Laa Haula Wa Laa Quwwata Illa Billah

Februari 24, 2017
Mencari Solusi dengan Dzikrullah

Mencari Solusi dengan Dzikrullah

Dikisahkan, selesai sebuah peperangan, ada seorang pemuda tidak pulang bersama rombongan Rasulullah Saw dan para Shahabat. Kedua orangtuanya terus mencari, di mana anak itu? Para Shahabat tidak tahu, berita gugur di medan perang juga tidak ada.

Lalu Nabi Saw mengajarkan agar kedua orangtua tersebut banyak-banyak berdzikir “Laa haula wa laa quwwata illa billah”. Akhirnya, keduanya banyak-banyak mendzikirkan kalimat ini. Terus mereka berdzikir sebanyak-banyaknya. Hingga akhirnya, sang pemuda itu kembali ke rumah dengan selamat.

Ada apa wahai pemuda? Apa yang terjadi padamu, sampai tertinggal dari orang banyak?

Dia bercerita. Pasukan musuh berhasil menawannya, lalu mengikatnya di suatu tempat. Suatu saat, entah dari mana munculnya, datang seseorang tak dikenal melepaskan ikatan yang membelenggu pemuda itu. Dia pun bisa kabur, lari dari tempat musuh.

Ternyata, saat kedua orangtua terus mendawamkan dzikir “laa haula wa laa quwwata illa billah”, saat itu Allah mengutus seorang Malaikat untuk menyelamatkan pemuda itu. Alhamdulillah…

Kata Nabi Saw, dalam kalimat “laa haula wa laa quwwata illa billah” terdapat makna ISTI’ANAH, yaitu memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Demikian sebuah kisah kecil, setelah sekian lama meninggalkan blog ini, sejak sebelum menunaikan Ibadah Haji pada Agustus 2016 lalu. Alhamdulillah atas semua rahmat dan pertolongan Allah.

(Ibnu Sabili).