Sebuah Kisah Unik

Di zaman Shahabat Ra, ada orang bertanya kepada Ali bin Abi Thalib Ra tentang manusia berkelamin ganda (Al Khuntsa).
.
Secara fisik, dia punya kemaluan laki-laki dan wanita sekaligus. (Realita begini ada dalam kehidupan insan).
.
Ali Ra ditanya: “Bagaimana memperlakukan orang itu? Dianggap laki-laki atau wanita?”
.
Ini penting ditanyakan, karena banyak aturan Syariat Islam berdiri di atas konteks PERBEDAAN GENDER. Apakah soal jilbab, aurat, shalat, nikah, pergaulan, warits, dll.
.
Ali Ra menjawab dengan jawaban yang singkat dan tuntas. Kata beliau: “Lihatlah dari lubang mana dia buang air kecil (pipis)!” Di sana gendernya ditentukan.
.
Jawaban yang mencerminkan kedalaman ilmu, bashirah, dan keadilan.
.
HAL ini berbeda dengan TRANSGENDER (ganti kelamin, dari cowok dikebiri jadi cewek). Beda juga dengan BANCI/BENCONG. Mereka sejatinya orang laki-laki, tapi berlagak seperti wanita.
.
Bukankah dalam riwayat-riwayat, Nabi Saw melarang laki-laki berpakaian wanita (begitu juga sebaliknya), melarang laki-laki bertingkah seperti wanita (begitu juga sebaliknya). Orang-orang yang berperilaku menyimpang itu, malah disuruh dijauhkan dari masyarakat umum. (Bukan seperti OLGA, malah jadi social model).
.
Kalau benar-benar khuntsa, diperlakukan seperti PENDAPAT ALI RA di atas; yaitu diberi kejelasan gender. (Kalau dalam konteks modern bisa “operasi plastik”).
.
Tapi kalau BANCI, menurut Syariat harus dijauhkan. Karena itu PENYIMPANGAN PERILAKU.
Awalnya normal tapi perilaku jadi aneh.
.
Demikian sedikit kisah, semoga bermanfaat. Amin.

.

(Minds).

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: