Selamat Jalan Ustadz Hassan Aboud….

Bismillahirrahmaanirrahiim

Dari hati yang tulus dan mendalam kami ucapkan: Selamat jalan kafilah para pejuang Islam, Ustadz Hasan Aboud, Syaikh Abu Abdul Malik Asy Syar’i, dan para kesatria yang gugur di Idlib baru-baru ini.

Sulit mengucap apa yang mesti diucap. Perjuangan memang timbul-tenggelam; gugur lalu tumbuh lagi; silih berganti antara kemenangan dan kekalahan mendera. Namun betapa dukanya sekedar tuk merangkai kata-kata sederhana, melepas kepergian kalian semua -rahimakumullah-.

Kalian-lah manusia pilihan, para kesatria, yang mencintai TAUHID dan menjunjung tinggi SYARIAT NABAWIYAH.

Duka Cita 9 September 2014

Duka Cita 9 September 2014

Kalian berdiri terdepan menolong Ummat yang teraniaya, tertindas oleh angkara dan kesempitan jiwa.

Kalian putra-putra terbaik yang menegakkan kembali IZZAH bangsa Syam yang nyaris ambruk karena ditelan monster kesesatan dan materialisme. Kalian ingatkan dunia, bahwa negeri Syam adalah benteng Ummat.

Kalian putra-putra negeri Syam, yang mengingatkan kami semua pada perjuangan para pendahulu, Ustadz Marwan Hadid dan ribuan para pejuang lainnya -rahimahumullah jami’an-.

Kalian-lah manusia-manusia penyabar, yang berdiri pertengahan di antara paham KHAWARIJ dan IRJA’. Tidak bermudah mengkafirkan Ummat, sebagaimana tidak memejamkan mata peremehkan hukum Syariat dalam kehidupan negara.

Kalian-lah para pejuang yang berlaku sabar dan tabah, meskipun terus dirongrong oleh kaum ghuluw.

Terlalu berat wahai saudara, terlalu berat wahai sahabat, mengenangi kepergian yang terlalu cepat ini. Rasanya Ummat ini masih ingin terus melihat kegagahan dan sikap keperwiraan kalian, yang sulit dicari bandingannya.

Namun apa daya, takdir Ar Rahmaan Ar Rahiim berkehendak lain. Kami tak kuasa sebagai hamba tuk mencegah ketetapan-Nya.

Kami bergembira atas kemenangan putra-putra Syam yang lain di negeri Baitul Maqdis, namun kami berduka atas kepergian yang berat ini. Ya Allah ajirna ‘ala mushibati hadzihi, wa ajir li ahlihim wa lil Ummati jami’an.

Sebagai manusia biasa kami menyukai hidupmu, wahai para pejuang. Namun Sang Pemilik hidup dan kematian, lebih menyukai kalian hidup di sisi-Nya di bawah naungan restu dan cinta-Nya.

Selamat jalan Ustadz Hassan Aboud dan para ikhwah pejuang Islam. Ja’alakumullah minas syuhada’i wa shalihin wa hasuna ulaika rafiqa. Amin amin Allahumma Tabaraka wa Ta’ala amin.

Setiap kebaikan mesti disyukuri; dan setiap kekurangan menjadi bahan introspeksi untuk menata lebih baik.

Sekali lagi, selamat jalan para pejuang Ummat! Sampaikan salam kami “assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh” kepada penghulu para pejuang agama ini, shallallah ‘alaihi wa sallam.

(Al Faqir ila Rahmatillah).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: