MODUS Abraham Samad…

Seperti biasa, Abraham Samad Cs, berulah kembali. Mereka memainkan instrumen KPK untuk bermain politik. Bajunya para “penegak hukum”, tapi hatinya pemain politik.

Menjelang Pilpres diadakan, Abraham Cs, menetapkan pendukung Prabowo-Hatta, Suryadarma Ali sebagai tersangka korupsi di Departemen Agama RI. Katanya, kasus ini sudah beredar sejak bulan Januari, tapi “dipetik” oleh Samad Cs menjelang Pilpres.

Mungkin gak masalah ya “memetik” kasus saat kapan saja. Tapi masalahnya, bagaimana dengan keterlibatan JOKOWI dalam kasus korupsi pembelian bus Transjakarta? Apa Jokowi tidak terlibat di sana? Penggunaan dana triliunan, masak gak terlibat sih?

"Penegak Hukum atau Politisi?"

“Penegak Hukum atau Politisi?”

Sama juga soal Bank Century. Waktu awal memimpin KPK Samad janji, kasus Century kelar dalam waktu satu tahun. Satu tahun saudara. Tapi sampai kini gak kelar-kelar? Kenapa tuh Mad? Kendala hukum atau kendala politik? Aneh.

Jadi intinya, masalah korupsi di Indonesia ini bisa ditangani “sesuai kebutuhan politik”. Gak percaya? Coba ingat kasus LHI! Bagaimana hasil persidangan LHI saat ini? Apakah dia terbukti berbuat korupsi? Apakah ada uang negara dikorupsi? Gak ada. Malah sebenarnya itu masih statusnya “akan berbuat”, bukan “telah terbukti”. Orang-orang KPK stress memikirkan bukti materiil kasus LHI itu. Tapi dampaknya, kasus itu telah “membunuh” PKS dengan kejam. Beginilah modus Samad Cs.

Soal keterlibatan SDA dalam korupsi di Departemen Agama. Kami yakin SDA tidak terlibat korupsi di situ. Alasannya gini: SDA selama ini dikenal sebagai birokrat yang cukup bersih. Lagi pula dia Ketua PPP, masak berani sih lakukan korupsi? Dalam amatan kami, kasus yang dibawa Samad Cs ini semacam kasus “inefisiensi di PLN” yang melibatkan Dahlan Iskan itu lho. Negara dirugikan karena adanya pemborosan penggunaan uang, bukan maksud korupsi. Coba saja ingat, para pejabat SBY berulang-ulang membela Sri Mulyani dan Boediono dengan alasan: “Salah kebijakan tidak bisa dikriminalisasikan”. Harusnya KPK berbuat yang sama dalam melihat kasus inefisiensi di tubuh Departemen Agama.

Tapi kalo nafsunya sudah politik, ya apapun kenyataan bisa digoreng sesuka hati…

Ya tinggal memanfaatkan media-media aneh, seperti MetroTV, Media Indonesia, Kompas, Detik.com, Tempo, dan sejenisnya. Ya gampanglah, mereka kan biasa memainkan nada “korupsitainment”. Gak ada niat baik berantas korupsi sesungguh-sungguhnya.

Kalau KPK dan Samad Cs gentle, kalau gentle ya, harusnya mereka membidik para konglomerat China pendukung Jokowi itu. Tanyakan ke mereka soal dana BLBI 500-600 triliun yang mereka bawa kabur ke luar negeri. Harusnya Samad Cs main kesana, bukan nyari-nyari kasus untuk melakukan “tembakan politik”.

Kita masih ingat kasus SPRINDIK Anas yang beredar secara liar, sebelum Anas ditetapkan sebagai tersangka. Waktu itu kan Samad dianggap bersalah soal beredarnya SPRINDIK itu. Lalu penyidik meminta untuk membuka pesawat Blackberry milik dia. Ternyata dia gak mau memberikan? Aneh, dia suka menyadap komunikasi orang; tapi giliran alat komunikasi dia sendiri tak boleh disentuh aparat. Lagian kenapa gak dipaksa saja ya? Kenapa harus minta izin dulu? Wong petugas KPK itu sering kok blusukan ke rumah orang, tanpa permisi dulu.

Orang-orang semacam Samad Cs itu kayaknya perlu didoakan agar lurus jalannya; tidak berdusta; tidak berkhianat; tidak menjual murah keadilan dan pemberantasan korupsi. Kalau tidak mau jalan lurus, semoga Allah SWT benamkan mereka dalam kehancuran mendasar karena telah mengkhianati amanat kebenaran dan kehidupan rakyat.

Kami yakin SDA tidak bersalah. Tapi seandainya dia benar-benar bersalah…seharusnya Abraham Samad Cs bersikap adil dengan menetapkan Jokowi sebagai tersangka dalam kasus Bus Transjakarta dan aneka kasus korupsi di Solo.

Kamu bisa jujur Mad…?

(Abah).

Iklan

12 Responses to MODUS Abraham Samad…

  1. jk berkata:

    berita ngacao.

  2. Wong Jelata berkata:

    Mending anda banyak berdoa.. minta ampunan.

  3. John Doe berkata:

    Begitu lah ustadz pandangan masyarakat kebanyakan…. Tidak bisa berpikir jernih dan memuja Jokowi seperti dulu juga SBY

  4. doni andreas berkata:

    Apa yang membuat penulis yakin klo SDA tidak bersalah??? ada buktinya???

  5. Prabowo Jokowi berkata:

    Pasukan Nasi Bungkus Numpang Black Campaign.

    Tidak mengada2 loh ini berita lama dari GOOGLE.
    Ya begini kalau track record buruk, masih tersimpan jejak lamanya di Mbah Google.

    Berita lama – 17 Juli 1998
    SiaR—KARENA TILEP DANA AKSI, FADLI ZON DIPUKULI PRABOWO
    http://www.minihub.org/siarlist/msg00348.html
    klik saja berita lama pada link diatas ini.

    Prabowo yess | Jokowi yess

    “Biar dulunya preman tapi dia bisa memberi rasa aman buat warga kampung, maka dari itu pilihlah Kepala Desa pemberani…!!!”

    ★★★ Gerakan Macan Kampung ★★★

  6. abisyakir berkata:

    @ Prabowo Jokowi…

    Komen mu kami sisakan satu saja. Yang lain dihapus, karena isinya sama. Mohon maklum.

    Admin.

  7. abisyakir berkata:

    @ Doni…

    Ya melihat reputasi dia selama ini. Nyaris gak kedengar isu-isu korupsi seputar dia. Itu saja.

    Admin.

  8. abisyakir berkata:

    @ Wong Jelata…

    Setiap Muslim harus banyak berdoa dan istighfar. Itu sudah pasti. Mau apa lagi?

    Admin.

  9. abisyakir berkata:

    @ JK…

    Ini bukan berita, tapi analisa. Ngerti dikit lah bedanya.

    Admin.

  10. Yuhui3 berkata:

    Rasanya kita smua tahu… sdh cukup baik abraham smd jdi ketua KPK…mau yg bagmn lg…namanya manusia pasti ada hilaf dan salah..tdk ada manusia yg sempurna…mngkin org2 gk senang aja yg merasa sakit hati..dan mnganggap KPK brmain politik..pdhal itu anggapan dan prasangka tp gk ada bukti…

  11. Fulan5 berkata:

    ya mudah2an ini salah…kalau sda gak bersalah sy juga gak yakin, tapi kalau abraham samad gak ikut campur saya juga gak percaya, saya pernah melihat di metro tv, mereka di undang 4 orang, abraham, jokowi, jusuf kalla dan anis baswedan, dalam acara mata nadzwa, bahasan mereka tentang capres,maaf klau orang awam berpikiran mereka ada kerjasama, 3 orang sudah terbukti, jokowi, jusuf kalla dan anis, tinggal abraham, masalah bus transjakarta, kpk kenapa tidak pernah menyentuh jokowi, setidaknya sebagai saksi…maaf seribu kali maaf, sy hanya berharap jokowi bermain bersih, karena kalau tidak, kasihan sekali bangsa ini…kita berdoa semoga siapapun yang jadi pemimpin negeri ini bisa amanah…

  12. Istanamurah berkata:

    yang benar hanya yang kelihatan sang pencipta,, manusia hanya bisa meniali dan berkomentar saja.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: