereka di Kuffah lebih baik dari Majid Al-Aqsha seperti tertulis dalam kitab rujukan Syiah Biharul Anwar. Memberi hadiah hanyalah untuk kesetujuan terhadap satu hal, bukan terhadap dua hal atau lebih.

[RESPON ADMIN: Kata Anda, “Memberi hadiah hanyalah untuk kesetujuan terhadap satu hal, bukan terhadap dua hal atau lebih.” Ya ini kan hanya penafsiran Anda. Anda tidak tahu isi hati Ahmadinejad. Jadi mestinya tidak perlu membuat kepastian, bahwa ini begini dan mesti begitu. Adapun meyakini bahwa Masjidil Aqsha di langit, atau Khalifah Umar Radhiyallahu ‘Anhu tidak membebaskan Masjidil Aqsha; ya hal itu hanya keanehan pikir saja. Tentu Zionis Yahudi sangat senang kalau ide-ide seperti itu laku].

(5). Perusahaan Asing Menjalin Hubungan Baik dengan Iran dan Israel. “Lebih dari 200 Perusahaan Israel Menjalin Hubungan dengan Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tanpa henti mengajarkan perlunya ada tindakan tegas terhadap Iran untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, namun dirinya tidak mampu untuk menghentikan perusahaan Israel dan individu Israel yang secara langsung maupun tidak langsung melakukan perdagangan dengan Iran. Ia juga tidak bertindak tegas terhadap perusahaan internasional dan perusahaan-perusahaan Israel yang beroperasi di Iran, sambil mempertahankan kontrak besar Iran dengan perusahaan Israel – termasuk badan-badan negara seperti Electric Corporation dan Otoritas Bandara. Sedikitnya 200 perusahaan internasional yang beroperasi di Israel memelihara hubungan perdagangan yang luas dengan Iran. Hubungan ini termasuk investasi dalam industri energi Iran, yang merupakan sumber penghasilan utama Iran dan berfungsi untuk menyalurkan dana untuk mengembangkan rudal, program nuklir dan senjata konvensional lainnya.”

KOMENTAR Anggoro: Terus terang saya tidak yakin akan sumber berita dari kutipan berita di atas ini. Bukankah Eropa sedang memboikot Iran karena mencoba membuat PLTN Nuklir? Jika memang perusahaan Israel banyak berseliweran di Iran, tentu akan ada banyak berita yang memberitakan bahwa Perusahaan Israel telah angkat kaki dari Iran. Buktinya pemboikotan perusahaan Israel telah banyak angkat kaki, tidak ada bukan!

[RESPON ADMIN: Ya cara berpikirnya bukan simplisit begitu. Anda boleh mematahkan informasi dari Arrahmah.com, tetapi caranya dengan menyajikan informasi yang lebih banyak, akurat, dan meyakinkan. Bukan dengan asumsi-asumsi logika sederhana itu. Logika Anda itu dapat dengan mudah dipatahkan. Perusahaan akan angkat kaki atau tidak, itu tergantung pemikiran bisnis mereka. Seperti perusahaan Nike pernah mengalihkan investasi dari Tangerang ke Vietnam, dengan pertimbangan upah buruh di Vietnam lebih murah. Apalagi jika perusahaan itu hanya bersifat kerjasama bilateral Iran-Israel saja. Meskipun diboikot Eropa, toh mereka punya pasar di Iran dan Israel].

(6). Pemasok Senjata Terbesar ke Iran. “Bahkan pada tahun 1980-1985, Zionis Yahudi merupakan Negara pemasok senjata terbesar ke Iran. Sandiwara “permusuhan” Iran dan Yahudi mulai terbongkar, ketika pesawat kargo Argentina yang membawa persenjataan dari Yahudi ke Iran tersesat, sehingga masuk ke wilayah Uni Soviet, dan akhirnya ditembak jatuh oleh pasukan pertahanan Uni Soviet. Dikisahkan, Iran membeli persenjataan dari Yahudi seharga 150 juta dolar Amerika, sehingga untuk mengirimkan seluruh senjata tersebut, dibutuhkan 12 kali penerbangan. Lebih dari itu, Amerika juga pernah terlibat skandal dengan Iran dimana Ronald Reagen, (yang kala itu menjadi Capres) pernah berpura-pura memerangi Khomeini, akan tetapi di belakang layar justru Amerika gencar mengirimkan senjata-senjata mutakhir untuk memenangkan Khomeini.

KOMENTAR Anggoro: Senjata mutakhir apa yang dipasok ke Iran? Mustahil Iran mengambil senjara dari Israel karena sekarang ini Ahmadinejad sangat memusuhi Israel dan memusuhi holocaust yang disebarkan oleh Bangsa Yahudi. Bila memang telah terjadi konspirasi sebelumnya antara penguasa Iran dengan Israel maka itu adalah salah penguasa sebelumnya, bukan salah Ahmadinejad. “Akan tetapi di belakang layar justru Amerika gencar mengirimkan senjata-senjata mutakhir untuk memenangkan Khomeini.” Paragraf di atas salah besar. Terbukti pernah ada penyanderaan di Kedubes Amerika terhadap beberapa orang diplomat Amerika. Penulis tulisan ini terlalu mengarang-ngarang cerita mengenai konspirasi Iran terhadap Kaum Yahudi. Dengan tujuan agar Sunni semakin memusuhi Syiah.

(RESPON ADMIN: Pernah juga terjadi skandal Iran-Kontra. Di atas kertas Iran sangat memusuhi Amerika. Tetapi dalam kenyataan, ternyata mereka melakukan jual-beli minyak dan senjata. Hal ini nantinya membuat Kolonel Oliver Stone dijatuhi hukuman, dia menjadi tumbal kebijakan “prostitusi politik” Reagen. Yahudi itu sudah dikenal. Mereka tidak mengenal etika, dalam segala bentuknya. Maka sangat mungkin Yahudi menjalin kontak jual-beli senjata dengan Iran, sebab kedua belah pihak (Yahudi dan Syiah) memiliki ciri yang sama, yaitu menghalalkan sikap berbohong dan khianat. Ingat prinsip taqiyyah].

(7). Mengenai Akidah dan Iman. “Karena jika hanya menilai dari atribut kepribadian, maka banyak orang-orang kafir yang memiliki pula kebaikan yang hebat terhadap kemanusiaan. Sebutlah Bunda Theresa yang menjadi simbol pembelaan terhadap orang-orang lema di India. Keutamaan dan derajat seseorang didalam Islam, diukur dari aqidah dan tauhid orang tersebut kepada Allah SWT. Sebanyak apapun seseorang melakukan kebaikan, tetapi jika tidak memiliki iman, maka amal mereka seperti debu dimata Allah SWT.”

KOMENTAR Anggoro: Ahmadinejad tetaplah orang yang bersahaja (pernikahan anaknya sangat sederhana dibanding SBY; coba baca sumber2 di internet mengenai ini dan baca juga mengenai kesederhanaannya yang lain di internet; dan orang yang menentang tirani Zionis Israel dan Amerika. Ia juga menentang Holocaust yang disebarkan kaum Yahudi. Jadi keutamaan dan derajat seseorang dalam Islam di ukur dari kebaikan yang ia lakukan. Tidak hanya dari Akidah dan Tauhidnya saja.

(RESPON ADMIN: Ya biasalah. Itu adalah kesederhanaan yang dieksplotasi untuk meraih simpati publik. Persis seperti model Muammar Qaddafi. Dia tinggal di kemah, tetapi kemahnya sendiri mewah. Dia menyimpan emas berton-ton. Berbeda dengan Jendral Ziaul Haq rahimahullah yang memang benar-benar sederhana. Tetapi sederhananya tidak diekspolitasi seperti Ahmadinejad. Banyaklah orang pura-pura zuhud, padahal dalam kenyataan sangat rakus dengan harta benda. Untuk soal holocauts, sebenarnya bukan Ahmadinejad yang pertama kali mempertanyakan itu. Dia hanya “numpang saja” di atas pemikiran orang lain. Kalau tidak salah, Ismail Raj’i Al Faruqi juga mempertanyakan holocaust. Beliau sudah lama wafat dibunuh Zionis, sebelum Ahmadinejad menjadi “orang”. Tauhid merupakan unsur pembeda yang sangat dalam. Kalau seseorang melakukan kebaikan, tanpa niatan ibadah kepada Allah, sia-sia amalnya].

KESIMPULAN: Demikianlah klarifikasi dari Bapak Anggoro Winindito terhadap salah satu artikel di blog ini, “Pernahkah Syiah Melawan Zionis?” Intinya, apa yang dia tulis tidak mengubah substansi artikel. Bahkan terhadap tulisan di Arrahmah.com, juga seperti tidak ada perlawanan berarti. Demikian, semoga diskusi ini bermanfaat bagi kita semua.

Ya Allah tunjukkanlah yang benar itu benar, lalu berilah kami kemampuan untuk mengikutinya. Kemudian tunjukkanlah ya salah itu salah, lalu beri kami kekuatan untuk menjauhinya. Allahumma amin.

AMW.

 

Iklan

9 Responses to Klarifikasi dari Seorang Pendukung Syiah

  1. Ferli berkata:

    @AMW: “Intinya, apa yang dia tulis tidak mengubah substansi artikel. Bahkan terhadap tulisan di Arrahmah.com, juga seperti tidak ada perlawanan berarti.”

    Itu namanya klaim sepihak Pak 🙂

    “Ya Allah tunjukkanlah yang benar itu benar, lalu berilah kami kemampuan untuk mengikutinya. Kemudian tunjukkanlah ya salah itu salah, lalu beri kami kekuatan untuk menjauhinya. Allahumma amin.”

    Amiiin Ya Robbal ‘Alamiin.

    Semoga ukhuwah Islamiyah semakin kuat, semoga kasih sayang antar sesama Muslim semakin tumbuh, semoga muncul kembali kejayaan peradaban Islam, semoga kaum Muslimin semakin cerdas dalam memahami posisi mereka dalam lalu-lintas peristiwa dan sejarah, semoga yang haq menang, semoga yang batil kalah.

    Allahumma Amiin.

  2. Ferli berkata:

    Mas AM Waskito, saya sekedar mem-forward 2 buah komentar dari tulisan tentang Ahmadinejadi di arrahmah.com, yang bisa mewakili isi hati saya ketika membaca tulisan tsb:

    1.
    izin ngritik pak… Asta’fi minkum sebelumnya…
    itu photo Presiden Dajjal “AhmadiNezhad” yang ber-background bendera yahudi. dipastikan 99.99999% hasil editan sotoshop. 0,00001% asli. mohon pak admin ato yang uplod agar postingnya diverifikasi dulu. agar kesahihan berita tambah kuat. Meski Beritanya shahih tapi mengandung gambar hoax, tetep bakal jadi cacat beritanya… jazakumullah…

    2.
    iya tuh, kelihatan sekali hasil editan software grafis editing. dg memuat foto tsb, sudah menunjukkan ketidakjujuran pemuat foto tersebut, setidaknya ada tujuan tertentulah, terlepas tulisan itu benar ato tidak

  3. Ferli berkata:

    Saya juga setuju dengan komentar yang ini:

    “Ini tulisan orang-orang zionis juga yang menyusup yang kerjanya mengadu domba dan hanya ngomong doang gambar diatas aja potoshop jadi media ini telah disusupi pengadu domba, harus lebih hati-hati lagi dengan pemberitaannya….”

  4. Liong berkata:

    Semoga ukhuwah Islamiyah
    semakin kuat dengan hancurnya syiah, semoga kasih
    sayang antar sesama Muslim
    semakin tumbuh dengan hancurnya syiah, semoga muncul
    kembali kejayaan peradaban Islam dan hancurkanlah peradaban syiah,
    semoga kaum Muslimin semakin
    cerdas dalam memahami posisi
    mereka dalam lalu-lintas peristiwa
    dan sejarah agar TIDAK TERTIPU dgn syiah, semoga yang haq
    menang, semoga yang batil termasuk syiah kalah.
    Allahumma Amiin.

  5. Ferli berkata:

    @Liong: “Ini tulisan orang-orang zionis juga yang menyusup yang kerjanya mengadu domba dan hanya ngomong doang gambar diatas aja potoshop jadi media ini telah disusupi pengadu domba, harus lebih hati-hati lagi dengan pemberitaannya….”

  6. Liong berkata:

    @ferli
    yup, kita harus hati-hati dgn penyusup zionis (sekumpulan org cerdas namun biadab) dan juga hati-hati dgn penyusup syiah (sekumpulan org bodoh o’on tapi mengaku cerdas)

  7. limpingkwie berkata:

    Semoga ukhuwah islamiyah kaum muslim sedunia semakin kuat..dalam menghadapi fitnah syiah ini.

  8. abisyakir berkata:

    @ Limpinkwe…

    Amin, syukran jazakallah khair.

    Admin.

  9. mahmudin berkata:

    Ya Allah ampunilah hambaMu yang bodoh ini , dengan begitu banyak tipu daya syaitan…demi Rosulullah SAW ..dan seluruh keluarganya..kami bersholawat atas beliu dan mengharap safa’atnya kelak.

    Ya Allah engkau maha tahu atas semua hambaMu…dan engkau maha perkasa atas segalanya…begitu mudah engkau binasakan orang2 kafir sebagai mana kaum kufah yang mendzolimi ahlul bait Rosulullah saw kala itu, tapi engkau biarkan kaum kufah hidup dan ber-regenerasi hingga saat ini, hal ini kami yakin semata mata sebagai ujian atas iman dan taqwa kami ke padaMu ya rabb, dan kami yakin sbagaimana janjimu jika mereka sudah melampui batas dan tdk pernah bertaubat, bahwa hanya dgn sedetik saja mereka akan binasa.

    Ya Allah kami bersujud dgn sgala kelemahan dn kebodohan kami.

    Astagfirllah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: