Dialog Adab: Murid dan Guru

Dr. Zakir Naik dikenal berguru kepada ulama asal Afrika Selatan, Syaikh Ahmad Deedat. Keduanya pakar Kristologi.

Suatu saat ketika lagi ziarah ke tempat Syaikh Ahmad Deedat dirawat karena sakitnya, Doktor Zakir memberikan oleh-oleh hasil perdebatannya dengan tokoh pendeta Nasrani. Syaikh Ahmad Deedat begitu kagum dengan hasil dialog itu.

“Anakku, engkau mampu meraih ilmu dalam 4 tahun, sesuatu yang aku meraihnya dalam 40 tahun,” kata Syaikh Ahmad Deedat sambil menitikkan air mata.

“Benar guru, aku meraihnya dalam 4 tahun. Karena engkau telah membangun fondasi bagiku dalam 40 tahun. Bila aku harus membangun fondasi juga, akan butuh waktu lebih 44 tahun,” jawab Dr. Zakir Naik dengan senyum.

BETAPA NIKMATNYA ILMU, BILA DISERTAI ADAB. Karena ilmu tanpa adab, seperti puding agar-agar yang sangat lezat, tapi digeletakkan di atas lantai. Siapa mau memakannya?

(WeAre).

Iklan

2 Responses to Dialog Adab: Murid dan Guru

  1. Adab Makan berkata:

    Subhanallah, semoga tetap istiqomah. di Jalan dakwah..

  2. Grosir Fitnes berkata:

    ya benar sekali memang keduanya harus saling berkaitan antara ilmu dan adab agar menjalani kehidupan bisa seimbang.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: