Inilah Era Merunduq…

+ Sudahlah Bang. Jangan merunduk terus. Tak baik itu.
~ Ya tanggung. Dikit lagi.
+ Saking merunduk, sampai tidak ingat ada kawan.
~ Maaf, maaf. Tadi keasyikan.
+ Orang zaman sekarang aneh. Merunduk di mana-mana.
~ He he he. Asyik sih.

"Maen Gadget Tak Mengenal Tempat"

“Maen Gadget Tak Mengenal Tempat”

+ Sadarlah Bang. Dunia tak selebar kotak gadget.
~ Iya betul. Setuju.
+ Abang setuju, tapi update status terus.
~ Status?
+ Ia maen medsos. Atau maen fesbuq.
~ Apa medsos? Apa fesbuk?
+ Lagi maen gadget kan?
~ Apa gadget? Ra ngerti aku.
+ Aah sudahlah. Gak ada guna ngomong sama orang keras kepala.
~ Hhmm… TARA !! Beres sudah. Alhamdulillah. Gak merunduk lagi sekarang. Leher terasa pegel.
+ Sudah diposting statusnya Bang?
~ Status apa sih? Ra ngerti aku.
+ Lha dari tadi Abang ngapain merunduk terus?
~ JAHIT BAJU. Ni baju robek-robek. Saya perbaiki.
+ Hah, jahit baju?
~ Iya. Ini bajunya. Lihat sudah dijahit.
+ Astaghfirullah. Kirain…
~ Tenang saja. Santai. Kalem…
+ Itu teman Abang yang merunduk di sana ngapain? Dari tadi tangannya keliatan ketak ketik?
~ Dia lagi ngitung dagangan. Pake kalkulator segedhe Ipad.
+ Terus yang di sana, di pojokan? Dia juga merunduk terus?
~ Dia lagi “metani” (cari) kutu kucing. Hobinya gitu, kalau lagi rehat belajar.
+ Lha itu Bapak-bapak, dari tadi aku lihat dia merunduk terus? Ngapain dia?
~ Dia sakit leher. Salah posisi tidur.
+ Astaghfirullah… Aku salah sangka. Ternyata di sini merunduk sebenarnya. Astaghfirullah…
~ Tenang saja, santai. Cool, calm, confident…

TAMAT.

(WeAre).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: