Saat Senja di Media

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin. Tak terasa sudah lima tahunan kami bergelut dengan media ini. Selama itu, media ini sudah mengalami pasang-surut, timbul-tenggelam. Beberapa kali dilanda “krisis” sehingga ingin dihentikan lebih cepat, tapi alhamdulillah Allah Ta’ala terus memberikan dukungan kekuatan dan karunia-Nya.

Ketika saat Maghrib menjelang, dunia siang kan berakhir, berganti malam.

Sebagaimana waktu demi waktu terus berputar, maka lingkaran hidup manusia pun berputar juga. Sungguh, tidak ringan dan mudah mengelola media. Apalagi jika ia berusaha membawa spirit dan estetika jurnalistik baru. Tidak ringan. Hanya saja, segala urusan mesti berhitung kekuatan, tenaga, dan anggaran. Bila ada sekian pilihan amal, maka dipilih yang terbaik, yang paling concern di dalamnya, paling besar manfaat, dan paling kekal kebaikannya (insya Allah).  Tidak mungkin semuanya dipilih, diambil seluruhnya, sehingga tidak ada yang benar-benar ditekuni secara baik.

Alhamdulillah saat ini sudah bermunculan media-media online Islami yang concern dengan urusan Ummat ini; concern dengan penerangan, pemberdayaan, penjagaan amanat, serta advokasi. Alhamdulillah, media-media Islam itu -semoga Allah menolong, merahmati, serta memudahkan para pengelolanya- sangat layak bagi kaum Muslimin saat ini sebagai partner kehidupan; khususnya dari sisi suplai informasi.

Kami sendiri akan meneruskan langkah pada hal-hal lain yang selama ini sudah ditekuni. Namun “Pustaka Langit Biru” selalu terbuka bagi kaum Muslimin dan media-media Islam yang ingin mengambil manfaat. Silakan, silakan, semoga mendapat manfaat dan kebaikan. Amin ya Rahiim. Kalau sekali waktu ingin partisipasi di media, kami akan menghubungi redaksi media-media online tersebut untuk share dengan mereka.

“Hidup adalah pilihan.” Demikian adanya, kita mesti memilih satu di antara sekian pilihan terbaik. Sebagaimana meninggalkan media akan menimbulkan kekurangan; maka menekuni media ini secara terus-menerus (seperti yang sudah berjalan) juga membuka kekurangan bagi urusan lain.

Wal akhiru, alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin, atas semua nikmat dan pertolongan Allah Ta’ala. Syukran jazakumullah khair, atas semua dedikasi, partisipasi, kontribusi, dan apresiasi semua Pembaca Muslim Budiman. Hanya Allah yang mampu membalas semua kebaikan dan empatimu. Amin ya Sallam. Serta ampunkan kami atas semua salah, dosa, dan kekurangan. Tiada manusia yang lepas dari salah-dosa, karena insan itu: mahalul khatha’ wan nisyan (tempatnya salah dan lupa).

Bila bila melihat ada kekurangan, kesalahan, kekeliruan atau apa saja yang tidak elok di mata dan di hati; sudilah memberikan masukan dan koreksi untuk perbaikan. Alhamdulillah, walhamdulillah, tsumma walhamdulillah alladzi bi nikmatihi tatimmus shalihaat.

Wasslamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh.

(Admin).

NB. Ketika artikel nanti sudah mencapai angka tertentu, kami akan mundur seperti yang direncanakan. Pemberian angka-angka menunjukkan menu-menu akhir blog “Pustaka Langit Biru” secara officially. Syukran.

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: