Kemudahan dalam Mengejar LAILATUL QADAR

Bismillah walhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa alihi wa ashabih ajma’in.
.
Di malam LAILATUL QADAR berlaku ketentuan “khairun min alfi syahrin” (lebih baik dari 1000 bulan).
.
Amal baik apapun yang kita lakukan di saat LAILATUL QADAR akan diberi pahala LEBIH BAIK dari amalan kita selama 1000 bulan di waktu-waktu yang lain.

Ya Allah Anugerahkan Kami Amal Saleh dan Keutamaanya di LAILATUL QADAR  Tahun Ini.

Ya Allah Anugerahkan Kami Amal Saleh dan Keutamaanya di LAILATUL QADAR Tahun Ini.


.
Bila kita membaca Al Qur’an 1 jam saat LAILATUL QADAR, itu lebih baik daripada kita membaca Al Qur’an 1 jam per hari, dalam waktu 1000 bulan. Begitu pun amal-amal lainnya.
.
DURASI LAILATUL QADAR adalah sejak Maghrib sampai Subuh. Maka yang mengerjakan Shalat Maghrib dan Isya’, apalagi diperkuat dengan shalat-shalat Sunnah lain; dia sudah beramal baik di saat LAILATUL QADAR.
.
MENGEJAR LAILATUL QADAR ini bisa di mana pun. Bisa di masjid, di rumah, di kantor, di pasar, bahkan di jalan. Asalkan waktu-waktunya dipakai untuk AMAL SALEH. Boleh baca Al Qur’an, dzikir, sedekah, berdoa, taubat, dsb.
.
Hanya saja, kalau amal di masjid, itu LEBIH AFDHAL. Amal di masjid: sesuai Sunnah Nabi, dapat pahala I’TIKAF, dan selama berada di masjid (dalam keadaan bersuci) terus-menerus mendapat pahala.
.
KITA beri’tikaf di masjid boleh berapa lama saja, sesuai kemampuan. Boleh semalam penuh dari Maghrib sampai Subuh; boleh beberapa jam, boleh beberapa saat, selama DINIATKAN I’TIKAF.
.
Amal Saleh di masjid boleh apa jua. Asalkan bukan bercumbu atau hubungan biologis suami istri. Bahkan tidur di masjid (dalam kondisi suci) dihitung pahala oleh Allah.
.
Apakah “main medsos” di masjid termasuk amal saleh? Ya tergantung. Kalau dalam rangka MENCARI ILMU, TAFAKKUR AYAT-AYAT ALLAH, BERDAKWAH, AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR, MEMBELA KAUM MUSLIMIN, dan yang serupa itu; insya Allah dinilai amal saleh. Besar kecilnya pahala, wallahu a’lam.
.
NAMUN jika kita mengerjakan I’TIKAF SUNNAH seperti Rasulullah Saw dan para Shahabat; penuh di masjid sejak malam 21 sampai malam “Takbiran”, ada beberapa keutamaan. Satu, mendapat pahala I’TIKAF seperti Nabi Saw; Dua, mendapat pahala lebih banyak; Tiga, dapat beramal sepenuh malam di LAILATUL QADAR.
.
Demikian, semoga bermanfaat. Hayuh semangat semangat! LAILATUL QADAR di depan mata! Barakallah fikum wa ahlikum wa lil Muslimin. Amin ya Karim.

(BlueWater).

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: