Pemuda Atheis dan Salafi

Juni 21, 2015

* Nama pemuda itu Ahmad Husein Harqan. Asal dari Mesir. Katanya dia mantan penghafal Al Qur’an. Sekarang jadi atheis. Na’udzubillah min dzalik.
* Sebenarnya dia bukan syaikh, masih anak muda. Konon, dia 5 tahun berguru pada Syaikh Yasir Burhami.
* Dalam analisis di sebuah blog dikatakan: “Model keislaman ala Salafi rentan sekali, sebab dasarnya adalah kepercayaan pada teks, dan memusuhi penalaran rasional. Begitu seorang Salafi mau berpikir kritis, maka dasar-dasar keimanan Salafi langsung rontok. Ahmad Husein Harqan contoh yang sangat bag us.”
* BANTAHAN…
* (1). Justru berpegang kepada TEKS itu sangat kokoh. Dilukiskan spt Al Urwah Al Wutsqa. Tali yang sangat kokoh.
* (2). Ahmad Harqan itu tampaknya memahami Al Qur’an dengan nalar sekelas anak SMP/SMA, jadi wajar kalau masih galaw.
* (3). Anehnya, anak muda itu, sebagai orang Arab, enggan belajar SASTRA ARAB. Kalau dia belajar, pasti tidak buruk sangka kepada Al Qur’an.
* (4). Bantahan yang sangat telak: memang untuk memahami ilmu-ilmu Syariat dg berbagai cabang-cabangnya, tidak butuh rasio? Dari mana akan paham kalau otak gak jalan?
* (5). Bantahan terakhir, sebuah FAKTA BESAR, di dunia kini ada 1 miliar Muslim lebih. Mayoritas mereka berpegang kepada TEKS. Jadi kamu mau apa?
* Kita beragama tanpa rasio, bagaimana akan memahami? Tapi dalam Syariat, rasio dikendalikan oleh ayat-ayat dan hadits Nabawiyah yang suci.
* Begitu dech… Salam manis.

(WeLook).

Iklan

Pemikiran Politik Salafi (Bagian 1)

Februari 4, 2009

Pengantar

Saya telah menulis artikel di blog ini tulisan berjudul “Mesir dan Saudi Dukung Zionis Laknatullah”. Tujuan penulisan ini ialah untuk mengecam sikap diam negara-negara Arab besar terhadap agressi Israel ke Ghaza Palestina. Mereka memiliki kekuatan besar tetapi tidak dipakai untuk menolong sesama Muslim. Malah mereka menolak sanksi berat terhadap Israel. Apa yang mereka lakukan adalah kezhaliman yang nyata terhadap kehidupan kaum Muslimin. Di sisi lain, tulisan itu dimaksudkan untuk menegakkan kebenaran, tanpa pandang bulu. Jika Mesir dan Saudi bersikap zhalim dengan diamnya, tidak perlu ditutup-tutupi atau berusaha “selalu diselamatkan”. Kebenaran lebih penting dari apapun.

Kemudian muncul tanggapan-tanggapan, alhamdulillah atas segala nikmat Allah. Salah satu tanggapan muncul dari Abu Ammar, seorang Salafi dari Karawang. Tanggapannya masuk blog ini pada 28 Januari 2009. Abu Ammar menulis komentar panjang atas artikel di atas, sekitar 25 halaman HVS. Disini saya muat tulisan original beliau, setelah saya keluarkan tulisan saya darinya. Tulisan dibiarkan seperti semula, kecuali untuk hal-hal tertentu yang perlu diperbaiki. Untuk catatan kaki di bagian tulisan tentang Abu Muhammad Al Maqdisi sengaja ditiadakan, biar tidak semakin membuat ruwet susunan tulisan. Kalau Pembaca mau tahu tulisan aslinya, lengkap, tanpa pemotongan apapun, silakan lihat komentar Abu Ammar pada artikel “Mesir dan Saudi Dukung Zionis Laknatullah”.

Tulisan Abu Ammar langsung saya tanggapi. Tetapi karena sangat panjang, maka saya tanggapan ini dalam beberapa seri. Mohon dimaklumi! Hal ini juga sebagai pelajaran untuk selanjutnya. Siapapun yang keberatan dengan isi tulisan dalam blog abisyakir.wordpress.com, boleh mengirimkan tulisan tanggapan. Tetapi sebaiknya tulisannya jangan terlalu panjang biar tidak menyulitkan. Setidaknya seimbang dengan artikel asli yang ditanggapi. Dan tulisan tanggapan itu tidak akan langsung diberi tanggapan balik, kecuali untuk tema-tema seputar Salafiyyah. Dalam kaitan dengan tanggapan Abu Ammar ini, sengaja saya bersabar mengikuti runutan masalahnya, meskipun berpanjang-panjang. Tujuannya, untuk memberikan wawasan penting kepada Pembaca, bi rahmatillah. Maka itu mohon materi diskusi ini dibaca baik-baik, kalau perlu dikopi ke data pribadi. Insya Allah disini ada wawasan yang layak disimak. Walhamdulillah.

Bukan sekali dua kali saya berdiskusi dengan Salafiyun. Kadang dalam suasana santun, kadang tensi tinggi, sampai suasana keras. Secara umum, argumentasi-argumentasi Salafiyun rata-rata sewarna. Dari satu alasan ke alasan lain, cenderung sama. (Tetapi dimaklumi saja, di kalangan Ummat Islam, kelompok apapun, metode “copy paste” itu sudah populer). Poin-poin pemikiran yang disampaikan Abu Ammar hampir-hampir mewakili sikap politik Salafi selama ini. Di dalamnya terhimpun pemikiran-pemikiran khas Salafiyun. Oleh karena itu, disini ia diberi title “Pemikiran Politik Salafi”.

Secara teknis, bantahan Abu Ammar saya letakkan di topik “Masalah” dengan nomer urut tertentu, lalu komentar saya diletakkan di “Catatan AMW”. Hampir seluruh isi tulisan Abu Ammar dibahas disini. Satu hal yang ingin ditekankan disini; Abu Ammar menuduh saya tidak memiliki rasa takut sama sekali kepada Allah. Nah, nanti Pembaca silakan pahami, siapa yang sebenarnya tidak memiliki rasa takut itu? Akhirnya, selamat menyimak, semoga bermanfaat! Amin. Dengan memohon pertolongan Allah, mari kita mulai diskusi ini:…

Masalah 1

Alhamdulillah segala puji hanya milik Alloh azza wa jalla, kepada-Nya kita memuji dan memohon pertolongan. Kepada-Nya kita memohon ampunan dan berlindung dari kejelekan jiwa dan rusaknya amal. Barangsiapa yang dikehendaki Alloh mendapat petunjuk, maka tak seorang pun mampu menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka tak seorang pun yang bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk diibadahi, kecuali Alloh Ta’ala semata, dan Muhammad shallallahu ’alaihi wa salam adalah hamba dan utusan-Nya. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Rasululloh shallallahu ’alaihi wa salam, kepada keluarganya, sahabat serta semua umat beliau yang mengikutinya dengan kebaikan hingga Alloh mendatangkan keputusan-Nya.

Sebelumnya sebagai informasi. Saya mendapat kiriman email dari teman. Yang saya lihat dia hanya mem-forward saja. Ternyata pengirim pertama adalah saudara AM. Waskito. dan dia sebenarnya juga hanya mengambil tulisan tersebut dari tulisan di abisyakir.worpress.com sehingga saya pun berkenginan mengomentari tulisan tersebut. Saya juga telah mengirimkan tulisan saya ini kepada pengirim email pertama. Semoga bermanfaat…

Catatan AMW 1:

Sebenarnya asal tulisan itu ada di blog abisyakir.wordpress.com ini. Saya tidak pernah menyebarkan tulisan berjudul “Mesir dan Saudi Dukung Zionis Laknatullah” itu via e-mail. Kalaupun ada, swaramuslim.com mempublikasikan kembali tulisan dari blog abisyakir ini. [Selesai].


Baca entri selengkapnya »