MARI MELIHAT LEBIH BIJAK

Bismillah. Ini sebuah ajakan kepada semua IKHWAH Muslim untuk melihat Gerakan Islam (Harakah) lebih bijak. Jangan selalu berlandas tuduhan-tuduhan sepihak yang bersifat fitnah.
.
PRINSIP: Mari melihat dari dekat, jangan terus dari jauh. Mari melihat “dari mata mereka”, bukan selalu “mata kami”. Mari melihat sisi KELUASAN SYARIAT, bukan dari sudut-sudut sempit terus.
.
Kita ambil contoh, gerakan Al Ikhwan Al Muslimun. Ini adalah nama yang sudah populer.
.
[1]. Tujuan awal gerakan ini, MENEGAKKAN KHILAFAH ISLAMIYAH, setelah Khilafah Turki Utsmani runtuh 1924 M. Harus diingat tujuan ini.
.
[2]. Prinsip pendirinya: “Menegakkan Syariat dalam kehidupan negara hukumnya fardhu kifayah. Jika tidak ada yang menegakkannya, semua Muslim dianggap berdosa.”
.
[3]. Missi dakwah: “Melindungi agama dan keimanan Ummat dalam naungan sebuah jamaah; ketika negara tidak bisa diandalkan untuk melindungi agama Ummat.”
.
[4]. Akidahnya Ahlus Sunnah wal Jamaah, dengan asumsi: Tidak menganut paham Syiah, Khawarij, Murji’ah, Mu’tazilah, Jahmiyah, Jabbariyah, Qadariyah.
.
[5]. Katanya, Syaikh Al Banna, menganut paham TAFWIDH dalam Sifat Allah. Andaikan saja demikian, ini termasuk khifaf cabang akidah di kalangan para ulama sejak zaman dahulu.
.
[6]. Metode kaderisasi Al Ikhwan memakai sistem halaqah (liqa’), dengan ada murabbi & mutarabbi (murid). Ini adalah perbedaan dalam masalah SARANA (wasilah). Tidak boleh dibesar-besarkan. Karena sistem madrasah/sekolah di zaman Nabi Saw juga tidak ada.
.
[7]. Al Ikhwan ikut proses demokrasi. Ini adalah partisipasi politik secara fair, sesuai mekanisme hukum yang ada. Tujuan membendung maksud-maksud politik destruktif terhadap kehidupan Ummat; menawarkan nilai-nilai Islam untuk diadopsi oleh negara.
.
[8]. Al Ikhwan membolehkan demonstrasi. TAPI itu terjadi di negara-negara yang membolehkan hal itu.
.
[9]. Al Ikhwan merupakan gerakan rahasia. Kalau rahasia, mereka tidak menulis buku, berdakwah, berkhutbah, membuat partai, membuat sekolah, dll.
.
[10]. Al Ikhwan katanya hizbiyah, fanatik golongan. Hampir semua kelompok Islam ada kenyataan begitu. Sejak zaman Salaf pun ada fanatisme madzhab (ke madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali).
.
[11]. Al Ikhwan katanya menghasut pemberontakan politik. Lha faktanya mereka ikut demokrasi. Apa demokrasi sama dengan kudeta?
.
[12]. Katanya Al Ikhwan mendukung terorisme. Coba sebutkan fakta, data, dan buktinya!
.
[13]. Katanya Al Ikhwan memecah-belah barisan Ummat. Faktanya, mereka mau KERJASAMA dengan elemen-elemen Muslim di mana pun. Di Mesir, Turki, Yordan, Sudan, Afghan, Irak, Suriah, dll mereka mau kerjasama. Dan lagi pula, tercerai-berainya Ummat adalah tanggung-jawab semua, ketika TIDAK ADA KHILAFAH pemersatu Ummat. Bukan tanggung-jawab satu HARAKAH saja.
.
INI hanya sekedar contoh agar kita BIJAK dalam mengikuti pendapat. Jangan MEMELIHARA DENDAM kepada orang-orang yang tidak bersalah.
.
Kasihani dirimu, agama, iman, dan kehidupanmu.
.
Wallahu a’lam bis shawaab.

(Al Wasath).

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: