Manajemen Makan Berat

September 8, 2014
Makan Siang Jangan Ditinggalkan

Makan Siang Jangan Ditinggalkan

Sedikit berbagi tentang cara mengatur makan berat. Makan berat, ya makan nasi, lauk-pauk, sayur, dan lainnya. Dikenal sbg makan pagi (sarapan), makan siang, makan malam.

Ini ada bebarapa kiat boleh dicoba:

[1]. Lebih baik kita dahulukan makan buah sbelum makan nasi, bukan sebaliknya. Zat-zat mineral pada buah cepat dicerna; sdangkan nasi, lauk, sayur lebih lambat dicerna. Kalau makan nasi dulu, nanti buah-buahan yg belakangan masuk perut jadi “membusuk”. Maksudnya, orisinalitas gizinya jadi hilang/berkurang.

[2]. Buah-buahan bisa menjadi pengganti makan berat, bila nasi dan lain-lain tdk ada. Pilih buah yg netral keasamannya & tdk terlalu manis. Buah asam khawatir tdk cocok dg penderita magh. Buah trlalu manis tdk cocok bg penderita diabet. Contoh, pepaya, melon, blewah, alpukat, pisang, korma. Bayangkan, dengan makan dua potong pepaya matang 75%, ukuran telapak tangan org dewasa, Anda sdh kekenyangan.

[3]. Korma bisa jadi persediaan makan berat yg sewaktu-waktu bisa dikonsumsi. Bisa disimpan di kulkas. Tapi pilih korma yg bagus, spt merk “Tunisia Dates”. Kalau korma curah, apalagi sudah basah, kulit mengelupas, biasanya kurang bagus.

[4]. Untuk sarapan pagi, tak usah banyak-banyak, apalagi kekenyangan. Sekedar untuk “mengisi perut” saja, biar tidak kosong. Kalau kosong, slain akan lemas, khawatir magh. Kalau kepenuhan, nanti akan ngantuk, tidak fokus dlm aktivitas.

[5]. Pada keluarga modern kadang sarapan dg dua lembar roti tawar, selai, dan susu. Kami sarankan, jangan sarapan dg roti tawar atau biskuit; karena smua itu dibuat dg pengembang (ragi roti). Hal ini bisa sebabkan sakit perut. Coba Anda lakukan di rumah, buat adonan terigu tanpa ragi. Hanya dicampur air, gula, atau garam (unt rasa). Lalu masak dg minyak sdikit, atau mentega, atau tanpa minyak sama skali. Roti begini baik unt sarapan, tdk menyebabkan sakit perut; karena tdk pake ragi.

[6]. Makan siang harus dilakukan. Jangan ditinggal, kcuali saat puasa. Inilah sumber nutrisi kita sbenarnya. Makan siang, jangan diganti jajan, bakso, dan lainnya. Harus benar-benar serius. Agak banyak tdk apa-apa, asal jangan over. Smua yg over tdk baik.

[7]. Kalau makan siang masih kurang, silakan ditambah makan sore. Batas waktu kita maksimal jam 5 sore. Boleh makan sore kalau tubuh masih lemas; masih selera makan; dan ada menu-menu istimewa.

[8]. Bagaimana dg makan malam? Kami sarankan, tdk perlu makan malam. Makan malam kalo terpaksa saja; untuk acara-acara formal atau dalam resepsi. Bila mesti makan malam, menu yg ringan-ringan saja spt ikan, tahu tempe, buah, snack, kacang, sayur, susu. Hindari makan padat gula (nasi, coklat, permen, sirup, teh manis, dll) saat malam hari. Mgapa demikian? Karena sbntar lagi kita tidur. Saat tidur dg perut kenyang karbohidrat, tidak bagus. Anda akan cepat gemuk, susah bangun, dan metabolisme tubuh akan brjalan sibuk. Sgat baik saat istrhat malam, organ-organ tubuh kita lebih santai, tdk sibuk skali.

Kata Nabi SAW, umumnya sumber penyakit manusia adalah perutnya. Maka itu kita perlu manajemen mengatur cara makan, agar tidak menjadi sumber penyakit.

Yuk jaga hidup kita dg POLA KONSUMSI YG SEHAT. Bismillah ya. Smoga brmanfaat. Amin.


Manfaat Segelas Air Putih

November 19, 2009

Ini adalah sebuah tip praktis yang insya Allah bermanfaat.

Mungkin Anda selama ini termasuk seseorang yang aktif bekerja, banyak keluar stamina setiap hari. Boleh jadi dalam sehari Anda aktif 8 jam atau lebih. Nah, mungkin saat aktifitas itu Anda pernah merasa lelah, merasa capek, merasa ngantuk, ingin tidur saja, dan lain-lain. Jika Anda istrahat atau tidur bisa jadi akan kehilangan banyak waktu, sementara Anda dipaksa oleh kondisi untuk terus aktf bekerja.

Bagaimana solusinya?

Biasanya, seseorang akan minum kopi, minum kopi ginseng, minum minuman energi, minum suplemen, dan lain-lain untuk memulihkan tenaganya. Kalau Anda mau, cobalah cara yang sangat sederhana ini, yaitu: Meminum air putih segelas penuh sampai habis. Tentu saja, sebelum minum jangan lupa membaca “Bismillahirrahmaanirrahiim” (atau “Bismillah” saja).

Sesegar Air Putih

Cara ini sangat sederhana dan murah, tetapi insya Allah efektif. Selama tubuh Anda belum rusak oleh radikal bebas, seperti rokok, alkohol, polusi berat, suplemen-suplemen kimiawi, dan sebagainya, maka meminum air putih akan menjadi obat mujarab untuk menyegarkan kembali tubuh yang lesu.

Dasar pemikirannya sederhana: “Kita bisa beraktifitas sehari-hari karena memiliki energi. Energi muncul sebagai hasil pengolahan makanan dan oksigen yang kita asup setiap hari. Sementara sari makanan dan oksigen itu beredar dalam tubuh kita dalam bentuk cairan. Maka ketika kita sering mengganti cairan tubuh, atau memberikan kepada tubuh cairan yang memadai, maka tubuh itu akan aktif memelihara stamina kita.”

Logikanya sangat persis dengan tanaman. Tanaman yang tidak disiram air, ia akan layu, bahkan lama-lama akan mati. Sementara kalau pasokan airnya cukup, ia akan tetap segar. Begitu pula tubuh kita.

Idealnya, dalam sehari kita minum 8 gelas air putih. Tapi saya sarankan, kalau kebiasaan seperti ini sulit dilakukan, cobalah biasakan minum air putih 2 gelas saat pagi, 2 gelas selesai Zhuhur, dan 2 gelas saat petang hari. Lakukan hal ini rutin setiap hari, sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh kita.

Memang ada sedikit catatan yang perlu Anda ketahui. Kalau kita biasakan minum air putih dalam jumlah cukup, seperti yang disebut di atas, biasanya kita akan terdorong untuk lebih sering buar air kecil. Tetapi itu normal, dan tidak masalah. Ya, untuk mendapat stamina yang prima, tidak masalah sering-sering ke kamar kecil (WC).

Mau coba? Cobalah, insya Allah bermanfaat… Amin.

AMW.


Di Balik Operasi KB

November 18, 2008

Ada sebuah pelajaran menarik dari praktik KB, tubektomi. Ini adalah pelajaran kehidupan yang pernah dialami oleh sebuah pasangan suami-isteri. Di balik keputusan melakukan tubektomi ternyata meninggalkan prahara berkepanjangan. Semoga kita cukup bijaksana untuk mengambil hikmah. Amin.

Di antara cara-cara KB, metode tubektomi termasuk yang paling ekstrem. Biasanya, alat kontrasepsi fisik dipakai untuk mencegah pertemuan antara sel telur dengan sperma, ketika hubungan seks dilakukan. Sedangkan kontrasepsi kimiawi bekerja melemahkan kesuburan seorang wanita, sehingga sel telur yang dihasilkan tidak bisa menghasilkan pembuahan (fertilisasi). Cara kimiawi dilakukan dengan meminum pil sesuai jadwal harian, suntik, atau menanam implant (susuk) di tubuh seorang ibu. Kalau IUD (spiral), sifatnya mencegah pertemuan sel telur dan sperma dengan meletakkan alat tertentu dalam saluran rahim wanita. Adapun tubektomi sifatnya mematikan saluran penghasil sel telur itu sendiri. Caranya bisa memutus saluran sel telur, atau mengikat saluran tersebut agar tersumbat. Tentu saja tubektomi hanya bisa dilakukan dengan cara operasi terlebih dahulu.

Dalam kamus Oxford dijelaskan, metode vasektomi kebalikan dari cara di atas. Vasektomi dikenakan kepada kaum pria, untuk memutus saluran spermanya, sehingga dia tidak pernah lagi menghasilkan sperma. Vasektomi untuk kaum laki-laki, sedangkan tubektomi untuk kaum wanita.

Pernah ada seorang ibu yang memiliki tingkat kesuburan tinggi. Setelah bertahun-tahun menikah, dia dikaruniai 7 orang anak laki-laki dan wanita. Belum termasuk anak yang meninggal akibat keguguran atau meninggal di usia kecil. Karena suaminya seorang PNS, sepertinya ada rasa malu dengan memiliki anak banyak. Apalagi ketika lahir anak ke-7 di saat usia mereka sudah tua. Ia terjadi sekitar 18 tahun lalu. Sang suami waktu itu sudah berusia 60 tahunan.

Mungkin karena saran dokter, tekanan atasan, atau karena rasa malu kepada lingkungan sekitar, sang suami tanpa seijin isterinya langsung memutuskan operasi tubektomi bagi isterinya. Tentu saja pihak dokter mau saja, sebab semakin banyak operasi semakin besar uang mengalir. Operasi tubektomi pun dilakukan tidak lama setelah kelahiran bayi. Dalam operasi itu sang isteri masih belum mengetahui apa yang terjadi. Dan lebih penting lagi, dia belum memahami konsekuensi dari operasi KB yang sangat serius itu.

Saudaraku, di saat-saat selanjutnya kita seperti lagi membaca sebuah cerita horor yang menakutkan. Segalanya serba dramatis, keras, penuh gejolak. Sebelum saya teruskan, cobalah Anda mengambil nafas dalam-dalam, khawatir Anda terlalu berat mendengar cerita ini. Sebenarnya, semua ini aib yang tidak perlu diungkap; tetapi demi memberi nasehat dan peringatan, ia tetap perlu diungkapkan. Tujuannya agar kejadian dramatis itu tidak menimpa rumah-tangga kita. Amin.

Baca entri selengkapnya »