DKM MMR Bekasi dan KUDETA…

Mei 14, 2014

Tahukah Anda…

Tahukah Anda, apa yang sama dari peristiwa yang menimpa DKM lama Masjid Muhammad Ramadhan, dengan Presiden Mursi di Mesir?

Ya, kedua belah pihak, DKM lama MMR dan Presiden Mursi sama-sama mengalami tindakan kudeta dari pihak-pihak yang tidak menyukainya. Bener gak sih…

Mirip banget. Presiden Mursi dikudeta oleh Marsekal Abdul Fattah As-Sisi yang notabene adalah menterinya Mursi sendiri. Sedang kesuksesan kudeta atas Masjid Muhammad Ramadhan, karena atas rekomendasi Yayasan Al Anshar yang justru berasal dari masjid itu sendiri. Mirip kan…

"Kudeta Menimpa Siapa Saja (yang Muslim)"

“Kudeta Menimpa Siapa Saja (yang Muslim)”

 

Tapi ada lho bedanya? Mau tahu? Jamaah, mau tahu? Tunggu yang satu ini dulu…

Bedanya: Presiden Mursi dan FJP terlibat dalam politik demokrasi: sedang DKM MMR lama, sama sekali tidak terlibat politik demokrasi.

Katanya “yang sialan melulu” para pelaku politik demokrasi? Tapi ini fakta nyata, bahwa yang tidak masuk demokrasi pun dikudeta. Iya gak…

Tapi baiklah… coba kami sebutkan fakta-fakta lain sebagai perbandingan…

[1]. Masjid Babri di Ayodya India dihancur-leburkan oleh para ekstremis Hindu, sampai hancur. Bukan hanya dikudeta, tapi dimusanahkan, tinggal puing-puing saja. Terjadi pada 6 Desember 1992.

[2]. Masjid Merah (Masjid Lal) di Islamabad diserbu pasukan Pakistan, karena dianggap sebagai sarang Jihadis. Para pelajar dari Madrasah Hafshah dan Madrasah Faridia bangkit melawan. Tragedi besar 10 Juli 2007. Korban meninggal 70 orang, 30 di antaranya wanita.

[3]. Masjid Nurul Ikhlas di Cihampelas Bandung, dikudeta oleh PT KAI, dengan dibantu preman-preman. Kejadian 5 Mei 2014. Berita di media-media Islam.

[4]. Sekitar tahun 2002, aset-aset Yayasan Al Haramain, asal Saudi, dibekukan oleh aparat negara, karena tuduhan mendanai terorisme. Yayasan Haramain akhirnya “angkat koper” dari kegiatan dakwah di Indonesia. Belakangan, mereka memenangkan kasus hukum di pengadilan internasional Swiss. Tapi sudah terlanjur “dikudeta”.

[5]. Pemerintahan Islam Thaliban di Afghanistan tahun 2001 dikudeta oleh Amerika Cs, lalu mereka munculkan pemerintahan baru di bawah Karzai. Musibah ini sangat-sangat parah dan menyedihkan.

[6]. Pedagang-pedagang emperan di Pasar Tanah Abang dikudeta oleh Pemda DKI (Jokowi-Ahok), ratusan pedagang, menimbulkan masalah ekonomi bagi pedagang kecil.

[7]. Ratusan pedagang kecil di stasiun Jadebotabek digusur oleh PT. KAI (KCJ) dibantu ratusan aparat marinir dan sekuriti setempat. Bukan hanya dikudeta, tapi di-emek-emek tempat usaha mereka.

[8]. Ada masjid namanya Al Falah di kawasan Geger Kalong Bandung, sekitar 100 m dari Pesantren Daarut Tauhid Aa Gym. Dulunya masjid milik masyarakat Muslim biasa, tapi sejak awal 1990 dikudeta secara diam-diam oleh orang Syiah (Yayasan Al Jawad). Akhirnya kini jadi masjid “milik” Syiah.

Kalau dipikir-pikir…yang mengalami kudeta bukan hanya pelaku demokrasi saja. Coba perhatikan, Pemerintah Thaliban saja dikudeta.

Jadi kesimpulan?

Simpulkan sendiri dah…

(Abah).

 

 

 

Iklan