Kemudahan dalam Mengejar LAILATUL QADAR

Juni 28, 2016

Bismillah walhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa alihi wa ashabih ajma’in.

Di malam LAILATUL QADAR berlaku ketentuan “khairun min alfi syahrin” (lebih baik dari 1000 bulan).

Amal baik apapun yang kita lakukan di saat LAILATUL QADAR akan diberi pahala LEBIH BAIK dari amalan kita selama 1000 bulan di waktu-waktu yang lain.

Ya Allah Anugerahkan Kami Amal Saleh dan Keutamaanya di LAILATUL QADAR Tahun Ini.

Ya Allah Anugerahkan Kami Amal Saleh dan Keutamaanya di LAILATUL QADAR Tahun Ini.

Bila kita membaca Al Qur’an 1 jam saat LAILATUL QADAR, itu lebih baik daripada kita membaca Al Qur’an 1 jam per hari, dalam waktu 1000 bulan. Begitu pun amal-amal lainnya.

DURASI LAILATUL QADAR adalah sejak Maghrib sampai Subuh. Maka yang mengerjakan Shalat Maghrib dan Isya’, apalagi diperkuat dengan shalat-shalat Sunnah lain; dia sudah beramal baik di saat LAILATUL QADAR.

MENGEJAR LAILATUL QADAR ini bisa di mana pun. Bisa di masjid, di rumah, di kantor, di pasar, bahkan di jalan. Asalkan waktu-waktunya dipakai untuk AMAL SALEH. Boleh baca Al Qur’an, dzikir, sedekah, berdoa, taubat, dsb.

Hanya saja, kalau amal di masjid, itu LEBIH AFDHAL. Amal di masjid: sesuai Sunnah Nabi, dapat pahala I’TIKAF, dan selama berada di masjid (dalam keadaan bersuci) terus-menerus mendapat pahala.

KITA beri’tikaf di masjid boleh berapa lama saja, sesuai kemampuan. Boleh semalam penuh dari Maghrib sampai Subuh; boleh beberapa jam, boleh beberapa saat, selama DINIATKAN I’TIKAF.

Amal Saleh di masjid boleh apa jua. Asalkan bukan bercumbu atau hubungan biologis suami istri. Bahkan tidur di masjid (dalam kondisi suci) dihitung pahala oleh Allah.

Apakah “main medsos” di masjid termasuk amal saleh? Ya tergantung. Kalau dalam rangka MENCARI ILMU, TAFAKKUR AYAT-AYAT ALLAH, BERDAKWAH, AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR, MEMBELA KAUM MUSLIMIN, dan yang serupa itu; insya Allah dinilai amal saleh. Besar kecilnya pahala, wallahu a’lam.

NAMUN jika kita mengerjakan I’TIKAF SUNNAH seperti Rasulullah Saw dan para Shahabat; penuh di masjid sejak malam 21 sampai malam “Takbiran”, ada beberapa keutamaan. Satu, mendapat pahala I’TIKAF seperti Nabi Saw; Dua, mendapat pahala lebih banyak; Tiga, dapat beramal sepenuh malam di LAILATUL QADAR.

Demikian, semoga bermanfaat. Hayuh semangat semangat! LAILATUL QADAR di depan mata! Barakallah fikum wa ahlikum wa lil Muslimin. Amin ya Karim.

(Sam Hikmat).

Iklan