Manajemen Makan Berat

Makan Siang Jangan Ditinggalkan

Makan Siang Jangan Ditinggalkan

Sedikit berbagi tentang cara mengatur makan berat. Makan berat, ya makan nasi, lauk-pauk, sayur, dan lainnya. Dikenal sbg makan pagi (sarapan), makan siang, makan malam.

Ini ada bebarapa kiat boleh dicoba:

[1]. Lebih baik kita dahulukan makan buah sbelum makan nasi, bukan sebaliknya. Zat-zat mineral pada buah cepat dicerna; sdangkan nasi, lauk, sayur lebih lambat dicerna. Kalau makan nasi dulu, nanti buah-buahan yg belakangan masuk perut jadi “membusuk”. Maksudnya, orisinalitas gizinya jadi hilang/berkurang.

[2]. Buah-buahan bisa menjadi pengganti makan berat, bila nasi dan lain-lain tdk ada. Pilih buah yg netral keasamannya & tdk terlalu manis. Buah asam khawatir tdk cocok dg penderita magh. Buah trlalu manis tdk cocok bg penderita diabet. Contoh, pepaya, melon, blewah, alpukat, pisang, korma. Bayangkan, dengan makan dua potong pepaya matang 75%, ukuran telapak tangan org dewasa, Anda sdh kekenyangan.

[3]. Korma bisa jadi persediaan makan berat yg sewaktu-waktu bisa dikonsumsi. Bisa disimpan di kulkas. Tapi pilih korma yg bagus, spt merk “Tunisia Dates”. Kalau korma curah, apalagi sudah basah, kulit mengelupas, biasanya kurang bagus.

[4]. Untuk sarapan pagi, tak usah banyak-banyak, apalagi kekenyangan. Sekedar untuk “mengisi perut” saja, biar tidak kosong. Kalau kosong, slain akan lemas, khawatir magh. Kalau kepenuhan, nanti akan ngantuk, tidak fokus dlm aktivitas.

[5]. Pada keluarga modern kadang sarapan dg dua lembar roti tawar, selai, dan susu. Kami sarankan, jangan sarapan dg roti tawar atau biskuit; karena smua itu dibuat dg pengembang (ragi roti). Hal ini bisa sebabkan sakit perut. Coba Anda lakukan di rumah, buat adonan terigu tanpa ragi. Hanya dicampur air, gula, atau garam (unt rasa). Lalu masak dg minyak sdikit, atau mentega, atau tanpa minyak sama skali. Roti begini baik unt sarapan, tdk menyebabkan sakit perut; karena tdk pake ragi.

[6]. Makan siang harus dilakukan. Jangan ditinggal, kcuali saat puasa. Inilah sumber nutrisi kita sbenarnya. Makan siang, jangan diganti jajan, bakso, dan lainnya. Harus benar-benar serius. Agak banyak tdk apa-apa, asal jangan over. Smua yg over tdk baik.

[7]. Kalau makan siang masih kurang, silakan ditambah makan sore. Batas waktu kita maksimal jam 5 sore. Boleh makan sore kalau tubuh masih lemas; masih selera makan; dan ada menu-menu istimewa.

[8]. Bagaimana dg makan malam? Kami sarankan, tdk perlu makan malam. Makan malam kalo terpaksa saja; untuk acara-acara formal atau dalam resepsi. Bila mesti makan malam, menu yg ringan-ringan saja spt ikan, tahu tempe, buah, snack, kacang, sayur, susu. Hindari makan padat gula (nasi, coklat, permen, sirup, teh manis, dll) saat malam hari. Mgapa demikian? Karena sbntar lagi kita tidur. Saat tidur dg perut kenyang karbohidrat, tidak bagus. Anda akan cepat gemuk, susah bangun, dan metabolisme tubuh akan brjalan sibuk. Sgat baik saat istrhat malam, organ-organ tubuh kita lebih santai, tdk sibuk skali.

Kata Nabi SAW, umumnya sumber penyakit manusia adalah perutnya. Maka itu kita perlu manajemen mengatur cara makan, agar tidak menjadi sumber penyakit.

Yuk jaga hidup kita dg POLA KONSUMSI YG SEHAT. Bismillah ya. Smoga brmanfaat. Amin.

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: