Sebuah Buku Bantahan

Maret 17, 2015

Baru-baru ini beredar status. Katanya, akan terbit buku brjudul “Ngaku Salafi Padahal Hizbi”. Begitu kira-kira. Karya ulama Timur Tengah.

Kelihatannya buku ini baru mulai dipromosikan. Tak tahulah bagaimana isinya, tapi arahnya sudah kebaca. Ya masih seputar KLAIM “paling suci”.

Rebutan Klaim Terbaik

Rebutan Klaim Terbaik

Entahlah…apa yang mesti dikatakan. Kok masih ada tenaga untuk terus bergumul dengan dunia pertikaian begitu.

Apa itu Salafi? Siapa itu Salafi? Apa itu Hizbi? Siapa itu Hizbi?

APA YANG BEGINI TERMASUK URUSAN AGAMA? Kalau IYA, pasti semua ulama di dunia ini membicarakannya. Mereka pasti akan mengerahkan tenaga, pikiran, dana, untuk memecahkan pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi faktanya, mana ada usaha seperti itu?

Mungkin akan ada yang berkata: “Semua ulama dunia tidak sah. Hanya ulama Saudi saja. Itu pun juga cuma ulama tertentu saja yang dapat rekomendasi syaikh kami.”

Nah itu dia. Ada sikap fanatik kelompok (hizbiyah) ekstrem. Tidak mau menerima, selain dari kelompok sndiri. Dari mana mereka dapat HUKUM semacam itu?

Inilah yang disebut sikap “keluar dari Jamaatul Muslimin”. Tidak bisa BERSAUDARA dengan sesama Muslim. Mengingkari orang lain, bahkan hampir mengkafirkannya. Karena konsekuensi sikap itu adalah pemutusan hubungan dengan sesama Muslim.

Menurut kami, menjadi orang awam yang tetap BERSAUDARA dengan sesama Muslim; lebih baik daripada menjadi orang berilmu tapi akhirnya MENIADAKAN hak-hak persaudaraan dengan sesama Muslim.

* Kami menasehatimu dalam cinta dan kasih sayang: SUDAHILAH SIKAP TERUS BERTIKAI ITU. Silakan mengkritik dan sebagainya, tapi SECARA ILMIAH saja. Jangan membawa nafas konflik.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Amin.

(Mine).