MENGENANG KASIH SAYANG BUNDA…

Juni 28, 2016
Allahummaghfirlaha Warhamha wa 'Afiha Wa'fu 'Anha

Allahummaghfirlaha Warhamha wa ‘Afiha Wa’fu ‘Anha

Pendidikan beliau sangat prihatin. Tapi di usia senjanya suka membaca koran, dengan kacamata baca.
Di masa mudanya banyak berjuang buat adik-adiknya.
Pendiam, jarang mengomeli orang. Kurang suka diajak gossip.
Banyak merenung dan diam, melihat tingkah orang.
Menanamkan nilai-nilai keadilan. Sering mempengaruhi anak-anaknya, agar bersikap adil.
Tidak dikenal pernah bersikap zhalim kepada orang lain.
.
Sekitar setahun lalu beliau wafat. Semoga Allah selalu merahmatinya, mengampuni salah-dosanya, menempatkannya di luasnya alam barzakh. Amin amin ya Rahiim.
.

Note: Gambar memori dari media sosial.

(ManyTears)

Mohon Maaf Beribu Maaf Ya…

April 10, 2016

Maap

Bismillah. Sebelumnya, mohon maaf ya. Mohon dimaafkan sekali. Media blog ini kurang terperhatikan oleh Admin. Termasuk puluhan komen dan pertanyaan-pertanyaan, tidak terespon dengan baik. Maklum, segalanya masih amatir. #apologi

Ya intinya, pengelola blog ini kalau kata orang Jawa, “alang kading”. Ya seadanya. Maka itu mohon dimaafkan untuk semua kekurangan ya. Semoga Allah Ta’ala memaafkan kami. Amin amin ya Rabb.

Jujur saja, kami selama ini lebih banyak “maen fesbukan”, meskipun tidak pernah simpati pada acara #fesbuker. He he he. Ya begitu deh. Fesbuk lebih mudah update-nya. Sambil leyeh-leyeh juga bisa. Kalau blog agak rumit dikit. #apologi2

Jadi, beginilah ceritanya…kita sebagai anak bangsa… (halah mulai #nglantur). Hhm, kok salah melulu ya. Padahal ini nulis sendiri. Tidak ada #temanhayalan.

Ya, pokoknya maafkan ya, kalau ada salah dan kekurangan. Semoga masih bisa berbagi dengan seadanya daya yang masih dimiliki, dengan izin dan rahmat Allah SWT.

Terimakasih. Mohon maklum. Wassalamu’alaikum warahmatullah…

Add-mine.


Selamat Idul Fithri 1436 H…

Juli 15, 2015

>>> Alhamdulillah kita telah melalui bulan suci ini hingga di hari-hari pamungkasnya.

>>> Alhamdulillah walhamdulillah tsumma alhamdulillah. Semua ini semata karena nikmat Allah jua. Tanpa nikmat-Nya, kita tak akan mendapat karunia agung sampai penghujung Ramadhan. Selagi masih dikarunia sehat ‘afiyat, mari kita bersyukur.

Mohon Maaf Lahir Bathin. Taqabbalallah Minna wa Minkum.

Mohon Maaf Lahir Bathin. Taqabbalallah Minna wa Minkum.

>>> Di hari-hari menjelang berpisah dengan bulan agung ini, izinkan kami untuk menyampaikan beberapa hal:

+++ Pertama, mohon maaf lahir bathin kepada semua kawan di ranah Fesbuk ini, baik yang pro, kritis, maupun berbeda paham. Sekali lagi, mohon maaf lahir batin atas salah posting, salah komen, salah canda, dan sebagainya.

+++ Kedua, kami sama-sama berdoa agar Allah SWT menerima amal-amal baik kita, baik amal yang kita lakukan sebelum Ramadhan, maupun khususnya selama bulan Ramadhan, dan amal-amal setelahnya nanti. Amin Allahumma amin.

+++ Ketiga, selamat menyempurnakan ibadah SHAUM RAMADHAN 1436 H dengan segala rincian amal di dalamnya (semisal Zakat, I’tikaf, Takbir, Shilaturahim, dan sebagainya).

+++ Keempat, dengan setulus hati kami ucapkan: SELAMAT MERAYAKAN IDUL FITHRI 1436 H. Taqabbalallahu Minna wa Minkum. Mohon Maaf Lahir Batin. Kullu ‘aamin wa antum bi khair (semoga setiap tahun Anda selalu baik-baik).

Akhukum Fi Mahabbatillah:

AM. Waskito.


Guyonan Ayahku…

Juli 1, 2015

* Ayahku hanya PNS biasa. Malah golongan grassroot. Tapi beliau punya latar belakang seniman juga.
* Kalau kakek, ayah ayahku, orang pesantrenan. Dari kecil masuk pesantren sampai dewasa. Kerjanya hebat: cari rumput, lalu dijual untuk para peternak. Tukang ngarit, istilah Jawanya. Kerja dari tangan sendiri.
* Sense of humor menurun dari ayah. Kalau ibuku, serius, kritis, sering mengkritik ketidak-adilan. Sejak kecil, beliau “mentor politik” saya.
* Salah satu humor khas yang pernah ayah tinggalkan. Dia pernah bilang: “Kamu itu jangan terlalu MERESAPI!”
* Ketika kata-kata itu diucapkan sambil tersenyum, aku tahu pasti maksudnya bercanda.
* “Iya, kamu jangan MERES SAPI. Nanti kasihan sapinya.”
* Jujur, saya masih suka geli kalau ingat candaan-candaan beliau.
* Semoga Allah merahmati, memaafkan, dan memuliakan beliau; dan kita semua di sini. Amin ya Mujibas sa’ilin.

==> Bulan April 2004 ayahku wafat. Beberapa hari lalu, 22 Juni 2015, Ibuku wafat. Inna lillahi wa inna ilaihi ra’jiun. Allahummaghfir lahuma warhamhuma wa ‘afihima wa’fu ‘anhuma. Amin.

(Abah Syakir).


Bantu Saudaramu Menunaikan Haji

Mei 11, 2015

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh.

Pembaca Budiman, mohon perhatian sejenak. Ada saudara kita sedang dalam kesulitan untuk pembiayaan Ibadah Haji. Mungkin di antara Anda ada yang berkenan membantunya.

"Ya Maula Ibrahim, tolonglah hamba-Mu ini mewujudkan niat baiknya. Engkaulah sebaik-baik penolong."

“Ya Maula Ibrahim, tolonglah hamba-Mu ini mewujudkan niat baiknya. Engkaulah sebaik-baik penolong.”

KISAHNYA: Beliau mengikuti program pembiayaan Haji untuk pembimbing Haji di Bank Syariah Mandiri. Mulanya ada salah paham, dikiranya semacam bantuan modal untuk usaha, lalu hasilnya digunakan untuk biaya Haji. Ternyata itu pinjaman biasa (talangan). Beliau mau mundur, tapi disarankan oleh donatur untuk tetap jalan. Donatur siap membantu. Seiring waktu, dari donatur ada gangguan pembiayaan. Akibatnya, sudah 3 kali masuk daftar jamaah berangkat, tapi tidak jadi terus. Kini datang kesempatan terakhir. Kalau tidak jadi, ya sudah hilang kesempatan berangkat Haji ke Tanah Suci.

Kali ini pihak Bank Syariah Mandiri memberi batas toleransi, paling akhir sampai tanggal 20 Mei 2015. Tinggal beberapa hari ke depan. Jika sampai batas itu belum juga melunasi dana talangan dari bank, otomatis kesempatan berangkat ini dibatalkan/dihapus.

Bila Ada di antara Anda berkenan membantu menyumbang, berapapun nilainya, silakan kirim langsung ke rekening berikut ini: Bank Syariah Mandiri no. rek. 701 866 9228. Rekening ini langsung terhubung ke bank, karena mereka sudah mengambil buku tabungannya sebagai “persiapan penutupan” akun.

Sebagai konfirmasi, bisa menghubungi kami dengan no. ponsel 0823 2029 1325.

Silakan bagi yang bersedia membantu, bila ada kelapangan rezeki dan kesiapan hati. Sebelumnya kami sampaikan ucapan terimakasih yang setulus hati. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan pertolongan, kemudahan, serta keberkahan dalam hidup kita semua. Amin Allahumma amin.

(Admin).

 


REKONSTRUKSI SITUS

Maret 23, 2015

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh.

Pembaca Budiman…

Tanpa disadari kami telah terjun di dunia media sekitar 15 tahunan, sejak tahun 2000-an. Untuk mengembangkan blog “Pustaka Langit Biru” ini telah mencapai waktu sekitar 7 tahunan (tepatnya sejak Mei 2008). Alhamdulillah walhamdulillah tsumma alhamdulillah atas setiap karunia Allah terhadap kami dan media “mungil” ini.

Upaya Rekonstruksi Media

Upaya Rekonstruksi Media

NAMUN setelah kami buka-buka kembali arsip lama, membaca postingan-postingan di masa lalu (dalam kurun 7 tahun terakhir), kami rasakan BETAPA PENTING untuk melakukan rekonstruksi atas media ini. Kami bermaksud untuk mensortir kembali tulisan-tulisan, memperbaiki konten, serta melakukan tata-ulang. Prinsip kami sederhana, yaitu REFORMASI dan REKONSTRUKSI. Maksudnya, melakukan perbaikan.

Hal ini perlu kami lakukan, agar publikasi dari media ini bisa jadi referensi, bahan bacaan, atau sekedar komparasi data bagi semua pembaca dan pengguna, insya Allah. Kami berpandangan, edisi TERBARU nanti adalah bentuk publikasi yang dianggap paling resmi dari kami. Publikasi yang saat ini ada, masih memungkinkan adanya perubahan, perbaikan, atau revisi.

Tentu saja, upaya ini akan MEMAKAN WAKTU. Tapi tak mengapa. Hal ini lebih baik daripada tanpa adanya koreksi, revisi, dan perbaikan. Semoga Allah Ta’ala menolong kami menunaikan niatan mulia ini, amin Allahumma amin. Mohon doanya, semoga segalanya berjalan lancar. Amin.

Terimakasih atas semua pengertian, kesadaran, dan semangat melakukan perbaikan. Mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan. Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Add-mine.

 


Maafkan Aku…

Oktober 13, 2014
Maafin Kami Ya...

Maafin Kami Ya…

Sahabat Pembaca Budiman…

Sebelumnya, maafin kami ya, maafin yang sebesar-besarnya. Agak telat update dan banyak pertanyaan yang belum terjawab. Semoga Allah Ta’ala memberi jawaban/pemahaman dari sumber-sumber lain ya. Amin.

Maaf, maaf, sorry banget. Dalam dua pekan terakhir agak telat update, meskipun banyak isu-isu penting dan menarik tuk disimak. Tapi yakinlah, dari hati ke hati kita saling peduli. (Halah bisa aja ngeles).

Untuk kawan-kawan yang komen dan bertanya, maafin, maafin, telat banget responnya. Ya beginilah guwe… (halah sok kebetawi-betawian, Betawi sudah mau diporotin tahu sama Bobohok). Moga-moga ke depan tidak terlalu telat.

Ini sengaja pakai bahasa agak okem dikit, buat seger-segeran. Biar tidak kaku semisal bahasa begini: “Demikianlah, maka dari itu oleh karenanya sehingga semestinya terjadilah suatu kejadian….”

Sekali lagi, maaf ya. Salam rahmat dan kasih sayang, di jalan Islam. Barakallah fikum wa iyyana fil hayah, amin.

Add-mine.