Beberapa “Oleh-oleh” dari Diskusi Facebook…

Juni 24, 2014

Bismillahirrahmaanirrahiim. Kami mohon maaf sebesar-besarnya karena dalam dua bulan terakhir agak kurang perhatian dengan blog ini. Dalam waktu yang sama, kami sedang jalani kerja berat “perang informasi” di dunia social media (Facebook). Beberapa “oleh-oleh” bisa kami sampaikan di sini, sekedar dokumentasi sebagian dari “perang facebook”. Semoga bermanfaat. Oh ya, teks ini kami copy-paste begitu saja. Jadi mohon dimaklumi kalau ada yang disingkat-singkat. Terimakasih.

Selamat menyimak dan membaca…

[1]. AKHLAK & SALAH PAHAM. Org kita sering salah kaprah. Kalo suatu saat kt brsikap keras, tegas, pahit; kt dikiranya gak brakhlak, tdk mncontoh Nabi, emosional, dll. Hrusnya sblum menilai, mrk tanya dulu: skp tegas/keras itu ditujukan ke siapa, dan unt apa? Kalo kpd pnjahat, penjarah, penindas, koruptor, penipu kt brsikap ramah, sopan, kalem; justru itu sama dg menolong kejahatan2 tsb. Coba ingat, betapa keras Al Qur’an mgingatkn ttg kekafiran/kemusyrikan. Ingat juga, brulang2 Nabi SAW ingatkan bahaya kekafiran, kemusyrikan, kemaksiatan bg khidupan di akhirat nanti. Bgitu juga para ulama menyebutkan, kalo suatu kmungkaran dilakukan terang2an, kita tolak dg terang2an juga. Kalo scara diam2, kt tolak dg diam2 jg. Bgitulah. Jika skp tegas pada porsinya dianggap “tdk brakhlak”, waduh setan akan pesta pora. Nanti Nabi SAW yg mgingatkan bahaya neraka akn juga dituduh “kurang santun”. Laa haula wa laa quwwata illa billah. Hati2 dg jebakan etika dr “org2 brakhlak”. Trmksh.

[2]. SBUAH TEORI IMUNITAS. Facebook, twitter, internet, bola, TV, dll spt MAGNET. Kalo kt trkena tarikannya, sulit unt lepas. Gimana solusinya? Magnet itu suka LOGAM. Maka lakukan “delogamisasi”. Jadikan dirimu mndekat ke kertas, plastik, ato kayu, yg tdk ditarik magnet. Gimana realisasinya? Pahami tujuan di balik munculnya sarana2 di atas, lalu pilih jalan lain. Tp ini sbatas teori. Aku baru mau praktekkan. Billahit taufiq wan nashr. Amin.

[3]. CAPRES “RA NGERTI OPO2”. Malu bget lho ya, sdh tampil di panggung Pilpres, tp otak gak sampe. Malu bget ya. Kok bisa sampe dsini pak? Gimana critanya ya? Entahlah. Kalo ditanya: pak gmn soal banjir? Dia jwb: “Gampang, nanti kt tinggal bikin manajemen, gerak cepat. Yg penting kerja, kerja, kerja.” Soal macet pak? Dia jwb: “Eleh itu keciiiil, tinggal kt terapkan kbijakan lalu lintas kuat, beres msalah.” Pak, tentang pasar tradisional? Dia jwb: “Aduh ringan bos, nanti kt sulap smua pasar tradisional jadi megah & mewah, spt istana Fir’aun.” Kalo soal TKW pak? Dia jwb: “Qiqiqiqiqi, itu anak SD. Nanti kt renegosiasi dg negara2 tempatan TKW, gampang tho.” Kalo soal keamanan nasional pak? Dia jwb: “Wkk wkk wkk, kenape ditanyain? Itu unyu2 bro. Kt akan jaga wilayah NKRI dg mgerahkan 1000 psawat Drone. Okeh surokeh?” Kalo ttg korupsi pak? Dia jwb: “Hu hu hu, cemen tuh. Nanti kt prkuat aparat hkm, dg kerjasama dg KPK, lwt mkanisme reward & punishment.” Dan strusnya. INTINYA: org ini super takabbur, belagu, kemaruk, ra ngerti masalah, tp pengen keliatan HEBAT di mata publik. Kok bisa org bgini maju di Pilpres? Kepriben…

Baca entri selengkapnya »

Iklan