Fakta Pemuaian…

Pemuaian (expand) termasuk salah satu fenomena dalam dunia Fisika. Benda yang memuai akan mengalami pertambahan dari sisi panjang, luas, atau volume. Pemuaian ini bisa terjadi pada benda gas, cair, dan padat. Tapi saya mau bicara pemuaian benda padat. Lebih menarik.

Kabel Logam Bisa Memuai...

Kabel Logam Bisa Memuai…

Hayo kita mulai…

[1]. Cara mudah melihat pemuaian pada benda padat, lihatlah pada kabel-kabel listrik di pohon-pohon, tiang-tiang, atas gedung. Ketika siang hari, kabel-kabel itu memanjang sehingga terlibat melengkung ke bawah. Tapi kalau malam hari, sore hari (saat hawa tidak panas), atau saat pagi hari, kabel-kabel itu tampak tertarik kencang. Saat panas, kabel yang terbuat dari logam (tembaga) memanjang, sedangkan saat dingin, kabel itu mengkerut.

[2]. Pemuaian juga terlihat pada jalan-jalan aspal tertentu yang bergelombang. Asalnya jalan ini tidak bergelombang, tetapi dibuat rata, lurus, dan teratur. Tetapi akibat pemanasan matahari yang terus-menerus, akibatnya aspal mengembang, mengajak material di sekitarnya ikut mengembang pula. Ketika aspal mendingin, nanti akan menyusut kembali. Ketika proses mengembang dan menyusutnya aspal ini terjadi tidak teratur, menimbulkan lekukan-lekukan pada permukaan aspal (jalan).

Antara Sambungan Selalu Ada "Ruang Kosong"

Antara Sambungan Selalu Ada “Ruang Kosong”

[3]. Pada pemasangan rel-rel kereta api, juga memperhatikan proses pemuaian. Kalau kita lihat, sambungan antar satu balok rel dengan balok rel lainnya, selalu ada ruang kosong “missing” yang dibiarkan terbuka. Ruang itu yang kira-kira lebarnya antara 1 – 1,5 cm sengaja disediakan untuk memberi ruang pemuaian balok-balok rel yang tersambung tersebut. Jika pemuaian ini tidak diberi tempat, nanti akan merusak rel itu sendiri.

[4]. Sangat menarik kalau melihat benda-benda kaca/gelas yang retak, setelah ditumpahi air panas (air minum atau kuah). Ia retak karena kaca/gelas tiba-tiba mengembang karena terkena hawa panas (dari air). Jika proses mengembangnya kaca/gelas ini merata, ia tak akan menyebabkan retak/pecah. Tetapi ketika sebagian bagian kaca/gelas mengembang, sementara yang lain masih belum mengembang secara sempurna….akibatnya materi kaca/gelas itu pun retak/pecah. Itulah makanya bahwa sifat memuai ini tidak bisa ditahan-tahan, jika ia terjadi, bisa memiliki power potensial yang menarik.

[5]. Kadang terjadi, sebuah bola bisa masuk ke dalam toples. Tapi pada kesempatan lain, bola itu tidak bisa masuk. Mengapa ia terjadi? Saat toples terkena panas, mulut toples akan mengembang, sehingga bola bisa masuk. Tapi ketika dingin, mulut toples kembali mengkerut. Bola pun tidak bisa masuk.

Bisa Memecahkan Kaca/Gelas.

Bisa Memecahkan Kaca/Gelas.

[6]. Saat ini banyak dibuat jalan-jalan dengan bahan cor-coran semen. Banyak jalan tol yang dibuat dari coran semen. Uniknya, setelah coran selesai, telah sempurna, dan kering; sering kali pihak pembuat coran jalan membuat lubang berbentuk garis-garis di cor-coran itu, panjangnya selebar jalan, lebarnya sekitar 1 cm, dengan kedalaman tertentu. Lalu ke atas lubang itu dimasukkan lelehan aspal atau karet. Kalau tak percaya, coba lihat jalan-jalan tol itu, di sana pasti ada garis-garis hitam yang dimasuki lelehan karet/aspal. Untuk apa semua ini? Ternyata, untuk mengantisipasi proses pemuaian pada semen.

Singkat kata begini, pemuaian pada benda padat itu jelas terjadi, tetapi mata kita tidak bisa melihat saat proses itu sedang terjadi, karena begitu mikroskopik proses berlangsung pada materi bendanya. Kita hanya bisa melihat efek/hasil dari pemuaian itu sendiri.

Dan uniknya, pemuaian terjadi pada semua benda padat, termasuk logam, plastik, aspal, kaca, hingga semen (hasil cor-coran). Kalau kayu atau batu, saya belum tahu. Wallahu a’lam bisshawaab.

Semoga bermanfaat ya. Amin Allahumma amin. Jujur…minat kepada dunia sains sering muncul seperti sebuah kerinduan cinta pada kekasih lama. He he he…lebay.

Mine.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: