Akhlak Mencari Rezeki

Jibril As pernah berpesan pada Nabiyullah Saw:

Lan tamuta nafsun hatta tastakmila rizqaha, fattaqullah fa’ajmiluu fit thalab. Wa laa yahmilannakum istibtha’ar rizki an tath-lubuhu bi ma’shiyatillah, fa inna maa ‘indallahi laa yunalu illa bi tha’atihi.”

ARTINYA: Tidaklah seseorang meninggal, kecuali disempurnakan rizkinya. Maka itu takwalah kpd Allah dan indahkan caramu mencari rizki. Jangan karena lambatnya rizki membuatmu mencarinya dg maksiat kpd Allah; karena apa yang di sisi Allah tidak akan dicapai, selain dg taat kpd-Nya.

(Disebut Ibnul Qayyim dalam Za’adul Ma’ad, tanpa nama imam perawinya).

Nabi Zakariya cari rizki dg menjadi tukang kayu. Nabi Dawud, cari rizki dg tangannya sendiri. Habil menjadi penggembala ternak. Rasulullah Saw sbg pedagang. Nabi Musa menggembala ternak. Dan lain-lain. 

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: