MARI KITA BERDOA SAUDARAKU…

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Saat ini adalah bulan Ramadhan, saat mustajab doa. Salah satu yang dijanjikan dikabulkan doanya, adalah para Shaimin-Shaimat (orang-orang yang berpuasa). Apalagi saat ini adalah saat 10 hari terakhir. Inilah saat-saat terbaik untuk berdoa kepada Allah, menjelang pengumumkan kepemimpinan negara esok hari. Mari saudaraku kita berdoa agar Allah memberikan kepemimpinan bangsa yang lebih baik.
(Misalnya doa seperti di bawah ini)

Alhamdulillahi ‘ala kulli ni’amihi minal awwal ilal akhir, wa shalatu was salamu ‘ala Rasulillah Muhammad wa alihi wa ashabihi ajma’in.

Berdoa Sepenuh Khusyuk Saudaraku

Berdoa Sepenuh Khusyuk Saudaraku

Ya Allah ya Rabbana, ampuni kami atas segala salah, dosa, dan kezhaliman; baik yang besar atau kecil, baik yang kami sadari atau tidak disadari. Ampuni, ampuni, dan maafkan kami ya Ghafuur.

Ya Rabbana berikan kepada kami pemimpin yang lebih baik bagi Ummat ini, pemimpin yang santun, tidak menzhalimi, tidak mengganggu kehidupan Ummat, tidak menyakiti hati dan ibadah kami; serta tidak menodai simbol-simbol agama kami.

Ya Allah datangkan kepada kami pemimpin yang berhati lurus, takut kepada-Mu dalam urusan Ummat dan kehidupan; tegar membela kami menghadapi segala kezhaliman, penindasan, pengkhianatan.

Ya Allah datangkan kepada kami pemimpin yang belas kasih kepada rakyat lemah, menyayangi anak-anak, menyayangi kaum Muslimah, serta menjaga kebaikan-kebaikan alam.

Ya Allah ya Aziz, jauhkan kami dari pemimpin yang berlumur dosa, keras hati, banyak berbuat culas, dan memendam kebencian kepada Islam dan Ummat.

Ya Allah jauhkan kami dari tangan-tangan jahat, manusia-manusia penindas, serta orang-orang zhalim yang selalu menebar ancaman, kekerasan, dan penipuan.

Ya Allah ya Halim, hentikan konspirasi jahat, permufakatan keji untuk merusak di muka bumi, hentikan tangan-tangan berlumur dosa yang ingin membuat kegaduhan, permusuhan, dan kerusakan. Hentikan ya Rabbana sebab-sebab kehancuran, kerusakan, penderitaan Ummat.

Ya Allah ya Sallam, kami telah berbuat semampu kami untuk perbaikan kehidupan ini; maka kami pasrah kepada-Mu. Apapun takdir-Mu, siapapun yang Engkau tetapkan sebagai penguasa di negeri ini, kami pasrah kepada-Mu.

Ya Rabbana ya Rahiim, jadikan siapapun yang Engkau pilih menjadi pemimpin adalah PEMIMPIN TERBAIK bagi urusan dunia, agama, dan akhirat kami. Kami berlindung kepada-Mu dengan karunia dan keagungan-Mu dari segala fitnah, kezhaliman, tipu daya yang bersumber dari pemimpin yang telah Engkau pilihkan itu ya Rabbana ya ‘Alim.

Ya Allah ya Razzaq, berikan kepada kami harapan, tambahkan rasa optimis, tuangkan atas kami kesejahteraan yang lebih baik. Dekatkan kami kepada Ridha-Mu, jauhkan kami dari murka-Mu. Berikan kami husnul khatimah, jauhkan dari su’ul khatimah. Bukakan untuk kami pintu-pintu surga-Mu, selamatkan kami dari koibaran api neraka-Mu.

Allahumma ash-lih lana dinana alladzi huwa ‘ishmatu amrina, wa ash-lih lana dunyana allati fiha ma’asyuna, wa ash-lih lana akhirata allati fiha ma’aduna, waj’alil hayata ziyadatan lana fi kulli khair, waj’al mauta rahatan lana min kulli syarrin.

(Ya Allah perbaiki urusan agama kami karena ia adalah pokok urusan kami; perbaiki urusan dunia kami, karena ia adalah penghidupan kami; perbaikilah akhirat kami, karena ia adalah tempat kami berpulang nanti; jadikan kehidupan kami merupakan kebaikan yang bertambah-tambah; jadikan kematian kami sebagai istirahat dari segala keburukan).

Allahummaj’al tsa’rana ‘ala man zhalamana, wanshurna ‘ala man ‘aadana, wa laa taj’al mushi-batana fi dinina, wa laa taj’alid dun-ya akbara ham-mina wa laa mab-lagha ilmina, wa laa tusal-lith ‘alaina man laa yarhamuna.

(Ya Allah, jadikan kami kokoh atas orang-orang yang menzhalimi kami, tolonglah kami atas orang-orang yang memusuhi kami, jangan Engkau jadikan musibah kami terjadi pada agama kami, jangan jadikan dunia sebagai impian tertinggi kami dan tujuan ilmu kami, dan janganlah Engkau kuasakan atas kami menjadi pemimpin yaitu orang-orang yang tidak mengasihi kami).

Allahumma inna nas’aluka salamatan fid din wa ‘afiyatan fil jasad wa ziyadatan fil ‘ilmi wa barakatan fir rizqi, wa taubatan qablal maut, wa rahmatan ‘indal maut, wa maghfiratan ba’dal maut.

(Ya Allah kami meminta kepada-Mu keselamatan dalam agama, keselamatan jasad, bertambahnya ilmu –bermanfaat-, keberkahan dalam rizki, pertaubatan sebelum maut, kasih sayang saat maut, dan ampunan setelah maut).

Allahumma inna nas’aluka mujibati rahmatika wa ‘azaimi maghfiratik wa salamatan min kulli its-min wal ghanimata min kulli birri wal fauza fil jannati wa najatan minan naar.

(Ya Allah kami memohon kepada-Mu ketetapan rahmat-Mu,ketetepan ampunan-Mu, keselamatan dari dosa-dosa, limpahan dari berbagai kebaikan, keberhasilan mencapai surge dan keselamatan dari neraka).

Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban naar. Amin Allahumma ya Mujibas sa’ilin. Wa shallallah ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in.

Terimalah doa kami ya Rabbana ya Halim ya Rahiim. Amin amin amin.”

(Mohon bagikan doa ini –atau yang serupa ini- wahai Saudaraku. Bagikan, baca, dan amalkan sampai saat pengumuman kepemimpinan diumumkan. Gunakan waktu-waktu ini untuk melakukan ikhtiar Rabbaniyah pamungkas, wahai Saudaraku. Jazakumullah khair).

[Admin].

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: