Klarifikasi dari Seorang Pendukung Syiah

April 24, 2012

Bismillahirrahmaaniirahiim.

E-mail dari Anggoro Winindito, tanggal 17 April 2012. Dengan subyek: “Tanya mengenai sumber/daftar pustaka tulisan: Pernahkah Syiah Melawan Zionis”.

Bacalah tanpa harus menerima begitu saja. Berpikirlah tanpa harus bersikap sombong. Yakinlah tanpa harus bersikap fanatik. Dan jika Anda memiliki pendapat, arahkanlah dunia dengan kata-kata. (Sumber: Khalid Muhammad Khalid dalam “Berdamai dengan Dunia: 10 Nasihat untuk Memenangkan Hidup”. Khalid ialah pengarang buku 60 Kisah Sahabat Nabi).
Assalammu’alaikum WrWb.

Pak Waskito yang terhormat, semoga Allah memberikan rahmatNya kepada kita berdua. Saya ingin bertanya lebih jauh mengenai sumber-sumber yang Bapak gunakan untuk menulis. Karena tuduhan Bapak itu begitu luar biasa… bahkan menjurus kepada sesuatu yang keji. Bapak tahu bahwa kita tidak boleh untuk mendiskreditkan saudara kita atau bahkan menuduh jelek saudara kita tanpa bukti dan fakta yang jelas dan tepat. Mohon Bapak kirimkan sumber-sumber dari tulisan Bapak.

Berikut adalah Tulisan Counter saya untuk menjawab mengenai tuduhan terhadap Kaum Syiah. Mohon dicermati agar Bapak menjadi tidak terlalu benci terhadap Kaum Syiah ini. Karena bila suatu tulisan dilandasi oleh kebencian yang berlebih (walau tidak disadarinya) jadilah ia kumpulan tuduhan yang sangat menyudutkan suatu kaum. Karena menurut AlQuran, Surat Al-Maidah : 8 : “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil”. Berlaku objektiflah/adil dan pahami suatu kaum itu dari sudut pandang mereka juga.

[RESPON ADMIN: Pak Anggoro, sebagian referensi yang bisa Bapak baca, antara lain: “Pengkhianatan Pengkhianatan Syiah: Dan Pengaruhnya Terhadap Kekalahan Ummat Islam”. Karya Dr. Imad Ali Abdus Sami’. Kemudian buku, “Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Turki Utsmani”, karya Prof. Ali Muhammad As Shalabi. Dalam buku pertama disebutkan pengkhianatan Daulah Fathimiyah di Mesir dan rencana mereka untuk membunuh Shalahuddin Al Ayyubi. Dalam buku kedua disebutkan berbagai makar, serangan, permusuhan Syiah Persia terhadap Khilafah Turki Utsmani].

________________________________________________________________________

 

KLARIFIKASI TULISAN “PERNAHKAH SYIAH MELAWAN ZIONIS”.

Anggoro Winindito menyebut sumber tulisan dari Arrahmah.com, publikasi 23 Januari 2012, yang berjudul: “Hakekat Ahmadinejad: Mengungkap Tabir Hitam Pemimpin Syiah Ahmadinejad”. Karena tulisan ini cukup panjang, akhirnya tidak dimuat disini. Silakan pembaca merujuk kepada tulisan tersebut di Arrahmah.com. Disini langsung disebut klarifikasi yang disampaikan oleh Anggoro Winindito:

Berita Ahmadinejad berikut adalah hoax atau tidak bisa dipertanggung-jawabkan kebenarannya: Menjudge tanpa bukti-bukti yang kuat adalah hal yang tidak pada tempatnya. Hanya karena memang Syiah itu bermusuhan karena menjelek-jelekan para Sahabat, tidak bisa begitu saja dibesar-besarkan menjadi generalisasi bahwa Syiah itu adalah musuh besar kita. Berikut adalah klarifikasi saya berdasarkan logika dan hasil penelusuran saya lewat internet.

[RESPON ADMIN: Menjelek-jelekkan para Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum bukan masalah “hanya”. Tapi ini masalah besar dalam Islam. Tidak ada Islam, tanpa Shahabat. Maka menjelek-jelekkan Shahabat sama saja dengan meruntuhkan Islam itu sendiri. Maka tidak salah jika Abu Zur’ah Ar Razi menghukumi orang yang menjelek-jelekkan Shahabat sebagai zindiq (atheis). Siapa yang diharamkan hatinya untuk mencintai, memuliakan, meneladani, dan mendoakan Shahabat Nabi; mereka diharamkan dari kebaikan Islam. Tidak ada kebaikan Islam dalam caci-maki, celaan, dan menjelek-jelekkan Shahabat].

(1). Keturunan Yahudi. Pada 2009 Telegraph.co.uk—harian berita dari Inggris—menurunkan berita yang cukup mengejutkan. Sebuah foto Presiden Iran Ahmadinejad sambil mengangkat kartu identitasnya selama pemilihan umum Maret 2008 dengan jelas menunjukkan keluarganya memiliki akar Yahudi. Dokumen close-up itu mengungkapkan dia sebelumnya dikenal sebagai Sabourjian – atau kain tenun dalam arti nama bahasa Yahudi.

KOMENTAR Anggoro: Bukankah berita ini sama dengan berita Obama yang Ayahnya adalah keturunan Islam? Bila memang Ahmadinejad dekat dengan keluarga Zionis Yahudi? Bukankah seharusnya kita tahu dari dulu, bahwa akan ada banyak perusahaan Zionis Israel di Iran sebagaimana layaknya di Amerika? Di buku-buku tentang konsiprasi Zionis Yahudi banyak dibeberkan mengenai kaum Zionis Amerika yang berkecimpung di Senat Amerika dan berpihak kepada Zionis Yahudi? Apakah di Iran Ahmadinejad dikepung oleh orang-orang Zionis Yahudi sebagaimana Obama dikepung oleh Zionis Yahudi dan Zionis Kristen? Apakah telah ada banyak buku yang mengungkapkan hal ini? Menurut saya tukilan hanya dari satu sumber yaitu Telegraph.co.uk itu tidaklah bisa dipercaya! Karena hanya ada 1 sumber dan kredibilitasnya belum bisa dipercaya.

(RESPON ADMIN: Kalau membaca data Telegraph itu, ia adalah data unik. Karena ia diperoleh secara tidak sengaja. Siapa yang menyangka, bahwa saat Ahmadinejad mengangkat kartunya, ternyata kartu itu di-scan, diperbesar, dan dibuat penafsiran. Ini bukan satu data. Tentu banyak data-data lain, misalnya di Iran banyak berdiri sinagog-sinagog, disana banyak kaum Yahudi bisa menikmati kebebasan. Data lain yang sangat menakjubkan, Israel atau Amerika seolah tidak cemas dengan persenjataan nuklir Iran. Padahal dalam kasus Irak, mereka begitu nafsu menyerang Irak, hanya karena disana diduga ada senjata pemusnah missal. Mengapa perlakuan kepada Iran dan Irak berbeda? Harusnya itu dibaca. Pasti ada sesuatu yang disembunyikan di balik sikap toleran Amerika-Israel ke Iran selama ini).

Baca entri selengkapnya »

Iklan