Kenapa Kamu Blokade Bro…?

** Katanya, karena Qatar berhubungan diplomatik dengan Iran.

Memang yang berhubungan diplomatik dengan Iran hanya Qatar? Bukankah mayoritas negara Arab punya hubungan diplomatik dengan Iran? Saudi pun baru 3 tahun terakhir memutus hubungan dengan Iran. Sebelum itu, setiap tahun jamaah Iran menunaikan Haji ke Saudi. Apa Anda lupa?

** Katanya, Qatar dukung organisasi Syiah di Bahrain.

Untuk membuktikan dukungan itu yang susah. Kalau hanya sebatas asumsi, dugaan, perkiraan, ya bisa saja. Tapi adalah bukti nyata yang meyakinkan? Karena Qatar terkenal dalam pembelaannya kepada kepentingan kaum Sunni di seluruh dunia. Tak mungkin Qatar mendukung milisi Syiah untuk menghajar kepentingan pemerintahan Sunni Bahrain. Faktanya, Qatar selalu kerjasama dengan Turki dalam kebijakan-kebijakan luar negerinya.

** Katanya, Qatar mendukung ISIS?

Lho, bukannya ISIS itu mengkafirkan negara demokrasi dan negara-negara monarkhi Arab seperti Qatar, Saudi, dan lainnya? Bukankah Qatar juga membantu usaha Amerika memadamkan kekuatan ISIS?

** Katanya, Qatar mendukung Ikhwanul Muslimin?

Apa ada suatu Undang Undang atau Dekrit atau Konstitusi di Qatar yang menyebutkan, mereka mendukung, mengayomi, memfasilitasi Ikhwanul Muslimin? Apa apa, Bro? Kalau tidak ada, berarti yang dilakukan Qatar adalah KEBIJAKAN POLITIK. Jika kebijakan politik, apakah harus kebijakan itu SAMA SEMUA gitu? Gak boleh ada bedanya gitunya? Kalau pikirmu begitu, sudah aja tak perlu ada pemimpin, pejabat, kementrian, dan seterusnya. Tinggal “copy paste” kan gampang. Iya gak…?

** Katanya, Qatar mendukung teroris di Suriah?

Lha, siapa itu teroris dan apa maksudnya? Apakah manusia membela diri dari rezim yang kejam disebut teroris? Kalau begitu, ya sudah saja HAPUSKAN SEMUA SEJARAH PERLAWANAN KONTRA PENJAJAHAN. Hapuskan semua itu. Ganti judulnya jadi “SEJARAH PERLAWANAN PARA TERORIS”. Seperti sosok Umar Mukhtar di Libya jangan disebut pahlawan, tapi sebut saja “pemimpin teroris”. Gitu kan…

** Katanya, Qatar melindungi Aljazeera?

Hai, gini ya. Aljazeera itu apa sih? Itu kan media massa. Kata Husni Mubarak dulu, Aljazeera ternyata “hanya sebesar korek api”. Namanya media, pasti terkait regulasi di bidang jurnalistik. Itu ada aturannya. Kalau mereka menayangkan/melaporkan berita-berita sampah, bohong, fitnah, dsb. mereka akan kena sanksi. Kenapa ini media kok dibawa-bawa ke ranah diplomasi tingkat tinggi? Kalian seperti gak ada kerjaan. Media itu sudah punya ranah sendiri. Kalau ada masalah, gunakan jalurnya. Jangan jadikan media sebagai alasan.

Dan lain-lain lah…

(Mine-Wise).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: