AIR MATA PENYESALAN…

November 20, 2015

Pemuda itu dari Gorontalo Sulawesi. Keluarga besarnya Muhammadiyah.
.
Ayah-ibunya sudah wafat. Sejak kecil sampai dewasa dipelihara KAKAKnya. Sang kakak pula yang membiayai sekolah, sampai tamat SMA.
.
Entah mendapat pengaruh dari mana, dia tiba-tiba ingin nyantri di Pesantren Pusat LDII, Burengan Kediri. Di markas KAUM KHAWARIJ besar di Asia Tenggara (seperti Al Zaytun Indramayu & NII-nya, sama-sama Khawarij).

Setelah Kakak Wafat...

Setelah Kakak Wafat…

.
Kalau Khawarij klasik anti berbuat bohong. LDII beda. Di dalamnya banyak dakwah cabul, mempermainkan agama, juga membolehkan kriminalitas. Di sana ada slogan “oleh nyolong pokoke ora konangan”.
.
Hanya setahun pemuda itu ngaji di Burengan Kediri. Tapi dampaknya hebat. KAKAK dan keluarganya dia KAFIRKAN. Padahal sang kakak itu pula yang membiayai keperluan dia.
.
SAMPAI suatu ketika sang kakak wafat karena kecelakaan. Pemuda itu diberitahu dan diminta mengurusi jenazah kakaknya. DIA TIDAK MAU, karena meyakini kakaknya sudah KAFIR. Inna lillah…
.
Orang-orang LDII sering berkilah “para pembela kebenaran selalu ditolak dan dimusuhi”. MASALAHNYA: Kebenaran yang mereka klaim itu tak terbukti; dan yang memusuhi mereka bukan orang kafir, tapi kaum Muslimin yang mereka zhalimi. Bagaimana mungkin orang zhalim terus beralasan seperti itu? Aneh.
.
Pemuda itu 10 tahunan menjadi dai LDII. Banyak menyebarkan paham KHAWARIJ yang sering disebut “anjing anjing neraka”.
.
Siapapun yang menjadi Khawarij, hancurlah amal-amalnya. Kata Nabi Saw: “Yamruquna minad dini ka maa yamruqu as sahmu minar romiyah” (mereka melesat keluar dari agama ini seperti melesatnya panah dari busurnya). Bayangkan saja betapa sangat CEPATNYA amal-amal mereka hancur-lebur.
.
Suatu ketika, atas HIDAYAH Allah, pemuda itu sadar dari kekeliruan. Awalnya dia tak terima dengan kewajiban “setor 10% penghasilan” agar mendapat SYAFAAT NUR HASAN UBAIDAH, sang pendiri Islam Jamaah. Bukan SYAFAAT NABI, tapi Nur Hasan. (Apa ini termasuk ajaran Islam?).
.
Wal hasil, alhamdulillah dia sadar & bertaubat dari kekeliruannya. Dia merasa plong setelah lepas dari ajaran SESAT-MENYESATKAN.
.
Dia kemudian mendatangi makam kakaknya. Dia peluk nisan makam itu dalam derai air mata membanjir. Dia tak tahu harus berkata apa. Dia menyesal dan amat menyesal telah mengabaikan hak-hak sang kakak, yang telah mengambil tugas orangtuanya. Hingga di saat kematian, sebatas memberikan hak terakhir, menshalatkan sang kakak, tidak dia berikan.
.
SEMOGA tetes-tetes air mata penyesalan yang jatuh di makam itu, menjadi sebab sampainya rahmat & ampunan Allah kepada sang kakak di alam kubur. Amin Allahumma amin.
.
==> Paling aneh dari LDII, ciri-ciri Khawarij mereka kental sekali. Tapi kalau mengkafirkan kaum Muslim, dia sering berdalih “mereka itu kafir, khawarij, anjing-anjing neraka”. Aneh, siapa lagi yang KHAWARIJ?

(WeStand).

Iklan

Membaca Secara Jeli Sebuah REALITAS

Juni 25, 2014

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Anda pernah menyaksikan sebuah film militer, Black Hawk Down. Cerita tentang sebuah kesatuan elit Amerika yang diterjunkan untuk menculik pemimpin politik Somalia, Farah Aidit. Namun dalam praktiknya pasukan elit itu kocar-kacir dan banyak terbunuh. Hingga akhirnya diterjunkan tim lain, bukan untuk tujuan lain, tapi menyelamatkan kesatuan elit yang sudah terjebak di lapangan itu.

Tapi ada satu hal menarik dari film ini, yaitu penggunaan fasilitas satelit dan pantauan video jarak jauh, untuk memandu pergerakan pasukan. Hal itu dilakukan oleh jendral Amerika sebagai pimpinan di markas militer. Dalam pantauan itu bukan hanya pergerakan pasukan Amerika yang kelihatan, bahkan pergerakan para pejuang Somalia dan rakyatnya juga terpantau dengan jelas. Dengan demikian si jendral bisa memberikan arahan strategis bagi pasukannya untuk menghindari bahaya serangan pejuang Somalia.

Yang kami maksudkan di sini adalah: setiap pergerakan pasukan bersenjata, dalam jumlah besar, ketika menyerang sesuatu, hal itu bisa terpantau dengan baik melalui satelit. Meskipun pergerakan itu dilakukan saat malam hari. Karena radar yang digunakan sangat peka dengan logam dan bentuk-bentuk persenjataan.

Maka itu adalah sebuah keheranan ketika ribuan pasukan, ada yang mengatakan sampai 2000 pasukan dari kalangan tertentu menyerbu kota-kota di Irak, hal itu dibiarkan saja oleh Amerika. Atau tidak dilakukan antisipasi yang memadai. Ini sangat mengherankan. Sekalipun malam hari, pergerakan pasukan itu bisa terlihat lewat pantauan satelit militer. Kalau tak percaya, pikirkan satu fakta ini: gerakan pesawat yang jauh di angkasa sana, ketika masuk wilayah suatu negara, ia bisa terdeteksi. Itu fakta! Padahal pesawat itu kecil, dan di ketinggian, bahkan malam hari.

Maka kemenangan suatu kelompok tertentu di Irak, bisa dipahami sebagai realitas yang digunakan oleh Amerika untuk menekan monarkhi-monarkhi Arab. Maksudnya, Amerika membutuhkan suatu ancaman bagi monarkhi-monarkhi itu, agar mereka bisa menawarkan paket kerjasama pengamanan. Ya begitulah kira-kira!

Obama Sedang Menjalankan Tugas MARKETING

Obama Sedang Menjalankan Tugas MARKETING

Semoga kita lebih cerdas dan jeli dalam melihat suatu realitas. Jangan mudah terkecoh oleh hal-hal permukaan yang tampak bombastik, karena -kalau membaca sejarah- kemenangan itu jarang terjadi secara mudah. Semoga bisa memahami. Amin.

(Admin).