Ajaran Islam Memudahkan…

SYAIKH Al Qaradhawi pernah mengatakan, tabiat Syariat itu MEMUDAHKAN. Bukan mempersulit.
==
Kata Aisyah Ra, jika Nabi dihadapkan dua pilihan, beliau akan mengambil yang LEBIH RINGAN, selagi keduanya sama-sama halal.
==
Misal, dalam safar. Meskipun boleh saja shalat secara lengkap. Sah. Tidak masalah. Tapi lebih utama qashar. Shalat yang empat rakaat dikerjakan dua rakaat.
==
Khalifah Umar Ra, kurang suka jika ada pelaku dosa-dosa pribadi mesti dihukum HAAD. Kata beliau, andai si pelaku mau, dia sembunyikan dosanya, lalu bertaubat atasnya. Daripada dia mengaku, lalu meminta diberi sanksi hukuman.
==
Para Mujahidin telah lama membuang doktrin TAKFIRI. Mereka tidak lagi semena-mena dalam menetapkan takfir umum kepada siapa pun. Bahkan mereka rela mati demi membela kaum Muslimin yang hidup di negara-negara sekuler (bahkan negara kafir).
==
Syaikh Atiyatullah Al Libi rahimahullah pernah menyebut sebuah kaidah: “Membebaskan 100 orang dari vonis kafir (lalu diakui sebagai Muslim), lebih ringan daripada memvonis 1 orang benar-benar Muslim sebagai kafir.”
==
SALAH dalam memberikan hak kepada orang yang sebenarnya tidak berhak; lebih ringan daripada mencabut hak dari orang yang sebenarnya dia berhak.
==
Hayati prinsip ini, karena ia sangat penting. Billahi taufiq wal huda.

(DeepHeart).

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: