Hutang Luar Negeri Kita

HUTANG LUAR NEGERI KITA

>> Menurut data Bank Indonesia, posisi hutang luar negeri kita pada Juni 2015 adalah: 300 Miliar Dolar atau Rp. 3.988 Triliun (sekitar 4000 Triliun Rupiah; dg kurs Rp. 13.300/dolar).
>> Persentase hutang, 45% hutang pemerintah; 55% hutang swasta.
>> PERBANDINGAN: Saat Menteri Ekuin Hatta Radjasa, pada era kedua SBY, hutang luar negeri kita mencapai sekitar Rp. 2.025 Triliun. Jadi ada kenaikan hutang dalam 2 tahun terakhir sekitar 2000 TRILIUN.
>> SEMUA hutang ini dibebankan kepada RAKYAT INDONESIA untuk menanggungnya; melalui upah rendah, pajak tinggi, harga-harga mahal, BBM naik, dan seterusnya.
>> SEANDAINYA Anda sekarang berjalan 100 m keluar rumah, dengan pakaian biasa, tanpa bawa uang sepeser pun; saat itu pun SEJATINYA Anda sedang ikut memikul beban hutang ini.
>> Ya Allah berikan hidayah dan taufik kepada semua pemimpin bangsa, agar mereka BERHENTI MENZHALIMI bangsa & rakyat negeri ini. Ya Allah perbaiki hati-hati mereka agar melaksanakan amanat, keadilan, dan kebajikan.
>> Amin amin Allahumma amin.

JUJUR LEBIH BAIK

>> Menko Ekuin Sofyan Djalil mengatakan, posisi hutang luar negeri Indonesia masih aman. Masih lebih baik dari Yunani.
>> Hutang Indonesia senilai 26% PDB, sedang Yunani mencapai 200% PDB. PDB = Produk Domestik Bruto. Penghasilan kotor negara.
>> SISI KRITIK: Yunani adalah negara Eropa kecil, miskin. Tidak punya hasil tambang, lautan, hutan luas, tanam-tanaman sekaya Indonesia.
>> SISI LAIN, ini yang paling parah, nilai PDB itu meliputi penghasilan semuanya, termasuk hasil perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia. Hasil mereka tentu diboyong ke negeri asalnya.
>> ANDAI mau jujur. Harusnya diambil perbandingan antara HUTANG LUAR NEGERI dan rata-rata INCOME PER KAPITA rakyat Indonesia. Dijamin para pemimpin tak akan berani.
>> SEMUDAH manusia bermain angka, untuk menutupi realita yang rata-rata rakyat tidak mengerti.
>> Nas’alullah al ‘afiyah.

AMPUNI KAMI YA ALLAH…

>> MESKIPUN, hutang LN kita sudah menyentuh angka 4000 Triliun.
>> TAPI, kata Menko Ekuin, Indonesia MASIH BISA pinjam sampai 5.500-an Triliun. Astaghfirullah…
>> SPONGEBOB: “Kita ngutang, dan kita bangga.”
>> KATANYA…hutang-hutang itu untuk BELANJA INFRASTRUKTUR.
>> PADAHAL siapa nanti yang akan menikmati infrastruktur itu? Pasti orang-orang asing lagi kan? Kita biasanya hanya sebatas “meramaikan”.
>> “Rabbana laa tusallith ‘alaina man laa yarhamuna.” Ya Allah jangan jadikan pemimpin kami orang yang tidak mengasihi kami. Amin Allahumma amin.

(NgenesBro).

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: