Surve LSN Tentang “Partai Islam”

Harusnya mereka jadi pembela, pahlawan, dan panutan. Tapi malah jadi badut-badutan…

Baru-baru ini Lembaga Surve Nasional (LSN) membuat surve tingkat elektabilitas “partai Islam” dan “tokoh partai Islam” selama bulan Juni 2012. Hasilnya negatif. Tingkat elektabilitas partai-partai itu rata-rata di bawah 5 %. Paling tinggi PKS sekitar 5 %. Partai-partai lain seperti PAN, PPP, dan PKB rata-rata nyungsep. Begitu juga tingkat elektabilitas tokoh-tokoh partai itu seperti Hidayat Wahid, Hatta Rajasa, Yusril Ihza, dan lainnya juga memprihatinkan.

Jika dibandingkan per pemilu, hasil pemilu terbaik bagi partai Islam ialah Pemilu 1955, mencapai sekitar 45 %. Pada era Reformasi, hasil terbaik sekitar 38 % pada tahun 2004. Tahun 2009 perolehan partai-partai itu turun menjadi sekitar 29 %. Pada Pemilu 2014 nanti diperkirakan suara partai itu akan turun lagi, menjadi sekitar 15 %. Untuk info lebih jauh, silakan cari di media-media cetak atau online; banyak yang membahasnya. Salah satu sumber berikut ini: Keterpilihan “Partai Islam” Rata-rata di Bawah 5 %.

KOMENTAR:

[1]. Hasil surve yang disebarkan LSN itu sangat menyesatkan. Bukan karena soal hasilnya yang kecil, bukan sama sekali. Tetapi klaim LSN bahwa partai seperti PKS, PPP, PAN, dan PKB sebagai partai Islam. Ini adalah kebohongan besar. Mana ada partai Islam di antara partai-partai itu? Rata-rata mereka adalah partai sekuler yang sedang menjalankan politik haram. Kaum Muslimin tidak boleh mendukung partai-partai seperti ini, sebab mereka sekuler, jauh dari Syariat Islam; bahkan ketakutan untuk memperjuangkan Syariat Islam. Tidak ada satu pun partai-partai itu yang merepresentasikan partai Islam. Sekedar sebagai pembanding, Masyumi di era Orde Lama adalah partai Islam, karena mereka memperjuangan Syariat Islam, bahkan Konstitusi Islami. Sementara pada hari ini tidak ada satu pun partai yang memperjuangkan Syariat Islam. Rata-rata uber-uberan kekuasaan, syahwat, dan harta doang.

[2]. Kalau partai-partai itu tingkat elektabilitasnya rendah, ya wajar. Wong mereka sering membohongi Ummat Islam dengan janji-janji segunung. Mereka tidak amanah dan layak disebut sebagai orang munafik. Mengapa? Karena Nabi Shallallah ‘Alaihi Wasallam menceritakan karakter orang munafik: Kalau berkata dusta, kalau berjanji ingkar, kalau diberi amanah khianat, kalau berdebat melampaui batas. Lha, ciri-ciri ini kan berhamburan di tengah partai-partai sekuler seperti PKS, PAN, PPP, dan PKB itu.

[3]. Politik yang berkembang di Indonesia saat ini, sekalipun dengan label “partai Islam”, pada dasarnya ialah politik badut-badutan. Orang-orang ini sering mencaplok agama, istilah dakwah, perjuangan Ummat, kepentingan kaum Muslimin, bahkan politik Islami. Namun pada dasarnya semua itu hanyalah penipuan belaka. Tidak ada yang lurus dari kerja-kerja politik manusia-manusia itu. Mereka telah menjadikan agama sebagai “alat mencari nafkah” melalui jalur politik. Politik badut-badutan seperti ini sangat mengundang murka Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Mereka seharusnya melakukan Amar Makruf Nahyul Munkar; tetapi malah mengikuti jalan kaum yang dilaknat dari kalangan Bani Israil, Amar Munkar Nahyul Makruf.

Apa yang dilakukan LSN pada hakikatnya adalah sebuah KEBOHONGAN BESAR. Mereka bermaksud menutupi aspirasi kaum Muslimin yang menghendaki terbitnya partai Islam pro Syariat. Caranya dengan mengklaim, bahwa partai-partai itu adalah partai Islam. Dengan demikian, diharapkan, ke depan partai-partai sekuler berbaju Islam itu terus berperan di panggung demokrasi. Bahkan kalau perlu, terus ikut pemilu Ila Yaumil Qiyamah. Sehingga di tengah kita tidak pernah terbit kekuatan politik pro Syariat; cukuplah semuanya diwakili oleh badut-badut politik itu. Nas’alullah al ‘afiyah fid dini wad dunya wal akhirah.

Walhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Mine.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: