Humor: Pengalaman Membeli Domba

Baru-baru ini ada sebuah SMS unik. Isinya humor, dalam bahasa Sunda. Judul aslinya: “Pengalaman Meuli Domba” (pengalaman membeli domba). Humor ini begitu menarik, sehingga ingin dibagi dengan pembaca; sekedar untuk rehat dan rileks. Mungkin versi terjemahnya tidak sebagus versi asli. Selamat membaca dan semoga berterima.

PENGALAMAN MEMBELI DOMBA

Seorang ibu mendatangi laki-laki penjual domba di pinggir jalan. Dia mau membeli domba untuk Hari Raya Kurban. Di  samping laki-laki itu ada dua ekor domba, berwarna hitam dan putih.

“Berapa harga domba ini, Pak?” tanya ibu itu sambil menunjuk ke arah domba.

“Yang mana, Bu? Yang hitam, apa yang putih?”

“Yang hitam!” tanya si ibu.

“Yang hitam harganya sejuta dua ratus ribu.”

“Kalau yang putih?”

“Yang putih juga sama, sejuta dua ratus ribu.”

“Oohh. Boleh ditawar tidak?” tanya si ibu kembali.

“Yang mana? Yang hitam, atau yang putih?” tanya balik laki-laki itu.

“Yang hitam lah….”

“Yang hitam tidak boleh ditawar, sudah harga pas.”

“Kalau yang putih?”

“Eemm, kalau yang putih, sama juga. Sudah harga pas, tidak boleh ditawar.”

“Halah, sama saja kalau begitu,” kata ibu itu mulai kesal.

“Ini domba Garut semua, Pak?” tanya si ibu lagi.

“Yang mana Bu? Yang hitam atau putih?”

“Yang putih!”

“Kalau yang putih memang domba Garut,” jawab laki-laki itu.

“Kalau yang hitam?”

“Eeemm…sama, domba Garut juga.”

“Haah, sama juga. Gimana nih Bapak?” tanya si ibu mulai marah.

“Gimana apanya, Bu?” tanya laki-laki itu seperti tak bersalah.

“Kalau semuanya sama, kenapa mesti dibeda-bedain, ada domba hitam, domba putih? Dasar tukang domba aneh!”

“Masalahnya Bu, kalau domba putih milik saya sendiri.”

“Oh gitu. Kalau domba hitam?”

“Eehmm…samma, milik saya juga.”

“Aaah, dasar kamu tukang domba aneh!” serang si ibu dengan suara keras.

“Maaf, maaf…tukang dombanya lagi ngopi di warung.”

“Hah, ngopi di warung?”

“He eh, lagi ngopi.”

“Lalu kamu sendiri apa?”

“Hheemm…tukang domba juga….”

Sesaat suasana hening, lalu…

Bruaak… Prang… Krontang… Brugg… Cluuit… Swer… Prash… Dum… Dum… Dum… Baam…

Terdengar suara-suara aneh yang menandakan telah terjadi “perang dunia” dalam skala lokal…

Ya ini hanya humor, intermezzo…semoga berkenan. Tetap semangat untuk hidup, memperbaiki kehidupan, berjuang, berkarya, dan mensyukuri setiap nikmat Allah Ta’ala. Hatur nuhun.

Mine.

Iklan

5 Responses to Humor: Pengalaman Membeli Domba

  1. Si'Ardjuna berkata:

    ahahaha…
    aya-aya wae…

    oh iya pa, mau tanya..
    kalau Allahumma solli alaa muahammad wa’ala ali muhammad & Allahumma solli alaa muhammad wa’ali muhammad itu sama atau beda.??

  2. abisyakir berkata:

    @ Si Ardjuna…

    Dua bacaan shalawat itu berbeda, satu sesuai madzhab Sunnah, satu sering dipakai orang Syiah. Artinya juga beda.

    (1). Allahumma solli ‘ala Muhammad wa ’ala ali muhammad (ya Allah berikan sentosa kepada Nabi Muhammad dan kepada alu/keluarga Muhammad)

    (2). Allahumma solli ‘ala Muhammad wa ‘Ali Muhammad (ya Allah berikan sentosa kepada Nabi Muhammad dan kepada ‘Ali-nya Muhammad; maksudnya kepada ‘Ali bin Abi Thalib, sepupu Nabi Muhammad Saw).

    Semoga bermanfaat.

    Admin.

  3. Polan berkata:

    @ abisyakir…

    Allahu’Akbar…
    terimakasih pa.. terimakasih.. sekali lagi terimakasih penjelasannya…

  4. irwan berkata:

    mantap wkkkkwkkkkkkwkkk

  5. Emprit Gepeng berkata:

    Subhanallah………syukron Tadz…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: