Buku Baru: “Air Mata Presiden Mursi”

Juli 31, 2013

Air Mata Presiden Mursi

Kesedihan Sang Presiden atas Kudeta Militer 3 Juli 2013.

Kesedihan Sang Presiden atas Kudeta Militer 3 Juli 2013.

Presiden Muhammad Mursi yang baru saja digulingkan oleh rezim militer Mesir merupakan satu-satunya Presiden dari kalangan sipil yang dipilih secara demokratis. Presiden Mursi juga merupakan Presiden satu-satunya di dunia yang hafal Al-Qur’an. Sayangnya kekuasaannya begitu cepat direnggut oleh komplotan liberal sekuler, kaki tangan mantan Presiden Mubarak dan Militer yang dibantu oleh kekuatan Amerika.

Nampaknya di kalangan Islam-Phobia lebih enjoy hidup dipimpin oleh rezim militer yang korup dan menindas daripada dipimpin tokoh Islam. Buktinya penggulingan Presiden Muhammad Mursi yang baru terjadi dapat terwujud karena mereka saling bersinergi. Sayangnya di kalangan Islam sikapnya tidak satu suara. Ada juga kalangan Islam yang mendukung penggulingan ini dengan berbagai dalih.

Buku kecil ini mencoba membela keberadaan Presiden Mursi dari sisi syariah dan ilmiah. Bukan pembelaan yang cengeng apalagi membabi-buta. Tragedi kudeta militer menjadi catatan hitam sejarah yang menghadang gerakan politik Islam di Mesir. Namun kisah ini belum berakhir, kita tunggu saja endingnya.

http://www.kautsar.co.id/read/book/25/07/2013/239/air-mata-presiden-mursi/

Baca entri selengkapnya »


Puasa dan Manajemen Oksigen

Juli 30, 2013

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Salah satu “penyakit” yang sering melanda orang-orang puasa ialah mengantuk alias ngantuk. Ini sudah jamak. Orang puasa seperti identik dengan orang ngantuk, terutama setelah Shubuh.

Secara umum, mengantuk biasanya karena kita sudah kelelahan, sudah kecapekan, atau karena seharian tidak tidur istirahat. Tetapi adalah aneh saat bangun pagi Shubuh, setelah cuci muka (atau mandi bagi yang mau), lalu makan-minum, kita jadi ngantuk. Padahal sebelumnya sudah berjam-jam kita tidur.

Mengantuknya orang puasa setelah sahur saat Shubuh bukanlah karena letih, lelah, atau benar-benar mengantuk; sebab yang bersangkutan baru bangun pagi, setelah sebelumnya tidur malam. Rasa kantuk ini sebenarnya karena kadar oksigen (O2) di kepala menipis tajam.

Penyebab Kantuk: Kadar Oksigen di Kepala Menipis.

Penyebab Kantuk: Kadar Oksigen di Kepala Menipis.

Saat baru bangun, apalagi setelah cuci-muka, biasanya kita merasa segar, tidak mengantuk. Tetapi setelah melakukan sahur, di perut kita menumpuk makanan dan minuman. Kadang sampai kekenyangan. Nah, oksigen dalam darah yang mestinya mengalir secara merata ke seluruh tubuh, sejak dari ujung rambut sampai ujung kaki, bertumpuk/terkumpul di sekitar perut, untuk memasak makanan-minuman yang baru masuk ke perut. Akibatnya, pasokan oksigen di kepala sangat berkurang, sehingga kita merasa kantuk.

Rasa kantuk akan terjadi saat mana oksigen di saluran-saluran darah yang melewati kepala menipis. Efeknya, mata kita terasa berat, konsentrasi kita mulai goyah. Saat itu tubuh ingin ditidurkan, untuk mengatasi kantuk yang tiba-tiba menyerang. Ketika seseorang tidur, dia akan bernafas secara kontinue dan teratur, untuk memasukkan oksigen ke dalam aliran darahnya. Karena tidur, otomatis kerja tubuh sangat sedikit, paling hanya berguling ke kanan dan kiri saja. Tidur ini menjadi sarana untuk menyerap oksigen sebanyak-banyaknya.

Di sini ada catatan unik…

[1]. Tidur saat pagi ini sebenarnya bukan tidur karena kekelahan atau kecapekan, tetapi tidur untuk memperkaya kandungan oksigen dalam darah, khususnya yang lewat ke kepala.

[2]. Seseorang akan merasa sangat kantuk saat keseimbangan pasokan oksigen ke kepala, ke perut, dan ke bagian tubuh lain tidak seimbang. Jika posisinya sudah seimbang, nanti rasa kantuknya akan hilang. Saat itu seseorang akan bangun dari tidurnya.

[3]. Jika tidur pagi, setelah sahur itu, terlalu lama, kepala kita justru pusing. Mengapa? Ya karena pasokan oksigen yang masuk ke kepala berlebihan, atau melebihi kebutuhan wajarnya. Maka itu kepala kita sering pusing setelah berjam-jam tidur pagi.

[4]. Karena tidur pagi itu bukan kebutuhan mendesak (misalnya karena kelelahan atau kecapekan), sebaiknya untuk melawan rasa kantuk dilakukan dengan olah-raga. Misalnya senam pagi, bermain bulu tangkis, bermain tenis meja, beladiri, dll. Boleh juga dengan “berpikir serius” atau mengerjakan sesuatu yang penting. Nah, hal-hal itu bisa mengalihkan perhatian dari “tidur pagi”.

[5]. Kondisinya sama saat siang hari, saat Shalat Jum’at. Saat itu kita juga sering merasa kantuk berat. Ini bukan karena lelah atau capek, tetapi karena dalam ruangan terlalu banyak orang (jamaah Jum’at) lalu kadar oksigen dalam ruangan berkurang akibat dihirup orang banyak, sementara mereka juga terus mengeluarkan karbondioksida (CO2). Itu membuat para jamaah jadi “pengen tidur”, karena lagi-lagi pasokan oksigen di kepala berkurang.

Maka itu disarankan, kalau khutbah Jum’at, pihak khatibnya harus semangat, suara keras, materinya menarik. Khatib jangan malah membuat kondisi jamaah “semakin kondusif” dengan khutbah yang bertele-tele, tidak jelas, dan alunan suara seperti “musik keroncong”. Keseriusan menghadapi sesuatu, bisa membuat seseorang bertahan tetap segar, dalam kondisi kadar oksigen rendah di kepala.

SARAN. Karena rasa kantuk setelah makan sahur itu tidak alamiah, bukan karena letih atau capek, sebaiknya ia dilawan dengan aktivitas fisik yang menarik. Apakah mengerjakan tugas rumah, olah-raga, melakukan kerja fisik, dan seterusnya. Itu lebih baik daripada tidur. Olah raga juga bisa menghasilkan oksigen tinggi, tanpa harus tidur.

Kadang membaca Al Qur’an atau membaca buku, dengan posisi kepala yang tertunduk, kadang itu lebih mempercepat rasa kantuk. Maka tidak masalah, kita melakukan aktivitas-aktivitas fisik. Nanti kalau sudah segar dan kantuk berkurang, silakan membaca Al Qur’an dan lainnya.

Inilah sekilas tentang manajemen oksigen, saat berpuasa. Kelihatannya simple, tapi kita sering tak berdaya untuk menghadapinya. Semoga Allah Ta’ala selalu memberikan kita hidayah, taufik, rahmat, dan maghfirahnya. Amin Allahumma amin.

Mine.


Fakta Pemuaian…

Juli 29, 2013

Pemuaian (expand) termasuk salah satu fenomena dalam dunia Fisika. Benda yang memuai akan mengalami pertambahan dari sisi panjang, luas, atau volume. Pemuaian ini bisa terjadi pada benda gas, cair, dan padat. Tapi saya mau bicara pemuaian benda padat. Lebih menarik.

Kabel Logam Bisa Memuai...

Kabel Logam Bisa Memuai…

Hayo kita mulai…

[1]. Cara mudah melihat pemuaian pada benda padat, lihatlah pada kabel-kabel listrik di pohon-pohon, tiang-tiang, atas gedung. Ketika siang hari, kabel-kabel itu memanjang sehingga terlibat melengkung ke bawah. Tapi kalau malam hari, sore hari (saat hawa tidak panas), atau saat pagi hari, kabel-kabel itu tampak tertarik kencang. Saat panas, kabel yang terbuat dari logam (tembaga) memanjang, sedangkan saat dingin, kabel itu mengkerut.

[2]. Pemuaian juga terlihat pada jalan-jalan aspal tertentu yang bergelombang. Asalnya jalan ini tidak bergelombang, tetapi dibuat rata, lurus, dan teratur. Tetapi akibat pemanasan matahari yang terus-menerus, akibatnya aspal mengembang, mengajak material di sekitarnya ikut mengembang pula. Ketika aspal mendingin, nanti akan menyusut kembali. Ketika proses mengembang dan menyusutnya aspal ini terjadi tidak teratur, menimbulkan lekukan-lekukan pada permukaan aspal (jalan).

Antara Sambungan Selalu Ada "Ruang Kosong"

Antara Sambungan Selalu Ada “Ruang Kosong”

[3]. Pada pemasangan rel-rel kereta api, juga memperhatikan proses pemuaian. Kalau kita lihat, sambungan antar satu balok rel dengan balok rel lainnya, selalu ada ruang kosong “missing” yang dibiarkan terbuka. Ruang itu yang kira-kira lebarnya antara 1 – 1,5 cm sengaja disediakan untuk memberi ruang pemuaian balok-balok rel yang tersambung tersebut. Jika pemuaian ini tidak diberi tempat, nanti akan merusak rel itu sendiri.

[4]. Sangat menarik kalau melihat benda-benda kaca/gelas yang retak, setelah ditumpahi air panas (air minum atau kuah). Ia retak karena kaca/gelas tiba-tiba mengembang karena terkena hawa panas (dari air). Jika proses mengembangnya kaca/gelas ini merata, ia tak akan menyebabkan retak/pecah. Tetapi ketika sebagian bagian kaca/gelas mengembang, sementara yang lain masih belum mengembang secara sempurna….akibatnya materi kaca/gelas itu pun retak/pecah. Itulah makanya bahwa sifat memuai ini tidak bisa ditahan-tahan, jika ia terjadi, bisa memiliki power potensial yang menarik.

[5]. Kadang terjadi, sebuah bola bisa masuk ke dalam toples. Tapi pada kesempatan lain, bola itu tidak bisa masuk. Mengapa ia terjadi? Saat toples terkena panas, mulut toples akan mengembang, sehingga bola bisa masuk. Tapi ketika dingin, mulut toples kembali mengkerut. Bola pun tidak bisa masuk.

Bisa Memecahkan Kaca/Gelas.

Bisa Memecahkan Kaca/Gelas.

[6]. Saat ini banyak dibuat jalan-jalan dengan bahan cor-coran semen. Banyak jalan tol yang dibuat dari coran semen. Uniknya, setelah coran selesai, telah sempurna, dan kering; sering kali pihak pembuat coran jalan membuat lubang berbentuk garis-garis di cor-coran itu, panjangnya selebar jalan, lebarnya sekitar 1 cm, dengan kedalaman tertentu. Lalu ke atas lubang itu dimasukkan lelehan aspal atau karet. Kalau tak percaya, coba lihat jalan-jalan tol itu, di sana pasti ada garis-garis hitam yang dimasuki lelehan karet/aspal. Untuk apa semua ini? Ternyata, untuk mengantisipasi proses pemuaian pada semen.

Singkat kata begini, pemuaian pada benda padat itu jelas terjadi, tetapi mata kita tidak bisa melihat saat proses itu sedang terjadi, karena begitu mikroskopik proses berlangsung pada materi bendanya. Kita hanya bisa melihat efek/hasil dari pemuaian itu sendiri.

Dan uniknya, pemuaian terjadi pada semua benda padat, termasuk logam, plastik, aspal, kaca, hingga semen (hasil cor-coran). Kalau kayu atau batu, saya belum tahu. Wallahu a’lam bisshawaab.

Semoga bermanfaat ya. Amin Allahumma amin. Jujur…minat kepada dunia sains sering muncul seperti sebuah kerinduan cinta pada kekasih lama. He he he…lebay.

Mine.


Pemanis Alami: Stevia Rebaudiana…

Juli 27, 2013

Berikut ini sebuah inspirasi, tanaman Stevia Rebaudiana. Ia adalah pemanis alami, dari bahan daun Stevia Rebaudiana. Bisa menghasilkan rasa manis 100 x melebihi manis gula tebu. Dihasilkan melalui proses ekstrak terhadap daun Stevia. Bukan pemanis sintetik, jadi lebih sehat bagi konsumen.

Satu lagi yang hebat, pemanis ini tak berkalori, sangat cocok bagi mereka yang takut kegemukan, terkena keluhan diabetes, dan selainnya. Cuma, di Indonesia belum berkembang.

Sejenis Tanaman Perdu...

Sejenis Tanaman Perdu…

Struktur Daun Lebih Dekat...

Struktur Daun Lebih Dekat…

Dalam Kultivasi di Sawah atau Ladang Stevia...

Dalam Kultivasi di Sawah atau Ladang Stevia…

Proses Awal, Daun Kering Ditumbuk...

Proses Awal, Daun Kering Ditumbuk…

Hasil Sementara...

Hasil Sementara…

Hasil Bubuk Kering...

Hasil Bubuk Kering…

Bentuk Gula Jadi...

Bentuk Gula Jadi…

Sudah Dikemas...

Sudah Dikemas…

Anda Tertarik? Hayuh...

Anda Tertarik? Hayuh…

Di Indonesia belum populer. Banyak ditanam di China, India, Jerman, dan lainnya. Potensial untuk dikembangkan. Katanya di kawasan Lembang, Kab. Bandung, sudah ada tanaman ini. Coca Cola disebut-sebut memakai pemanis jenis ini.

Oke deh, sekian dulu. Kalau tertarik silakan saja cari informasinya. Kita cuma sekedar mengenalkan…

Mine.


Beberapa Hewan Lucu…

Juli 27, 2013

Beberapa hewan lucu yang sungguh menarik, original, naturalistik. Sebagian sudah pernah diangkat, tapi tak masalah dimuat lagi, karena emang benar-benar imut. Ayo lihat-lihat lagi! Lumayan, sambil ngabuburiiiiittt……

Selalu kagum dengan Alpaca. Dari dulu tuh...

Selalu kagum dengan Alpaca. Dari dulu tuh…

Bersama Kawan-kawan...

Bersama Kawan-kawan…

Cium Kasih Sayang.... Hemmuach....

Cium Kasih Sayang…. Hemmuach….

Luchu.... Tapi Suka Tidur. Koala.

Luchu…. Tapi Suka Tidur. Koala.

Tidur Mulu...Pren.

Tidur Mulu…Pren.

Little Sheep... Luchu Banget.

Little Sheep… Luchu Banget.

Hello... How Are U...?

Hello… How Are U…?

"Ayolah Private... Kita Ada Missi Khusus!" (pinguin kartun he he he).

“Ayolah Private… Kita Ada Missi Khusus!” (pinguin kartun).

Untuk yang lainnya, silakan cari sendiri. Lumayan deh buat ngabuburit. Daripada nonton lawakan yang “gak jelas” mending cuci mata dengan image-image yang bagus. Okeh.

Mine.


Foto Terlucu di Dunia…

Juli 11, 2013

Alhamdulillah, kita banyak dihibur oleh Allah dengan aneka hiburan. Salah satunya kelucuan-kelucuan pada anak-anak.

Berikut foto seorang bocah kecil, menirukan gerakan SUJUD, di belakang orang dewasa yang sedang shalat berjamaah. Terjadi di Kota Strasbourg Perancis. Sumber foto dan berita, dari situs Hidayatullah.com.

"Aku Mau Ikut Sujud..."

“Aku Mau Ikut Sujud… Boleh…boleh?”

Alhamdulillah, semoga anak ini kelak menjadi salah satu di antara hamba-hamba Allah yang saleh dan istiqamah di atas agama-Nya; dan ikut berjuang memuliakan agama-Nya. Amin Allahumma amin.

Admin.


Salafiyah Kan Terus Berkibar, Sebuah Dinasti Tidak Dijamin

Juli 9, 2013

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Allah Ta’ala menjelaskan dalam Kitab-Nya, bahwa siapa yang kufur kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka dia telah berpegang kepada simpul tali (agama Allah) yang sangat kuat, yang tak akan putus selamanya. Disebutkan dalam Surat Al Baqarah: 256. Inilah ayat yang sering disebut sebagai Al Urwatul Wutsqa.

Disini dijelaskan, bahwa pijakan terkuat dalam hidup ini ialah Syariat Allah Ta’ala; siapa yang mengikatkan dirinya kepada Syariat, dia telah berpegang kepada simpul tali yang sangat kuat. Sedangkan siapa yang berpegang kepada kekuasaan, kerajaan, kekayaan, pengaruh politik, dan lainnya tidak dijamin akan mendapatkan kekuatan yang teguh dan dawam (lestari).

Maka, selagi dakwah Salafiyah senantiasa konsisten dengan Syariat Islam, maka musuh seperti apapun tak akan mampu meruntuhkannya; siapapun mereka, bagaimanapun caranya, selama apapun makarnya.

Sebaliknya, siapa yang berpegang kepada kerajaan, dinasti, kekuasaan politik; dengan mengabaikan hak-hak Syariat Allah; lambat atau cepat, ia akan runtuh, tenggelam, lalu diganti oleh yang lain.

Ketika seorang Raja di Saudi, secara tiba-tiba menyatakan dukungannya terhadap kudeta militer di Mesir (3 Juli 2013); padahal dia belum mengkaji secara teliti proses politik itu; dia tidak mendengar bagaimana perasaan saudaranya sesama Muslim, di Mesir sana; dia hanya mengacu kepada kekuasaan politiknya yang merasa terancam oleh suatu gerakan politik tertentu; dia mengabaikan hak-hak keadilan; maka semua itu hanya akan menyebabkan kekuasaannya runtuh. Siapa yang mendukung kezhaliman atas kekuasaan politik, maka dia akan menerima hasil dijatuhkan, karena dukungannya atas kezhaliman itu.

Dulu Hafezh Assad sangat jumawa di Suriah; kini anaknya memanen bencana dan musibah terus-menerus. Dia dilaknati manusia sedunia karena kekejamannya kepada kaum Muslimin.

Teringat sejarah masa lalu. Bani Umayyah mengambil kekuasaan dari Khulafaur Rasyidin dengan cara-cara keliru; bahkan kemudian timbul kekejaman-kekejaman besar dalam sejarah Dinasti itu. Lalu di akhir hayatnya, dinasti itu dihancur-leburkan kekuatan Abbassiyah. Begitu juga Abbassiyah berkuasa dengan menumpahkan darah; maka mereka kemudian dihancur-leburkan oleh Tartar (Mongol) sekejam-kejamnya.

SALAFIYAH insya Allah akan senantiasa berkibar, selama konsisten dengan Syariat Allah. Tetapi sebuah dinasti tidak dijamin akan terus eksis, apalagi ketika ia sering membantu cara-cara kezhaliman.

Selamat merenungkan!

Mine.