Andai Presiden Mursi Tokoh Al-Qa’idah…

>> Mengapa kaum Muslimin kecil reaksinya atas gugurnya para pemimpin Jihad Al-Qa’idah? Mengapa tokoh-tokoh dunia Islam lebih peduli ke Muhammad Mursi? Bukankah keduanya sama-sama pejuang Islam, hanya berbeda caranya?
>> MUNGKIN kalau satu, dua, tiga dari Ummat ini memuji tokoh-tokoh Al Qa’idah; mereka khawatir akan dicurigai sebagai pendukung tanzhim terorisme. Ini satu kemungkinan.

Kesabaran Mengikuti Mekanisme Politik

Kesabaran Mengikuti Mekanisme Politik

>> MUNGKIN juga karena masyarakat kaum Muslimin belum sampai kepada mereka berita-berita perubahan sikap/kebijakan Al Qa’idah yang mencerminkan sikap Rahmatan Lil ‘Alamiin. Perubahan ada, tapi berita belum sampai.
>> MUNGKIN juga, Presiden Mursi dipandang sebagai pemimpin sebuah negara berdaulat, sepenting negeri Mesir; sedang para komandan Mujahid dianggap mewakili faksi pejuang lapangan yang sedang gerilya.
>> Atau MUNGKIN, Presiden Mursi dianggap telah menempuh ATURAN MAIN UMUM dalam perjuangannya; sedangkan para pejuang banyak yang menafikan cara umum tersebut.
>> SEMOGA Allah SWT menolong Presiden Mursi dan seluruh para pemimpin Islam yang terzhalimi di jalan-Nya.
>> SEMOGA Allah SWT menerima amal Jihad para penerus Syaikh Usamah rahimahullah, ditimbang setiap tetes darahnya, dihargai tinggi setiap tetes keringatnya, digandakan berlipat pahala atas setiap tarikan nafasnya Fi Sabilillah. Terimalah mereka sebagai Syuhada’ ya Arhama Rahimiin. Amin Allahumma amin.
>> MARI saling menautkan hati-hati, merapatkan genggaman jemari, saling mengasihi dan memaafkan antar saudara.

* Malang, 23 Juni 2015. Sehari setelah WAFAT BUNDAKU. Allahummaghfirlaha warhamha wa ‘afiha wa’fu ‘anha. Amin.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: