Membaca Secara Jeli Sebuah REALITAS

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Anda pernah menyaksikan sebuah film militer, Black Hawk Down. Cerita tentang sebuah kesatuan elit Amerika yang diterjunkan untuk menculik pemimpin politik Somalia, Farah Aidit. Namun dalam praktiknya pasukan elit itu kocar-kacir dan banyak terbunuh. Hingga akhirnya diterjunkan tim lain, bukan untuk tujuan lain, tapi menyelamatkan kesatuan elit yang sudah terjebak di lapangan itu.

Tapi ada satu hal menarik dari film ini, yaitu penggunaan fasilitas satelit dan pantauan video jarak jauh, untuk memandu pergerakan pasukan. Hal itu dilakukan oleh jendral Amerika sebagai pimpinan di markas militer. Dalam pantauan itu bukan hanya pergerakan pasukan Amerika yang kelihatan, bahkan pergerakan para pejuang Somalia dan rakyatnya juga terpantau dengan jelas. Dengan demikian si jendral bisa memberikan arahan strategis bagi pasukannya untuk menghindari bahaya serangan pejuang Somalia.

Yang kami maksudkan di sini adalah: setiap pergerakan pasukan bersenjata, dalam jumlah besar, ketika menyerang sesuatu, hal itu bisa terpantau dengan baik melalui satelit. Meskipun pergerakan itu dilakukan saat malam hari. Karena radar yang digunakan sangat peka dengan logam dan bentuk-bentuk persenjataan.

Maka itu adalah sebuah keheranan ketika ribuan pasukan, ada yang mengatakan sampai 2000 pasukan dari kalangan tertentu menyerbu kota-kota di Irak, hal itu dibiarkan saja oleh Amerika. Atau tidak dilakukan antisipasi yang memadai. Ini sangat mengherankan. Sekalipun malam hari, pergerakan pasukan itu bisa terlihat lewat pantauan satelit militer. Kalau tak percaya, pikirkan satu fakta ini: gerakan pesawat yang jauh di angkasa sana, ketika masuk wilayah suatu negara, ia bisa terdeteksi. Itu fakta! Padahal pesawat itu kecil, dan di ketinggian, bahkan malam hari.

Maka kemenangan suatu kelompok tertentu di Irak, bisa dipahami sebagai realitas yang digunakan oleh Amerika untuk menekan monarkhi-monarkhi Arab. Maksudnya, Amerika membutuhkan suatu ancaman bagi monarkhi-monarkhi itu, agar mereka bisa menawarkan paket kerjasama pengamanan. Ya begitulah kira-kira!

Obama Sedang Menjalankan Tugas MARKETING

Obama Sedang Menjalankan Tugas MARKETING

Semoga kita lebih cerdas dan jeli dalam melihat suatu realitas. Jangan mudah terkecoh oleh hal-hal permukaan yang tampak bombastik, karena -kalau membaca sejarah- kemenangan itu jarang terjadi secara mudah. Semoga bisa memahami. Amin.

(Admin).

Iklan

2 Responses to Membaca Secara Jeli Sebuah REALITAS

  1. jon berkata:

    Tulisan ini membuktikan sebenarnya ada tidak tau tentang teknology…seolah olah karena teknology satelit pengintai yg demikian canggih, maka seperti mata tuhan, bisa tau pergerakan apapun di muka bumi dan si pemilik satelit ini serba kuasa utk melakukan apapun yg dia inginkan….

    hati2 anda bisa jadi ghuluw dalam melihat musuh Islam, seolah- olah tanpa ijin mereka maka hal tsb tidak mungkin terjadi…

    inilah namanya teori konspirasi yg siapa saja bisa ber teori walau tanpa bukti real yg bisa dia ajukan.

    Apakah anda akan menuduh suatu kaum dgn teori konspirasi ini dan menganggap mereka buatan atau antek kafirun?? Bagaimana hujah anda di hadapan Allah terhadap tuduhan ini??

    Bukankah antek atau buatan kafirun itu artinya orang yg ridho dan wala kepada kafirun?

    bukankah orang yg wala ke kafirun jatuh pada kemurtadan atau jadi kafir?

    Apakah secara tidak langsung anda menuduh kaum ini adalah kafir atau murtad karena mereka buatan atau antek kafir??

    Lalu siapa yg mudah mengkafirkan di sini yg mudah menuduh kaum lain sebagai antek kafir atau yg dituduh ?

    Kalo pun pasukan yg kata anda 2000 itu menyerbu kota mosul, lalu bagaimana mungkin tentara dan polisi yg menjaga kota tsb langsung pada kabur padahal jumlah mereka ada yg bilang 30.000, artinya lebih 10x yg menyerbu?

    Tanpa pemberitahuan amrik ke tentara Iraq sekalipun, jika yg nyerbu hanya 2000 seharusnya kalah dong lawan 30 ribu dgn persenjataan lengkap ada tank dll belum lagi dukungan pesawat tempur. Sedangkan yg nyerbu selain sedikit juga kagak punya tank saat itu apalagi pesawat.

    So what gitu???

    Tuduhan murahan dan lemah akal, hanya karena mau justifikasi bahwa tuduhan ini valid,

    COba anda jawab mengapa kota ramadi juga bisa jatuh padahal yg nyerang hanya ratusan sedangkan kota itu sudah dijaga dan di kawal oleh lebih 5000 pasukan iraq dan ju8ga dukungan pembom amrik? apakah ini juga karena ijin amrik??
    Koq bisa amrik buatan suatu kaum untuk menghancurkan pasukan Iraq yg sudah mereka sendiri latih bertahun tahun, beri senjata dan dana hingga milyaran dolar? APakah mereka mau menghanguskan investasi mereka??

    Apakah mereka berharap kalo Iraq bubar dan dikuasai kaum tsb maka mereka beruntung karena kaum itu antek mereka???

    Hati 2 menuduh antek kafirun, jika tak terbukti akan berbalik kepada penuduh tanpa disadari. Karena anda menunjukan permusuhan terhadap kaum yg sedang memusuhi kafirun..

  2. abisyakir berkata:

    @ Jon…

    Kami tidak mutlak menyebut kaum “tersebut” buatan Amerika. Tapi keberadaan kaum sesat Khawarij yang memusuhi Ahlus Sunnah, sangat menguntungkan Amerika. Sama seperti keberadaan Syiah Rafidhah. Bukankah berlaku kaidah: “Musuh lawanku, adalah kawanku.” Musuhnya Ahlus Sunnah, adalah kawannya Amerika. Yo ora…

    Admin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: