Raja Abdullah Mulai Galau…

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Sangat mudah bagi Allah Ta’ala untuk menghisab amal perbuatan hamba-Nya. Ketika Raja Saudi dan Emirat berdiri paling tegak dalam rangka menghancurkan kekuasaan Presiden Mursi di Mesir yang mulai melaksanakan Islamisasi kehidupan; maka sangat mudah bagi Allah untuk mempreteli kekuasaan dinasti itu.

Wal amru kulluhu lillahi (semua urusan itu ada pada Allah); wallahu ghalibu ‘ala amrihi (dan Allah berkuasa memenangkan urusan-Nya); tu’thil mulka man tasya’u wa tanzi’ul mulka miman tasya’u (Engkau berikan kekuasaan kepada yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki).

Tanda-tanda kehancuran Dinasti Saud di Saudi ditandai dengan peranan besar mereka dalam beberapa urusan ini:

[1]. Mendukung kudeta atas kepemimpinan seorang presiden yang dipilih oleh mayoritas kaum Muslimin Mesir.

[2]. Mendukung rezim militer yang telah membantai ribuan jiwa kaum Muslimin dan menghancurkan kehidupan mereka.

[3]. Mendukung rezim militer dalam meringkus Ikhwanul Muslimin, aset-asetnya, jaringannya, lembaga dan dakwahnya.

[4]. Mendukung rezim militer dalam melenyapkan pengaruh Syariat Islam di Mesir, dengan melarang ulama kritis, melarang dai, khatib, muballigh yang menyerukan al haq.

[5]. Mendukung persekutuan Zionis, Amerika, Inggris, Perancis, Kristen Koptik, Syiah, Liberal, Kapitalis, dan lain-lain yang sangat anti kepada pemerintahan Presiden Mursi.

Dalam batas ini apa yang dilakukan Raja Abdullah dan pemerintahnya sudah pada tingkat “kufran bawahan“; kekafiran yang terang-terangan yang sangat jelas bukti dan fakta-faktanya. Fakta pembantaian di halaman masjid Rabiah Al Adawiyah 14 Agustus 2013 itu mau disembunyikan kemana?

Maka sekarang Dinasti Saud (bukan Wahhabi lho ya) sedang berkemas menggulung layar kekuasaannya. Mereka setahap demi setahap akan runtuh karena hawa nafsu dan ambisi kuasa melebihi kecintaan dalam beragama.

Fakta-fakta yang membuat Dinasti Saud saat ini sangat mangkel (marah) adalah…

[a]. Amerika dan Sekutu tidak jadi menyerang Suriah, padahal tadinya mereka sudah berjanji akan menduduki Suriah. Kalau langkah ini dilakukan, setidaknya Dinasti Saud masih “punya muka” di mata Umat Islam sedunia.

[b]. Amerika dan Iran mulai bermesraan dan melupakan masalah “pelucutan senjata nuklir”.

[c]. Amerika sendiri semakin bangkrut, dengan kenyataan pemerintah federal tak mampu membiayai operasional pemerintahannya, sehingga untuk sementara kantor-kantor pemerintah tutup.

Sungguh, telah hilang rasa simpati kepada raja-raja dinasti ini; meskipun para pendahulunya insya Allah orang-orang baik. Mereka bisa bersiasat sehebat apapun, tapi kenyataan yang hak akan tampak dengan izin Allah. Siapa yang telah merebut kuasa secara tidak sah, akan direbut pula kekuasaannya oleh yang kuat.

Mine.

Iklan

8 Responses to Raja Abdullah Mulai Galau…

  1. IRBSA berkata:

    Dinasti Saud bukan Wahabi yah ustadz?

    Kenapa dinasti saud sangat gencar melakukan serangan pada kelompok ikhwanul muslimin dan kelompok2 yang berbeda aliran dari mereka (termasuk syria dan iran disini)?

    Kenapa ustadz ngak kaji mengenai hubungan mesra saud wahabi dan ikhwanul muslimin pada mulanya yang kemudian hancur luluh ketika ikhwanul berbeda sikap dengan rezim saud wahabi?

    Udah kelihatan ustadz. Saud ingin membuat wahabianism sebagai satu2nya aliran/paham yg akan dijadikan kebenaran tunggal (universal) dalam ajaran islam baik ditimur tengah maupun secara global.

    Ada yang marah ttg syiah. Seharusnya kita juga marah terhadap wahabi yg semena2 men-cap kafir tiap insan yg berbeda dengan mereka.
    ==================

    Mengenai mesir, saya sependapat dengan ustadz. Saya lebih dukung pemerintah jujur dan bersih yg dinahkodai oleh mursi (ikhwanul muslimin) termasuk PKS di negri kita.
    Walaupun nih Mursi gak bisa lepas dari pinjaman modal asing ke IMF. 🙂

    Untuk syria, saya lebih dukung pemerintahnya. Muak melihat para pemberontak yg dikirim langsung oleh raja saud lewat lobi para pangerannya.

    Ckckckkckck

    Unek-unek aja ustadz.

    Heheheh

  2. IRBSA berkata:

    [a]. Amerika dan Sekutu tidak jadi menyerang Suriah, padahal tadinya mereka sudah berjanji akan menduduki Suriah. Kalau langkah ini dilakukan, setidaknya Dinasti Saud masih “punya muka” di mata Umat Islam sedunia.

    ================

    Takut kelihatan belangnya si USA. Pake acara ngawur lagi… bilang senjata kimia berbahaya digunain aparat syria. Padahal yg gunain senjata berbahayanya malah si pemberontak. Bukannya para pemberontak didukung penuh wahabi saudi ama CIA-Mossad? Malu tuh muka obeme.
    Amrik Main aman, si raja saud kena strok. Beserta para ulama wahabinya kelper2.

  3. IRBSA berkata:

    [a]. Amerika dan Sekutu tidak jadi menyerang Suriah, padahal tadinya mereka sudah berjanji akan menduduki Suriah. Kalau langkah ini dilakukan, setidaknya Dinasti Saud masih “punya muka” di mata Umat Islam sedunia.

    ================

    Takut kelihatan belangnya si USA. Pake acara ngawur lagi… bilang senjata kimia berbahaya digunain aparat syria. Padahal yg gunain senjata berbahayanya malah si pemberontak. Bukannya para pemberontak didukung penuh wahabi saudi ama CIA-Mossad? Malu tuh muka obeme.
    Amrik Main aman, si raja saud kena strok. Beserta para ulama wahabinya Kleper-kleper.

  4. Abu Fawwaz berkata:

    Semoga kebaikan2 raja Saudi yang telah di berikan umat Islam tetap menjadi amal shaleh namun tetap menjadi kewajiban kita untuk memberi nasihat sesuai kemampuan setiap individu terhadap peyimpangan-penyimpangan yang ada ada

  5. Abdul Muiz berkata:

    IRBSA,
    Saya kuatir anda terindikasi syiah dg statement anda yg mendukung pemerintah suriah dan menuduh pemberontak sbg pengguna senjata kimia tanpa bukti sama sekali. Dan komentarmu ttg wahabi mirip dg style situs2 syiah. Semoga Allah memberimu petunjuk di jalan benar.

  6. Lukman Mubarok berkata:

    IRBSA terindikasi syi’ah …

  7. empritgepeng berkata:

    IRBSA kayaknya Syiah…pertanyaannya…sudah Mut’ah berapa kali anda..?

  8. IRBSA berkata:

    Maaf buat bapak-bapak dan ustadz-ustadz diatas. Saya bukan syiah. Sekali lagi saya bukan syiah. Harus dilihat lagi. Konflik timur tengah murni konflik politik. Bukan lagi konflik keagamaan maupun aliran pemahaman (islam vs yahudi, syiah vs wahabi vs ihwanul muslimin). Kondisi umat islam saat ini telah terpolarisasi, dan masing-masing ingin mencari jalan aman demi menyelamatkan kepentingan kelompoknya saja. Seperti wahabi dan syiah maupun kelompok ikhwanul muslimin yang ingin menjadi aliran tunggal pemahaman dalam islam secara universal. Hal ini yang ngak disadari oleh para pemimpin dunia islam sehingga mampu dimanfaatkan oleh kepentingan sekular secara terus-menerus. Blok-blok aliran pemerintahan dan politik islam secara tidak langsung menjadi boneka yang disetir oleh kelompok2 sekular barat (zionism, liberalism, komunism, dll). Saud Wahabi bekerja dengan usa, iran -syiriah bekerja dengan sovyet-cina. Dimana keduanya (usa dan sovyet) tunduk dalam satu pemerintahan dunia (bangkir zionis). Apa kalian Mau islam bersatu dan berjaya lagi? Caranya: Hancurkan para pemimpin bodoh yang membuat dunia islam (khusus timur tengah) semakin kacau. Dan keluar dalam sistem ekonomi dan politik bergaya sekular. Saud jatuh dibawah bayang2 liberal karna dari faktor ekonomi. Begitu juga syiah dan lain2. Ada buku bagus judulnya economic hitmen. Negara islam terkungkung oleh doktrin barat dan terpecah belah karna diakibatkan oleh faktor2 yg ditulis dalam buku tsb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: