APAKAH MR. PRESIDENT ITU ULIL AMRI ?

Bismillah. Kami ambil pemahaman paling umum, bahwa Ulil Amri (Wulatul Amri) adalah pemimpin yg mengurus kehidupan kaum Muslimin; sedangkan dia beragama Islam.

Kami akan lakukan pengujian sederhana, untuk membuktikan apakah seorang pemimpin layak disebut Ulil Amri kita atau tidak.

Silakan jawab pertanyaan-pertanyaan tester di bawah:

*) Apakah sang pemimpin selalu sibuk mencari masjid setiap hari? Karena shalat jamaah hukumnya dikerjakan stiap hari.

*) Apakah setiap hari sang pemimpin bertanya: Bagaimana keadaan Ummat Islam di sana-sini? Kalau dia cuek, berarti memang tidak peduli dg urusan Ummat.

*) Kalau ada masalah-masalah, ke mana dia cari solusi? Ke masjid, ke Al Qur’an, ke ulama, ke Allah (lewat doa), atau ke saudara Muslim? Kalau tidak satu pun ke sana, berarti dia bukan bagian dari pemimpin Umat.

*) Tatkala terjadi sengketa, hukum apa yang paling dia utamakan? Hukum Allah, atau selain-nya?

*) Masalah apa yang paling membuatnya sibuk? Masalah keselamatan Umat (dunia-akhirat) atau urusan materi?

*) Bisakah kita jadikan pemimpin itu imam shalat kita?

*) Bisakah dia berkhutbah Jumat atau khutbah Id?

*) Bisakah dia menjawab masalah-masalah fikih yg ditanyakan Umat?

*) Apakah dia mengutamakan ekonomi Syariat daripada ekonomi liberal kapitalistik?

*) Beranikah dia membela Umat dg senjata dan kekuatan?

*) Dan lain-lain pertanyaan semisal.

Kalau hasil jawaban dari semua di atas, kebanyakan NEGATIF. Berarti TIDAK ADA sifat Ulil Amri pada yang bersangkutan. Kalau seorang pemimpin lepas dari sifat-sifat tersebut: Atas alasan apa kita menyebutnya Ulil Amri? Toh dia mendedikasikan kepemimpinannya bukan untuk Islam dan Ummat. Apa yang semacam itu akan diberi label Syariat, sebagai Ulil Amri?

Hendaklah orang-orang yang berilmu menjelaskan masalah ini dengan terbuka, jelas, tanpa menyembunyikan kebenaran. Janganlah mendustai Umat dengan perkara-perkara yang serius di dunia dan akhirat.

Semoga goresan kecil ini bermanfaat. Amin.

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: