“Ensiklopedi Caci Maki” Seorang Anti Wahabi

"Hei Wahabi... Noh Sono Kebun Binatang!"

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Belum lama ini kita menerima “satu paket” caci-maki sangat dahsyat dari seorang Anti Wahabi yang membaca media ini. Kita tidak tahu, siapakah dia (mereka)? Tetapi kalau dikaitkan dengan pengalaman-pengalaman selama ini dalam menghadapi caci-maki, ini adalah bentuk caci-maki yang paling dahsyat. Kalangan Salafi ekstrem, pendukung PKS, ikhwan Jihadis, atau sekuler sekalipun, tidak sehebat itu dalam serangan verbal mereka. Masya Allah, laa haula wa laa quwwata illa billah.

Teringat sebuah sabda Nabi Shallallah ‘Alaihi wa Sallam, “Sibabul muslimi fusuqun wa qitaluhum kufr” (mencaci-maki seorang Muslim adalah kefasikan, dan memerangi mereka adalah kufur). Dalam hadits lain, “At taqwa ha huna, bi hasbi imri’in minas syarri an yahqira akhihil Muslim” (takwa itu disini –kata Nabi sambil menunjuk dada beliau- cukuplah seorang Muslim telah berbuat jahat ketika dia menghina saudaranya yang Muslim). Dalam Al Qur’an juga disebutkan, “Laqad kaana lakum fi Rasulillahi uswatun hasanah” (sungguh bagi kalian telah ada dalam diri Rasulullah itu berupa keteladanan yang mulia). Bahkan kalau mau disempurnakan, dalam riwayat disebutkan sabda Nabi, “Inama buits-tu li utammima makarimal akhlaq” (bahwa aku ini diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia).

Andaikan sang pencaci itu memang Muslim, seharusnya dia merasa malu kepada Allah dan Rasul-Nya, serta kaum Muslimin; karena dia telah membuat sejarah, yaitu menyusun “ensiklopedi caci-maki” yang luar biasa. Caci-maki itu sampai sebanyak 74 poin, dihiasi dengan kata-kata kasar, vulgar, hujatan, dan sebagainya. Nas’alullah al ‘afiyah lana wa lakum wa li sa’iril Muslimin.

Sebelum disini dimuat “ensiklopedi caci-maki” tersebut, ada beberapa hal yang perlu dijelaskan, yaitu sebagai berikut:

[1]. Himpunan caci-maki ini tidak jelas siapa pengirimnya, dari mana asalnya, dan ditujukan kepada siapa caci-makinya? Apakah caci-maki itu ditujukan untuk Ustadz Hartono Ahmad Jaiz? Atau untuk Ustadz Yazid Jawwas dan murid-muridnya? Atau untuk diri saya sendiri (AMW)? Kalau caci-maki itu ditujukan untuk saya, maka responnya ada dua: Pertama, aku istighfar memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa dan kesalahan yang membuat-Nya tidak ridha kepadaku. Kedua, aku ucapkan terimakasih kepada pihak pencaci-maki, karena dia telah sangat berjasa membantu saya mengurangi timbunan dosa dan kesalahan. Sekali lagi terimakasih.

[2]. Dari 74 poin masalah yang diutarakan oleh si pencaci-maki, alhamdulillah sebagian besarnya bisa direspon, diberikan ulasan, atau minimal didiskusikan. Tetapi karena cara-cara yang ditempuh sangat kasar, vulgar, jauh dari adab-adab akhlak mulia; maka dengan sangat menyesal, saya tidak perlu menanggapi poin-poin itu. Bukan karena tidak ada jawaban, tetapi TIDAK MAU melayani cara-cara seperti itu. Orang-orang yang dianugerahi akhlak luhur tidak perlu melayani caci-maki orang tidak berpengetahuan. Dalam Al Qur’an, “Wa idza khathabahumul jahiluna qaluu salama” (apabila orang-orang jahil berkata-kata terhadap mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang membawa keselamatan).

[3]. Dalam sebagian poin “ensiklopedi caci-maki” itu sebagian orang (mungkin termasuk saya) dituduh telah memvonis Habib Rizieq sebagai Syiah. Padahal tidak ada vonis seperti ini. Ia tidak ada buktinya. Dalam tulisan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz pun hanya disebut “cenderung Syiah”. Begitu juga, ada tuduhan bahwa kalangan Wahabi telah mengkafir-kafirkan pengikut paham Asy’ari. Hal ini tidak benar. Paling jauh, seperti sikap Ustadz Yazid dan kawan-kawan, sifatnya menyesatkan; bukan mengkafir-kafirkan, apalagi terhadap ulama-ulama besar Asya’irah. Tampaknya, si penyusun “ensiklopedi” senang menunggangi kata-kata takfir; padahal dia sendiri dalam tulisan itu jelas-jelas telah mengkafirkan kalangan “Wahabi”.

[4]. Dalam sebagian poin “ensiklopedi” itu disebutkan bahwa kalangan Wahabi sudah memalsukan kitab-kitab ulama. Andaikan tuduhan itu kita terima, maka HAKIKAT yang diubah adalah sebagian perkataan ulama atau isi kitab mereka. Bagaimanapun, perkataan ulama bukanlah dalil Syariat. Ia bisa diterima jika sesuai Kitabullah dan Sunnah; dan mesti ditolak jika tidak sesuai dengan keduanya. Maksudnya, sebagai Muslim rujukan dasar kita adalah Kitabullah dan Sunnah; lalu dibantu dengan metode, penafsiran, serta pendapat ulama Salafus Shalih. Mestinya, perbuatan mengubah sebagian perkataan ulama itu, meskipun ia tetap merupakan kesalahan; tidak dibawa ke arah pengkafiran, penghujatan, caci-maki, serta penghinaan kepada sesama Muslim. Toh untuk pengubahan sebagian teks itu, mereka punya alasan minimal, yaitu mengikuti madzhab yang mereka yakini. Hal demikian tidak boleh dikafirkan, kecuali kalau madzhab mereka sesat seperti Rafidhah, Jahmiyah, Ahmadiyah, Liberal, dan sebagainya.

[5]. Anggaplah paham Wahabi berbeda dengan paham Asy’ariyah; atau paling jauhnya paham Wahabi dianggap sesat oleh Asy’ariyah. Andaikan demikian, apakah hal itu lalu mengeluarkan kalangan Wahabi dari ajaran Islam, sehingga mereka berhak mendapatkan paket caci-maki yang sangat dahsyat itu? Bukankah Nabi Shallallah ‘Alaihi wa Sallam telah bersabda, “Al muslimu man salima al muslima min lisanih wa yadih” (ukuran seorang Muslim itu ialah siapa saja yang Muslim lain selamat dari gangguan lisan dan tangannya). Jika orang-orang yang anti Wahabi itu meyakini kebenaran hadits ini, lalu mengapa mereka melepaskan kendali amarah, kebencian, serta kemuakan tak terkira kepada kalangan Wahabi (sesama Muslim)? Apakah mereka sudah haqqul yakin hendak mengkafirkan Wahabi? Masya Allah, laa haula wa laa quwwata illa billah.

[6]. Pada intinya, manusia yang sehat bisa dilihat dari sikap, perkataan, dan perbuatannya. Begitu juga, manusia yang mengalami SAKIT PSIKIS bisa dilihat dari perbuatan, perkataan, dan sikapnya. Jangan terlalu berduka menghadapi kelakuan “orang sakit”; sebab kalau mesti berduka, akan terlalu banyak air-mata menetes untuk menangisi orang-orang gila yang bertelanjang badan di jalan-jalan. Yakinlah selalu akan firman Allah, “Wa laa yahiqul makrus saiyi’u illa bi ahlih” (dan tidaklah makar jahat itu akan mengenai, kecuali pelakunya sendiri). [Faathir: 43].

Baiklah, berikut ini ensiklopedi, koleksi, museum, himpunan, atau apalah; seputar caci-maki seseorang kepada sasaran “Wahabi”. Entahlah, siapa yang dimaksud dengan Wahabi disini. Hanya Allah yang Tahu pasti. Tulisan ini dikutip utuh tanpa ada tambahan dan pengurangan, kecuali pemberian judul. Selamat membaca, selamat mencermati, dan selamat bersabar atas kelakuan orang-orang “berakhlak mulia”! Semoga Allah menyelamatkan kita dari gelap-gulita fitnah di dunia, di alam kubur, dan di Akhirat kelak. Amin Allahumma amin ya Mujibas sa’ilin. Wa shallallah ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in.

___________________________________________________________

“ENSIKLOPEDI CACI-MAKI MANUSIA ANTI WAHABI”

1. Hei Wahabi ! Habib Rizieq TUJUH HARI di Iran ente tuduh SYI’AH. Tapi Habib Rizieq TUJUH TAHUN di Saudi ente enggak tuduh WAHABI ???!!!

2. Hei Wahabi ! Sikap Habib Rizieq JELAS yaitu perangi SYIAH RAFIDHOH yg suka kafirkan SHAHABAT dan WAHABI TAKFIRI yg suka kafirkan sesama muslim !!! Ada pun Syiah yg tdk kafirkan Shahabat dan Wahabi yg tdk kafirkan sesama muslim WAJIB dihormati dan diajak Dialog.

3. Hei Wahabi ! Ente KAFIRKAN Madzhab Asy’ari, lalu Habib Rizieq bangkit bela Asy’ari sbg Madzhab Ahlus Sunnah. Kenape ente dongkol ???!!!

4. Hei Wahabi ! Kalau Madzhab Asy’ari KAFIR, maka Para Imam : Daraquthni, Juwaini, Mawardi, Syirazi, Baihaqi, Ghazali, Ruyani, Baghowi, Fakhrurrozi, Ibnu ‘Asakir, Ibnu Sholah, Ibnu Abdis Salam, Rofi’i, Nawawi, Qolyubi, Burmuki, Asqolani, Haitami, Subki, Dimyathi, Suyuthi, dan RIBUAN ULAMA BESAR lainnya, semuanya jadi KAFIR krn mereka semua ASY’ARI. Apa Wahabi doang yang Islam ???!!!

5. Hei Wahabi ! Habib Rizieq itu FOKUS utk bela ASY’ARI, tdk keliru ! Ente KAFIRKAN ASY’ARI, ente keliru !!! Sudah salah ngaku bener, eh pake nyalahin Habib Rizieq ???!!! Dasar Antek Yahudi…!!!

6. Hei Wahabi ! Madzhab FIQIH Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali itu Ahlus Sunnah. Begitu juga Madzhab AQIDAH Asy’ari, Ma’turidi dan Hanbali itu semua Ahlus Sunnah. Fuqoha Hanafi ikut Ma’turidi. Fuqoha Maliki dan Syafi’i ikut Asy’ari. Fuqoha Hanbali punya aliran sendiri. Wahabi ikut siapa ???!!!

7. Hei Wahabi ! Indonesia Negeri Asy’ari. Kalau tidak suka, ente ke Nejed saja tempat lahirnya Musailamah Al-Kadzdzab !!! Jangan pecah belah umat Islam di Indonesia !!!

8. Hei Wahabi ! Enaknye lu ngaku SALAFI !!! Lu Pikir Madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali enggak ikut SALAF ???!!! Pale lu bau menyan !!!

9. Hei Wahabi ! Orang kritik Wahabi langsung ente tuduh Syiah / Yahudi / Sesat / Ahli Bid’ah / Jahil / Kafir ! Lu pikir lu doang yg Islam ???!!! Lu mesti tahu bhw HADITS menyatakan bhw orang yg suka mengkafirkan MUSLIM sesungguhnya dia yg KAFIR !!! Dasar Wahabi GOBLOK !!!

10. Hei Wahabi ! Lu bilang Allah SWT DUDUK di Singgasana spt duduknye PANTATLU di kursi. Dasar MUJASSIM yg menyerupakan Allah SWT dg Makhluq. Ape enggak KAFIR tuh ???!!!

11. Hei Wahabi ! Lu bilang HARAM melawan Pemerintah walau mereka berbuat DOSA BESAR. Dasar PENJILAT ! Wahabi MADZHAB BUDAK Pemerintah Zolim ! Pantes DUIT Lu banyak buat BELI iman orang awam ???!!!

12. Hei Wahabi ! Lu tau enggak bhw Rapat Kafir Quraisy di Darun Nadwah utk BUNUH NABI SAW dihadiri IBLIS yg menyerupai SYEIKH DARI NEJED tempat lahirnya Wahabi. Lu lihat tuh, IBLIS cinta sama WAHABI Nejed ???!!

13. Hei Wahabi ! Soal melafalkan niat sholat Lu kafirin. Soal Qunut Shubuh Lu Kafirin. Soal Maulidan Lu Kafirin. Soal Talqin dan Tahlilan Lu Kafirin. Lalu Lu sendiri bilang Allah SWT punya tangan dan kaki serta wajah kemudian duduk di atas Singgasana. Lu anggap Allah SWT spt manusia. Ape Lu pikir enggak KAFIR menyuarakan Allah SWT spt Makhluq ???!!!

14. Hei Wahabi ! Jidat Lu item bagus, tp sayang hati Lu lebih item lagi. Ngaku cinta Nabi SAW, tp Ahlul Bait Nabi SAW Lu musuhin. Sayyidina Husein RA cucu dan SHAHABAT NABI SAW Lu salahin. Yazid La’natullaah ‘alaih yg bantai Ahlul Bait Lu puji-puji. Dasar NAWASHIB Lu !!

15. Hei Wahabi ! Semua jejak peninggalan Nabi SAW Lu hancurin dg dalih agar tdk dikeramatkan. Enggak sekalian Lu hancurin Mekkah dan Madinah berikut KUBUR NABI nya ???!!!

16. Hei Wahabi ! Lu bilang istilah TASHAWWUF itu bid’ah, krn tdk ada dlm Al-Qur’an dan As-Sunnah. Tp istilah AQIDAH Lu getol pake, padahal Bid’ah juga, krn tdk ada dlm Al-Qur’an dan As-Sunnah. Ooi…malu dong !!!

17. Hei Wahabi ! Guru imam Syafi’i yg bernama Ibrahim b Abi Yahya seorang MU’TAZILAH, tp dipercaya dan dihormati oleh imam Syafi’i. Dan Guru Imam Ahmad yg bernama Abdul Majid b Abdul Aziz b Abi Ruwwad seorang MURJI-AH, tp dipercaya dan riwayatnya diterima oleh Imam Ahmad. Selain itu, Perawi Bukhari dan Muslim banyak yg TASYAYYU’, tp riwayatnya diterima oleh para Ahli Hadits. Lihat dong, SALAF tdk sembarangan KAFIRKAN orang. Eh….ente, sok lebih pinter dari SALAF, seenaknya KAFIRKAN Mu’tazilah, Murji-ah dan Tasyayyu’ ???!!!

18. Hei Wahabi ! Orang cinta Ahlul Bait Nabi SAW ente tuduh SYIAH, langsung ente KAFIRKAN. Lalu kenapa yg benci Ahlul Bait Nabi SAW tdk ente sebut NAWASHIB dan ente KAFIRKAN juga dong ???!!!

19. Hei Wahabi ! Ente bilang merendahkan SHAHABAT Nabi SAW yg mana pun adl KEKAFIRAN. Lalu bgmn dg IBNU TAIMIYYAH yg dlm kitabnya MINHAJUS SUNNAH yg telah merendahkan ALI RA dkk dari Muhajirin dan Anshor dg tuduhan cari dunia. Kok Ente enggak KAFIRKAN Ibnu TAIMIYYAH ???!!! Adil dong Muke Gile !!!

20. Hei Wahabi ! Ente minta diperlakukan dg ADIL, tp Ente sendiri TIDAK ADIL ???!!! Ente KAFIRKAN ASY’ARI, JAMA’AH TABLIGH, IKHWANUL MUSLIMIN, HIZBUT TAHRIR dan muslimin lainnya. Lalu Habib Rizieq ente fitnah SYI’AH, dan Ust.Abu Bakar Ba’asyir ente fitnah KHAWARIJ, serta Ust.Abu Jibril ente fitnah TERORIS. Ente bajingan penjahat Aqidah dan TUKANG FITNAH !!!

21. Hei Wahabi ! Ente ngakunya ANTI BID’AH, nyatanya Ente BIKIN BID’AH juga. TAUHID itu satu, tp Ente bagi TIGA. Allah SWT Maha Suci tdk ada yg SEPERTINYA, tp Ente serupakan Allah SWT dg MAKHLUQ.. Itu artinya Ente nyuci TAI dg AIR KENCING. Dasar Wahabi NAJIS !!!

22. Hei Wahabi ! Taubatlah kepada Allah SWT dari TIGA KEKAFIRAN : 1. Dari AQIDAH TAJSIM dan TASYBIH yg menyerupakan Allah SWT dg MAKHLUQ . 2. Dari AQIDAH TABDI’ dan TAKFIR yg suka BID’AHKAN dan KAFIRKAN kaum muslimin. 3. Dari AQIDAH NAWASHIB yg membenci AHLUL BAIT NABI SAW. Taubat sebelum sekarat !!!

23. Hei Wahabi ! Musuh Islam banyak, ada Zionisme Yahudi dan Misionaris Salibis. Kenape Ente serang umat Islam ??? Ente kurang kerjaan !!!

24. Hei Wahabi ! Di Yaman, Ente diserang dan dibunuh oleh SYIAH ZAIDIYYAH krn bacot Ente yg suka KAFIRKAN orang lain. Di Indonesia, kalau BACOT ente enggak dijaga, tinggal tunggu waktunye Ente di penggal dan dihabisi !!! Dasar Pemecah Belah Umat !!!

25. Hei Wahabi ! BOS Ente Saudi jadi BUDAK AS dan ISRAEL. Kenape Ente enggak KAFIRKAN ??? Ente takut enggak dapat setoran lagi ye ???!!! Dasar HAMBA FULUS !! !

26. Hei Wahabi ! Lu caci-maki Habib Rizieq yg se Indonesia tahu perjuangannye. Guru Lu si YAZID JAWAS dulu diusir orang kampung dari BOGOR gara-gara BEDUK !!! Malu-maluin Wahabi aje !!! Ooi…Urat Malu Lu udah putus yee ???!!!

27. Hei Wahabi ! Ikhwan SALAFI aje enggak suka sama Ente ! Apalagi Ikhwan SALAFIYAH !!! Kite semua udah ngebelenek sama Ente, tinggal dimuntahin aje. Emang Ente mesti segera dibasmi ! Ente ngotor-ngotorin Islam aje !!!

28. Hei Wahabi ! Kerja Lu ape ??? Ahmadiyah Lu biarin. Ma’siat Lu Tonton. Kezaliman penguasa Lu banggain. Khianat Saudi thd Palestina Lu dukung. Orang ARAB SAUDI pada Zina di Puncak Lu diam. Eh….Habib Rizieq yg sdg berjuang mati-matian lawan itu semua Lu musuhin. Dasar BIANG BID’AH !!

29. Hei Wahabi ! Ente ngaku-ngaku udah bantuin FPI agar tdk dibubarkan. Ente BOHONG BESAR !!! Dimane-mane Ente jelek-jelekin FPI !!! Jangan kate bantuin FPI, Ente tengok aje enggak pernah !!! Dasar tidak punya malu !! !

30. Hei Wahabi ! Lu ngaku ikut IMAM AHMAD, padahal enggak ! Lu ngaku ikut IBNU TAIMIYAH, padahal enggak ! Lu ngaku ikut SYEIKH MUHAMMAD B ABDUL WAHHAB, padahal enggak ! Mereka ULAMA BESAR yg tdk KAFIRKAN umat Islam, tp Lu KAFIRKAN semua umat Islam ! Lu ikut IBLIS !!!

31. Hei Wahabi ! Kitab-Kitab Klasik yg Ente cetak, Ente ubah seenaknye. Pasal-Pasal yg Ente enggak suka, Ente hapus semuanye. Dasar penipu ! Tukang Ngibul !! Pengkhianat !!!

32. Hei Wahabi ! Dalam kitab Ente AD-DURAR AS-SANIYYAH jilid 1 hal 228 diperintahkan utk memusnahkan / menghilangkan sebagian isi Kitab-Kitab karya Ulama jika TIDAK SESUAI dg AQIDAH WAHABI. Madzhab apa ini yg memerintahkan PENIPUAN ???!!!

33. Hei Wahabi ! Kitab Riyadhus Sholihin karya Imam Nawawi rhm memuat judul DOA PASAL ZIARAH KUBUR NABI SAW, Ente ubah jadi PASAL ZIARAH MASJID NABI SAW, krn WAHABI Anti Ziarah Kubur. Ente Bajingan Tukang Tipu !!!

34. Hei Wahabi ! Perkataan Imam As-Subki yg dinukilkan Imam Abul ‘Izz dalam Syarh Aqidah Thohawiyah dari kitab Mu’id An-Ni’am hal 62 Ente ubah habis-habisan ! Yg semula disebut ASY’ARI sbg isi Aqidah Thohawiyah dihilangkan sama sekali. Yg semula disebut sebagian HANBALI ikut TAJSIM dihilangkan juga. Dasar Bajingan Tengik ! Pengkhianat !!

35. Hei Wahabi ! Kitab Aqidah As-Salaf Ashhabul Hadits karya Syeikh Islam Abu Utsman Ismail Ash-Shobuni hal 6 aslinya tertulis ZIARAH KUBUR NABI SAW tp Ente ubah jadi ZIARAH MASJID NABI SAW. Dimane amanat ilmiahnye ??? Ente enggak amanat !!!

36. Hei Wahabi ! Kitab Hasyiyah Ash-Showi ‘ala Tafsir Al-Jalalain karya Syeikh Ahmad b Muhammad Ash-Showi Al-Maliki hal 78 aslinya tertulis bhw WAHABI adl JELMAAN KHAWARIJ yg telah merusak penafsiran Al-Qur’an dan As-Sunnah dan suka membunuh kaum muslimin, tp Ente hapus semuanye. Kenape ?! Rahasia Ente dibongkar, jadi Ente hapus !! Dasar Syetan Penipu !!

37. Hei Wahabi ! Kitab Tafsir Al-Kasysyaf karya Imam Az-Zamakhsyari dlm tafsir Surat Al-Qiyaamah ayat 22-23, penafsiran si pengarang yg Mu’tazilah diubah habis jadi penafsiran WAHABI. Dasar Maliiiing……Ente nyolong dan obok-obok karya orang lain !!!

38. Hei Wahabi ! Kitab Al-Ibanah karya Imam Abul Hasan Al-Asy’ari rhm yg terang-terangan menolak TAJSIM dan TASYBIH, Ente ubah habis-habisan jadi mendukung TAJSIM dan TASYBIH. Ente manipulasi kitab ! Ente korupsi pernyataan Ulama ! Dasar Koruptor Dalil !!!

39. Hei Wahabi ! Kitab Al-Fawaid Al-Muntakhobat karya Ibnu Jami Aziz-Zubairi di hal 207 menyatakan bhw Syeikh Muhammad b Abdul Wahhab adl THOGHUT BESAR, tp Ente hapus sama sekali. Kenape ? Malu Yee !!!

40. Hei Wahabi ! Semua cetakan kitab Diwan Imam Asy-Syafi’ di hal 47 ada bait berbunyi FAQIIHAN WA SHUUFIYYAN FAKUN LAISA WAAHIDAN artinya Jadilah Ahli Fiqih dan Shufi sekaligus, jgn hanya salah satunya. Tapi dlm cetakan WAHABI, termasuk versi elektronik (e-book) dg alamat http://www.almeshkat.net, bait tsb dibuang krn Wahabi MUSUH SHUFI. He…he…hee, lucu ! Wahabi lucu !! Katanye Wahabi jujur ???!!!

41. Hei Wahabi ! Kitab Shahih Bukhari Ente palsukan juga !! Imam Ibnu Hajar Al-Asqolani dlm Fathul Bari menjelaskan adanya Pasal Al-Ma’rifah dan Bab Al-Mazholim dlm Shahih Bukhari, tapi dlm Shahih Bukhari cetakan Wahabi saat ini Pasal dan Bab itu hilang !!! Ente kemanakan hei Wahabi ???!!!

42. Hei Wahabi ! Kitab Shahih Muslim Ente palsukan juga !! Gilee Lu !!! Hadits Fadhoil Maryam, Asiyah, Khadijah dan Fathimah Ente hapus dari Shahih Muslim yg Ente cetak, padahal Mustadrak Al-Hakim mencatat itu. Lucunya, Shahih Muslim cetakan Masykul jilid 7 hal 133 ada Bab Fadhoil Khadijah tapi isinya ttg Fadhoil Maryam, Asiyah dan Aisyah. Nekat betul Ente PALSUKAN Shahih Muslim, krn BENCI Khadijah dan Fathimah !!! Ente Dajjal Ma’jujeeeee….!!!

43. Hei Wahabi ! Ente ngaku cinta Imam Ahmad, tp Kitab Musnad Imam Ahmad Ente PERKOSA juga ! Dlm Musnad Imam Ahmad aslinya ada Hadits ttg Rasulullah SAW mempersaudarakan Muhajirin dan Anshor serta mempersaudarakan dirinya dg Ali RA. Tapi kini oleh Wahabi, Hadits tsb dibuang ke TONG SAMPAH, tdk ada dlm Musnad cetakan mereka. Wahabi Maliiiing…..Wahabi Rampooook…..Wahabi Begaaaal !!!

44. Hei Wahabi ! Kitab Ash-Showa’iq Al-Muhriqoh karya Ibnu Hajar Al-Haitami tdk luput dari kejahatan Ente ! Sejumlah Hadits ttg Ali RA dan Ahlul Bait Nabi SAW, Ente palsukan dg dihapus sebagian dan diubah. Dasar Pembenci Ahlul Bait Nabi SAW !! Ngaku cinta Nabi SAW, tp keluarga Nabi Lu musuhin !!! Cinta Lu PALSU !!!

45. Hei Wahabi ! Dalam kitab Hasyiah Ibnu ‘Abidin yg bermadzhab Hanafi ada PASAL KHUSUS ttg Wali, Abdal dan orang2 Sholeh serta Karomah. Tp kini oleh Wahabi satu pasal full DIMUSNAHKAN. Wahabi curaaaaang…..Wahabi jalaaaaaang !!!

46. Hei Wahabi ! Ucapan Syeikh As-Sakhawi ttg Imam Al-A’la Al-Bukhari yg menyatakan bhw Sang Imam SANGAT TAKUT dekat dg Penguasa, Ente ubah jadi SANGAT DEKAT dg Penguasa. Apa-apaan nih ??? Wahabi FATTAAAN ….TUKANG FITNAH yg berbahaya !!!

47. Hei Wahabi ! Kitab Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah jilid ke-10 ttg ILMU SULUK dan TASHAWWUF pernah cukup lama tidak diterbitkan oleh Wahabi. Baru setelah diprotes banyak pihak, akhirnye Ente
sisipin lagi jilid tsb. Gile Luu….Imam Lu sendiri Lu Kangkangin !! Wahabi kurang ajar !!! Wahabi tidak punya adab !!!

48. Hei Wahabi ! Kitab Nihayatul Qoul Al-Mufid karya Syeikh Muhammad Makki Nashr Al-Juraisi yg menulis bhw dirinya Madzhab Syafi’i dg THORIQOH SYADZALI, tp Ente buang Thoriqohnya. Kenape ?! Benci Thoriqoh nih ?! Benci sih benci, tapi ADIL dong !!!

49. Hei Wahabi ! Dalam kitab Al-Mughni karya Imam Ibnu Qudamah Al-Hanbali ada BAB ISTIGHOTSAH, tapi dlm cetakan ulang Wahabi dibuang sama sekali. Wah…wah….wah…Imam sendiri Lu BERAKIN !!! Dasar KADAL GURUN !!!

50. Hei Wahabi ! Kitab Tarikh Al-Ya’qubi jilid 2 hal 37 aslinya menyebut “Nash” buat Ali RA di “Ghadir Khum”, tp dlm cetakan Wahabi kata “Nash” dan “Ghadir Khum” dilenyapkan. Kenape ? Ente takut dijadikan dalil oleh kalangan Syiah ?? Hei BAHLUL, Sunni Sejati hadapi Syiah dg ILMU, bukan dg KEBOHONGAN !! Dasar SUNNI GADUNGAN !!!

51. Hei Wahabi ! As-Syeikh Al-Muhaddits Ahmad b Muhammad b Shiddiq Al-Ghumari dlm kitabnya “Al-Burhan Al-Jaliy” mencatat PEMALSUAN WAHABI thd Kitab Ahwal Al-Qubur karya Ibnu Rajab Al-Hanbali dan Kitab Tafsir Al-Bahr Al-Muhith karya Abu Hayyan, serta sebuah kitab lainnya yg berjudul “Iqtidho Ash-Shiroth Al-Mustaqim”. Edan Lu ! Berape kitab lagi yg Lu mau obok-obok ?!

52. Hei Wahabi ! Lu Edan ! Lu Gila ! Kitab-Kitab Ulama Besar Lu berani PALSUIN !! Lu pikir enggak bakal ketahuan !!! Sekarang terbukti Lu PALSUIN kitab-kitab : Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Jami’ Tirmidzi, Musnad Imam Ahmad, Tasir Al-Bahr Al-Muhith, Al-Ibanah, Thabaqot Ibnu Sa’ad, Tarikh Thabari, Al-Aghani, dll. Ternyata Wahabi PEMALSU HADITS DAN KITAB !!!

53. Hei Wahabi ! Pendiri Wahabi dlm kitab Muallafaat Muhammad b Abdul Wahhab hal 186-187 menyatakan bhw hanya dia yg paham makna “Laa ilaaha illallaah”, SEMUA ULAMA dari zaman Nabi SAW s/d zamannya adl SESAT krn tdk tahu makna “Laa ilaaha illallaah”. Weis sombongnya !! Takabbur spt IBLIS !!!

54. Hei Wahabi ! Putra Pendiri Wahabi Syeikh Abdullah b Muhammad b Abdul Wahhab dlm kitab Ad-Durar As-Saniyyah fi Al-Ajwibah An-Najdiyyah jilid 1 hal 224 menyatakan bhw orang yg BERTAWASSUL adl MUSYRIK dan HALAL dibunuh dan dijarah. Wah…Gawat, padahal TAWASSUL dan TABARRUK adl masalah FURU’ AQIDAH yg diperselisihkan Ulama Ahlus Sunnah. Kok mudah betul MENGKAFIRKAN dan menghalalkan pembunuhan dan penjarahan ??!! Wahabi Pembunuh….Wahabi Penjarah !!

55. Hei Wahabi ! Syeikh Ibn Baz dlm kitab Fatawa fil Aqidah hal 13 menyatakan bhw ISTIGHOTSAH dan TAWASSUL dg para Nabi dan Auliya adalah MUSYRIK KAFIR. Ha…Haa…Haaa…ternyata Para Syeikh Wahabi SETALI TIGA UANG. Semuanye sama : TUKANG KAFIRIN MUSLIM !!!

56. Hei Wahabi ! Syeikh Abu Bakar AL-Jazairi dlm kitab Aqidatul Mu’min hal 144 menyatakan bhw TAWASSUL adl SYIRIK dan pelakunya KEKAL DI NERAKA. Nah, nih satu lagi Syeikh Wahabi yg pegang KUNCI PINTU NERAKA !! iiiih……sereeeeeemmm !!!

57. Hei Wahabi ! Syeikh Muhammad b Soleh Utsaimin dlm kitab Liqo Al-Bab Al-Maftuh hal 42 menyatakan bhw Imam Nawawi rhm dan Imam Ibnu Hajar Al-Asqolani rhm BUKAN Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Nah Lu, satu lagi Syeikh Wahabi SOK ASWAJA sendirian. Padahal ilmu dan jasa SI WAHABI ini thd Islam dan umatnya tdk seujung kuku Nawawi dan Ibnu Hajar. Dasar sombong ! Sok pinter Lu !! Sok suci Lu !!!

58. Hei Wahabi ! Syeikh Al-Qonuji dlm kitab Ad-Din Al-Kholish jilid 1 hal 140 mengikuti jejak Cucu Pendiri Wahabi Abdurrahman b Hasan b Muhammad b Abdul Wahhab dlm kitab Fathul Majid Syarh Kitab At-Tauhid hal 217, sama-sama menyatakan bhw TAQLID kpd Madzhab adl bagian dari SYIRIK. Wahabi mulutnya BAU, krn selalu keluar kata SYIRIK buat umat Islam sendiri. Bau Kentut Mulut Lu ! Bau Tai Bacot Lu ! ! Bau Bangke Cecongoran Lu !!!

59. Hei Wahabi ! Syeikh Nashiruddin Al-Albani dlm kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah jus 6 hal 676 menyatakan bhw MUSUH SUNNAH adl orang yg bermadzhab dan Asy’ariyyah serta Para Shufi dan lainnya. Nih catat satu lagi Syeikh Wahabi yg KAFIRKAN Asy’ari dan semua orang bermadzhab termasuk para ULAMA BESAR SEMUA MADZHAB. Jadi, cuma Wahabi yg Islam, sdg yg lain kafir semuanya ???!!! Dasar Kutu Onta !!!

60. Hei Wahabi ! Cucu pendiri Wahabi Syeikh Abdurrahman b Hasan b Muhammad b Abdul Wahhab dlm dua kitabnya : Qurrah ‘uyun Al-Muwahhidiin hal 47 dan Fathul Majid hal 191-192 tegas MENGGENERALISIR PENGKAFIRAN thd Muslimin di Mesir, Yaman, Iraq, Oman, Syam dan Hijaz. Ha…ha…haaaa… Apa yang Muslim cuma orang NEJED doang ??? Dasar WAHABI BAHLUL !!!

61. Hei Wahabi ! Pemerintah SAUDI mendoktrin anak-anak sekolah di Saudi via buku pelajaran sekolah SLTA terbitan Kementerian Pendidikan dlm buku pelajaran AT-TAUHID kelas 1 SLTA hal 67 bhw MUSYRIKUN adl Salafnya Jahmiyyah, Mu’tazilah dan ASY’ARIYYAH. Nih, kenalilah SAUDI sbg BANDOT WAHABI !!!

62. Hei Wahabi ! Ada kabar LUCU : Abdulkarim b Soleh Al-Wahabi dlm kitabnya Hidayatul Hairan fi Mas-alatid Dauran MENOLAK Bumi Berputar, krn Allah SWT menurut Wahabi turun dg DZATNYA ke Bumi setiap sepertiga malam terakhir, shg jika Bumi Berputar maka Allah SWT tdk naik-naik ke ‘Arsy. Makanya belajar dg ASWAJA yg meyakini bhw yg turun adl RAHMAT Allah SWT bukan DZAT Allah SWT. Maha Suci Allah SWT dari tuduhan keji Wahabi ! Emang Wahabi itu Bodoh, Bego, Tolol, Goblok, Pandir, Idiot, Bahluuuuuul !!!

63. Hei Wahabi ! Ente bilang Allah SWT punya tangan dan kaki serta wajah, lalu duduk di atas Singgasana dan turun naik antara Langit dan Bumi. Itu artinya Wahabi MUJASSIM yg menjasmanikan Allah SWT, dan MUSYABBIH yg menyerupakan Allah SWT dg makhluq. Imam Ahmad rhm berkata : “Barangsiapa yg berkata bhw Allah adl JISIM tdk spt JISIM-JISIM maka ia telah KAFIR.” Ooii…. Ternyata Wahabi itu KAFIR dlm pandangan Imam Ahmad ! Kaciaan deh Luuu…!!

64. Hei Wahabi ! Masih soal BUMI BERPUTAR : Syeikh Ibn Baz dlm kitab Al-Adillah An-Naqliyyah wal Hissiyyah ‘ala Jiryan Asy-Syams wa Sukun Al-Ardh hal 17, 23 dan 72, serta kitab Fatawa Ibn Baz jilid 9 hal 160 yg dimuat dlm Fatwa Kerajaan Saudi No.1 / 2925 tertgl 22/7/1397 H menyatakan bhw pendapat bumi berputar adl pendapat yg sangat keji dan munkar, serta yg berpendapat tsb adl telah KAFIR dan SESAT, shg WAJIB dituntut bertaubat, jika tdk mau Taubat maka harus DIHUKUM MATI sbg KAFIR MURTAD dan hartanya disita buat Kas Negara. Wow….WAHABI SADIS !!! Lu lihat tuh….Begonya Wahabi !!!

65. Hei Wahabi ! Masih soal BUMI BERPUTAR : Syeikh Ibnu Sholeh Al-’Utsaimin menyarankan via Majmu Fatawa wa Rasail Fadhilah Asy-Syeikh Muhammad Ibnu Sholeh Al-’Utsaimin jilid 3 Fatwa No. 428 hal 153, agar soal BUMI BERPUTAR jgn diajarkan di sekolah-sekolah. Kompakkan KUPERNYA WAHABI ?! Wahabi MADZHAB PRIMITIF !!

66. Hei Wahabi ! Masih soal BUMI BERPUTAR : Ulama sepakat bhw SALAF itu adl RASULULLAH SAW dan SHAHABAT serta TABI’IIN dan TABI’IT TABI’IN. Tp Syeikh Ibnu Baz dlm kitab Al-Adillah An-Naqliyyah wal Hissiyyah menyatakan bhw telah jadi IJMA’ SALAF spt IBNU TAIMIYYAH, IBNU KATSIR dan IBNUL QOYYIM bhw BUMI TIDAK BERPUTAR. Aneh, mereka BUKAN SALAF, kok disebut SALAF ?! Dan SALAF tdk ada yg bicara soal BUMI BERPUTAR atau TIDAK BERPUTAR, kok disebut sdh IJMA’ ?! Wahabi memang Tukang Tipu !! Sangat menjijikkan !!!

67. Hei Wahabi ! Dlm kitab Thabaqat Hanabilah karya Ibnu Abi Ya’la jilid 2 hal 39 ada sebuah Hadits Buatan Wahabi menyatakan bhw Allah SWT berupa seorang pemuda berambut ikal bergelombang mengenakan pakaian merah. Apa ini Bukan TAJSIM Dan TASYBIH ??? !!! Ini AQIDAH SESAT MENYESATKAN !!! Ternyata Wahabi BIANG BID’AH !!!

68. Hei Wahabi ! Dlm kitab At-Tauhid wa Itsbat Shifat Ar-Rabb karya Ibnu Khuzaimah saat belum TAUBAT dan masih MUJASSIM, di hal 198 menyatakan bhw Rasulullah SAW melihat Allah SWT sdh DUDUK di TAMAN HIJAU di atas KURSI EMAS di bawahnya PERMADANI EMAS yg dipikul oleh EMPAT MALAIKAT yg berupa SEORANG LELAKI, dan BANTENG, dan BURUNG ELANG, serta SINGA. Nah, dg karya spt ini Ibnu Khuzaimah dipuji oleh Ibnu TAIMIYYAH dlm Majmu’ Fatawa jilid 3 hal 192, sbg “Imamnya para Imam”. Jadi jelas sudah bhw AQIDAH WAHABI : NGAWUR dan KEBLINGER…..!!!

69. Hei Wahabi ! Dlm kitab Thabaqat Hanabilah karya Ibnu Abi Ya’la jilid 2 hal 39 dan kitab At-Tauhid wa Itsbat Shifat Ar-Rabb karya Ibnu Khuzaimah hal 198, merangkumkan AQIDAH WAHABI bhw Allah SWT berupa SEORANG PEMUDA BERAMBUT IKAL BERGELOMBANG dg PAKAIAN MERAH yg sdg DUDUK di TAMAN HIJAU di atas KURSI EMAS di bawahnya PERMADANI EMAS yg dipikul oleh EMPAT MALAIKAT yg berupa SEORANG LELAKI, dan BANTENG, dan BURUNG ELANG, serta SINGA. Ternyata ada sebuah LUKISAN NASHRANI yg menggambarkan YESUS sbg TUHAN dg ciri sama persis dg AQIDAH WAHABI tsb. Nah Lu, kok bisa SAMA gambaran TUHAN NASHRANI dg TUHAN WAHABI ???!!! Jangan-jangan SATU SUMBER nih ???!!!

70. Hei Wahabi ! Ente HARAMKAN sebut Rasulullah SAW dg SAYYIDINA, krn dianggap berlebihan. Tp Ente sebut IBNU TAIMIYYAH dan IBNU ABDUL WAHHAB dg SEGUDANG GELAR : Syeikhul Islam, Al-’Alim Ar-Rabbani, Auhadul Ulama, Awra’uz Zuhhad, Sayyidul Ulama, Khotimul Mujtahidin, Imamul Aimmah, dsb. Ape tuh gelar semuanye tdk berlebihan ??? Hei Wahabi, Adil Dong !!!

71. Hei Wahabi ! Kitab Ihya ‘Ulumid Din karya Imam Al-Ghazali rhm Ente cerca dan hina dg dalih isinya ada Hadits Palsu dan Lemah. Tp kitab Ar-Radd ‘ala Al-Jahmiyyah karya Ad-Darimi Al-Mujassim Ente puji setinggi langit, padahal isinya banyak Hadits Palsu dan Lemah. Dasar Curang… Culas…!! Wahabi CACING PASIR !!!

72. Hei Wahabi ! Katanye Ente ANTI KHUROFAT ?! Nih lihat halaman berikut dlm kitab MANAQIB AHMAD karya Ibnul Jauzi ttg DERAJAT Imam Ahmad Ibnu Hanbal : (188) Khidir AS dan Musa AS memuji Imam Ahmad. (189) Kubur Imam Ahmad menjaga Baghdad dari segala Bala’. (197) Melihat Ahmad lebih baik drpd ibadah setahun. (370) Pena Ahmad memberkahi pohon kurma yg tdk berbuah jadi berbuah. (513) Jin mengabarkan kematian Imam Ahmad sebelum wafatnya 40 hari. (549) Imam Ahmad menghardik Munkar Nakir krn tdk pantas menanyakannya “Man Robbuka?”, shg Munkar Nakir mina maaf. (550) Allah SWT tiap tahun ziarah ke Kubur Imam Ahmad. Bgmn nih ?? Khurofat bukan ?? !! Ternyata KHUROFAT WAHABI lebih gile !!!

73.Hei Wahabi ! Katanye Ente ANTI KHUROFAT ?! Nih lihat halaman berikut dlm kitab MANAQIB AHMAD karya Ibnul Jauzi ttg DERAJAT Imam Ahmad Ibnu Hanbal : (188) Khidir AS dan Musa AS memuji Imam Ahmad. (189) Kubur Imam Ahmad menjaga Baghdad dari segala Bala’. (197) Melihat Ahmad lebih baik drpd ibadah setahun. (370) Pena Ahmad memberkahi pohon kurma yg tdk berbuah jadi berbuah. (513) Jin mengabarkan kematian Imam Ahmad sebelum wafatnya 40 hari. (549) Imam Ahmad menghardik Munkar Nakir krn tdk pantas menanyakannya “Man Robbuka?”, shg Munkar Nakir mina maaf. (550) Allah SWT tiap tahun ziarah ke Kubur Imam Ahmad. Bgmn nih ?? Khurofat bukan ?? !! Ternyata KHUROFAT WAHABI lebih gile !!!

74. Hei Wahabi ! Masih soal KHUROFAT WAHABI. Dlm kitab MANAQIB AHMAD karya Ibnul Jauzi hal : (555) Imam Ahmad melihat dlm mimpi dirinya membai’at Allah SWT. (557) Lalu Allah SWT membanggakan Imam Ahmad depan para Malaikatnya. (562) Lalu Imam Ahmad menziarahi Allah SWT dan disediakan aneka hidangan. (563) Lalu Allah SWT berfirman bhw siapa yg tdk ikut Imam Ahmad maka diazab. (563) Allah SWT memerintahkan penduduk Langit dan para Syuhada menghadiri pengurusan jenazah Imam Ahmad. (564) Semua penduduk Langit dari pertama s/d ketujuh sibuk menyambut kedatangan Imam Ahmad. (567) Imam Ahmad sdh masuk surga dan sering ziarah kpd Allah SWT. (580) Barangsiapa sempit rizqinya lalu ziarah kubur Imam Ahmad di hari Rabu maka rizqinya diluaskan Allah SWT. (580) Allah SWT melihat ke kubur Imam Ahmad 70 ribu kali, shg siapa yg menziarahinya diampuni. (584) Barangsiapa dikuburkan di pemakaman Imam Ahmad maka diampuni dg berkahnya Imam Ahmad. Nah, nih KHUROFAT atau bukan ??? Kenape aneka KHUROFAT ini tdk Ente umumkan kpd umat Islam agar TIDAK TERSESAT !!!

__________________________________________________________

PENUTUP

Saya menduga, penyusun “ensiklopedi caci-maki” ini adalah orang Syiah yang sangat marah. Dia bisa saja merupakan orang-orang sejenis Idahram dan lainnya. Apa yang dia tulis banyak merujuk kepada buku-buku semodel karya Idahram itu. Sang penyusun “ensiklopedi” berusaha memanfaatkan perselisihan antara “Wahabi” dengan Habib Rizieq untuk mendapat keuntungan tertentu.

Ya standar orang Syiah memang begitu. Jangankan kepada kita sebagai Muslim biasa, kepada para Shahabat Nabi dan isteri-isteri Nabi saja, mulut mereka sangat kotor, keji, dan mengerikan. Caci-maki sehebat itu sebenarnya tidak ada artinya dibandingkan satu perkataan kotor kaum Rafidhah kepada para Shahabat Nabi Radhiyallahu ‘Anhum. Sebagai Muslim, kita tidak bisa memaaafkan caci-maki terhadap para Shahabat Nabi. Itu urusannya sangat berbeda. Ia tidak bisa dimaafkan. Dimana saja ada manusia mencaci-maki para Shahabat, seketika itu dihalalkan laknat atas mereka; laknat Allah, Rasul-Nya, dan para makhluk di langit dan bumi.

Rasulullah Shallallah ‘Alaihi Wassalam bersabda, “Barangsiapa yang mencela Sahabatku, maka dia mendapatkan laknat Allah, para Malaikat, dan seluruh manusia.” (HR. At-Thabrani dan Al Bazzar, dari Ibnu Umar dan Malik bin Anas. Dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ahadits As Shahihah, jilid 5, hal. 446, hadits no. 2340.

Demikian, alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin. Wal izzatu lillahi wa li Rasulih wa lil mu’minin.

AM. Waskito.

Iklan

50 Responses to “Ensiklopedi Caci Maki” Seorang Anti Wahabi

  1. Cecep berkata:

    Assalamu’alaikum Pak Abisyakir,

    Sebelumnya saya mohon maaf apabila lampiran comment saya sebelumnya dinilai kasar/caci maki, sebenarnya saya copy paste dari http://warkopmbahlalar.com/hei-wahabi/, dan itu juga sudah tersebar di dunia maya.

    Menurut saya ensiklopedi “hei wahabi” ini adalah respon dari murid habib rizieq yang tidak terima dibilang “cenderung syiah”, sampai sekarang juga saya bingung dengan kata definisi “cenderung syiah”, maksudya apa yah? karena kalo saya baca ulasannya yang panjang seakan2 emang sudah di vonis syiah, cuma judulnya aja agak diperhalus biar bisa ngeles kalo kemudian hari ada yang mempermasalahkan.

    Terus terang pak saya emang benar2 awam masalah syiah, wahabi atau salafi, saya juga baru tahu ada asyari dll, yang saya tahu sebelumnya cuma islam, ada suni ada syiah, ada 4 mashab, al quran dan hadist. Tapi kalo bapak syakir ber suuzon kepada saya, misal “commentnya sudah disetting” atau dibilang syiah atau pendukung syiah, saya jadi tambah bingung nih (beneran pak) kok sepertinya semakin kita dalami agama ini semakin mudah kita berprasangka buruk, tuduh menuduh yang syiah, kafir dll karena cuma beda pendapat saja atau sekedar mengkritik.

    Sebenarnya dari maksud saya melampirkan “ensiklopedi hei wahabi” ini, jangan dilihat bahasanya, karena mungkin sedang marah karena dituduh “cenderung syiah” (setengah hati nuduh syiah) atau kafir, mungkin karena gaya bahasa betawinya keluar pak, cuma isinya ini pak, banyak kitab2 yang dibahas, apa benar seperti itu, banyak, sepertinya sangat detil dari nama kitab sampai halaman disebutkan. misal tentang bumi tidak berputar, atau kitab yang diubah, atau allah menyerupai makhluk dll, apa benar? biar saya yang awam ini tahu mana yang benar mana yang fitnah.

    Tapi ga apa2 lah kalo ga mau dibahas, tapi cuma dipermasalahkan gaya bahasanya saja. cuma harapan saya aja sih ada sedikit ada diskusi intelektualnya. misal dalam kitab dan hal itu maksudnya ini, dll

    Terima kasih pak atas responya, mudah2an saya ga dituduh syiah atau apa lagi lah (jadi bingung benar pak, beda sedikit atau kritik, jadi syiah). mudah2an bapak bisa berhusnozon kepada saya

    Wassalam

  2. uminya nuha berkata:

    dimaklumin aja kang cecep….
    pak abisyakir itu kan bapa-bapa bertipe gampang tersinggung/marah tp gampang memaapkan !

  3. Ferli berkata:

    @Cecep, @Uminya Nuha: terkadang orang muda lebih bijaksana:). Salut!

  4. juhaiman berkata:

    memang fenomena .. ” habib , aswaja , salafi dan wahabi ” tahun tahun terakhir ini terlihat meningkat .
    Tak pelak persinggungan terjadi baik di dunia maya maupun di dunia nyata.

    Pengajian salafi / wahabi marak di mesjid mesid dan kampus kampus dan tidak ketinggalan poster poster habib pun marak di perempatan jalanan dengan iringan iringan massanya di jalanan atau acara majelis taklimnya. masing masing punya masa walaupun beda kelas .

    Biarlah masyarakat yang memilih ..islam yang mana mereka kehendaki sebagai pegangan hidupnya ..

    Yang namanya berlian walau tercebur dalam lumpur tetap memancarkan nilainya dan begitu juga yang namanya kuningan kalau digosok tiap hari akan pudar .
    Berlian tidak bisa disandingkan dengan kuningan atau tembaga.
    Walaupun kuningan itu dikemas dengan indah atau diletakan diatas sutera .

    Saya yakin bila seseorang memang ikhlas menuntut ilmu , Allah SWT akan menunjukan jalannya .Bukankah hidayah itu mutlak dari Allah SWT ?.

  5. juhaiman berkata:

    @cecep.
    Anggaplah ini suatu pelajaran dari dunia maya ….jangan sekali kali mengangkat suatu isu yang mengandung caci maki terhadap suatu kaum.

    Berhati hatilah dalam menulis atau menyampaikan sesuatu …karna kita akan diminta pertanggung jawaban atas apa yang kita tulis….

  6. lukman mubarok berkata:

    tenang saja, yang namanya caci-maki itu ibarat makanan, ia penuh gizi. ibarat kuman, ia bisa jadi vaksin. ibarat racun, ia bisa jadi serum penawar…

  7. Cecep berkata:

    @juhaiman,
    makasih, sungguh mencerahkan. ternyata masih ada yang berpikiran positif.

    walaupun saya awam (mungkin karena tidak masuk ke salah satu kelompok spt salafi, pks, wahabi dll), tapi saya senang sekali membaca situs2 berita islam seperti eramuslim, hidayatullah, arrahmah, voa-islam, dll.

    Sebenarnya sakit hati dan sedih juga saya dibilang “orang fasik” oleh pak abisyakir (pake ayat lagi) karena komentar saya melampirkan tulisan dari orang yang sakit hati karena suatu tuduhan juga, tapi tak apa lah itu kembali ke masing2 orangnya. Setidaknya saya bisa mengerti mengapa orang bisa sampai sedemikian marah hingga “mencaci maki” dan orang/kelompok yang menjadi sebab kemarahan itu tidak “merasa” alias bebal.

    Ok, berdasarkan berita2 & komentar yang saya ikuti:
    1. fenomena pemberitaan syiah mulai gencar 6 bulan terakhir, apakah karena iran akan diserang, sehingga dimunculkan isu tersebut oleh barat sehingga orang islam pada sentimen ke iran. Sebelumnya sedikit sekali berita tsb.

    2. Muncul buku “… manhaj salaf” (lupa judul dan penulisnya), yang membuat habib rizieq berkomentar pedas tentang buku ini di radio silaturahim.

    3. Kemudian muncul tuduhan radio silaturahim adalah syiah, beserta para pengisinya. Kemudian salah satu ustadnya mengajak mubahalah untuk membuktikan tuduhannya, sepertinya belum ada yang berani.

    4. Kemudian muncul tuduhan habib rizieq “cenderung syiah” (takut bilang syiah, biar bisa ngeles). Benar saja pak abisyakir ngeles ketika ada komentar yang mepertanyakan itu, dan dia tidak bilang syiah cm biilang “cenderung syiah” dengan alasan belum ada bukti, terus atuh ngapain ditulis pak kalo nggak menjadi fitnah?
    Padahal tuduhan tsb secara logika: kata “wahabi” : syiah = kafir, kafir = masuk neraka, habib rizieq = “cenderung syiah”, habib rizieq = cenderung masuk neraka. Yah wajar orang bisa caci maki yang nuduh seperti itu pak…

    Kesimpulan saya kok agak aneh yah, orang2 makin pinter mendalami agama ini semakin mudah menuduh orang syiah atau fasik dll, Orang2 islam semakin pinter mengaji, semakin berkelompok dan malah semakin terpecah belah. dan hal diatas tersebut ada sebab dan akibat.

    Ok, mungkin saya akan dituduh syiah atau fasik atau JIL oleh bapak (sy anti JIL juga pak), tapi hal diatas adalah sebuah fenomena yang saya tangkap di media2 online termasuk blognya pak abisyakir yang coba saya kritisi. Mohon jangan menuduh saya syiah, demi allah pak saya bukan syiah, kalo menurut bapak awam atau kritis = fasik, terserah bapak aja deh.

    Wassalam.

  8. Iman berkata:

    Ini pelajaran bagi semua, termasuk bagi pak AMW yang seringkali menulis dengan sangat tendensius, menjawab pertanyaan dengan emosional, mudah tersinggung, dan seringkali terlalu jauh berkomentar terhadap hal yang belum jelas. Jangan menyiram bensin di tengah bara yang memanas. Jadilah penyejuk, sehingga bisa memadamkan perselisihan. Kita harus belajar tahu diri, tawadhu’ dan menyikapi persoalan dengan hati-hati….

  9. anas berkata:

    menurut saya sich, wajar abisyakir marah, krn memang sekarang situasinya lagi panas-panasnya dgn syiah, jadi mohon maklum

  10. anas berkata:

    kalo mau gentel dan objective, silahkan buat buku bantahannya ust. abisyakir (bersikap adil kepada wahabi) dan ust yazid (mulia dgn manhaj salaf), ini lebih baik daripada berkoar-koar di fb, youtube, radio rasil (syiah lagi)

  11. abisyakir berkata:

    @ Cecep…

    Assalamu’alaikum Pak Abisyakir. Sebelumnya saya mohon maaf apabila lampiran comment saya sebelumnya dinilai kasar/caci maki, sebenarnya saya copy paste dari http://warkopmbahlalar.com/hei-wahabi/, dan itu juga sudah tersebar di dunia maya.

    Komentar: Wa’alaikumsalam. Kadang saya bersikap agak sensitif, sebab sudah pengalaman bertahun-tahun interaksi di dunia internet, sering menghadapi manusia-manusia yang tidak gentle. Dalam menyerang, mereka sangat membabi-buta; tapi dalam soal identitas diri, kita tak tahu banyak siapa mereka. Sebab serba tersembunyi sih…. Begitu deh, human in modern time.

    Menurut saya ensiklopedi “hei wahabi” ini adalah respon dari murid habib rizieq yang tidak terima dibilang “cenderung syiah”, sampai sekarang juga saya bingung dengan kata definisi “cenderung syiah”, maksudya apa yah? karena kalo saya baca ulasannya yang panjang seakan2 emang sudah di vonis syiah, cuma judulnya aja agak diperhalus biar bisa ngeles kalo kemudian hari ada yang mempermasalahkan.

    Komentar: Ya, ini kan sama “suuzhon” seperti yang Anda tuduhkan ke saya. Anda menganalisa ini itu, sementara tidak ada bukti valid bahwa penulis artikel itu mengatakan kalimat semisal ini: “Haqqul yakin, Habib Rizieq ini Syiah.” Selama belum ada kalimat verbal seperti itu, ya jangan ditafsiri macam-macam. Kan Anda tidak suka “suuzhon” pada orang lain kan?

    Terus terang pak saya emang benar2 awam masalah syiah, wahabi atau salafi, saya juga baru tahu ada asyari dll, yang saya tahu sebelumnya cuma islam, ada suni ada syiah, ada 4 mashab, al quran dan hadist. Tapi kalo bapak syakir ber suuzon kepada saya, misal “commentnya sudah disetting” atau dibilang syiah atau pendukung syiah, saya jadi tambah bingung nih (beneran pak) kok sepertinya semakin kita dalami agama ini semakin mudah kita berprasangka buruk, tuduh menuduh yang syiah, kafir dll karena cuma beda pendapat saja atau sekedar mengkritik.

    Komentar: Anda pantas untuk “disuuuzhoni”. Sebab Anda tidak menceritakan diri Anda siapa? Anda tidak menyebutkan dari mana Anda berasal? Anda tidak menghubungi saya via e-mail dulu. Anda langsung main pasang komentar seperti itu. Kalau memang awam, ya berhati-hatilah. Kan ada kaidahnya, “Fas’alu ahlad dzikri in kuntum laa ta’lamuun” (bertanya ke ahlinya kalau memang tidak tahu). Ini belum apa-apa, langsung pasang komentar sangat kasar, meskipun sifatnya “cuman” mengutip. Minimal, tampilkan link-nya dulu, bukan langsung co-pas. Anda ini tidak mau disuuzhoni orang lain, tetapi kelakuan diri tidak diatur yang baik-baik. Itu sangat tidak layak.

    Sebenarnya dari maksud saya melampirkan “ensiklopedi hei wahabi” ini, jangan dilihat bahasanya, karena mungkin sedang marah karena dituduh “cenderung syiah” (setengah hati nuduh syiah) atau kafir, mungkin karena gaya bahasa betawinya keluar pak, cuma isinya ini pak, banyak kitab2 yang dibahas, apa benar seperti itu, banyak, sepertinya sangat detil dari nama kitab sampai halaman disebutkan. misal tentang bumi tidak berputar, atau kitab yang diubah, atau allah menyerupai makhluk dll, apa benar? biar saya yang awam ini tahu mana yang benar mana yang fitnah.

    Komentar: Lho, memang ada yang menuduh Habib Riziq kafir? Yang ngomong begitu kan nafsu kalian sendiri, yang ingin cepat-cepat menyebut kaum Wahabi sebagai ahli takfir (suka mengkafirkan)? Lalu caci-maki 74 poin itu apa tidak berisi banyak takfir kepada kalangan Wahabi? Ini aneh. Ngaku-ngaku benci takfir, tapi doyan juga melakukan hal itu (maksudnya si penulis ensiklopedi caci-maki). Soal isinya, minta saja ke si penulis cai-maki agar dia menulis kritik yang baik, nanti tulis lagi kritik itu, biar dibahas secara wajar oleh pendukung “wahabi”. Silakan hadirkan “edisi sopan-santunnya”. Itu lebih cocok bagi manusia.

    Tapi ga apa2 lah kalo ga mau dibahas, tapi cuma dipermasalahkan gaya bahasanya saja. cuma harapan saya aja sih ada sedikit ada diskusi intelektualnya. misal dalam kitab dan hal itu maksudnya ini, dll. Terima kasih pak atas responya, mudah2an saya ga dituduh syiah atau apa lagi lah (jadi bingung benar pak, beda sedikit atau kritik, jadi syiah). mudah2an bapak bisa berhusnozon kepada saya. Wassalam.

    Komentar: Anda ini aneh, meminta diskusi intelektual tapi merujuk ensiklopedi caci maki? Anda pernah sekolah tidak? Apa boleh bahasa ilmiah/inteklektual dituangkan dalam model caci-maki? Oke sekedar cacatan, materi caci-maki itu merujuk ke buku-buku Idahram. Saya sudah baca buku-buku itu. Jadi ini bukan sesuatu yang asing sama sekali. Saya sarankan Anda baca buku “Bersikap Adil Kepada Wahabi”, sebagian sudah dijawab disana. Memang belum semuanya.

    Kalau mencermati gaya bahasa Anda, saya yakin Anda bukan sekedar “seorang Cecep”. Anda lebih dari itu, tapi berlindung di balik nama tersebut.

    AMW.

  12. abisyakir berkata:

    @ Ferli…

    Anda bicara soal “bijaksana” di atas penderitaan orang lain yang mendapat caci-maki sangat hebat. Jelas itu tidak sesuai kaidah dari Rasulullah Saw, “Unshur akhaka zhaliman au mazhluman” (tolongloh saudaramu yang zhalim dan dizhalimi). Ketika beliau ditanya bagaimana menolong orang yang zhalim? Beliau menjawab, “Tamna’uhu minal zhulmi” (cegahlah dia dari berbuat kezhaliman).

    Harusnya, Anda bantah terlebih dulu kezhaliman itu, baru Anda boleh menasehati saya agar bersikap “bijaksana”. Nah, inilah memang warna manusia-manusia zaman kini. Pikiran dan wacananya sudah kemana-mana, tetapi tabiat baiknya kurang terpelihara. Nas’alullah hikmah wa ilman wa hilman. Amin ya Wahhab.

    AMW.

  13. abisyakir berkata:

    @ Cecep…

    Sebenarnya sakit hati dan sedih juga saya dibilang “orang fasik” oleh pak abisyakir (pake ayat lagi) karena komentar saya melampirkan tulisan dari orang yang sakit hati karena suatu tuduhan juga, tapi tak apa lah itu kembali ke masing2 orangnya. Setidaknya saya bisa mengerti mengapa orang bisa sampai sedemikian marah hingga “mencaci maki” dan orang/kelompok yang menjadi sebab kemarahan itu tidak “merasa” alias bebal.

    Komentar: Oke, saya mohon maaf sudah berprasangka buruk ke Anda. Mestinya, kalau sensi, tidak mau cepat sakit hati, Anda juga harus hati-hati. Anda pertama-tama bisa kirim e-mail dulu, atau sebutkan link suatu artikel. Kalau Anda sangat butuh suatu diskusi, bisa Anda sebut bagian mana yang Anda ingin diskusikan, lalu Anda tulis dengan bahasa sendiri yang wajar; jangan main copy paste. Nah, inilah Anda ingin dijaga hak-hak pribadinya, tapi Anda tidak menjaga hak pribadi orang lain (diri saya).

    Ok, berdasarkan berita2 & komentar yang saya ikuti: 1. fenomena pemberitaan syiah mulai gencar 6 bulan terakhir, apakah karena iran akan diserang, sehingga dimunculkan isu tersebut oleh barat sehingga orang islam pada sentimen ke iran. Sebelumnya sedikit sekali berita tsb.

    Komentar: Kalau di Indonesia bukan karena itu, Boy. Tapi karena kasu Sampang Madura. Anda ikuti beritanya tidak? Sikap MUI Jatim itu merujuk kasus Sampang, bukan soal drama “serangan ke Iran” yang tak akan pernah terlaksana itu (sebab mereka sudah satu barisan, hanya beda peran).

    4. Kemudian muncul tuduhan habib rizieq “cenderung syiah” (takut bilang syiah, biar bisa ngeles). Benar saja pak abisyakir ngeles ketika ada komentar yang mepertanyakan itu, dan dia tidak bilang syiah cm biilang “cenderung syiah” dengan alasan belum ada bukti, terus atuh ngapain ditulis pak kalo nggak menjadi fitnah? Padahal tuduhan tsb secara logika: kata “wahabi” : syiah = kafir, kafir = masuk neraka, habib rizieq = “cenderung syiah”, habib rizieq = cenderung masuk neraka. Yah wajar orang bisa caci maki yang nuduh seperti itu pak…

    Komentar: Kamu kok yakin banget banget kalo si penulis artikel sengaja ingin ngeles? Kamu ini siapa sih? Kamu nyari ilmu, nyari kebenaran, atau mau mbela Syiah ya? Kalau ngeliat gaya kamu bicara, jelas kamu ini pendukung Syiah. Kalau kamu adil, mestinya jangan mudah2 menyebut “Wahabi suka mengkafirkan”. Coba deh, wahai manusia yang “tidak mau sakit hati”…sebutkan satu kalimat saja dari buku Yazid Jawwas yang mengkafirkan orang Asy’ari? Kamu bahkan mau memaklumi si pembuat ensiklopedi caci-maki itu. Demi Allah, kalian tidak akan selamat, sebelum meminta ridha orang-orang yang kalian cai-maki sedemikian rupa…

    Kesimpulan saya kok agak aneh yah, orang2 makin pinter mendalami agama ini semakin mudah menuduh orang syiah atau fasik dll, Orang2 islam semakin pinter mengaji, semakin berkelompok dan malah semakin terpecah belah. dan hal diatas tersebut ada sebab dan akibat. Ok, mungkin saya akan dituduh syiah atau fasik atau JIL oleh bapak (sy anti JIL juga pak), tapi hal diatas adalah sebuah fenomena yang saya tangkap di media2 online termasuk blognya pak abisyakir yang coba saya kritisi. Mohon jangan menuduh saya syiah, demi allah pak saya bukan syiah, kalo menurut bapak awam atau kritis = fasik, terserah bapak aja deh. Wassalam.

    KOmentar: Lha kalau orang Syiah berani menyebut Abu Bakar dan Umar Ra sebagai “dua berhala Quraisy”, lalu apa susahnya kami menyebut mereka SEBAGAI MANUSIA TERLAKNAT? Wong Rasul Saw pernah mengatakan bahwa orang2 yang mencela para Sahabat itu dilaknati Allah, Malaikat, dan alam semesta.

    AMW.

  14. anas berkata:

    yg paling keras sikapnya terhadap wahabi adalah orang SUFI dan SYIAH………mereka rata2 menuduh semua wahabi adalah antek yahudi, yaaa udah biar imbang semua yg anti wahabi adalah antek SYIAH…….gimana hayoooo ?

  15. Abu berkata:

    Ahh, ada-ada aja si cecep ini, udah mencela habis2an, minta orang husnudzon lagi…
    Orang awam kok sok tau !!!

  16. Cecep berkata:

    @abu,
    yang menulis ensklopedi wahabi itu bukan saya, saya hanya melampirkan, dan itu sdh tersebar di internet. dan sy juga sdh minta maaf dengan pemilik blog ini mengenai lampiran tsb.

    Saya awam, tapi bersikap kritis emang ga boleh, dan komentar saya apa adanya saja. sepertinya pak abu ini kok takabur yah, mentang2 lebih tau.

    @Abisyakir
    Semuanya di luar dugaan saya, sebenarnya sy cm pengen tau aja, benar ga “isinya”, jangan liat bahasanya… tapi sudahlah lupakan. Ternyata masalah ini sangat sensitif. Sepertinya saya terjebak di tengah2 pertarungan. Mengenai email, mana saya tau email bapak? Saya aja baru tau ternyata bapak itu penulis “bersikap adil kepada wahabi”. Tentu saja saya ga ada apa2nya kalo berdebat

    Saya tidak pernah mengatakan wahabi mengkafirkan org, sy hanya menyampaikan sebuah logika persamaan, anak SD sdh diajarkan itu. Jika A=B, B=C, maka A=C.

    Ok pak, saya kritisi bapak, tapi tolong saya jgn dituduh syiah atau pendukung syiah, terus terang saya bukan syiah, hanya penasaran dan tergelitik saja mengenai permasalahan ini.

    Saya belum baca buku bapak, bukunya pak yazzid ataupun dengar komentarnya Habib Rizieq. Saya hanya kaget kok tiba2 habib rizieq dibilang “cenderung syiah”, kemudian muncul balasan ensklopidia wahabi itu. Ternyata sebelum itu habib riziq berkomentar pedas tentang buku mulia dg manhaj salaf di rasil. Pertanyaannya apakah tuduhan “cenderung syiah” itu buntut dari komentar pedas habib riziq? dan tuduhan radio silaturahim itu syiah akibat dari itu juga? Menurut saya kok ada sebab akibat dan serang menyerang.

    kata bapak, karena belum ada kata “haqul yaqin syiah”, kita tidak boleh menafsirkan macam2, kira2 opini yang terbentuk akan seperti apa pak dr tulisan spt itu? Ok deh, karena saya jadi takut menafsirkan macam2, saya tanya langsung aja deh, Apakah Rasil “haqul yaqin” Syiah? Apakah Ust di rasil “haqul yaqin” Syiah, Apakah dr Jose “haqul yaqin” Syiah? Sampai bapak komentarnya agak sinis, Padahal perjuangan dr jose menurut saya luar biasa. Untuk menjadi “haqul yaqin” minimal hrs bukti spt apa? Kalau belum, menurut bapak kira2 “keadilan” seperti apa yang bisa didapat oleh mereka karena opini yang terbentuk, padahal blm “haqul yaqin”? Pembelaan seperti apa yang bs mereka lakukan? Apakah bisa dengan cara mubahalah? Apakah hal itu bs dikatagorikan fitnah? Mudahnya, salahkan pembaca karena menafsirkan macam2 kan..

    Wassalam

  17. Liong berkata:

    cep, kamu ini ngaku awam tapi ko belagak?? kritis itu bukan seperti itu. silahkan kamu buat bantahan kalau memang mereka TIDAK cenderung syiah. Lalu kamu kirim bantahan tersebut ke penulis atau copy-paste di komentar. bukan harus copy-paste caci maki seperti itu. kalau tdk punya bukti untuk membantah, ya lebih baik kamu diam, jgn sok jadi orang kritis. apalagi kamu jg awam kan dalam masalah ini. diam itu lebih selamat

  18. abisyakir berkata:

    @ Cecep….

    Semuanya di luar dugaan saya, sebenarnya sy cm pengen tau aja, benar ga “isinya”, jangan liat bahasanya… tapi sudahlah lupakan. Ternyata masalah ini sangat sensitif. Sepertinya saya terjebak di tengah2 pertarungan. Mengenai email, mana saya tau email bapak? Saya aja baru tau ternyata bapak itu penulis “bersikap adil kepada wahabi”. Tentu saja saya ga ada apa2nya kalo berdebat.

    Komentar: Lho, caci-maki, hujatan, pengkafiran itu menurut Anda sensitif apa tidak? Itu bukan lagi sensitif, tetapi zhalim, dan termasuk urusan dosa besar. Soal e-mail, apa Anda tidak membaca di bagian “Seputar Blog”? Disana sudah dicantumkan alamat email langitbiru[ad]gmail.com. Mengapa tidak Anda manfaatkan sarana itu? Ujug-ujug langsung “menempel” caci-maki sepanjang itu. Wal ‘iyadzu billah.

    Saya tidak pernah mengatakan wahabi mengkafirkan org, sy hanya menyampaikan sebuah logika persamaan, anak SD sdh diajarkan itu. Jika A=B, B=C, maka A=C. Ok pak, saya kritisi bapak, tapi tolong saya jgn dituduh syiah atau pendukung syiah, terus terang saya bukan syiah, hanya penasaran dan tergelitik saja mengenai permasalahan ini.

    Komentar: Terkait masalah takfir, itu bukan soal ringan, itu soal besar. Seseorang tidak boleh menakfir person to person, melainkan sesudah jelas-jelas ada bukti dan alasan yang valid. Apa Anda pernah baca buku Yazid Jawwas yang judulnya “Mulia dengan Manhaj Salaf”? Apa dalam buku itu, beliau pernah mengkafirkan orang Asy’ariy? Kalau misalnya tuduhan dilebarkan ke kami (saya), apakah saya juga pernah mengkafirkan kalangan Asy’ariy hanya karena kita berbeda paham dalam memahami Sifat-Sifat Allah?

    Kalau Anda merasa “tergelitik” harusnya jangan mengambil resiko besar, dengan “memampangkan” ensiklopedi caci-maki itu. Allahu Akbar, niatmu hanya soal “tergelitik” tapi kamu sudah ikut sumbang kerja menyebarkan ensiklopedi caci-maki itu di media ini. Tanpa perananmu, tak akan muncul ensiklopedi dosa besar dan zhalim seperti itu.

    Kalau saya lalu mencantumkan ensiklopedi itu sebagai tulisan tersendiri, adalah tujuannya biar kaum Muslimin tahu, “Ha kadza min akhlaqi man a’dal wahabiy” (ya beginilah sebagian akhlaq kalangan anti Wahabi). Itu saya jelaskan dulu bantahan secara santun terhadap kumpulan caci-maki yang sangat zhalim itu.

    Saya belum baca buku bapak, bukunya pak yazzid ataupun dengar komentarnya Habib Rizieq. Saya hanya kaget kok tiba2 habib rizieq dibilang “cenderung syiah”, kemudian muncul balasan ensklopidia wahabi itu. Ternyata sebelum itu habib riziq berkomentar pedas tentang buku mulia dg manhaj salaf di rasil. Pertanyaannya apakah tuduhan “cenderung syiah” itu buntut dari komentar pedas habib riziq? dan tuduhan radio silaturahim itu syiah akibat dari itu juga? Menurut saya kok ada sebab akibat dan serang menyerang.

    Komentar: Kalau menurut saya, jawabnya IYA. Tuduhan itu sepertinya dimunculkan setelah Habib Riziq mencela habis-habisan Ust. Yazid Jawwas, dengan menyerang juga kalangan Wahabi secara terbuka. Mungkin Ust. Yazid mewakili kalangan Salafi, sementara saya peduli dengan unsur Wahabi-nya, sebab di Tanah Air sangat banyak kalangan Wahabi, dengan segala modelnya. (Ibaratnya, Wahabi seperti sebuah rumah besar. Sedangkan Salafi adalah salah satu kamar di rumah itu. Wahabi tidak identik dengan Salafi; tetapi Salafi rata-rata memang Wahabi. Pihak yang banyak berseteru dengan PP Al Irsyad adalah kalangan Salafi, bukan Wahabi secara umum).

    Soal “serang menyerang” jawabnya gampang. Setiap orang yang memiliki pendapat dan merasa dirugikan kepentingannya, akan membela diri. Ya samalah seperti kamu dan saya dalam diskusi seperti ini. Apa yang begini bukan “saling serang-menyerang”? Jadi kalau sudah masuk kawasan seperti ini, jangan merasa “sok suci” dengan memakai simbol-simbol akhlak mulia. Kamu memampangkan 74 poin caci-maki itu sendiri sesuai akhlak mulia apa tidak sih?

    Kata bapak, karena belum ada kata “haqul yaqin syiah”, kita tidak boleh menafsirkan macam2, kira2 opini yang terbentuk akan seperti apa pak dr tulisan spt itu? Ok deh, karena saya jadi takut menafsirkan macam2, saya tanya langsung aja deh, Apakah Rasil “haqul yaqin” Syiah? Apakah Ust di rasil “haqul yaqin” Syiah, Apakah dr Jose “haqul yaqin” Syiah? Sampai bapak komentarnya agak sinis, Padahal perjuangan dr jose menurut saya luar biasa. Untuk menjadi “haqul yaqin” minimal hrs bukti spt apa? Kalau belum, menurut bapak kira2 “keadilan” seperti apa yang bisa didapat oleh mereka karena opini yang terbentuk, padahal blm “haqul yaqin”? Pembelaan seperti apa yang bs mereka lakukan? Apakah bisa dengan cara mubahalah? Apakah hal itu bs dikatagorikan fitnah? Mudahnya, salahkan pembaca karena menafsirkan macam2 kan.. Wassalam.

    Komentar: Untuk soal Radio Rasil dan ustadz-ustadznya, saya tidak tahu banyak. Saya hanya dengar dari orang-orang lain. Saya tidak bisa berkomentar jauh. Soal Joserizal Joernalis, media-media sering menyebut dia menjalin kontak dengan Hizbullah, meskipun tujuannya untuk masuk ke Ghaza. Saat Tragedi Ghaza 2008-2009, dia menjalin kontak2 dengan Hizbullah. Menurut sebagian informasi, dia sering berkunjung ke Teheran, termasuk salah satunya tahun 2006 mengajak Habib Riziq ke Teheran. Andaikan kita tidak bisa menuduh orang ini kader Syiah, andaikan demikian; jelas kaum Muslimin Ahlus Sunnah harus waspada kepadanya. Semua orang yang menjalin hubungan baik dengan Teheran-Hizbullah, kita perlu mencermatinya secara teliti.

    Untuk menjadi haqqul yakin, ya biasa saja. Asal disana ada tulisan yang bunyinya begini dari sang penulis: “Sungguh, Husein Al Attas atau Joserizal Joernalis ini adalah seorang Syiah Rafidhah!” Kalau ada kalimat macam itu atau yang semodel itu, baru Anda bisa menyebut penulis artikel semula (Ustadz Hartono Ahmad Jaiz) menuduh yang bersangkutan sebagai Syiah. Atau boleh melalui perkataan verbal misalnya dalam ceramah, khutbah, kajian, dan semisalnya.

    Dalam kaidah fiqih ada yang disebut shaddud dharai’ (mencegah kemadharatan-kemadharatan). Kadang seorang ulama boleh memperingatkan bahaya seseorang/suatu kaum, dengan niatan menjaga kaum Muslimin dari resiko bersentuhan dengan orang/kaum itu. Misalnya ada yang berkata, “Hati-hati dengan Si Fulan. Dia diindikasikan termasuk orang Syiah Rafidhah.” Ini bukan tuduhan, bukan vonis, tapi WARNING. Dalam Islam, memberikan warning-warning itu diperbolehkan, bahkan termasuk salah satu bagian dari Syariat. Nabi Saw sering memberi kita warning, agar hati-hati dari suatu perbuatan, atau hati-hati dari suatu kaum/person tertentu. Seperti ucapan beliau, “Ittaqullaha haitsu maa kunta” (takutlah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada). Ini termasuk bentuk kalimat peringatan (tandzir) yang bersifat umum.

    Jadi, cukup bagi seseorang untuk berhati-hati dalam masalah/terhadap person yang diperingatkan. Disini tidak ada unsur memvonis/menghakimi. Kalau ada yang tidak terima diberi peringatan demikian, sudah saja dia robohkan rambu-rambu lalu-lintas di pinggir-pinggir jalan yang isinya memberi peringatan agar berhati-hati dengan jalan tanjakan, turunan, belokan, baik-turun, batu jatuh dari lereng, asap, binatang, dll.

    AMW.

  19. anas berkata:

    heheheh di FB banyak berkeliaran orang2 anti wahabi, pada bikin group 1 juta orang menolak wahabi, barca tolak wahabi (hehehehe sampai klub bola nolak wahabi………….hehehehhehe paling2 yg buat adalah ANTEK SYIAH dan SUFI EXTREME………

  20. @.cecep
    @.Uminya nuha
    @.Ferli
    @.juhaiman
    @.lukman mubarok
    @.iman
    @.anas
    @.abu
    @.liong
    @.abisyakir

    ..^_^.. ..^_^.. ..^_^..

    hmmmmmm….
    saya jadi ke’inget firman Allah SWT ::
    “Beginilah kamu, kamu sekalian adalah orang-orang yang berdebat untuk (membela) mereka dalam kehidupan dunia ini. Maka siapakah yang akan mendebat Allah untuk (membela) mereka pada hari kiamat? Atau siapakah yang menjadi pelindung mereka (terhadap siksa Allah)?” ﴾ An Nisaa:109 ﴿
    ————————————————————————————-

    @.cecep
    @.ferli
    mas cecep_mas ferli,,,, ^_^ .. mas cecep_mas ferli sendiri bagaimana kalow mas cecep & mas ferli d’suruh milih salah satu d’antara dua pilihan, yaitu antara ::
    1. “bersikap lembut kpd syi’ah & tidak bersikap lembut kpd wahabi”, atau
    2. “bersikap lembut kepada wahabi & tidak bersikap lembut kpd syi’ah”.

    bagaimana, mau pilih yg mana.??
    mas cecep & mas ferli tenang aja… saya cuman pengen tau aja kok pada pilih yg mana..^_^..

    jujur, saya sendiri lebih baik pilih no.2..^_^..

    dan adakah ke’inginan dari mas cecep & mas ferli u/ mnjadi s’orang “SALAFI”.?
    jika ada k’inginan, maka apa alasannya.?
    pun jika tidak ada, maka apa alasannya.?

  21. Cecep berkata:

    @zaenal
    saya bingung untuk memilih yang mana. tentu saya harus bersikap lembut kepada siapa saja. tidak harus melihat kelompoknya, mau wahabi, pks, salafi, para habib, dll. apalagi kita di indonesia menganut islam suni . Mengenai syiah, saya tidak mau bersikap apakah semua syiah kafir atau bukan, karena saya blm ada ilmunya, dan belum ada fatwa dari ulama yang representatif di seluruh dunia, atau minimal MUI lah utk di Indonesia. semua masih bersifat kelompok kelompok.

    Kenapa harus islam salafi, islam wahabi, islam pks, hti, dll? Knp ga cukup islam (titik).

    @abisyakir
    mengenai takfir, saya melihatnya ada standar ganda.

    Untuk kaidah fiqih, ga mungkin lah saya mendebat hal itu, dan tidak ada maksud untuk berdebat dengan bapak. Saya hanya menyampaikan yg ga sreg (diluar kaidah fiqihnya) menurut saya.

    Menurut bapak, tuduhan itu bukan vonis tetapi warning agar berhati2 terhadap seseorang. Ok, tapi menurut saya tentu hrs didasari niat yang ikhlas tanpa ada motivasi lain. mIsal mengeluarkan warning utk habib riziq dan rasil karena sebelumnya “diserang” bukunya. Bapak jawab IYA ada faktor itu. Menurut bapak boleh tidak? kalau boleh, menurut saya tentu harus disebutkan masalah itu. Misal “Habib riziq cenderung syiah karena pernah menyerang buku….., dan itu merupakan salah satu bukti kecenderungan syiahnya”

    Mengenai dr jose, saya jg mengikuti pemberitaannya di media2.
    1. Gaza itu perbatasan dengan mesir bukan libanon, tentu tdk ada korelasinya dengan hizbullah. Kalau kita baca bukunya dr jose tergambar bagaimana perjuangan dan kesabaran untuk memasuki gaza. Kalaupun berhubungan dg hizbullah, mungkin ketika misi kemanusiaan dia di perang israel vs hizbullah th 2007-an kl ga salah.

    2. Untuk berapa seringnya ke iran & tujuannya apa tentu hrs kita konfirmasi lsg ke dia, tidak bisa kita bersuudzon spt itu.

    3. Agak saya sayangkan juga melihat perjuangan dia harus disuudzoni, padahal dia ke afganistan berhubungan dgn taliban, ke konflik ambon, ke irak, khasmir, ke gaza dll.

    4. Dengan berani dia mengatakan BNPT penghianat bangsa, NAMRU hrs keluar dr indonesia, Membela abdulah sonata di pengadilan, membantu kesehatan ust ABB dan org2 yg dituduh “teroris”. Semua bisa dibaca di arrahmah.com atau media islam lainnya. Sungguh sayang dia spt berjuang sendiri, sdg saudara yg lain mencurigainya.

    Saya juga baca penuturan dr Sunardi dari hilal ahmar sbb:”Pandangan-pandangan sang dokter tentang ukhuwah, keadilan, kemanusiaan, jihad dan sasarannya, juga tidak bisa di baca dalam buku ini. Sang dokter dalam diskusi-diskusi pribadi banyak bercerita tentang ide-ide segar dan asli tentang hal tersebut. Sebuah upaya sang dokter untuk merajut kepingan bagian Islam yang terbelah. Ide besarnya tentang ukhuwah sering dibalas dengan ashabiyah oleh kelompok lain.” selengkapnya di http://majalah-hilalahmarsolo.blogspot.com/2012/03/sepotong-kata.html (takut salah kalo tdk melampirkan sumber)

    Jadi dari 2 alasan abisyakir tentang kecurigaan ke dr jose, yang satu salah (berhubungan dg hizbulah utk masuk gaza), yang satu lagi hrs dikonfirmasi (sering ke teheran utk apa?). Sedangkan perjuangan dia kok tidak diperhitungkan.

    Wassalam

  22. rudi taslim berkata:

    Memang perpecahan semakin mengerucut saat ini.
    Masing masing kelompok cenderung membela kelompoknya … walaupun mungkin bersalah.

    Tidak ada niat ikhlas untuk mencari kebenaran ……

    Contoh … awalnya saya menilai habib riziq akan netral dengan kasus habib ” homo ” dari Nurul mustofa , tapi ternyata ?????

    Liahat saja di link dibawah ini .

    Sang Habib sudah terjerumus oleh ketenarannya sendiri ………

  23. @.cecep
    cecep :: “saya bingung untuk memilih yang mana.”

    Respon :: ma’afkan saya mas cecep, udah bikin mas cecep jd bingung.. semoga Allah SWT menghilangkan k’bingungan dari mas cecep, sehingga yang ada hanyalah kejelasan & kejelasan. Aamiin.. ma’afkan saya yaa mas cecep..^_^..

    cecep :: “tentu saya harus bersikap lembut kepada siapa saja. tidak” harus melihat kelompoknya, mau wahabi, pks, salafi, para habib, dll. apalagi kita di indonesia menganut islam suni .

    Respon :: betul mas cecep, mas cecep harus bersikap lembut kpd siapa saja, tidak harus melihat kelompoknya, mau wahabi, pks, salafi, para habib, dll.
    sbenarnya maksud saya memberikan permisalan apabila disuruh memilih salah satu d’antara dua pilihan sebagaimana yang saya sebut pada komen saya itu, tidak lain kerna mengingat ada sodara kita yang nampaknya lebih suka bersikap lunak kepada syi’ah dibandingkan bersikap lunak kpd wahabi. “Terkait sikap emosional Habib Riziq Shihab dalam menanggapi buku karya Ustadz Abdul Qadir Jawwas yang berjudul “Mulia dengan Manhaj Salaf”, kita perlu memberikan catatan serius. Bukan bermaksud memperlebar masalah, atau merasa pro dengan sikap Ustadz Yazid, tetapi untuk menunjukkan sikap proporsional yang mestinya diambil oleh siapa saja yang mengaku sebagai Ahlus Sunnah. Perlu dipahami, bahwa Ahlus Sunnah tidak memberi toleransi kepada sikap berdekat-dekat, kelembutan, atau kerjasama dengan Syiah Rafidhah (kaum penghujat isteri-isteri Nabi dan para Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum ajma’in).

    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2012/01/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan.html

    Siapapun pelakunya, jika menunjukkan sikap ramah, toleran, dan lapang kepada Syiah Rafidhah, perlu dikoreksi. Apalagi jika sikap toleran itu ditambah dengan sikap ANTIPATI kepada komunitas yang kerap dijuluki “Wahabi”. Tentu merupakan gambaran aneh, kepada Rafidhah bersikap lapang, sedang kepada “Wahabi” justru antipati. Padahal seburuk-buruknya “Wahabi”, mereka tidak pernah keluar dari lingkaran Ahlus Sunnah. Sedangkan Rafidhah, banyak ulama yang menyesatkan mereka, bahkan menganggap mereka telah “kharij ‘anil millah” (keluar dari millah Islam). Sangat disayangkan ketika dalam hal ini Habib Riziq memperluas serangan ke komunitas Wahabi secara umum? Padahal di antara mereka tidak sedkit yang bersikap jujur, moderat, dan adil. Tapi, dalam sebagian pernyataan Habib Riziq seolah “Wahabi” buruk semua, tercela semua.” (mengenai pernyata’an Habib Rizik seolah Wahabi itu buruk semua, tercela semua, bisa d’lihat di : http://www.youtube.com/watch?v=hlCdzVo8Ueo

    cecep :: “Mengenai syiah, saya tidak mau bersikap apakah semua syiah kafir atau bukan, karena saya blm ada ilmunya, dan belum ada fatwa dari ulama yang representatif di seluruh dunia, atau minimal MUI lah utk di Indonesia. semua masih bersifat kelompok kelompok.”

    respon :: ..^_^.. mas cecep, saya juga belum mampu bersikap apakah semua orang-orang syi’ah itu kafir ataukah masih muslim, kerna saya juga blm ada ilmunya. Tetapi menurut saya, yang jelas perkataan ulama Syi’ah, riwayat Syi’ah, dan website Syi’ah adalah sampah. Oleh karena itu, saya memperingatkan saudara saya Ahlus-Sunnah agar tidak terpengaruh pada ‘sampah’ yang sudah semestinya dibuang ke’TONG SAMPAH.
    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2012/01/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan.html
    cecep :: “Kenapa harus islam salafi, islam wahabi, islam pks, hti, dll? Knp ga cukup islam (titik).”

    Respon :: ok. Siiip mas cecep, saya suka jawaban/pernyata’an mas cecep, yaitu “kenapa harus islam salafi, islam wahabi, islam pks, hti, dll? Kenapa ga cukup islam (titik).” Jujur, saya suka sekali..^_^..
    Mudah-mudahan ini bisa bermanfa’at.. silahkan di lihat.. oh iyah, barangkali mas cecep benci sama orangnya, maka saya sarankan “jangan d’lihat siapa yang mengatakannya, tetapi lihatlah apa yang dikatakannya”..^_^.. ::
    1. http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/07/fatwa-ulama-tentang-tidak-bolehnya.html
    2. http://nasihatonline.wordpress.com/2010/09/24/fatwa-fatwa-ulama-ahlus-sunnah-tentang-kelompok-kelompok-islam-kontemporer/
    Mas cecep, semoga Allah SWT merahmatimu, mengampunimu, membimbingmu, & memberikan kebaikan2 kepadamu..^_^..

    Istilah Salaf di Kalangan Para Ulama, “Salaf adalah generasi awal umat ini, yaitu para sahabat, tabi’in dan para imam pembawa petunjuk pada tiga kurun yang mendapatkan keutamaan (sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in). Dan setiap orang yang meneladani dan berjalan di atas manhaj mereka di sepanjang masa disebut sebagai “salafi”.
    yang jelas, kalau kita berada di’atas kebenaran, berarti kita seorang salafi..^_^..

    wassalam

  24. Abu berkata:

    @Tanduk setan:
    Ya sebarkan video itu, biar kaum Muslimin tahu bahwa habib-habib di Indonesia kebanyakan menyebarkan kebid’ahan dan kesyirikan.
    Semoga Allah memberkahi ilmu Ustadz Yazid Jawas. Amin

  25. anas berkata:

    hehehehe, tumben tanduk setan menyebarkan kebenaran…….heheheh oiiii WAHABI itu cinta HABIB, tapi bukan habib syiah dan habib SUFI

  26. Syam al-maqdisy berkata:

    sepertinya penulis ~ensiklopedi~ adalah orang binung, soalnya dari argumen yang ia berikan saling bertolak belakang, kayak anak kecil. hehehe.
    dan sepertinya artikel ini lbh tepat diberi judul ~refleksi atas peluncuran buku bersikap adil kepada wahabi~ soalnya kata ~adil~ bgt diulang2 menyindir buku ust. amw. . maju terus ustadz!

  27. cecep berkata:

    @zainal abidin
    Ok pak zainal, bagus sekali responnya, sepertinya anda orang yang baik dan sangat mengerti permasalahan agama.
    Hanya saja maaf, saya mangganggap sekarang dunia dakwah ini sungguh memprihatinkan. (atau emang saya yang kuper), ternyata di dalamnya penuh fitnah dengki, asobiyah, tuduh menuduh dll.

    Pertanyaan saya untuk bapak (semoga sudi untuk menjawabnya, karena tidak terjawab oleh pak abisyakir):
    1. Apa syaratnya ketika kita akan menuduh seseorang (kata pak abisyakir diperbolehkan sbg warning untuk umat) sebagai syiah? Saya bilang salah satunya harus ikhlas dong, bukan karena sebab bukunya atau kelompoknya diserang atau motivasi lain diluar keikhlasan.
    2. Apakah harus ada konfirmasi/tabayun atau investigasi dengan data2 yang akurat? biar jatuhnya tidak menjadi fitnah?
    3. Bagaimana kita bersikap adil terhadap orang yang dituduh, misalnya cara pembelaan diri dia bisa spt apa? kalau sdh mentok apakah dengan bermubahalah bisa dilakukan? atau spt apa? Atau memang sdh tertutup untuk membela diri (jika memang dia tdk spt yg dituduhkan)
    4. Menurut pendapat bapak tuduhan thd dr jose gmn?
    pertanyaan sy ke abisyakir: (Jadi dari 2 alasan abisyakir tentang kecurigaan ke dr jose, yang satu salah (berhubungan dg hizbulah utk masuk gaza), yang satu lagi hrs dikonfirmasi (sering ke teheran utk apa?). Sedangkan perjuangan dia kok tidak diperhitungkan.) detilnya di komen saya sebelumnya ke abisyakir)

    Pendapat saya untuk abisyakir adalah ternyata dia orang yang tidak adil untuk seseorang yang berbicara “keadilan.”

    Wassalam

  28. abisyakir berkata:

    @ Cecep…

    Pertanyaan sy ke abisyakir: (Jadi dari 2 alasan abisyakir tentang kecurigaan ke dr jose, yang satu salah (berhubungan dg hizbulah utk masuk gaza), yang satu lagi hrs dikonfirmasi (sering ke teheran utk apa?). Sedangkan perjuangan dia kok tidak diperhitungkan.) detilnya di komen saya sebelumnya ke abisyakir). Pendapat saya untuk abisyakir adalah ternyata dia orang yang tidak adil untuk seseorang yang berbicara “keadilan.”

    Respon: Saya mau jujur apa adanya ya… Posisi Joserizal Jurnalis itu bagi saya merupakan suatu musykilah (suatu yang sulit disimpulkan). Sejak dia terlibat bersama MER-C di Ambon tahun 1999, sampai soal persidangan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir; pandangan saya POSITIF belaka. Saya mengira, beliau itu seperti para dokter aktivis dari kampus UI yang terlibat dalam dakwah Tarbiyah. Jadi saya sekian menilai beliau positif dari sisi kontribusinya untuk para aktivis Islam dan kaum Muslimin (yang tertimpa bencana alam & kemanusiaan). Malah saya pernah memuji beliau sebagai seorang dokter, aktivis, sekaligus berjiwa mujahidin.

    Penilaian saya mulai berubah, ketika membaca wawancara Joserizal dengan Sabili. Hal itu terkait dengan Tragedi Ghaza. Dalam wawancara itu, dia memuji Hizbullah, dan menganggap pemerintah Arab lain tidak peduli dengan Palestina. Yang dianggap sangat concern adalah Hizbullah. Bagi saya, ini kesalahan serius. Seseorang memuji Hizbullah dan mengesampingkan kaum Sunni di Timur Tengah (dimana kaum Sunni ini sering tidak terwakili oleh pemerintah masing-masing) adalah sebuah kesalahan SIMBOLIK yang sangat serius.

    Kemudian saya mendengar, bahwa Joserizal sering berkunjung ke Teheran. Kerap tidaknya, saya tidak tahu. Kita bisa cari informasi media lewat google, dengan key word “Joserizal Iran Teheran”. Salah satunya pada tahun 2006, Joserizal membawa Habib Riziq ke Iran. Setelah datang ke Iran, Habib Riziq “disidang” oleh ulama-ulama tertentu di Indonesia yang anti Syiah. Ulama ini kemarin terlibat dalam pertemuan FUUI di Bandung, untuk mengeluarkan fatwa Syiah sesat.

    Apakah kedatangan berkunjung ke Teheran itu sesuatu yang serius? Jawabnya: Iya, itu sangat serius. Apalagi kalau bolak-balik Jakarta-Teheran, seperti yang dilakukan Said Aqil Siradj (Ketua PBNU) itu. Sisi seriusnya sebagai berikut:

    [1]. Banyak orang setelah pulang dari Teheran, ngomongnya jadi lain. Habib Riziq sendiri jadi “berubah sikap” setelah pulang dari Teheran. Kata dia, dulu melihat Syiah dari jauh begini-begini; tetapi setelah melihat dari dekat ternyata beda. (Pemimpin Islam kok sepolos itu? Namanya berkunjung ke negeri orang, apalagi difasilitasi lembaga TAQRIB (pendekatan Sunni-Syiah), ya pasti akan dilihatkan yang baik-baik saja. Mana mungkin Habib Riziq akan ditunjukkan, “Ini lho mayat-mayat orang Sunni yang sudah kami bantai. Ini ulama-ulama Sunni yang sudah kami cincang. Ini perbuatan mesum imam-imam kami, lihat sendiri.” Bodo kali ya orang Syiah kalau memperlihatkan aib-aib mereka di mata para tamu).

    [2]. Kita sering mengecam orang-orang yang pergi ke Amerika, Eropa, Kanada, bahkan Israel, lalu berubah sikap. Seperti Nurcholis dan orang-orang JIL sejenis. Tapi kita tak mau berpikir kritis soal kunjungan ke Iran itu.

    [3]. Prof. Umar Shihab dari MUI sangat getol mengajak ulama2 Indonesia, dari kalangan MUI atau bukan, untuk datang ke Iran. Mungkin ini semacam tindakan Abdurrahman Wahid saat berkunjung ke Tel Aviv itu. Ada dua orang ulama yang selalu menolak ajakan Umar Shihab, yaitu KH. Cholil Ridwan dan Prof. Yunahar Ilyas. (Menurut Anda/Pak Cecep, apakah pertimbangan dua orang ulama di MUI itu tidak memiliki dasar pemikiran tertentu? Mengapa mereka selalu menolak kalau diajak ke Teheran?).

    [4]. Adapun slogan ingin menyatukan Sunni-Syiah, andaikan itu dibawakan oleh Joserizal Jurnalis, itu bukan barang baru. Kalangan Syiah sering mengangkat isu ukhuwwah, kalau masih minoritas. Tapi kalau memegang kendali kekuasaan, kaum Sunni dihabisi dimana-mana.

    [5]. Saya mendengar benar-benar dari sebagian rekan wartawan, bahwa sinyalemen kedekatan Joserizal ke Teheran itu katanya sudah lama diketahui. Andaikan tidak dikatakan “dia Syiah”, minimal dia “Tasyayu'” (cenderung kesyiah-syiahan). Versi Syiahnya bukan Zaidiyah di Yaman, tetapi Imamiyyah di Iran. Karena koneksinya ke Iran/Teheran.

    [6]. Di Bandung ada Muchtar Adam, seorang anggota DPR/DPRD dari PAN. Dia memimpin Pesantren Baabussalam di Dago. Dia dikenal sebagai ustadz Syiah. Dalam sebuah khutbah di masjid DT Bandung, dia terang-terangan mengatakan “Kota Qum” adalah “Kota Madinah-nya” Iran. Dia memang pernah belajar disana.

    Jadi kunjungan ke negeri ideologis itu bukan sembarang kunjungan. Itu memiliki makna berarti. Siapa saja yang baru pulang dari Teheran, lalu mulai koar-koar soal ukhuwwah antara Sunni-Syi’i, kita patut curiga. Sebab salah satu cara ekspansi dakwah Syiah di negeri-negeri minoritas Syiah, memang selalu menunggangi isu ukhuwwah. Tetapi kalau sudah berkuasa, ukhuwwah akan dibuang ke tempat sampah.

    Pada akhirnya, harus saya akui, posisi Joserizal itu musykilah (suatu kerumitan) bagi saya. Untuk menyebutnya Syiah, saya merasa tak memiliki bukti yang kuat; tetapi untuk memandangnya bersih dari unsur Syiah, saya juga tak berani. Joserizal berbeda dengan tokoh seperti Dr. Adian Husaini, Dr. Fahmi Hamid, Fahmi Salim, Zain An-Najah, Zaitun Rasmin, dan sebagainya.

    Nah, itu penilaian saya. Yang benar datang dari sisi Allah; yang salah dari diri saya sendiri. Wallahu a’lam bisshawaab.

    AMW.

  29. @.cecep

    mas cecep brkata :: “saya mangganggap sekarang dunia dakwah ini sungguh memprihatinkan.

    respon :: hmmm… memperihatinkan kayak gmana maksudnya mas cecep..
    kalo yang d’maksud memperihatinkan d’sini tidak lain adalah “adanya perselisihan / banyaknya perselisihan yg terjadi antara sesama kaum muslimin”, itu emang bener mas cecep… bahkan saya sndiri melihat wajah kaum muslimin sa’at ini lagi kusut ndak karoan, saling ejek, saling sikut, saling tonjok, saling tendang, jadi aja kucel. bhs.BRUTALnyamah “BULADIG.. PINUH KU LEUTAK”.

    dan kebanyakan para aktifis islam sa’at ini mereka lebih suka “mengkeritik dan menasihati”, namun ndak suka d’kritik & ndak suka d’nasihati. parahnya, sampai2 merasa bahwa kebenaran ada padanya & kesalahan ada pada orang lain. memperihatinkan memang…
    semoga Allah SWT mema’afkan semua kesalahan kaum muslimin. aamiin..

    mas cecep brkata :: “(atau emang saya yang kuper), ternyata di dalamnya penuh fitnah dengki, asobiyah, tuduh menuduh dll.”)”

    respon :: ..^_^……^_^…..^_^..

    mas cecep berkata :: “1. Apa syaratnya ketika kita akan menuduh seseorang (kata pak abisyakir diperbolehkan sbg warning untuk umat) sebagai syiah? Saya bilang salah satunya harus ikhlas dong, bukan karena sebab bukunya atau kelompoknya diserang atau motivasi lain diluar keikhlasan.”

    respon :: jujur, saya tidak tau mas cecep.. ma’afkan saya..^_^..

    mas cecep berkata :: “2. Apakah harus ada konfirmasi/tabayun atau investigasi dengan data2 yang akurat? biar jatuhnya tidak menjadi fitnah?”

    respon :: iya mas cecep, itu perlu ato harus, agar dapat d’pertanggung jawabkan dan agar tidak mencelakakan diri kita. mungkin link ini bisa bermanfa’at.. insha’Allah.. http://cintasunnah.com/tatsabbut-dan-tabayyun/

    mas cecep berkata :: “3. Bagaimana kita bersikap adil terhadap orang yang dituduh, misalnya cara pembelaan diri dia bisa spt apa? kalau sdh mentok apakah dengan bermubahalah bisa dilakukan? atau spt apa? Atau memang sdh tertutup untuk membela diri (jika memang dia tdk spt yg dituduhkan)”.

    respon :: kalo emang pengen membela diri, maka silahkan. adapun mengenai cara2 membela diri, itu banyak. dan mubahalah adalah termasuk cara terakhir.
    namun saya suka heran, kok sedikit-sedikit mubahalah.. sedikit-sedikit mubahalah.. kalo kayak gitu, itu “CENGENG” namanya.. sesama muslim lagi..

    mubahalah bukanlah suatu perkara yang mudah atau enteng untuk dilakukan terlebih lagi terhadap saudaranya sendiri (sesama muslim). Islam adalah agama rahmat dan kasih sayang terlebih lagi sesama saudaranya, sebagaimana riwayat Muslim dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Janganlah kalian saling hasad, saling bersaing dalam penawaran barang, saling membenci, saling membelakangi dan janganlah sebagian kalian menjual diatas penjualan sebagian lainnya dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang besaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzhaliminya, tidak merendahkannya, menghinakannya dan sesungguhnya takwa itu di sini.” Beliau saw mengisyaratkan kepada dadanya sebanyak tiga kali.

    Dan bagian dari rasa kasih sayang itu adalah tidak menginginkan terjadi sesuatu yang tidak baik pada diri saudaranya sendiri apalagi menginginkan agar Allah mengirimkan laknat, hukuman atau adzab-Nya kepadanya ataupun disifatkan dengan gelar “si pendusta” melalui mubahalah yang dilakukan diantara mereka berdua.

    Hendaklah kedua pihak menyadari hal ini. Lebih baik mereka berdua saling berdoa kepada Allah dengan sungguh-sungguh agar Allah menurunkan hidayah, taufik dan rahmat-Nya kepada mereka sebagai pengganti dari doa yang menginginkan diturunkannya laknat kepada orang yang berdusta diantara mereka berdua.
    mungkin ini bisa bermanfa’at.. insha’Allah..
    1. http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/hukum-mubahalah.htm
    2. http://ibnuabbaskendari.wordpress.com/2011/02/23/mubahalah-senjata-terakhir-menghadapi-penentang-kebenaran/

    mas cecep berkata :: “4. Menurut pendapat bapak tuduhan thd dr jose gmn?”

    respon :: mengenai dr jose, sungguh saya tidak tau banyak tentang beliau. bahkan namanya saja, saya baru ngedenger sekarang2.. oleh kerna itu, mohon ma’af mas cecep, u/ sa’at ini saya belum bisa berpendapat tentang beliau. harapan saya, mudah-mudahan beliau adalah termasuk orang yang baik..^_^..

  30. cecep berkata:

    @Abisyakir

    Ok, pak abisyakir cukup clear, tapi menurut saya masing2 tokoh punya cara berbeda untuk berjuang. seorang adian husaini dengan tulisannya melawan pengaruh liberal, dr jose sbg dokter muslim pergi ke daerah2 konflik, perang (medan jihad), dll.

    Tentu saja jangan dianggap sembarangan orang2 yang pergi ke medan jihad.

    Beberapa catatan untuk abisyakir:
    1. sepengetahuan saya dr jose tidak pernah berkoar2 tentang ukhuwah suni-syiah. dia lebih menyoroti persatuan umat untuk membela palestina, menentang zionisme, kedzaliman, dll.

    2. Mengenai wawancara dr jose dengan sabili, menurut saya (maaf) bapak jangan naif. Apa yang disampaikan dr jose adalah fakta sejarah, bahwa hizbullah “menang” melawan israel ketika perang israel vs hizbullah th 2007, dan negara2 arab tidak ada yang bertindak melawan israel (diam membisu) ketika gaza dibom bardir israel 2009. Dia mengalami sendiri hal tersebut, dan tidak ada tedensi untuk mengangkat syiah atau menjatuhkan suni. Itu adalah fakta, bukan tentang suni syiah.

    3. Sama halnya ketika dia membela abdulah sonata di pengadilan, dia katakan abdulah sonata adalah seorang pejuang yang berhasil mempertahankan sebuah desa di konflik maluku dari serangan RMS (baca di arrahmah.com). Itu adalah sebuah fakta yang dia ungkap, walaupun resikonya akan dicap sebagai “pembela teroris”

    4. Jadi ketika kebenaran itu terasa pahit, dan orang berani menyampaikan kebenaran itu, bagaimana kita menyikapinya?

    5. Sepertinya di komen artikel sebelumnya dr jose mengajak bertemu untuk mengklarifikasi tulisan bapak. Pertanyaan saya sebelumnya ke bapak, bagaimana bersikap adil terhadap orang yang tertuduh?

    Wassalam

  31. Komentar Anda sedang menunggu moderasi.

  32. abisyakir berkata:

    @ Cecep…

    1. sepengetahuan saya dr jose tidak pernah berkoar2 tentang ukhuwah suni-syiah. dia lebih menyoroti persatuan umat untuk membela palestina, menentang zionisme, kedzaliman, dll.

    Respon: Tahun 2006 Joserizal mengajak Habib Riziq ke Teheran. Sepulang dari Teheran, Riziq berubah pandangan terhadap Syiah. Tak kurang-kurang, Riziq mengecam “Wahabi” dengan ceramah provokatif, diikuti oleh Habib-habib lainnya. Hal ini adalah fakta yang tak boleh dilupakan.

    2. Mengenai wawancara dr jose dengan sabili, menurut saya (maaf) bapak jangan naif. Apa yang disampaikan dr jose adalah fakta sejarah, bahwa hizbullah “menang” melawan israel ketika perang israel vs hizbullah th 2007, dan negara2 arab tidak ada yang bertindak melawan israel (diam membisu) ketika gaza dibom bardir israel 2009. Dia mengalami sendiri hal tersebut, dan tidak ada tedensi untuk mengangkat syiah atau menjatuhkan suni. Itu adalah fakta, bukan tentang suni syiah.

    Respon: Okelah, regim-regim otoriter Arab berlaku begitu. Tapi apa Anda ingat, bahwa di Timur Tengah, masih ada kekuatan rakyat Ahlus Sunnah, yang tidak selalu direpresentasikan lewat pemerintahan masing-masing? Kalau Anda tak ingat, lihatlah kondisi di Indonesia sendiri. Apakah SBY dan kawan-kawan mencerminkan aspirasi masyarakat Ahlus Sunnah? Memuji Hizbullah itu tidak seberapa berpengaruh bagi regim-regim otoriter itu; tetapi ia sangat menyakitkan bagi masyarakat Ahlus Sunnah. Andaikan Hizbullah mampu merebut Israel, dan mengusir Yahudi seluruhnya dari wilayah Israel itu, tetap saja kemenangan mereka adalah kemenangan Syiah Rafidhah, bukan kemenangan Ahlus Sunnah.

    3. Sama halnya ketika dia membela abdulah sonata di pengadilan, dia katakan abdulah sonata adalah seorang pejuang yang berhasil mempertahankan sebuah desa di konflik maluku dari serangan RMS (baca di arrahmah.com). Itu adalah sebuah fakta yang dia ungkap, walaupun resikonya akan dicap sebagai “pembela teroris”.

    Respon: Yang membela Abdullah Sonata dkk. banyak, tidak hanya satu suara saja. Yang paling representatif ialah Tim Pembela Muslim (TPM). Banyak pihak yang menyoroti perilaku TERORISASI para aktivis Muslim oleh Polri; salah satunya juga Prof. Saharuddin Damiang, salah seorang anggota Komisioner Komnas HAM. Bahkan MUI Solo menerbitkan buku putih sebagai counter terhadap materi pelatihan “Deradikalisasi” BNPT.

    4. Jadi ketika kebenaran itu terasa pahit, dan orang berani menyampaikan kebenaran itu, bagaimana kita menyikapinya?

    Respon: Bagi saya juga begitu…dari semula bersimpati penuh, kemudian setelah mendapat info ini itu, lalu mengubah pandangan (meskipun tidak otomatis langsung menjustifikasi negatif); ini juga pahit. Sama seperti membaca “ensiklopedi caci-maki” yang bersumber dari copy-paste Anda itu; ia juga sesuatu yang pahit, tetapi tetap harus ditelan.

    5. Sepertinya di komen artikel sebelumnya dr jose mengajak bertemu untuk mengklarifikasi tulisan bapak. Pertanyaan saya sebelumnya ke bapak, bagaimana bersikap adil terhadap orang yang tertuduh? Wassalam.

    Respon: Lho, Anda ini aneh, enggan melihat runutan masalahnya. Coba saya runut lagi. Dalam artikel semula, saya menyebut posisi Joserizal dan MER-C, berdasarkan suatu sumber informasi. Setelah itu dimuat, ada koreksi/tanggapan balik dari orang-orang tertentu, termasuk yang mengatasnamakan Joserizal (saya tidak tahu, ini Joserizal sebenarnya atau tidak). Lalu saya hubungi pihak sumber informasi, saya ceritakan kronologi masalahnya. Ternyata, dia keberatan dengan pemuatan itu. Ya otomatis saya ceritakan hal tersebut, lalu konsekuensinya informasi seputar Joserizal dan MER-C saya hapus. Kalau dengan dihapus bagian itu lalu Joserizal masih keberatan, ya silakan bertemu saya. Datang saja ke Pustaka Al Kautsar Jl. Cipinang Muara Raya, nanti akan ditunjukkan ke saya, insya Allah. Anda sendiri juga boleh datang, kalau mau.

    Kita sudah berusaha bersikap baik, tetapi masih saja Anda “memprovokasi”. Bahkan Anda tidak ingat bahwa telah mengcopy-paste “ensiklopedi” itu, tanpa melalui proses klarifikasi semestinya ke saya terlebih dulu. Ya terserah sih, setiap orang akan memikul beban amaliyahnya sendiri.

    AMW.

  33. Wahabi made in British berkata:

    Orang-orang ini adalah orang-orang yg sama saat dulu meruntuhkan kekalifahan islam truki usmani.

  34. abisyakir berkata:

    @ Donnie…

    Dakwah Syaikh Muhammad ibnu Abdul Wahhab dimulai sejak tahun 1740-an, sedangkan runtuhnya Turki Utsmani tahun 1924. Disini terpaut jarak sekitar 180 tahun. Bagaimana bisa gerakan Wahabi disebut telah meruntuhkan Khilafah Turki Utsmani? Nih, orang macam begini biasanya suka makan “fitnah dan kabar bohong”.

    AMW.

  35. indra berkata:

    gak punya ilmu pada ngomong, jadinya debat kusir gak jelas. Yg punya blog dan komentator udahlah gak usah pada saling sewot. Makin banyak omong, makin ketauan kadar ilmunya….

  36. abu berkata:

    @indra: Anda memperpanjang daftar orang yang ngomong tanpa ilmu… Tuh ikuti yg namanya cecep, skrg udh ngerti dgn penjelasan pemilik blog ini. he…

  37. abu hanifah nazmi berkata:

    Semoga Alloh memberikan kita hidayah di atas manhaj yang haq ini yaitu ahlus sunnah wal jamaah salafy. Buat yang sudah terbiasa mengaji dgn pemburu kebuli (afwan ana ga mau nyebut habib karena artinya terlalu mulia untuk mereka) pasti sudah terbiasa dgn cacian seperti ini. Karena dalam setiap orasinya (karena bukan ceramah ilmiah) selalu didengar kalimat seperti ini.untuk pencari kebenaran tidak usah terlalu didengar cacian seperti ini. Karena pada dasarnya mereka maaf jahil terhadap ilmu dien. Apabila mrk tahu akan ilmu dien tidak mungkin jawabannya seperti koleksi cacian diatas. Ingat para pemburu kebuli ini dijaman penjajahan belanda adalah kaki tangan penjajah. Ketika para ulama kita asyik dengan pesantren dan kitab kuningnya maka mereka (para pemburu kebuli) ini asyik masyuk dengan belanda dgn menjadi pegawai gubermen. Ini bukan hisapan jempol belaka bisa di cek di buku sejarah di beberapa musieum dijakarta. Jadi ga heran. Semoga Alloh hindarkan kita semua dari hal seperti ini.

  38. Ir mahadi berkata:

    Astaghfirullah, sufi zindiq ini tak punya ahlak ya,

  39. Abu berkata:

    Lihat Joserizal Jurnalis berupaya membela Bashar Asad Al-Khinzir di tulisannya….
    http://suara-islam.com/detail.php?kid=4856

  40. Anonim berkata:

    teruskan saja perselihanmu, lhat hsil akhiratmu,

  41. Syi'ah bin Muljam berkata:

    Syi’ah sewot sama wahabi krn wahabi mengkafirkan aqidah syi’ah yg menyembah kubur

  42. fredy kusuma berkata:

    ana gk percaya tulisan”hai Wahabi”..yg dituduhkan kpd wahabi”malah ana curiga itu tulisan org2 pro Syiah”…org awam aja tau kl itu cma bualan..ana muslim bkn dri gol apapun” tpi anti Syiah sesat dan semua ajarannya..

  43. ANTIhabib berkata:

    TANPA DIRAGUKAN LAGI, yg menulis adl:
    -syiah,
    -gerombolannya habaib (khususnya riziq shihab sang INTEL syiah),
    -tabiatnya KASAR (sebagaimana karakter habaib),
    -ilmunya DANGKAL.
    =========================
    Alhamdulillah melalui HUJATAN nya itu malah meyatukan dan memesrakan para sunni radikal.

  44. salafiwahhabiy berkata:

    alhamdulillah MAYORITAS ormas Islam indonesia MENERIMA WAHHABIY, hanya sedikit yg anti.
    Paling yg anti adl ormas yg DISUSUPI syiah BERBAJU HABIB..

    HIDUP SALAFIWAHHABIY

  45. abisyakir berkata:

    @ ANTIhabib…

    ….malah meyatukan dan memesrakan para sunni radikal.

    Sunni radikal ya… he he he…bisa azah.

    Admin.

  46. zaid munabari berkata:

    Assalamu’alaikum.wrwb. Mohon kpd smw nya baca kitab2 yg dilampirkan penulis “ensiklopedi caci maki” ttg Aqidah nya pendiri Wahabi. Atau baca buku berjudul “Mini ensiklopedi Wahabi” karangan seorang pakar hadits. Krn Aqidah sangat penting. Klw Aqidah nya pendiri wahabi tdk sesuai dgn Aqidah para salaf katakanlah sekalipun itu pahit.

  47. abisyakir berkata:

    @ Zaid Munabari…

    Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakaatuh. Yang kami tahu, kitab-kitab itu hanya dari kalangan haters (pembenci) yang tidak obyektif, tapi asal melimpahkan fitnah dan tuduhan. Kasihan sekali beragama dengan cara begitu. Ingin menghindari kesalahan, tapi malah masuk area fitnah.

    Admin

  48. Someone6 berkata:

    Menurutku ini rekayasa, sepertinya komentar itu datangnya dari islam tradisi mungkin NU, tapi ahirnya figur rang jadi objek di ganti nama menjadi habib rizieq+abu bakar baasyir,mereke berdua jelas seorang wahabi,ahirnya komentar itu di buat untuk membersihkan namanya biar terhindar dari tuduhan wahabi,mereka tau wahabi tinggal menunggu waktu seperti PKI jaman dulu, NU sudah mulai merespon dengan mengangkat islam nusantara,kalo wahabi tetap saja bertingkah laku ga terkontrol bisa saja konflik akan terjadi seperti 65. Komentar seperti itu dengan data2 yg cukup “hebat” biasanya muncul dari santri2 NU karena ilmu mereka dan pengusaan kitabnya banyak. Aku ragu kalo komerntar itu justru dari pendukung habib rizieq cs. Karena sangat tidak sesuai dengan sepak terjangnya selama ini. Maaf kalo ada yg tersinggung,saya sebagai orang awam cukup aneh melihatnya. Terimakasih,wassalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh.

  49. abisyakir berkata:

    @ Someone6…

    Lha itu disebarkan oleh para pendukung Habib. Kalau memang bukan dari sumber sana, mestinya dicegah dong. Tapi bagi kami, biasa saja dicela semacam itu. Toh yang dosa mereka sendiri. Apa tidak takut amalan akhiratnya bakal bangkrut itu???

    Admin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: