Pernyataan Jubir ISIS Seperti Petir di Siang Bolong

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Baru-baru ini Syaikh Abu Muhammad Al Adnani Asy Syami, juru bicara ISIS, menyampaikan pernyataan tentang penyimpangan pemimpin Al Qa’idah, Dr. Aiman Al Zhawahiri. Pernyataan ini sangat menyantak, laksana PETIR DI SIANG BOLONG. Saat Ummat Islam mulai bersimpati ke ISIS, tiba-tiba muncul pernyataan menggegerkan itu. Wallahul musta’an wa ilaihi mustaka.

Isi pernyataan dapat di baca pada link di bawah ini:

[1]. http://millahibrahim.wordpress.com/2014/04/18/statemen-resmi-daulah-tentang-penyimpangan-qiyadah-al-qaidah/

[2]. http://www.voa-islam.com/read/international-jihad/2014/04/18/29924/daulah-islam-irak-syam-berjalan-di-16161616atas-manhaj-syaikh-usamah/#sthash.QkSHOO3R.dpbs

Jika pernyataan di atas dibaca lebih teliti, itu tidak hanya menyangkut perselisihan antara ISIS dengan tanzhim Al Qa’idah (Syaikh Aiman Al Zhawahiri); tapi juga menyangkut hak-hak kaum Muslimin yang lain. Masya Allah, pernyataan Syaikh Al Adnani itu mengandung konsekuensi dan “proklamasi sikap” yang menakutkan.

"Pernyataan Ini Menunjukkan Siapa Pemiliknya"

“Pernyataan Ini Menunjukkan Bagaimana Akidah Pemiliknya”

Kita lihat beberapa hal berikut…

[a]. Pernyataan itu semakin memperjelas dan memperkuat permusuhan antara ISIS dengan faksi-faksi Mujahidin lain, khususnya yang sedang berperang di Suriah.

[b]. Pernyataan itu bukan hanya menegasikan Al Qa’idah (Aiman Al Zhawahiri) tapi juga meniadakan eksistensi pejuang-pejuang Islam lain yang non Al Qa’idah. Bahkan sangat mungkin sampai ke taraf “menghalalkan darah”.

[c]. Pernyataan itu berkonsekuensi menghancurkan upaya menjalin persatuan, perdamaian, saling ta’awun antar para Mujahidin Islam yang selama ini gencar dilakukan para ulama Ahlus Sunnah di berbagai tempat. Bahkan dalam pernyataan itu sang juru bicara meminta agar kelompok-kelompok Mujahidin di luar Syam dan Irak melepaskan komitmen terhadap Mujahidin lain (Al Qa’idah).

[d]. Pernyataan itu menegaskan kebenaran mutlak di sisi Daulah ISIS dan pengingkaran atas potensi kebenaran pada pendapat lain. Cara demikian berkesan “ingin menang sendiri”.

[e]. Pernyataan itu mengandung nilai ancaman bagi pihak-pihak yang berbeda dengan ISIS. Lihatlah sikap ISIS terhadap kelompok yang mereka sebut IM, Sururiyah, Jabhah Nusrah, dan lainnya. Bahkan mengandung ancaman terhadap komunitas Jihad dan para ulamanya yang sudah menyelami kehidupan Jihad sejak ISIS belum berdiri. Ini berbahaya.

Atas pernyataan yang berjudul “Maa Kana Hadza Minhajuna wa Lan Yakunu” itu justru memberikan pilihan berbeda kepada kaum Muslimin untuk melihat ISIS lebih obyektif. Semula kami menimbang ISIS dengan satu kaidah mudah: “Musuh lawanmu adalah kawanmu juga.” Namun dengan pernyataan tersebut, tidak bisa menilai secara sederhana. Dibutuhkan telaah yang dalam untuk memastikan kebenarannya.

Untuk sementara ini kami TAWAQUF dengan keadaan ISIS. Kami dalam posisi tidak mendukung, juga tidak menentang. Kami butuh waktu dan pijakan untuk menentukan sikap. Mohon dimaklumi dan dimaafkan atas artikel sebelumnya. Terimakasih atas perhatian dan pengertian. Jazakumullah khairan katsira.

(Admin).

Iklan

12 Responses to Pernyataan Jubir ISIS Seperti Petir di Siang Bolong

  1. baniumri berkata:

    Tulisan yg bagus. Izin copas gan..

  2. abi walid berkata:

    semua akan menjadi kenyataan ustd, kalau salfiyyun di indonesia cari amannya saja, alias gmana kata amerika

  3. juhaiman berkata:

    Saya percaya pak ustad mempunyai kemampuan untuk menganalisa …kenapa “salafiyun” sangat taat kepada ‘pemimpin” negara …walaupun pemimpin terebut zalim.
    Contoh di Arab saudi,, saya berpendapat mereka sudah berhitung …untuk ” berdakwah ” membutuhkan andil penguasa dan biaya .Ada keuntungan dan kerugian berkoloborasi dengan penguasa dan mereka beranggapan lebih manfaat .

    kalau kita lihat di indonesia ” salafiyun” mendapatkan limpahan dana dari saudi , sehingga dalam berdakwah bisa mendirikan TV , radio dan media lainnya.
    Di salah satu pihak memang menguntungkan , tapi dilain pihak “haram” mencela mereka. Sepertinya bantuan bersayarat .
    Dan bagi saya mereka mencari alasan alasan syari ….tetapi maaf bagi saya itu cuma alasan pembenaran semata .

    Dibandingan dengan salafi lainnya , yang lebih bebas karena tidak ada keterkaitan dengan “penguasa” tapi cekak dana ..mereka lebih bebas / independen dalam mengedapankan idealis dan aspirasinya .

    Tetapi itu hanya pendapat pribadi saya , saya yakin pak ustad dengan wawasan yang mumpuni dapat memberikan pencerahan yang lebih komprehensif pada fenomena tersebut .

  4. anas berkata:

    masih mending SALAFY daripada SYIAH

  5. abisyakir berkata:

    @ Juhaiman…

    Janganlah Akhi menuntut “pencerahan”. Justru kami sedang “merayu” mereka agar bersikap lebih independen. He he he…

    Admin.

  6. Juba berkata:

    Semoga ISIS nanti dikokohkan Allah dan bisa membebaskan semua2 negeri muslim dari para Thagut dan musyikun. Bisa jadi asia tenggara nanti seluruhnya akan dibebaskan dari para thagut dan musyikun oleh ISIS yg nanti telah menjadi Khilafah Islam. Dan semoga kita masih diberi umur dan kesempatan untuk bergabung dgn mereka berjihad di jalan Allah tanpa keraguan menegakan Islam diseluruh bumi Allah. Amin…

  7. Uncle sam berkata:

    ISIS Tahan Koresponden Aljazeera di Suriah

    Ammar Alhaj, koresponden Aljazeera (akamaihd.net)

    dakwatuna.com – Damaskus. Para jurnalis Suriah, Jumat (11/4/2014) kemarin, menyebutkan bahwa pasukan Negara Islam di Irak dan Syam (ISIS) menahan seorang koresponden televisi Aljazeera Qatar Ammar Alhaj, di Dier Zur, Suriah bagian utara.

    Diberitakan bahwa Ammar ditangkap pada hari Kamis saat sedang dalam perjalanan menuju Turki, di pos penjagaan Sad Tisyrin. Para jurnalis itu menyebutkan bahwa ISIS menganggap semua orang yang terlibat dalam media adalah murtad.

    Walaupun demikian, para jurnalis meminta ISIS untuk segera membebaskan Ammar karena dia adalah koresponden yang netral, tidak condong lebih membela kelompok pejuang tertentu. Ammar, menurut mereka, tidak pernah merugikan kelompok tertentu. (mas/dakwatuna/islammemo)

    Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/04/12/49465/isis-tahan-koresponden-aljazeera-di-suriah/#ixzz2yedGjXKQ

    GIMANA BRO? KOK GAMPANG BANGET MEMURTADKAN?

  8. abisyakir berkata:

    @ Uncle…

    Ya baru satu informasi dari satu sumber Aljazeera langsung stempel vonis. Dari pernyataan resmi pimpinan ISIS, mereka tidak memurtadkan Umat Islam. Kalau memurtadkan, buat apa mereka bela Muslim Suriah?

    Admin.

  9. Uncle Sam berkata:

    sama seperti situ kan………juga seneng main stempel vonis hanya modal berita di detik, tempo…..apa bedanya?

  10. abisyakir berkata:

    @ Uncle…

    Ngak lah, ngak, kami menulis buku yang mengkritik media2 sekuler. Kami juga tunjukkan sisi-sisi mana yang bisa diambil dari media sekuler. Soal berita-berita seputar LHI, itu tersebar di semua media. Wong kami lihat sendiri konferensi pers Johan Budi di TV. Johan itu kan mewakili institusi resmi/hukum. Kalau dia menipu dan sebagainya; berarti dia yang salah, bukan rakyat.

    Admin.

  11. Uncle Sam berkata:

    argumentasimu masih sama seperti dulu mr. inkonsisten, kau percaya dengan johan kau pula yang mengingkari. Membaca tulisan2mu sama seperti orang plin-plan mesti kau bilang itu ralat. kekonsitenanmu hanya mencari celah2 kesalahan orang…..itu yang belum berubah, bahkan seorang ulama besar (ramadhan al buthy) pun kau persalahkan karena ijtihad politiknya. Kau melihat dari jauh dengan kacamata hitam dan putih. Tepatlah Dr. Yusuf qorodhowy mengatakan, mereka hanya mencari kesalahan orang yang bekerja, karena mereka tidak bekerja maka mereka tidak salah.

  12. Polan2 berkata:

    SiaPapun yg mmbela Islam ana dukung,, asalkan ssuai dg syariat dan hukum2NYA. Jk ad prselisihan pndpat. Manusia t4ny salah,ssma saudara seaqidaah msih main slah mnyalakan jg,, gmna mu mndirikan khalifah klw bgini,, sling dkunglah psti akan kuat Barat, asing akan ketar ketir klw umat islam brsatu sling dkung. Mnusia t4ny slah. hanya ALLAH yg Maha Benar.

%d blogger menyukai ini: