Fatwa Seorang Pemimpin Habib…

>> Beberapa waktu lalu kita heboh dengan Qira’ah Al Qur’an dengan langgam (nagham) Mocopat di Istana Negara. Muncul pro kontra secara luas.
>> Selama ini Ummat sudah menerima langgam seperti Baiyati, Shaba, Hijaz, Sika, dan lain-lain. Diterima misal dalam ajang MTQ lokal dan internasional. Kalau langgam Jawa belum ada penerimaan oleh Ummat secara luas. Apalagi asal usul langgam itu adalah untuk hiburan.

Ulama Mengajarkan BERSATU

Ulama Mengajarkan BERSATU

>> Ulama-ulama Timur Tengah ditanya tentang langgam bacaan ini. Umumnya tidak membolehkan.
>> Salah satu ulama berpendapat spesial. Beliau pemimpin para Habib. Ulama senior. Sering jadi rujukan murid-muridnya dan Ummat. Beliau tinggal di Makkah. Kalau tidak salah, nama belakang beliau Sumaithi.
>> Saat ditanya tentang langgam Jawa ini, beliau secara kesimpulan juga TIDAK MEMBOLEHKAN. Peluang membenarkan mungkin ada saja. Tapi menurut beliau: “KELUAR DARI PERSELISIHAN LEBIH KAMI SUKAI.”
>> Lihatlah betapa eloknya pendapat ini. Mencerminkan ilmu, hikmah, kehati-hatian dan adab sekaligus.
>> Selama ini sudah tersebar luas tilawah dan qiraah Al Qur’an sebagaimana selama ini. Ummat sudah ijma’ menerima dan tidak ada masalah apapun.
>> Kalau ada langgam etnikal yang berbeda dari selama ini, tentu akan menimbulkan kehebohan di mata Ummat. Secara FIQIH bisa saja menerima langgam itu; tapi merujuk perasaan Ummat, ia bisa menimbulkan kegaduhan luas.
>> Maka itu, kata beliau: “Keluar dari perselisihan lebih kami sukai.” Beliau tidak mau menambah KEGADUHAN dalam kehidupan Ummat.
>> Lihatlah teladan sang alim ini. Beliau punya PENDAPAT FIQIH, tetapi juga punya HIKMAH menjaga ketenteraman hidup Ummat.
>> Kalau keresahan akibat langgam bacaan asing, meskipun secara fiqih bisa saja dibolehkan, beliau ingin hindari; lalu bagaimana dengan peluang perang antar sesama Muslim di Nusantara ini? Apakah beliau akan setuju?
>> Tampaknya kita harus terus bekerja menyadarkan Ummat dari adu domba Syiah. Bi idznillah wa nashrih. Amin.

(WeAre).

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: