Sarung Ijo Terang

Sore itu aku jalan kaki menyusuri gang perumahan. Saat di tengah jalan, melihat melihat bocah usia SD keluar rumah, menjelang Maghrib.

Dia memakai kaos dan celana pendek, lalu melilitkan sarung di pinggangnya.

"Terkenang Masa Lalu"

“Terkenang Masa Lalu”

HEBATNYA… Warna sarung dia hijau menyala. Begitu terang. Seperti rompi pak polisi.

Kenapa ini aku bilang hebat?

Dulu, saat masih kecil, saat belajar ngaji Al Qur’an di mushola kampung sebelah… Aku juga memakai sarung warna hijau terang. Tidak mirip benar coraknya, tapi dominan warnanya sama.

Warna sarungku ketika itu begitu kontroversial sehingga jadi sumber keributan di mata teman-teman.

Ketika melihat kelebatan bocah itu berlari ke masjid, dengan sarung “ijo terang”, aku tiba-tiba terkenang peristiwa di masa lalu.

Ya Allah ya Rahiim… Aku telah diingatkan masa lalu. Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

(Abah Syakir).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: