Ridwan Saidi Tambah Ngaco…

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Mestinya ya orang tua itu semakin bijak, semakin baik, semakin mulia; mulai meninggalkan jejak-jejak kemuliaan bagi diri, keluarga, dan masyarakatnya. Tapi aneh dengan Engkong Ridwan Saidi ini; sudah mendekati saat-saat akhir kehidupan, malah meninggalkan JEJAK KEBUSUKAN yang tercium ke seluruh alam. Na’udzubillah wa na’udzubillah min dzalik.

1. Awalnya Ridwan Saidi dikenal sebagai sejarawan kritis, juga tokoh yang intens mengamati pergerakan Zionis Yahudi. Mulanya termasuk bagian dari barisan perjuangan kaum Muslimin. Tapi aneh sekali, dalam acara resepsi kesesatan Syiah kemarin di SMESCO Jakarta (26 Oktober 2013) dia malah memuji-muji perserikatan “tukang kutuk Shahabat” yang bernama IJABI. Sudah begitu, dia memuja…menghamba…mengkultus…mengelu-elukan manusia pembawa laknat dan petaka: Jalal Sisyiah.

2. Ridwan Saidi mulai aneh-aneh sejak gaul dengan Jakarta Lawyers Club (sekarang jadi Indonesia Lawyers Club), yang ditukangi Karni Ilyas di TVOne. TVOne telah membuat kehidupan hari tua Ridwan jadi berbeda; dia jadi kenal dunia media, dunia panggung, dunia broadcasting; dunia cewek-cewek cantik. Ketika Tina Talisa masih di TVOne, Ridwan Saidi sering dipanggil: Engkong.  Mungkin maksudnya, Tina meminta supaya Ridwan mulai sadar diri bahwa dirinya sudah lanjut usia, jadi jangan aneh-aneh.

3. Industri media memang dahsyat, maka tidak ada salahnya seseorang tidak mau gaul dengan dunia TV atau RadioFM dengan pertimbangan, khawatir terkena fitnahnya. Dunia syuting itu sering kerja siang-malam di studio, laki-laki perempuan campur aduk, dan mereka sudah sepakat untuk “sama-sama diam soal cinta”. Maka itu, peluang rusaknya moral di dunia begini, sangat besar. Meskipun kita tidak menuduh Ridwan Saidi akan jadi semacam “ABG Tua”; tapi ya begitulah dunia media, sangat rawan kehancuran moral.

4. Contoh simple ialah seniman Sujiwo Tejo. Sejak banyak gaul dengan TV, terutama TVOne, dia juga sudah mulai lumer. Katanya dulu Sujiwo pernah “nyumpahi” orang TVOne, tapi sekarang ya tetap kumpul-kumpul, gathering.

5. Sangat menyedihkan ketika Ridwan Saidi sudah tua, malah membuka topeng dirinya sebagai pembela Syiah. Kasihan banget Pak. Meskipun ada 1000 Ridwan Saidi, tak akan banyak gunanya bagi Syiah; wong dia sudah tua, sudah lemah, tambah emosian lagi. Gak ada gunanya Pak dukungan kamu ke Syiah. Tapi secara keimanan, dukungan ke Syiah (IJABI) ini bisa jadi tanda-tanda su’ul khatimah. Nas’alullah al ‘afiyah fid dunya wal akhirah.

6. Ya kalau masih ada kesempatan dan kebaikan, cobalah Bang Ridwan Saidi bertaubat dari kesesatannya; dengan Anda mendukung Syiah sama saja mendukung serangan besar terhadap ajaran Syariat Islam.

7. Ridwan Saidi mengatakan: “Indonesia tidak membatasi dan menghalangi berkembangnya pemahaman agama tertentu selagi tidak merendahkan pemahaman agama lain.”

Justru Pak Ridwan, dengan ngomong begitu, Anda berarti tidak mengerti hakikat Syiah itu sendiri. Mana ada Syiah bisa muncul ke muka bumi, dengan tanpa menghujat simbol-simbol kemuliaan dan Syariat Islam? Anda tidak mengerti Syiah Pak.

Allahumma inna nas’aluka husnal khatimah, wa na’udzubika min su’il khatimah. Amin ya Hafizh.

Mine.

Iklan

11 Responses to Ridwan Saidi Tambah Ngaco…

  1. IRBSA berkata:

    Syiah?

    Saya dukung ikhwanul muslimin aja deh.

    Syiah ama wahabi sama-sama b*ngs*t.
    Mending yang sedang2 aja. Masuk islam secara kaffah.

    Membela islam dengan takaran yang benar berdasar Sunnah dan Al-Quran. Tanpa ter-fragmentasi oleh dogma aliran sesat syiah maupun wahabi (yg katanya bersungguh2 dalam islam tapi bunuh sana-sini, kafirin orang sana-sini).

    🙂

  2. Abu Fawwaz berkata:

    Semoga nasihat di atas di dengar juga oleh yang bersangkutan, Engkong RS maksudnya.

  3. juhaiman berkata:

    yaa si engkon juga seneng ama yg mulus mulus tapi haram…..coba lihat dia bela HT di ajang miss world….
    Tepat tuh sejak jadi nara sumber di TV Oon dia semakin OOn……..

  4. empritgepeng berkata:

    Afwan….Tadz…lama ana nggak bisa mampir disini ada kesibukan yang tidak bisa ditinggal semoga antum dan keluarga sehat wal’afiat,….ana jadi kasihan dengan Ridwan Saidi… dia pasti tahu kan lama di PPP…..Syiah itu sesat.. hanya karena ingin terkenal dan bisa tampil di TV jadi overakting mengorbankan Aqidah…sadarlah Pak Tua…sebelum terlambat….umur tinggalmu tinggal beberapa saat lagi……

  5. Difan berkata:

    Assalamu’alaykum.. Ngeramein komen, ustadz..

    Ridwan Saidi… Saya ga suka liat raut wajahnya, tidak mencerminkan keteduhan..

    Kalau bicara suka blak-blakan, mending benar, ini salah. Kalau dia melawak, semua yang melihat tertawa, tapi saya tidak, beneran! Ga lucu sih..

  6. Difan berkata:

    @Pak IRBSA, Wahabi bunuh sana bunuh sini??? Dapat info darimana pak? Super ngaco ni si bapak, sama ngaconya dengan si Ridwan Saidi 😀

  7. abisyakir berkata:

    @ Emprit…

    Mboten nopo-nopo Bapak, sumaggakaken kemawon. Matur nuwun sanget sedoyo pangaksaminipun. Barakallah fikum wa ahlikum wa hayatikum kulluha. amin.

    Admin.

  8. IRBSA berkata:

    Difan@ gak lihat sejarah mas. Kalau mas baca sejarah lagi, pasti ngerti maksud saya.

  9. muhammad berkata:

    Anda menyamakan syi’ah dan wahabi. Berarti anda yg bangsat. Syi’ah udah jelas sesat. Tpi wahabi ahlussunnah yg benar.

  10. muhammad berkata:

    Ridwan saidi itu tdk tau malu, omongannya nol besar, tua2 keladi. Dia budayawan betawi ngawur, tdk profesional, asal bunyi. Berani mengkritik dn menghina pk jokowi. Sadar diri pk ridwan saidi. Prestasi anda, sudah berani melecehk. Pk jokowi. Insyaflah pak.

  11. muhammad berkata:

    Prestasi anda apa pk ridwan saidi?. Ngaca dulu klau mau bicara, mulut anda busuk, dn tidak tau diri. Pk jokowi yg nyapres, dia pula yg sibuk dn marah. Mangnya anda siapa dn apa urusan anda klau pk jokowi capres. Jadi capres aja jokowi udah segitunya anda, apalgi pk jokowi udah presiden. Mungkin anda smakin stress

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: