Membantah Isu “Jihad Seks” di Suriah

September 26, 2013

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh. Ustad mohon maaf, benarkah ada “jihad sexual” di Suriah yang mana pelakunya gadis-gadis Muslimah Tunisia dikirim ke Suriah untuk melayani kebutuhan sexual para pejuang anti Basyar Assad? Mohon pencerahannya! Habunallah Wani’mal Wakiil ni’mal maulaa wa ni’mannnashiir. Syukran. (DA Wahid).

JAWABAN RINGKAS:

Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakaatuh. Ya saya sudah baca soal fitnah “jihad seks” itu. Maka bantahan yang bisa diberikan kurang lebih sebagai berikut:

[1]. Tuduhan “jihad seks” itu tak ada buktinya sama sekali. Jadi ini fitnah. Tidak ada olah TKP, tidak ada visum dokter, tak ada tes laboratorium, tak ada tes DNA, dll.

[2]. Tuduhan “jihad seks” itu merupakan bagian dari “perang opini” yang dilancarkan musuh-musuh Islam untuk merusak reputasi pejuang di Suriah.

[3]. Tuduhan “jihad seks” itu tidak memenuhi standar berita jurnalistik, karena pihak media yang memuat berita tidak melakukan klarifikasi ke pihak yang dituduh. Tidak ada Cover Both Side-nya.

[4]. Secara hukum Islam, tuduhan zina bagi seorang Muslim/Muslimah harus menghadirkan 4 orang saksi; dalam tulisan itu tak ada saksinya sama sekali. Si penyebar berita layak disebut pendusta, kesaksiannya tidak boleh diterima selamanya; dan dihukum cambuk 80 kali. (Surat An Nuur ayat 5).

[5]. Tidak ada satu pun ajaran “jihad seks” dalam Islam. Kecuali di Syiah, ada nikah mut’ah.

[6]. Tidak ada praktek “jihad seks” dalam sejarah Umat Islam. Kalau para Salibis dalam Perang Salib, memang melakukan cara begitu, meskipun namanya bukan “jihad seks”. Lihat sejarah Perang Salib.

[7]. Kalau benar ada “jihad seks” buat apa pejuang itu jauh-jauh mencari wanita Tunisia; bukankah wanita Suriah, Libanon, Yordan, Palestina lebih dekat? Kelihatan bohongnya.

[8]. Sangat mungkin terjadi, para pejuang membawa serta istrinya untuk ikut berjihad, lalu mereka berkasih mesra ketika sedang tidak berperang. Itu sangat mungkin, dan itu boleh. Film-film Hollywood saja sering ada adegan romantisme begitu, tetapi biasanya bukan suami-istri.

[9]. Katanya ada pihak Sunni Salafi garis keras yang membolehkan “jihad seks”. Ini cuma tuduhan. Tak ada buktinya sama sekali. Tak ada itu fatwa seputar “jihad seks” sejak zaman Salaf sampai Khalaf.

[10]. Biasanya yang menyebarkan informasi sesat begitu Syiah Rafidhah yang semakin terdesak di Suriah. Mereka mau bantu Basyar Assad -laknatullah ‘alaih- dengan cara apa saja. Ya biasalah kerjaan Syiah Rafidhah.

Dengan demikian, isu seputar “jihad seks” ini hanya semacam psy war saja; untuk saling melemahkan mental dan moral lawan. Itu harus dipahami. Lagi pula umumnya sumber berita “jihad seks” itu dari sumber-sumber sekuler atau non Islam. Jangan dipercaya 100 %!

Semoga bermanfaat!

(Admin Blog).

Iklan

Kala Hary Tanoe Dikemplang Vicky…

September 18, 2013

Di-kemplang itu maksudnya seperti orang yang meminjam uang, lalu tidak dibayar sama sekali; malahan si pemberi pinjaman diambili barangnya oleh si peminjam. Jadi benar-benar rugi. Kata orang Betawi, tekor bandar.

Singkat kata, Hary Tanoesoedibjo bersama tim MNC sudah tiga tahunan mempersiapkan acara Miss World di Indonesia. Acara itu pun berhasil dilaksanakan, tetapi hanya dalam lokal Bali saja. Ajuan Hary Tanoe agar acara diadakan di Sentul Bogor, gatot alias gagal total; karena mendapat tekanan besar dari ormas-ormas Islam.

Kegagalan melaksanakan acara Miss World di Jakarta (Bogor) sudah tentu menimbulkan kerugian besar bagi Hary Tanoe dan kawan-kawan, secara itung-itungan bisnis. Apalagi acara ini sudah disiapkan sejak 3 tahunan lalu.

Secara missi dekonstruksi moral, acara itu jelas tidak sukses. Karena kalau diadakan di Bali, semua orang Indonesia (atau dunia) sudah tahu, bahwa di sana memang tidak ngurusi yang berbau moralitas seperti tuntutan Umat Islam selama ini. Ya tahulah kondisi Bali kayak apa…

Tapi ada satu yang lebih menyakitkan bagi Hary Tanoe… Saat acara Miss World dilaksanakan, perhatian masyarakat kurang tentang isu tersebut. Masyarakat tahu ada Miss World, tapi mereka seperti kurang peduli.

Lalu perhatian masyarakat teralihkan kemana?

Justru masyarakat banyak memperhatikan “bahasa Vicky” atau sosok Vicky Prasetyo yang berbicara “intelek maksa”. Vicky yang namanya Hendrianto itu justru kini sangat terkenal seindonesia; malah ibunya juga ikut-ikutan terkenal. Nah, sosok yang “intelek maksa” ini justru lebih heboh dari lenggang-lenggok wanita-wanita peserta Miss World…

Hary Tanoe pasti tahu itu, bahkan mungkin dia terpingkal-pingkal saat melihat omongan Vicky. Siapa tahu nanti Hary Tanoe tertarik menjadikan Vicky sebagai calon legislatif Partai PERINDO… Eh maaf, belum jadi partai ya.

Lucunya, wawancara Vicky itu berasal dari acara Cek and Ricek milik RCTI, yang notabene masih di bawah naungan Hary Tanoe (MNC) juga. Waduh, jadi apes berlipat ganda deh…

Sudah MIss World kurang bergema; persiapan dan keluar biaya sangat banyak; isunya kalah oleh Vicky Prasetyo; wawancara itu sendiri asalnya dari program Cek & Ricek RCTI. Ya begitulah…

Kalau ingat Hary Tanoe sendiri, jadi ingat saat dia keluar dari Nasdem. Sebelum itu Hary Tanoe selalu beriklan di TV. Bicaranya begini: “Biasanya para pengusaha menjauhi politik. Tapi saya tidak. Saya berpolitik untuk memperbaiki… ini itu dan seterusnya.”

Kini iklan Hary Tanoe bisa di-translete ke dalam bahasa Vicky. Kira-kira isinya jadi begini: “Menurut kontroversi hati aqyu… politikisasi bisnis untuk mengkudeta profit sharing, demi happy birthday di Karang Tengah nation independen, untuk melenyapkan konspirasi Miss World dan kudeta apa lagi ya… ”

Begitulah… pastilah Pak Hary Tanoe lebih pintar memahami bahasa Vicky, wong itu bersumber dari acara RCTI. Okelah… selamat menu kemplang mengemplang.

Tapi bagi yang masih inshaf, manusiawi, mencintai keadilan dan kelurusan hidup; ya jangan kemplang-mengemplang; jangan juga jadi korban “kemplangisasi kepentingan”, agar tidak “labil ekonomi”.

Ya hanya sekedar share dan heurey…

Aqyuww… 


Militer Mesir Memilih “Main Kasar”

September 13, 2013

Bisimillahirrahmaanirrahiim.

Akhirnya semua mata dan akal membuktikan, bahwa rezim Jendral As Sisi dan para pendukung kezhalimannya (semoga Allah Ta’ala melaknati mereka semua); memperlihatkan wajah aslinya sebagai manusia-manusia bengis yang memusuhi Islam, kaum Mukminin, bahkan kemanusiaan. Saat ini rezim terlaknat ini sedang bekerja keras untuk menggulung semua gerakan Islam di Mesir; alasannya, memerangi radikalisme.

Hal yang semacam ini sudah kita duga sejak semula. Bahwa manusia-manusia durjana ini (semoga Allah melaknati mereka, menghancurkan kekuasaan, bisnis, dan kehidupannya); bukan hanya merampas kekuasaan politik Presiden Mursi, tetapi juga ingin menghapuskan Ikhwanul Muslimin dari bumi Mesir; serta tentu saja ingin melenyapkan gerakan Islam.

Cara-cara rezim militer Fir’aunis ini sangat mengerikan…

Mereka bukan hanya membantai manusia; menangkapi ribuan aktivis Islam dan para pemimpinnya secara sepihak (tanpa proses peradilan); mereka melarang para khatib “radikal”, mengeliminasi para ulama/imam yang konsisten dengan Syariat Islam, memaksakan konsep “Islam moderat” (baca: SEPILIS), menghancurkan terowongan ke Ghaza, menyerang Hamas, dan seterusnya. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (100 x).

Rezim As Sisi dan para pendukungnya (termasuk Raja Abdullah dari Saudi) -semoga Allah Ta’ala menghancurkan kekuatan dan eksistensi mereka, menghinakan jejaknya, menumpas harapan-harapannya; menjadikan cita-cita Islami sebagai ejekan, olok-olok, dan sebab permusuhan keji. Mereka lebih suka berdiri di pintu-pintu para kufar, mengetuk ridha mereka; dengan meninggalkan kepentingan orang-orang Mukmin.

Kini rezim As Sisi menempuh cara kasar, bermain kayu, ingin membersihkan eksistensi gerakan Islam sampai ke akar-akarnya. Mereka sudah tidak punya mata, telinga, hati, dan otak. Yang ada hanya tinggal sejenis “gonggongan anjing” untuk memuaskan dahaga majikannya, Zionis Yahudi.

As Sisi telah mendekati bahaya dan sangat bahaya…

Mereka ingin membangunkan singa dengan cara menggelitik hiddungnya. As Sisi ingin membangkitkan kekuatan militer yang selama ini (secara potensial) ada di tubuh Jamaah Ikhwanul Muslimin. As Sisi ingin melawan kekuatan ini dengan memakai seragam tentara Mesir.

Padahal Al Ikhwan sudah sangat sopan ketika tidak mau melayani provokasi-provokasi As Sisi, dengan memilih jalan damai. Tetapi sayang As Sisi lebih suka bermain kasar, cenderung pada pertumpahan darah.

Al Ikhwan punya sejarah panjang di bidang Jihad. Jihad di Afghanistan adalah karya besar mereka; begitu juga Jihad di Palestina. Bahkan mereka terlibat dalam Jihad di Irak dan lainnya. Kekuatan ini diremehkan oleh As Sisi.

As Sisi sudah memantik masalah. Dia sudah membuka front perlawanan menghadapi gerakan-gerakan Islam. Harusnya ini tak terjadi. Tapi apa hendak dikata, orang-orang zhalim lebih menyukai cara kasar. Pastilah Allah akan menolong hamba dan tentara-Nya.

Sudah baik Al Ikhwan menempuh cara damai, tetapi sayang musuh-musuhnya lebih suka “cara perang”. Sayang sekali Anda Jendral! Manusia ingin bersopan santun padamu, tapi dirimu berlaku seperti anjing kesurupan! Na’udzubillah wa na’udzubillah min dzalik. Jangan sesali, kecuali dirimu sendiri.

Fa inna hizballahi humul ghalibuun (maka tentara Allah itulah yang akan menang).

Mine.


Menafsirkan “Bahasa Vicky”…

September 11, 2013

Saat ini kan lagi seru-serunya orang membahas bahasa Vicky Prasetyo (nama asli Hendrianto) dalam sebuah wawancara acara infotainment. Karena sangat terkenal, sebagian orang membuat parodi “Vicky & Zaskia Gotik”. Keadaannya mirip ketika dulu Sinta dan Jojo jadi populer lewat rekaman video Youtube. Waktu itu juga muncul produk “imitasinya”.

Intinya begini… bahasa manusia itu, serumit apapun, semembingungkan apapun; tetap ada pesan-pesan yang ingin dia sampaikan. Soal cara bahasanya memang bisa dinilai, tapi pesan-pesannya jangan dilupakan.

Coba kita bertanya: kira-kira apa sih makna yang diinginkan oleh Si Vicky dengan bahasa anehnya itu? Nah, disini kita bisa coba menafsirkan, sesuai yang kita pahami saja. Soal akan sama atau “berdeviasi” dengan makna yang diinginkan speaker-nya, itu urusan lain (jadi setengah ikut-ikutan).

Sebelum itu, sedikit kita perlu coaching bahasa, biar tidak terlalu kuper banget. Bahasa yang dipakai Vicky rata-rata bahasa serapan dan bentukan, atau bisa juga disebut bahasa “terlalu maksa”. Biar tahu, kalau kata berakhiran …sasi itu biasanya terkait dengan suatu proses; kalau berakhiran …si saja, berkaitan dengan benda atau sesuatu yang dibendakan; kalau berakhiran …isme berkaitan dengan keyakinan, ideologi, atau sesuatu yang dibendakan juga; kalau berakhiran …or/er berakitan dengan pelaku atau person; kalau berakhiran …if biasanya berkaitan dengan sifat/keadaan.

Pemahaman bahasa serapan ini akan mudah dipahami dan dikuasai -insya Allah- kalau kita sering membaca, banyak menyimak perkataan orang lain, juga banyak membicarakannya. Practice make perfect… berlatih membuat semakin sempurna. Memang di sini ada sesuatu yang sulit dijelaskan, tapi intinya banyak berlatih akan jadi mahir berbahasa.

Oke oke… kita langsung masuk ke bahasa Vicky. Kita lihat sesuai ucapan-ucapan dia saat wawancara itu….

BAHASA ASLI

“Tetap, di usiaku saat ini.. Eee ya twenty nine my age ya… tapi aku tetap merindukan apresiasi, karena basically…ya aku seneng musik… walaupun kontroversi hati aku lebih menunjukkan pada konspirasi kemakmuran yang kita pilih… Ngaak kita belajar apa ya, harmonisasi dari hal terkecil sampai terbesar… Kupikir kita tidak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang menjadi keinginan. Dengan adanya hubungan ini bukan mempertakut, bukan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident. Tapi kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga….”

Zaskia: “Dibeliin rumah ya Mas ya… Aku dibeliin rumah ya Say?”

“Ya kita komunikasi lagi…”

Ketawa bareng: “He he he…”

Itulah bahasa aslinya. Selanjutnya kita coba tafsirkan ucapan ini dengan bahasa normal yang lebih manusiawi. Tapi tak dijamin juga tafsiran ini sesuai keinginan si pengucapnya. Ini hanya duga-duga saja, sebatas kemampuan memahami. Perhatikan penafsiran berikut ini:

PENAFSIRAN

Dia memilih Zaskia Gotik jadi tunangan, karena dia suka musik. Tapi kata hati dia yang terdalam, ingin mencapai kemakmuran hidup. Dia akan berusaha mengharmonisasikan kehidupan, dari little thing sampai yang big size. Dia merasa, keinginan jadi makmur itu hak setiap orang, tidak boleh dihalangi siapapun karena alasan egoism. Dengan adanya pertunangan itu, dia berharap keluarga Zaskia tidak akan takut, atau merasa kehadiran Vicky akan mempersuram ekonomi mereka. Tapi seharusnya mereka harus confident dengan kehadirannya. Dia berharap bisa menggunakan usaha yang ada untuk memperbaiki kondisi ekonomi yang masih labil. Dalam mengemban tugas ini, Vicky merasa bangga menjadi penguat ekonomi keluarga Zaskia.

Sebenarnya bagus-bagus saja, ada keinginan jadi makmur. Itu normal atau wajar. Bahkan ide “numpang kemakmuran” ke calon isteri juga tak masalah. Toh yang melakukan “strategi” begitu sudah banyak (iya gak?). Soal kemakmuran ini, ya kita tahu sama tahu saja deh…

Haduh, Anak Buah Terbaik Gue Nih...

Haduh, Anak Buah Terbaik Gue Nih…

Tapi masalahnya, Vicky itu kalau pacaran dengan wanita; pacarnya sering diajak melakukan hubungan seks illegal. Itu berdasarkan pengakuan mantan-mantan pacarnya. Malah ada yang punya bukti foto/video mesum dengan Vicky. Maka itu dia akhirnya jadi tertawaan orang sejagad; karena kelakuannya yang mesum, senang bohong, dan merendahkan wanita.

Dampak kelakuan amoral Vicky itu bukan hanya menimpa dia, tapi juga tunangannya. Dia kena getah, ikut jadi olok-olokan manusia. Kenapa Zaskia juga kena? Ya karena, dia kan artis dangdut yang identik dengan goyang erotis dan suara genit. Cara dia cari nafkah begitu. Profesi Zaskia sebagai dangduter menjadikan tulang punggung ekonomi keluarga; ayah-ibunya mendukung penuh profesi dia. Wuih, kejam ‘kali ya, anak disuruh goyang-goyang buat dapat income.

(Sang Penafsir Bahasa).


Runtuhnya Pamor Ali Jum’ah

September 9, 2013

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Baru-baru ini Dr. Yusuf Al Qaradhawi mengecam keras mantan Mufti Al Azhar, Syaikh Ali Jum’ah. Beliau menyebut syaikh itu dengan sebutan “Jendral Ali Jum’ah” (Jendral Ali Gomaa). Sebutan seperti ini sungguh sangat berat, apalagi diucapkan oleh seorang ulama dunia, Syaikh Al Qaradhawi.

Kecaman itu disampaikan setelah Ali Jum’ah berbicara di hadapan militer Mesir, intinya dia mengklaim bahwa Ikhwanul Muslimin adalah Khawarij karena memberontak kepada pemerintah yang sah. Selain mengecam, Al Qaradhawi juga mengingatkan jasa-jasa Ikhwanul Muslimin bagi Ali Jum’ah. Al Ikhwan lah yang pertama kali mengorbitkan Ali Jum’ah di mata rakyat Mesir.

Adalah argumentasi terbalik ketika Ali Jum’ah menuduh Al Ikhwan sebagai Khawarij; padahal mereka merupakan korban dari konspirasi kudeta militer dan pembantaian berdarah oleh militer biadab, di bawah kepemimpinan Jendral As Sisi -semoga Allah melaknatnya dengan serendah-rendahnya laknat-. Ikhwan yang menjadi korban, Ikhwan pula yang dituduh Khawarij. Padahal gerakan politik Ikhwan bersifat damai. Mereka seolah strategi “ahimsa” seperti Mahatma Gandhi, yaitu melawan kezhaliman dengan damai.

Sering Berfatwa Nyeleneh.

Sering Berfatwa Nyeleneh.

Ali Jum’ah pada mulanya dikenal sebagai ulama yang aktif menulis tema-tema pergerakan Islam. Kemudian kariernya menanjak, hingga menjadi Mufti Al Azhar. Namun riwayat Ali Jum’ah menjadi aneh ketika dia menunjukkan kebenciannya kepada apa yang dia sebut sebagai gerakan WAHABI. Bahkan syaikh ini termasuk sponsor utama pertemuan tokoh-tokoh Muslim dalam menolak Wahabi. Pandangan-pandangan Ali Jum’ah dalam hal ini banyak diikuti oleh kalangan anti Wahabi, utamanya kaum Syiah Rafidhah.

Sebutan “Jendral Ali Jum’ah” yang dilontarkan oleh Al Qaradhawi adalah kehinaan besar bagi sosok ulama itu. Seakan, Ali Jum’ah termasuk bagian dari “daun berguguran”; serupa seperti Said Ramadhan Al Buthi, Hashaun, Ahmad Thaiyib, dan lain-lain.

Para ulama yang dianugerahi taufiq, hidayah, irsyad, rahmat, dan al furqan tidak akan bergembira atas musibah yang menimpa kaum Muslimin (jamaah Al Ikhwan di Mesir); dan lebih-lebih mereka tak akan berfatwa dalam rangka memperberat jatuhnya musibah dan penderitaan itu. Na’udzubillah wa na’udzubillah min dzalik.

Semoga Allah Al Aziz membinasakan tangan-tangan, kepala, akal, dan daya upaya jahat yang mendukung penzhaliman, pembunuhan, penindasan, serta penghancuran atas kehidupan orang-orang Mukmin di Mesir, atau di mana saja di seluruh dunia ini. Amin Allahumma amin.

Mine.


Apa Miss World…

September 5, 2013

Kini kita geger soal Miss World…

Setahun lalu, waktu Miss World di negara lain, saat pengumuman pemenang diserukan, di bagian akhir ada momen “Where the next Miss World?” Ternyata jawabnya: INDONESIA. Seketika saya tersentak… Ya Allah, ajang kontes badan ini akan mampir ke Indonesia?

Dulunya kan bernama Miss Universe. Entah kenapa kini namanya Miss World? Mungkin lain kali akan diubah menjadi Miss Global, atau Miss Life, atau Miss Mankind, atau apalah. Atau siapa tahu akan ganti nama… Miss-ing Link.

Kenapa Hary Tanoe sekarang ini semangat memperjuangkan Miss World? Kenapa… Ya karena Tanoe ini sedang memperjuangkan INDUSTRI SARAT DUIT yang bahan baku komersialitasnya: tubuh wanita. Tanoe sedang membela kepentingan usaha industri “badan perempuan” ini.

Ini Hanya Soal Bisnis MENINDAS Kaum Wanita

Ini Hanya Soal Bisnis MENINDAS Kaum Wanita

Kalau bicara mafia, dimana-mana… Rata-rata mereka menjalankan bisnis hitam, seperti judi, narkoba, prostitusi, pornografi, juga ribawi. Mafia tak bisa dipisahkan dari bisnis “badan perempuan”, karena memang fokus kesana.

Miss World itu sebenarnya semacam etalase bisnis “badan perempuan” secara legal, bukan mengikuti sistem mafia. Kalau mafia ngemplang pajak, kalau ini tetap bayar pajak; kalau mafia kelas emperan, kalau ini kelas hotel berbintang; kalau mafia omsetnya miliaran rupiah, ini omsetnya triliunan rupiah. Cuma itu bedanya…

Miss World adalah etalase bisnis “badan perempuan”. Maka itu para aktivis gender rata-rata diam saja; karena mereka “diongkosi” untuk diam sementara.

Semua ini masih soal “jual-beli” kehidupan perempuan. Kalau kita -selaku Muslim- memuliakan wanita, maka para pebisnis Miss World justru menjual-belikan harkat wanita dengan harga murah.

Apa itu Miss World? Ya itu tadi….

Mine.